Satu Persatu Jamaah Haji Meninggalkan Kota Suci

Mekah — 1miliarsantri.net : Puncak pelaksanaan ibadah haji 1445 H/2024 M telah berakhir. Jamaah haji Indonesia gelombang 1 pun mulai dipulangkan ke tanah air. “Alhamdulillah puncak haji sudah usai. Hari ini kita mulai memberangkatkan jemaah dari Makkah untuk kembali ke Tanah Air,” kata Direktur Bina Haji Kementerian Agama Arsad Hidayat saat dikonfirmas kepulangan jemaah SOC 02, di Makkah, Selasa (25/6/2024). Direktur Bina Haji Kementerian Agama Arsad Hidayat menerangkan, ada perbedaan skema kepulangan jemaah gelombang 1 di tahun ini. Sebanyak 49 kelompok terbang (kloter) gelombang I akan dipulangkan melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. “Tahun ini, tidak semua jemaah gelombang I dipulangkan melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Ada 49 kloter yang akan dipulangkan melalui Madinah. Termasuk SOC 02 yang kita antar pagi ini,” jelas Arsad Hidayat. Arsad menyampaikan, SOC 02 termasuk jemaah kloter awal yang segera dipulangkan usai wukuf. “Alhamdulillah seluruh persiapan kaitan dengan rencana kepulangan ini sudah siap,” tukas Arsad. “Bahkan untuk penimbangan barang bagasi yang biasa dilakukan sekitar 48 jam sebelum keberangkatan, untuk SOC 2 karena masuk kategori keberangkatan awal itu ditimbang sebelum pelaksanaan wukuf,” imbuhnya. Di tempat terpisah, Kepala Daerah Kerja Madinah Ali Machzumi menerangkan hari ini direncanakan ada enam kloter gelombang pertama yang akan tiba di Madinah untuk selanjutnya diberangkatkan ke tanah air.

Read More

Macron dan Raja Abdullah Desak Israel Cabut Pembatasan Bantuan Gaza

Paris — 1miliarsantri.net : Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Raja Abdullah II dari Yordania mendesak Israel untuk mencabut semua “pembatasan” darat terhadap pengiriman bantuan ke Gaza yang dilanda perang, demikian menurut pernyataan kepresidenan. Badan-badan PBB berulang kali memperingatkan adanya kekurangan pasokan vital yang parah di Gaza. Situasi ini diperburuk oleh pembatasan akses melalui darat dan penutupan perlintasan penting Rafah dengan Mesir sejak pasukan Israel merebut sisi Palestina pada awal Mei. Saat makan siang di Istana Elysee, Macron dan Abdullah II menegaskan kembali perlunya “gencatan senjata segera dan berkelanjutan di Gaza” dan menuntut pembebasan semua sandera – termasuk dua warga negara Prancis. Kedua pemimpin juga “menyatakan keprihatinan mendalam mereka tentang situasi di Tepi Barat dan mengecam keras kekerasan yang dilakukan oleh para pemukim”, kata Istana Elysee dalam sebuah pernyataan. Mereka sepakat untuk terus bekerja sama mencari “solusi yang berkelanjutan dan dapat dipercaya” untuk perang tersebut berdasarkan “solusi dua negara”. Mereka juga menyambut baik reformasi yang dilakukan pemerintah Palestina dan mendesak agar reformasi tersebut dilanjutkan. Mengacu pada meningkatnya ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon, Macron dan Abdullah II memperingatkan adanya “konflik yang akan menjadi bencana bagi kawasan tersebut”. Mereka kembali mendesak semua pihak untuk bersikap “bertanggung jawab dan menahan diri”. Serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober terhadap Israel selatan yang memicu perang Gaza mengakibatkan kematian 1.194 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.

Read More

Suhu Panas Ekstrem Penyebab Banyaknya Jamaah Haji Wafat

Mekah — 1miliarsantri.net : Lebih dari 1.000 jamaah haji meninggal dunia tahun ini di tengah panas ekstrem Arab Saudi. Cuaca panas ekstrem di Saudi diduga menjadi pemicu banyaknya jamaah haji yang meninggal dunia. Lalu, sebenarnya kenapa panas ekstrem dapat mengancam nyawa seseorang? Suhu tubuh saat beristirahat biasanya sekitar 37 derajat Celcius. Profesor kesehatan University of Sydney, Australia, Ollie Jay mengatakan, suhu tersebut hanya berjarak 4 Celcius dari malapetaka berupa sengatan panas. Direktur perawatan darurat di Rumah Sakit Houston Methodist Neil Gandhi mengatakan, selama gelombang panas, siapa pun yang datang dengan demam 38 derajat Celsius atau lebih tinggi dan tidak ada sumber infeksi yang jelas akan diperiksa untuk mengetahui apakah mereka mengalami kelelahan akibat panas atau sengatan panas yang lebih parah. “Secara rutin akan melihat suhu inti lebih besar dari 39, 40 derajat selama beberapa waktu,” kata Gandhi. Ia menambahkan satu atau tiga derajat lagi, pasien tersebut berisiko tinggi mengalami kematian. Jay mengatakan ada tiga hal yang membuat panas ekstrem berisiko kematian bagi seseorang. Pertama adalah peningkatan suhu tubuh secara kritis yang menyebabkan organ tubuh gagal berfungsi. Jay menambahkan, ketika suhu tubuh bagian dalam menjadi terlalu panas, tubuh mengalihkan aliran darah ke kulit untuk mendinginkannya. Namun, hal tersebut mengalihkan darah dan oksigen dari perut dan usus, dan dapat memungkinkan racun yang biasanya terkurung di area usus bocor ke dalam sirkulasi. “Hal itu memicu serangkaian efek. Pembekuan di seluruh tubuh dan kegagalan beberapa organ dan pada akhirnya, kematian.” Namun, kata Jay, pembunuh yang lebih mematikan akibat panas adalah ketegangan pada jantung, terutama bagi orang-orang yang memiliki penyakit kardiovaskular. Hal ini dimulai dengan darah yang mengalir deras ke kulit untuk membantu melepaskan panas inti. Hal ini menyebabkan tekanan darah turun. Jantung merespons dengan mencoba memompa lebih banyak darah agar Anda tidak pingsan.

Read More

Kisah Surat Rasulullah SAW Menjamin Keberadaan Kristen Armenia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Lebih dari satu milenium lalu, komunitas Kristen Armenia terjaga kehadirannya di Yerusalem. Berbagai penguasa Yerusalem berganti, mereka masih tetap lestari hingga saat ini. Siapa nyana, ada peran penting Rasulullah Muhammad SAW menjamin rentang panjang kehadiran mereka. Pada 2018 lalu, sejarawan keturunan Armenia, Dr Garbis Harboyan dari Kanada, menuliskan secara detail soal keberadaan dokumen di di harian Aztag di Beirut, Lebanon. Ia menulis soal sebuah salinan naskah kuno yang tersimpan di Institut Manuskrip Kuno Mesrop Mashtots, di Yerevan, ibu kota Armenia. Matenadaran, sebutan arsip itu menghimpun koleksi manuskrip yang disimpan oleh Gereja Armenia di Etchmiadzin. Di dalam arsipnya terdapat salinan perjanjian-perjanjian yang dianggap berasal dari Nabi Muhammad dan Ali bin Abi Thalib. Dokumen-dokumen ini diterjemahkan dari bahasa Arab aslinya ke dalam bahasa Turki, Farsi, dan Armenia. Hal ini menunjukkan bahwa dokumen-dokumen tersebut dianggap absah oleh seluruh pemerintahan Muslim yang pernah menaungi komunitas Kristen Armenia. Harboyan menuturkan, Patriarkat Armenia didirikan di Yerusalem hampir 2.000 tahun yang lalu. Banyak orang Armenia yang berziarah ke Yerusalem setelah masuk Kristen pada awal abad ke-301. Mereka telah membangun sebagian dari Biara Sourp Hagop pada 420 Masehi. Pada abad keenam, orang-orang Armenia telah membangun 66 lembaga keagamaan di Yerusalem. Pada 626 Masehi , Patriark Armenia Abraham I dari Yerusalem, melihat kebangkitan kekuatan Muslim dari Arabia. Ia kemudian berangkat ke Madinah dengan delegasi 40 orang terkemuka Armenia untuk bertemu dengan Nabi Muhammad untuk mendapatkan perlindungannya. Sejarawan mengira-ngira bahwa bisa jadi rombongan itu ke Madinah bersama kaum Kristen dari Najran. Harboyan melaporkan bahwa Nabi telah menyambut para tamu Armenia dengan rasa hormat, dan kebaikan, serta mendengarkan saran Patriark Abraham I. Delegasi Armenia menyatakan ketundukannya kepada Nabi, kesiapan untuk bekerja sama dengannya, dan meminta perlindungannya. Di akhir pertemuan, Nabi Muhammad SAW mengeluarkan ketetapan. “Saya, Muhammad bin Abdullah, nabi dan hamba Allah. Saya memberi hormat kepada Patriark Abraham, saya menghormati dia dan semua uskup agung, uskup, dan imam di Yerusalem, Damaskus, dan wilayah Arab; dengan kata lain, orang-orang yang tunduk pada Yerusalem, seperti orang Etiopia, Koptik, dan Asiria. Saya menjamin keamanan biara, gereja, pusat pendidikan, properti dan tanah mereka. Saya, Nabi Muhammad, dengan kesaksian Allah, dan 30 orang di sekitar saya, saya memberikan perlindungan dan perlindungan saya, dan saya memberikan restu saya kepada gereja-gereja Armenia, di manapun mereka berada, di seluruh Yerusalem, Makam Suci Kristus, Sirp Gereja Hagop, Gereja Betlehem, semua rumah doa, biara, jalan Golgota, dan tempat suci. Saya juga mengamankan dan memastikan bahwa perlindungan saya juga meliputi bukit-bukit, lembah-lembah Kristen, dan lembaga-lembaga penghasil pendapatan Kristen. Saya nyatakan semua ini atas nama saya sebagai Nabi dan atas nama umat Islam.” Nabi Muhammad menginstruksikan penerusnya untuk menghormati keputusannya dan melaksanakannya secara detail. Hadir dalam pertemuan itu adalah Umar bin Khattab yang menjadi salah satu penerus Nabi dan mengeluarkan ketetapan serupa yang mengukuhkan ketetapan Nabi. Dengan demikian, dekrit Nabi menjadi dokumen resmi pertama yang menegaskan status Patriarkat Armenia di Yerusalem. Meski mushaf asli tersebut tidak dapat ditemukan di arsip Patriarkat. Namun, salinan kekuningan ada di Museum Mardigian milik Patriarkat di atas. Ketika Umar mengambil menjabat khalifah pada 634 M, ia mengangkat Abu Ubaidah sebagai panglima tentara. Pasukan Abu Ubaidah menyerang Damaskus dan Yerusalem. Patriark Yunani Sophronius dan Patriark Armenia Krikor bertemu dengan Abu Ubaidah dan memberitahunya bahwa menduduki Yerusalem akan membuat marah Tuhan, karena Yerusalem adalah kota suci. Abu Ubaidah melaporkan kepada Khalifah Umar tentang pertemuannya dengan kedua patriark tersebut.

Read More

Pesan Buya Hamka, Berziarahlah ke Baitul Maqdis

Jakarta — 1miliarsantri.net : Banyak sudah yang pergi naik haji ke Makkah setiap tahun, dan berziarah ke Madinah setiap waktu, tapi tidak banyak yang ziarah ke Baitul Maqdis di Palestina. Saat ini, kondisi sekitar Baitul Maqdis, Gaza dan terakhir Rafah dalam kungkungan serdadu Yahudi Israel laknatullah’alaihi. Padahal, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu (RA), Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi wassalam (SAW) bersabda, “Janganlah bersengaja melakukan perjalanan dengan sengaja (dalam rangka ibadah dan tujuan safarnya adalah tempatnya) kecuali ke tiga masjid: masjidku ini (Masjid Nabawi), Masjidil Haram, dan Masjidil Aqsha,” (HR. Bukhari, no. 1189 dan Muslim, no. 1397). “Apabila Anda berumur panjang dan diberi Allah Ta’ala rezeki, pergilah naik haji ke Makkah, ziarahlah ke Madinah, dan lanjutkanlah ziarah ke Baitul Maqdis (Palestina),” pesan Buya Hamka yang dikutip dari bukunya Dari Hati ke Hati, Gema Insani Pers, 2016. Di zaman sekarang, Anda lihat dari sebuah jendela Masjidil Aqsha, tidak jauh hanya sekitar tiga perempat kilometer saja, terentang kawat duri. Itulah daerah yang telah dikuasai oleh Kaum Yahudi dengan mendirikan negara Israel. Dapat pengakuan dari negara-negara Barat dan Timur, Amerika, dan Rusia. Sebagai orang Islam, kita mempunyai keyakinan iman bahwa negeri itu akan kembali ke tangan kaum Muslimin, lambat ataupun cepat. Ketika akan pulang kembali ke Tanah Air singgah sejenak di Damaskus, shalat tahiyatul masjid di Masjid Bani Umayyah yang terkenal itu. “Lalu sehabis shalat, berziaralah ke kuburan Shalahuddin al-Ayyubi! Semoga Anda akan mendapat ilham kekuatan dari perziarahan itu untuk berjuang di Tanah Air,” kata Buya Hamka. Ia mengingatkan, hendaklah camkan dalam hati ketika ziarah ke Baitul Maqdis bahwa saat pasukan Turki telah dapat diusir dari Palestina pada tahun 1916 dan masuk tentara Inggris di bawah pimpinan Marsekal Lord Elenby, tak dapat rupanya Panglima Besar Inggris itu menahan hatinya sehingga terlombat dari mulutnya, “Baru pada hari inilah berhenti Perang Salib,” Meskipun Perang Salib belum berhenti dalam bentuk yang lain. Apabila Anda sampai ke kuburan Shalahuddin al-Ayyubi di Damaskus, Buya Hamka mengajak kita ingat bahwa setelah jatuh pertahanan Raja Faisal di Syria pada 24 Juli 1920, karena serangan Prancis di bawah pimpinan Jenderal Gouraud maka setelah ia masuk ke dalam Kota Damaskus, yang terlebih dahulu diperlukannya ialah pergi ke kuburan Shalahuddin.

Read More

Jumlah Korban Tewas di Palestina 37.551 orang

Gaza — 1miliarsantri.net : Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan jumlah korban tewas di Palestina sedikitnya mencapai 37.551 orang. Jumlah tersebut setelah Israel kembali membunuh 101 warga di kawasan Jalur Gaza. Pernyataan kementerian tersebut menambahkan 85.911 orang lainnya juga terluka dalam serangan gencar tersebut. Sebagian besar dari korban, terutama yang terbunuh adalah wanita dan anak-anak. “Serangan Israel menewaskan 101 orang dan melukai 169 lainnya dalam 24 jam terakhir saja,” kata pernyataan itu, dikutip Senin (24/6/2024). Meski jumlah korban terus bertambah sejak Israel menyerang pada akhir Oktober lalu, pihak kementerian menambahkan bahwa banyak orang yang masih terjebak di bawah reruntuhan. Hal itu dikarenakan tim penyelamat tidak dapat menjangkau korban serangan brutal Israel. Mencemooh resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera, Israel menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutal yang terus berlanjut di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober.

Read More

Sebanyak 183 Jamaah Haji Meninggal di Tanah Suci

Mekah — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) RI melaporkan 183 jamaah haji Indonesia meninggal dunia di Makkah maupun Madinah. Data ini berdasarkan laporan real time dari laman Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag RI, Jumat (21/6/2024), pukul 19:54 WIB. Sebagian besar jamaah yang wafat dilaporkan termasuk dalam kategori risiko tinggi (risti), namun 17 jamaah di antaranya termasuk dalam non-risti. Lokasi wafat para jamaah tersebut tersebar di Makkah, Madinah, Arafah, Mina, dan Jeddah. Berdasarkan data Siskohat, jamaah meninggal yang tertua adalah Solehuddin Mawi (94) dari kloter SUB 38. Daftar nama beserta data 183 jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci bisa diakses di kemenag.go.id Sebelumnya, Kepala Pusat Kesehatan Haji, Lilik Marhaendro Susilo, menyatakan bahwa kualitas kesehatan jamaah haji mulai menurun lantaran cuaca panas. “Kelelahan saat perjalanan dari Makkah ke Arafah dalam cuaca panas, turun dari bus ke tenda dengan suhu panas, dan kondisi kurang prima memperburuk kondisi kesehatan jamaah,” ungkap Lilik, Ahad (23/6/2024). Lilik mengingatkan jamaah di Arafah untuk memperbanyak i’tikaf dalam tenda sesuai sunnah, menjaga makan dan minum, serta tidak lupa minum oralit untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca panas dan kering. Jamaah haji juga diimbau untuk menjaga imunitas tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan harian minimal 200 ml per jam, termasuk bagi mereka yang menderita batuk pilek. Air putih dapat dicampur dengan oralit untuk membantu rehidrasi tubuh.

Read More

Syarat Sah Sholat dan Dzikir, Lidah atau Bibir Harus Digerakkan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Seringkali menjadi pertanyaan besar tentang apakah saat membaca bacaan shalat, dan ketika melakukan dzikir sebaiknya harus menggerakkan lidah atau bibir (lisan)? Salah satu syarat sahnya sholat adalah jelas bacaannya. Ketika sholat, lisan (lidah) dan bibir harus digerakkan, kalau tidak, shalatnya belum sah. Atau dengan kata lain tidak boleh membaca bacaan shalat hanya dalam hati, dan bibir atau lidah hanya mingkem. Menurut madzhab Asy-Syafi’i seperti dijelaskan dalam Kitab Hasyiyah I’anatut Thalibin dijelaskan, jika seseorang sedang sholat, namun takbirnya dan bacaan Fatihahnya tidak terdengar oleh dirinya sendiri, maka sholatnya tidak sah. Rujukan penjelasannya ada di Kitab Almausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah. Pendapat lain, membaca hendaklah dengan menggerakkan lisan (bibir) kala mengucapkan huruf. Jika ada yang mampu membaca namun hanya diam saja tanpa menggerakkan lian dengan mengucapkan huruf, shalatnya tentu saja tidak sah. Begitu pula jika ada yang bersumpah tidak mau membaca satu suratpun dalam Al Quran juga ia melihat Al Quran dan memahaminya tanpa menggerakkan lisannya, ketika itu belum termasuk membatalkan sumpah. Karena saat itu yang terjadi hanyalah melihat, bukan membaca. (Al-Kasani dalam Badai’ Ash-Shanai (4:118) Begitu juga saat melakukan dzikir, tidak cukup di lisan melainkan harus dengan hati dan anggota badan. Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di ra berkata, “Jika disebut dzikir pada Allah, maka mencakup dzikir dengan memiliki akidah yang benar pada Allah, dzikir dengan pikiranm dzikir dengan amalam hati, dzikir dengan amakan badan. Atau dzikir dengan memuji Allah, atau dzikir juga bisa dengan mempelajari dan mengajarkan ilmu yang bermanfaat dan semacam itu. Semuanya termasuk dzikir pada Allah Ta’ala.” (Ar-Riyadh An-Nadhroh, hal. 245).

Read More

Fadli Zon Dukung Rencana Kunjungan Ke Rafah

Zanzibar — 1miliarsantri.net : Komite Eksekutif organisasi Parlemen Dunia (Inter-Parliamentary Union/IPU) menggelar pertemuan rutin ke-293 di Zanzibar, Tanzania pada tanggal 18 – 21 Juni. Pertemuan dihadiri Delegasi dari 12 negara yang mewakili grup-grup Geopolik yang ada di IPU. Hadir sebagai anggota Komite Eksekutif mewakili Asia Pasifik dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) yaitu Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dr. Fadli Zon dari Fraksi Gerindra. Pertemuan Komite Eksekutif ke-293 tersebut membahas agenda-agenda strategis organisasi IPU kedepan, serta berbagai persoalan internal yang penyelesaiannya membutuhkan keputusan kolektif Komite Eksekutif. Pada kesempatan itu, Fadli Zon menyampaikan dua hal penting. Pertama, terkait dengan alokasi Dana Solidaritas Parlemen yang akan diberikan sebagai bantuan untuk parlemen-parlemen yang negaranya sedang mengalami kesulitan finansial sehingga berhalangan untuk dapat aktif di IPU, serta negara yang parlemennya belum menjadi anggota IPU karena keterbatasan kemampuan finansial. Terkait dengan Dana Solidaritas Parlemen, Fadli Zon mendukung adanya alokasi bantuan untuk negara-negara Pasifik, sebagaimana yang baru-baru ini diterima oleh Parlemen Vanuatu. Sedangkan untuk permasalahan kedua, Ketua BKSAP DPR RI itu meminta agar Sekretaris Jenderal IPU dapat memberikan laporan berkala mengenai perkembangan persiapan rencana keberangkatan Delegasi IPU ke Rafah, dalam rangka mendorong gencatan senjata segera.

Read More

Sebanyak 39.000 Siswa di Gaza Terancam Gagal Ujian Akhir

Gaza — 1miliarsantri.net : Ribuan pelajar menengah di Gaza, Palestina terancam gagal mengikuti ujian akhir, imbas dari serangan militer Israel. Kementerian Pendidikan Palestina mengumumkan, agresi militer Israel membuat sekitar 39.000 siswa di Jalur Gaza kehilangan kesempatan ujian akhir sekolah menengah Tawjihi. Ujian tersebut mulanya dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu pekan ini, namun situasi keamanan yang tidak stabil telah memaksa penundaan dan pengaturan ulang bagi para siswa. Juru bicara Kementerian Pendidikan, Sadiq al-Khudour, mengungkapkan bahwa serangan Israel telah menyebabkan kematian 450 siswa sekolah menengah tahun ini. Dari jumlah tersebut, 430 siswa terbunuh di Gaza dan 20 siswa lainnya di Tepi Barat. “Meskipun keadaan penuh tantangan, Kementerian Pendidikan Palestina telah berupaya untuk mengakomodasi pelajar Palestina dari Gaza yang saat ini berada di luar negeri,” terangnya kepada media, Ahad (23/6/2024). Al-Khudour mencatat, 1.320 pelajar Palestina asal Gaza akan mengikuti ujian Tawjihi di 29 negara Arab, dengan mayoritas, yaitu 1.090 pelajar, berada di Mesir. Untuk memastikan bahwa para siswa tetap dapat mengikuti ujian, Kementerian Pendidikan telah mendirikan ruang ujian terbesar di Mesir. Selain itu, ruang khusus untuk ujian juga didirikan di Rusia, Turki, dan Qatar.

Read More