Sebanyak 39.000 Siswa di Gaza Terancam Gagal Ujian Akhir

Gaza — 1miliarsantri.net : Ribuan pelajar menengah di Gaza, Palestina terancam gagal mengikuti ujian akhir, imbas dari serangan militer Israel. Kementerian Pendidikan Palestina mengumumkan, agresi militer Israel membuat sekitar 39.000 siswa di Jalur Gaza kehilangan kesempatan ujian akhir sekolah menengah Tawjihi. Ujian tersebut mulanya dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu pekan ini, namun situasi keamanan yang tidak stabil telah memaksa penundaan dan pengaturan ulang bagi para siswa. Juru bicara Kementerian Pendidikan, Sadiq al-Khudour, mengungkapkan bahwa serangan Israel telah menyebabkan kematian 450 siswa sekolah menengah tahun ini. Dari jumlah tersebut, 430 siswa terbunuh di Gaza dan 20 siswa lainnya di Tepi Barat. “Meskipun keadaan penuh tantangan, Kementerian Pendidikan Palestina telah berupaya untuk mengakomodasi pelajar Palestina dari Gaza yang saat ini berada di luar negeri,” terangnya kepada media, Ahad (23/6/2024). Al-Khudour mencatat, 1.320 pelajar Palestina asal Gaza akan mengikuti ujian Tawjihi di 29 negara Arab, dengan mayoritas, yaitu 1.090 pelajar, berada di Mesir. Untuk memastikan bahwa para siswa tetap dapat mengikuti ujian, Kementerian Pendidikan telah mendirikan ruang ujian terbesar di Mesir. Selain itu, ruang khusus untuk ujian juga didirikan di Rusia, Turki, dan Qatar.

Read More

Evaluasi Soal Haji Dinilai Cukup Dilakukan Saat Raker

Mekah — 1miliarsantri.net : Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Yandri Susanto tidak sepakat dengan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengevaluasi pelaksanaan ibadah haji 2024 berdasarkan temuan masalah oleh Timwas Haji DPR. Dia menilai, isu pansus tersebut sangat politis, karena dari sisi waktu juga tidak memungkinkan. “Saya kira kalau Pansus, itu dari sisi waktu udah gak mungkin. Kalau untuk dari sekarang ya, karena sebentar lagi akan reses. Jadi itu sangat politis,” ungkap Yandri saat diwawancara di Kantor Daker Makkah, Sabtu (22/6/2024). Mantan Ketua Komisi VIII DPR ini mengatakan, masa reses DPR akan berlangsung hingga 17 Agustus 2024 mendatang. Selain itu, masa jabatan DPR sekarang juga akan segera habis. “Setelah 17 Agustus biasanya minggu pertama itu nyusun jadwal, minggu kedua baru rapat, berarti masuk Spetember. September baru mau sidang, dan 1 Oktober berhenti DPR sekarang,” ujar politisi PAN ini. Karena itu, menurut dia, isu Pansus yang dihembuskan baru-baru ini cenderung politis. Bahkan, ia menilai yang menggaungkan isu Pansus ini tidak mengerti tentang masalah perhajian. “Jadi menurut saya isu Pansus itu sangat politis dan mungkin juga tidak tahu banyak persoalan yang sebenarnya di ekosistem haji. Jadi perlu banyak mendalami apa yang terjadi haji, baru ngomong. Mereka terlalu cari-cari masalah dan tadi sangat politis. Makanya saya yang pertama menyampaikan saya tidak setuju dengan Pansus,” lanjutnya. Menurut Yandri, evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan ibadah haji yang digelar oleh Kementerian Agama cukup dibahas di Rapat Kerja Komisi atau Panitia Kerja (Panja) Haji di DPR RI. “Cukup melalui Raker, Panja atau FGD. Karena setelah ini Menag dan Komisi VIII juga harus menyiapkan haji tahun depan. Nah kalau kita ribut masalah politis ini apa? Terus apa yang mau dipansuskan?,” paparnya. Yandri juga merasa heran dengan masalah haji yang disoroti Tim Pengawas DPR, khususnya terkait dengan tenda yang disediakan Pemerintah Arab Saudi hanya berukuran 10×12 meter diperuntukkan bagi 160 orang jamaah. Artinya, jatah per orang di dalam tenda itu hanya 0,8 meter. “Ya memang kasur itu semua tenda 0,8 ukurannya. Mau tenda haji khusus, mau Mesir, mau Sudan, mau Suria, mau Afghanistan, mau Afrika, mau Indonesia ukuran kasurnya ya 0,8. Masak mau dipansuskan? Ngerti gak itu yang ngomong masalah haji,” sambung Yandri. Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani menyebut pihaknya menyiapkan pansus untuk mengevaluasi pelaksanaan Ibadah Haji 2024. Karena, menurut Puan, Timwas Haji DPR masih menemukan banyak kebijakan yang perlu perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan haji. Beberapa aspek yang menjadi perhatian Timwas Haji DPR, di antaranya terkait dengan manajemen kuota haji, petugas haji, dan anggaran haji. Sebelumnya, Tim pengawas (Timwas) haji DPR RI menemukan kondisi tenda jamaah haji Indonesia mirip barak pengungsian di Mina, Arab Saudi. “Kami menyesalkan buruknya pelayanan jemaah di Mina ini. Akibat tenda di bawah kapasitas, terpaksa sebagian jamaah berbaur antara jamaah laki-laki dan perempuan tanpa pembatas,” kata anggota Timwas Haji DPR Wisnu Wijaya Adiputra. Menurut dia, bahkan banyak jamaah haji tidur di luar tenda, yang sangat tidak baik untuk kesehatan, lebih-lebih buat jamaah lanjut usia. Dia meminta Kemenag harus melakukan evaluasi besar-besaran untuk memperbaiki persoalan itu. Lanjut dia, persoalan tenda di bawah kapasitas tidak hanya menimpa jamaah haji reguler, tapi juga jamaah haji plus. Bahkan lebih parah di Maktab 111 tempat jamaah haji plus bermukim, kata dia, tenda berkapasitas 80 orang terpaksa ditempati 1.200 orang. Selain itu, Timwas Haji DPR juga mendapati adanya jamaah yang diusir dari tenda, akibat penempatan tenda jamaah haji Indonesia yang tidak sesuai dengan maktab yang telah ditentukan. Mereka terpaksa meninggalkan tenda karena hak-haknya tidak bisa terpenuhi karena salah tempat. “Semestinya tidak akan terjadi kalau Kemenag bisa mengantisipasi sejak awal,” ucapnya menegaskan. Salah seorang jamaah haji Dedi Karyadi dari kelompok terbang 49 asal Kota Bogor, mengungkapkan tenda yang disediakan Pemerintah Arab Saudi hanya berukuran 10×12 meter diperuntukkan bagi 160 orang jamaah. “Artinya jatah per orang di dalam tenda itu hanya 0,8 meter. Ruang gerak kita tidak ada 1 meter. Itu pun masih tidak bisa menampung jamaah karena tenda-nya sangat sempit,” imbuhnya. Kata dia, dengan terpaksa ada jamaah yang tidur di luar tenda. Mereka juga bergiliran tiap dua jam untuk bergantian tidur di dalam tenda. Sedangkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily memaparkan beberapa catatan saat melakukan inspeksi dadakan ke tenda jamaah haji Indonesia di Mina, Makkah, Arab Saudi, yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. “Di JKS 11, yang seharusnya menampung 440 orang jamaah, ternyata hanya memiliki kapasitas sekitar 380 orang. Akibatnya, sekitar 50 orang jamaah harus dipindahkan ke tenda lain,” ungkap Ace Hasan. Hal itu disampaikan Ace Hasan Syadzily ketika melakukan sidak ke Maktab 72 di Mina, Makkah, Arab Saudi, Jumat (21/6/2024) malam waktu setempat. Selain catatan masih terjadinya kondisi tenda jamaah melebihi daya tampung (over capacity), Ace juga memberikan catatan mengenai terbatasnya ketersediaan MCK (mandi, cuci, kakus). Ace mengatakan jamaah haji Indonesia sering mengantre cukup panjang untuk menggunakan fasilitas MCK pada waktu-waktu tertentu, terutama menjelang shalat. “Bahkan, kami temukan beberapa jamaah terpaksa buang air kecil di luar toilet, yang tentu saja mengganggu kenyamanan,” ujarnya.

Read More

Keutamaan Menjalankan Sholat Tahajud

Surabaya — 1miliarsantri.net : Sholat tahajud adalah salah satu ibadah yang dianjurkan Allah SWT dan Rasulullah SAW. Keutamaannya banyak disebut dalam Alquran dan hadits Nabi jika dilakukan oleh seorang Muslim. Rasulullah SAW juga bersabda: “Sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah qiyamul lail (sholat lail),” (HR. Muslim). Niat Sholat Tahajud Dua Rakaat “Ushallii sunnatan tahajjudi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’alla.” Doa Sholat Tahajud اَللّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اَللّٰهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ Allaahumma lakal hamdu anta qayyumus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna, wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqu, wa qaulukal haqqun, wal jannatu haqqun, wannaaru haqqun, wan-nabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wa sallama haqquw wassaa’atu haqqun. Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qoddamtu, wa maa akhkhartu, wa maa asrartu, wa maa a’lantu, wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqoddimu wa antal mu’akhkhiru laa ilaaha anta. wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.” Artinya: “Ya Allah bagi-Mu-lah segala puji, Engkaulah yang mengurus langit dan bumi serta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Raja langit dan bumi beserta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi beserta semua makhluk yang ada pada keduanya. Dan bagi-Mu segala puji, Engkau Maha benar, janji-Mu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, ucapan-Mu adalah benar, surga adalah benar, neraka adalah benar, para nabi adalah benar dan Nabi Muhammad SAW adalah benar serta hari kiamat adalah benar.” “Ya Allah hanya kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu-lah aku beriman, kepada-Mu-lah aku bertawakal, hanya kepada-Mu-lah aku kembali (bertaubat), kepada-Mu-lah aku mengadu, dan kepada-Mu-lah aku meminta keputusan, maka ampunilah dosa-dosaku yang telah lalu dan yang kemudian serta apa yang kusembunyikan dan yang kulakukan dengan terang-terangan dan apa yang lebih Engkau ketahui dariku, Engkau yang mendahulukan dan yang mengakhirkan, tiada Tuhan selain Engkau, dan tiada daya (untuk menghindar dari kemaksiatan) dan tiada kekuatan (untuk melakukan ibadah) kecuali dengan pertolongan Allah.” Keutamaan Sholat Tahajud Allah berfirman: وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا “Dari pada sebahagian malam hari lakukanlah shalat tahajud olehmu sebagai ibadah tambahan bagimu, semoga Tuhan engkau mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS Al Isra ayat 79)

Read More

dr. Sukiman Pernah Menjabat Perdana Menteri Indonesia ke-6

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Namanya mungkin tidak sempat dikenal banyak orang, tapi jasa nya kepada negara sangatlah luar biasa. Ialah Sukiman Wirjosandjojo, merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Ayahnya bernama Wiryosandjoyo. Sukiman lahir di kampung Beton Solo, Jawa Tengah pada 19 Juni 1898. Tempat kelahiran Sukiman ini dekat dengan Bengawan Solo. Jarak antara kampung Beton Solo dengan Bengawan kira-kira sekitar 200 meter. Di kampung Beton Solo inilah Sukiman mula mengenal dunia dan menghabiskan masa anak-anak. Dalam pandangan masyarakat tempat tinggalnya, keluarga Sukiman merupakan keluarga yang hidup dengan penuh kedamaian dan termasuk kalangan yang berada serta terpandang. Keluarganya juga terkenal sebagai penganut Islam yang taat. Ibunya bahkan merupakan seorang pendakwah. Sang ibu aktif menyampaikan ajaran agama kepada orang lain melalui ceramah atau pengajian, khususnya pada pengajian kaum ibu yang ada di kampung halamannya. Dalam perjalanan hidupnya, Sukiman pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia keenam. Tak hanya itu ia juga terkenal sebagai tokoh politik sekaligus pejuang kemerdekaan Indonesia dari Masyumi. Ia tutup usia pada 23 Juli 1974 . Setelah Sukiman menyelesaikan pendidikannya di Boyolali, ia kemudian melanjutkan ke STOVIA Jakarta. Ia kemudian melanjutkan ke Belanda untuk memperoleh gelar dokter penuh. Sebelum melanjutkan studi ke Belanda, pada 1923 ia melangsungkan pernikahan dengan Kustami yang merupakan putri Dr. Keramat. Kota Yogyakarta menjadi pilihan Sukiman untuk memulai hidup yang baru bersama istrinya. Di Yogyakarta ia bekerja di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Ketika bekerja di Yogyakarta Sukiman mulai tertarik meneliti atau mencari tahu mengenai penyakit paru-paru. Selama menjadi dokter, Sukiman mempunyai patokan, bahwa ia tidak akan menggantungkan hidup atau bekerja dengan pemerintahan Hindia Belanda. Ia akan bekerja sendiri untuk mengabdi kepada bangsanya. Karena tekad itulah maka ia tercatat sebagai dokter yang pertama di Indonesia menebus pada pemerintahan Belanda untuk membuka praktik sendiri.

Read More

Kota Makassar Masuk Kategori Kota Terbahagia di Dunia

Makassar — 1miliarsantri.net : Kota Makassar menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang ditetapkan masuk dalam kategori Kota Terbahagia di dunia berdasarkan Happy City Index. “Satu-satunya dari Indonesia ialah Makassar. Lebih bagus dari beberapa kota di dunia,” ungkap Wali Kota Makassar Moh Ramdhan, Sabtu (22/6/2024). Happy City Index menempatkan Kota Makassar di rangking ke-234 dari 250 kota di seluruh dunia sebagai Kota Terbahagia. Pomanto menyampaikan rasa syukur karena Makassar sudah dapat tiga kategori secara internasional. Pertama City Index pada posisi ke-157 di dunia, kedua Smart City Index posisi ke-115 di dunia, dan ketiga adalah Happiness Index masuk sebagai salah satu dari 250 kota di dunia dari 10 ribu yang dianggap sebagai Kota Terbahagia. Kata Danny, predikat ini sekaligus menepis pandangan Makassar sebagai kota demo dan pandangan lainnya yang tidak terbukti.

Read More

Tahun 2025 Menjadi Ibadah Haji Terakhir di Musim Panas

Mekah — 1miliarsantri.net : Juru bicara Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NMC) Hussein Al-Qahtani mengatakan ibadah haji tahun 2025 akan menjadi ibadah haji terakhir di musim panas. “Musim haji akan memasuki fase baru perubahan iklim pada tahun 2026. Setelah tahun itu, kita tidak akan mengalami haji di musim panas selama 17 tahun,” ungkapnya. Al-Qahtani mengatakan pada 2026 akan menandai dimulainya musim semi selama delapan tahun berturut-turut. Ini diikuti oleh delapan tahun berikutnya dimana ibadah haji akan dilaksanakan pada musim dingin. “Kami akan mengucapkan selamat tinggal pada haji di musim panas untuk jangka waktu 16 tahun,” ucapnya. Ia mencatat suhu rata-rata pada ibadah haji ini berkisar antara 45 hingga 47 derajat Celcius. Anggota Dewan Syura Mansour Al Mazroui yang merupakan peneliti perubahan iklim membenarkan bahwa tahun depan juga akan menyaksikan musim haji bertepatan dengan musim panas. Kemudian, musim haji akan berpindah secara iklim ke musim semi selama delapan tahun. Setelah itu haji akan dilaksanakan pada musim dingin. Musim haji datang pada musim dingin, dimulai pada tahun 1454 Hijriyah dan berlanjut selama delapan tahun hingga berakhir pada tahun 1461 Hijriyah. Sedangkan pada musim gugur, musim haji berlangsung antara tahun 1462 hingga 1469 Hijriyah.

Read More

Tahun 2025 Indonesia Mendapat Kuota Haji 221.000

Mekah — 1miliarsantri.net : Rangkaian ibadah haji 1445 hijriyah atau tahun 2024 masehi baru saja usai dan jamaah bersiap kembali ke Tanah Air. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut, Indonesia mendapat kuota 221.000 jamaah pada operasional haji 1446 H/2025 M. Kepastian kuota haji tahun depan diperoleh Menag usai menghadiri Tasyakuran Penutupan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 H dan Pemberian Kuota 1446 H. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi di Makkah. Hadir para pimpinan delegasi haji dari berbagai negara. Ikut mendampingi Menag, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Staf Khusus Menag Ishfah Abidal Aziz, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, dan Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam. “Malam ini saya menghadiri Haflul Hajji Al-Khitamy semacam malam tasyakuran atas selesainya penyelenggaraan ibadah haji 1445 H. Saya mendapat informasi dari Wakil Kementerian Bidang Urusan Haji ‘Ayed Al Ghuwainim, dan sesuai surat yang saya terima, bahwa Indonesia mendapat 221.000 kuota haji 1446 H/2025 M,” terang Yaqut di kantor Kementerian Haji dan Umrah Saudi, Makkah, Jumat (21/6/2024). Menag mengapresiasi Kemenhaj Saudi yang kembali mengumumkan kuota lebih awal. Sehingga proses persiapan penyelenggaraan haji juga bisa dilakukan lebih cepat. “Apresiasi juga atas ketegasan otoritas Saudi dalam menerapkan aturan terkait visa haji dan visa non haji,” lanjutnya. Menag menilai, penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M berjalan dengan sukses. Ada sejumlah indikator. Pertama, pelayanan jamaah pada fase kedatangan berjalan lancar. Kuota jamaah haji reguler sebanyak 213.320 jamaah terserap optimal, hanya menyisakan 45 jamaah yang tidak bisa digantikan karena proses pemvisaan sudah ditutup. “Ini angka kuota tidak terserap yang terkecil dalam lebih 10 tahun penyelenggaraan ibadah haji,” sebut Menag. Kedua, proses pelayanan jamaah pada fase kedatangan juga berjalan lancar, baik di Madinah maupun Makkah. Jamaah bisa mendapatkan layanan katering, transportasi, akomodasi, termasuk pelindungan jamaah, dan bimbingan ibadah. “Padahal, Indonesia adalah pengirim jamaah haji terbesar di dunia. Ini jelas bukan tugas mudah. Layanan fast track untuk kali pertama di tiga embarkasi, Jakarta, Solo, dan Surabaya juga berjalan lancar. Layanan katering, bahkan bisa tetap diberikan hingga jelang puncak haji. Ini juga kali pertama dilakukan dalam kuota normal, setalah sebelumnya diterapkan pada 2022,” sambung Menag. Indikator kesuksesan ketiga, lanjut Menag, proses puncak haji berjalan lancar. Ikhtiar mitigasi yang dilakukan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama otoritas Saudi berhasil memperlancar proses pergerakan jamaah dari Arafah ke Muzdalifah dan Mina.

Read More

Ibnu Abbas Sahabat Rasulullah Paling Yunior

Jakarta — 1miliarsantri.net : Abdullah bin Abbas atau Ibnu Abbas merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW yang “junior” bila diukur dari perspektif usia. Ia lahir tiga tahun sebelum hijrahnya Rasulullah SAW ke Madinah. Saat beliau wafat, Ibnu Abbas masih berusia 13 tahun. “Ya Allah, ajarilah anak ini hikmah,” demikian doa Nabi SAW sembari memeluk sepupunya itu. Ibnu Abbas kecil pernah diusap kepalanya dan didoakan oleh beliau. “Ya Allah, anugerahilah pemahaman agama kepadanya,” kata Rasulullah SAW mendoakannya. Ketekunan Ibnu Abbas dalam menuntut ilmu-ilmu agama diakui banyak pihak. Bahkan, ia dijuluki sebagai “tinta umat” oleh para sahabat yang senior. Khalifah Umar bin Khattab hampir selalu mengundang pemuda tersebut untuk ikut berdiskusi bersama para penasihatnya yang lain dalam membahas persoalan agama dan umat. Khalifah Umar wafat beberapa saat sesudah ditusuk oleh seorang Majusi. Kepemimpinannya digantikan oleh Utsman bin Affan. Namun, prahara terjadi di ujung masa pemerintahan sang Dzun Nurain. Bahkan, Khalifah Utsman kemudian syahid karena dibunuh kelompok pemberontak. Sesudah itu, Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah. Di antara kebijakannya adalah memindahkan ibu kota dari Madinah ke Kufah (Irak). Sebab, ia ingin menjauhkan bara konflik politik dari kota suci. Di Irak, muncul kelompok yang memiliki ideologi ekstremis. Mereka pada awalnya sangat fanatik mendukung Khalifah Ali bin Abi Thalib, sampai-sampai secara total memusuhi kubu Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Gubernur Syam tersebut menolak pemerintahan Ali. Kemudian, arbitrase (tahkim) terjadi antara pihak Ali dan Mu’awiyah. Ternyata, perwakilan Mu’awiyah dapat mengatasi argumentasi utusan sang khalifah. “Kegagalan” di tahkim membuat para fanatikus pro-Ali bin Abi Thalib keluar (kharaja) dari sikap awalnya. Kini, mereka justru amat memusuhi Ali–dan Mu’awiyah sekaligus. Orang-orang inilah yang kemudian dinamakan sebagai kaum Khawarij. Seperti diceritakan Ibnu al-Jauzi dalam sebuah bukunya, terjadilah dialog antara Ibnu Abbas dan kaum Khawarij. Sepupu Rasulullah SAW ini berpendapat mengenai kelompok ekstremis tersebut. Katanya, “Belum pernah kujumpai orang yang sangat bersemangat beribadah seperti mereka. Dahi-dahi mereka penuh bekas sujud, tangan-tangan menebal bak lutut-lutut unta (kapalan). Wajah-wajah mereka pucat pasi karena kurang tidur lantaran menghabiskan malam untuk shalat.” Semula, orang-orang Khawarij menyambut Ibnu Abbas dengan sangat ramah karena berharap dirinya mau bergabung dengan mereka dalam memusuhi Ali. Namun, sikap ramah itu hilang begitu sepupu Rasul SAW tersebut menegaskan maksud kedatangannya: menasihati mereka agar tidak memusuhi Ali. Akhirnya, tiga orang Khawarij bersedia maju untuk mendebat Ibnu Abbas. Di Irak, muncul kelompok yang memiliki ideologi ekstremis. Mereka pada awalnya sangat fanatik mendukung Khalifah Ali bin Abi Thalib, sampai-sampai secara total memusuhi kubu Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Gubernur Syam tersebut menolak pemerintahan Ali. Kemudian, arbitrase (tahkim) terjadi antara pihak Ali dan Mu’awiyah. Ternyata, perwakilan Mu’awiyah dapat mengatasi argumentasi utusan sang khalifah. “Kegagalan” di tahkim membuat para fanatikus pro-Ali bin Abi Thalib keluar (kharaja) dari sikap awalnya. Kini, mereka justru amat memusuhi Ali–dan Mu’awiyah sekaligus. Orang-orang inilah yang kemudian dinamakan sebagai kaum Khawarij. Seperti diceritakan Ibnu al-Jauzi dalam sebuah bukunya, terjadilah dialog antara Ibnu Abbas dan kaum Khawarij. Sepupu Rasulullah SAW ini berpendapat mengenai kelompok ekstremis tersebut. Katanya, “Belum pernah kujumpai orang yang sangat bersemangat beribadah seperti mereka. Dahi-dahi mereka penuh bekas sujud, tangan-tangan menebal bak lutut-lutut unta (kapalan). Wajah-wajah mereka pucat pasi karena kurang tidur lantaran menghabiskan malam untuk shalat.” Semula, orang-orang Khawarij menyambut Ibnu Abbas dengan sangat ramah karena berharap dirinya mau bergabung dengan mereka dalam memusuhi Ali. Namun, sikap ramah itu hilang begitu sepupu Rasul SAW tersebut menegaskan maksud kedatangannya: menasihati mereka agar tidak memusuhi Ali.

Read More

Viral Video Jamaah Haji Meminta Uang Didepan Ka’bah

Mekah — 1miliarsantri.net : Viral beredar video seorang jamaah haji menepuk-nepuk dinding Ka’bah di Masjidil Haram sambil berteriak-teriak “Duit, duit, Ya Allah.” Jamaah yang belum diketahui identitasnya tersebut diduga tengah berdoa meminta uang di hadapan Ka’bah. Sebelumnya, seorang jamaah haji asal Afrika juga kedapatan terekam video tengah berdoa di depan Ka’bah sambil berteriak, “Fulus,fulus.” Ka’bah yang sudah berusia berabad-abad merupakan pusat ritual ibadah haji. Saat mengunjungi Ka’bah, ada sejumlah adab yang harus dilakukan jamaah haji atau umrah di hadapan bangunan kubus yang dibangun Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As tersebut. Dr Thariq As-Suwadan dalam bukunya Rahasia Haji dan Umrah mengungkapkan, setiap kali melihat Kabah, maka hendaknya jamaah haji atau umroh segera mengangkat tangan dan mengucapkan doa: اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرّفَهُ وَكَرّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ وَاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا “Ya Allah tambahkanlah untuk rumah-Mu ini kemuliaan, keagungan, dan kehormatan serta kewibawaan. Dan tambahkan juga bagi orang-orang yang memuliakannya, mengagungkannya baik mereka yang melakukan ibadah haji atau umroh, dengan kemuliaan keagungan dan kehormatan, serta kebaikan.” Setelah itu kata Dr Thariq boleh dilanjutkan dengan doa apa saja yang disukai demi kebaikan dunia dan akhirat. Inilah Kabah Al Musyarrafah, rumah Allah yang dimuliakannya. Rumah inilah yang menjadi tujuan setiap jamaah haji yang berangkat dari negerinya dengan segenap jiwa. “Jika telah memenuhi panggilan-Nya dan melihat Ka’bah secara langsung dengan mata kepalanya maka harus benar-benar besimpuh bersimpuh kepada-Nya di depan Kabah,” kata dia. Jadikanlah diri kita menghadirkan hatin dan untuk menanamkan keikhlasan yang tulus dalam setiap amalan serta ibadahnya. Agara ketika ada di depan Kabah , semua kerinduan menemui peraduannya, dan tercapailah semua tujuan yang hendak dicapai. “Jadi itulah puncak perpaduan dari kesucian rohani dan lezatnya keimanan di dalam hati,” katanya. Ketika serius bersimpuh kepada Allah di depan Kabah, mereka yang melaksanakan ibadah haji akan merasakannya dengan penuh ketenangan, dan merasakan betapa rahmat Allah sedang bertebaran. Pastinya air mata pun akan menetes membasahi pipi sebagai tanda kesucian atas pertemuan ini. “Dan hari-hari yang dilalui terasa begitu singkat. Setiap saat dan waktu, akan selalu berkeinginan melakukan tawaf dengan penuh ketenangan dan penuh ketundukan kepada Allah,” katanya. Mereka melakukan tawaf dengan hati yang telah tersadarkan, teringat akan segala dosa, tunduk kepada Allah memohon ampunan-Nya, dan berharap agar dia mengasihi dan mengampuni atas segala kelemahan yang dimilikinya. Inilah Kabah, tempat yang paling Agung untuk melakukan peribadatan kepada Allah. “Sebuah tempat yang akan selalu ramai dikunjungi orang terus menerus setia,” katanya. Maka dari itu datanglah ke Kabah dengan penuh keikhlasan dan penuh penguasaan terhadap Allah. Karena itulah yang akan selalu dilakukan orang-orang yang konsisten dengan ajaran agamanya. Ada beberapa tempat tertentu di sekitar Ka’bah, Masjidil Haram, Arab Saudi, yang diyakini memiliki keutamaan khusus untuk berdoa. Jika berdoa di tempat-tempat tersebut, doa tersebut dianggap lebih mudah terkabul. Mantan Mufti Mesir Syekh Ali Jum’ah menguraikan, ada tiga area doa yang dianggap paling mustajab di Masjidil Haram, yaitu Hijr Ismail, Rukun Yamani dan Maqam Nabi Ibrahim. Hijr Ismail yang dimaksud, mengacu pada sebuah area yang berada di bawah talang atau saluran air yang terletak di bagian atas Ka’bah.

Read More

Tercatat 2.764 Kasus Kelelahan Jamaah Haji Akibat Cuaca Panas Ekstrem

Mekah — 1miliarsantri.net : Arab Saudi memperingatkan lonjakan suhu di Mekkah saat para jamaah merampungkan ibadah haji dalam cuaca panas ekstrem. Sedikitnya 14 jamaah haji asal Yordania terkonfirmasi meninggal dunia akibat suhu panas di Tanah Suci. Musim haji tahun 2024 ini berlangsung saat musim panas di Arab Saudi. Kementerian Kesehatan Saudi mencatat lebih dari 2.700 kasus “kelelahan akibat panas” sepanjang Ahad (16/6/2024) waktu setempat. Pada Senin (17/6/2024), juru bicara badan meteorologi Saudi mengatakan suhu di Mekkah mencapai 51,8 derajat Celcius. Sementara suhu di Mina mencapai 46 derajat Celcius. “Tempat-tempat suci hari ini mencatat suhu tertinggi sejak awal haji yang mungkin mencapai 49 derajat Celcius, dan kami menyarankan para tamu Tuhan untuk tidak terkena sinar matahari,” terang Kementerian Kesehatan Saudi. Kementerian luar negeri Yordania mengatakan bahwa 14 jamaah Yordania meninggal dunia akibat gelombang panas ekstrem dan 17 lainnya “hilang” sepanjang Ahad. Iran juga melaporkan kematian lima jamaah haji namun tidak merinci penyebabnya, sementara Kementerian Luar Negeri Senegal mengatakan tiga orang lainnya meninggal dunia. Karwan Stoni, juru bicara resmi jamaah haji dari wilayah otonomi Kurdistan Irak, mengatakan kepada AFP pada Senin, bahwa 13 jamaah telah meninggal, termasuk 11 wanita.

Read More