Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Kembali Terobos Al-Aqsa

Yerussalem — 1miliarsantri.net : Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir kembali melakukan provokasi dengan memasuki halaman Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki. Sejumlah negara mengecam tindakan itu serta tindakan parlemen Israel menolak pendirian negara Palestina. Kantor berita WAFA melansir, didampingi sejumlah besar petugas polisi Israel, Ben-Gvir berkeliling halaman timur Al-Aqsa, yang merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam. Menteri juga memasuki masjid pada 21 Mei tahun lalu dan menyatakan bahwa Israel “berkuasa” atas lokasi tersebut. “Saya senang bisa mendaki Temple Mount, tempat terpenting bagi umat Israel,” kata Ben-Gvir selama kunjungannya pada 2023 ke Al-Aqsa, yang juga dikenal sebagai Temple Mount oleh orang Yahudi. Berdasarkan pengaturan status quo, non-Muslim boleh mengunjungi situs di Kota Tua Yerusalem, namun tidak diperbolehkan untuk beribadah. Namun, pengunjung Yahudi semakin menentang larangan tersebut, sesuatu yang dianggap sebagai provokasi oleh warga Palestina, karena khawatir Israel bermaksud mengambil alih situs tersebut. Qatar telah mengecam “dalam istilah yang paling keras” atas “penyerbuan Masjid Al Aqsa dan persetujuan Knesset terhadap rancangan undang-undang yang menolak pembentukan negara Palestina” yang dilakukan oleh Menteri Keamanan Nasional Israel. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Qatar memperingatkan konsekuensi dari “kebijakan eskalasi” Israel di wilayah pendudukan Palestina, yang mencakup perluasan “siklus kekerasan regional dan melemahnya upaya untuk mencapai solusi dua negara” terhadap konflik. Mereka juga mengatakan bahwa upaya berulang kali untuk mengubah “status quo agama dan sejarah Masjid al Aqsa bukan hanya serangan terhadap warga Palestina, tetapi juga terhadap dua miliar Muslim di seluruh dunia”. Kementerian Luar Negeri Prancis juga mengecam resolusi parlemen Israel yang menolak pembentukan negara Palestina dengan alasan bahwa hal itu akan menimbulkan “bahaya eksistensial” bagi negara tersebut. “Kami menyatakan kekecewaan kami atas diadopsinya sebuah resolusi oleh Knesset kemarin yang menolak prospek pembentukan negara Palestina, bertentangan dengan resolusi yang diadopsi oleh Dewan Keamanan PBB,” ucap kementerian itu dalam sebuah pernyataan, menggunakan istilah Ibrani untuk parlemen Israel. Mereka juga mengutuk kunjungan provokatif Menteri Keamanan Itamar Ben-Gvir ke kompleks Masjid Al-Aqsa. “Tindakan tidak bertanggung jawab ini mengancam akan semakin mengganggu stabilitas kawasan,” lanjutnya. Kementerian tersebut menegaskan kembali “kebutuhan mendesak” untuk berupaya mencapai solusi dua negara dan pembentukan negara Palestina “yang hidup berdampingan dalam perdamaian dan keamanan”. Kementerian Luar Negeri Turki dalam pernyataannya mengutuk “provokasi” yang dilakukan Menteri Keamanan Itamar Ben-Gvir di kompleks Masjid Al-Aqsa. “Israel harus menghentikan tindakan seperti itu, yang akan semakin meningkatkan ketegangan di kawasan,” katanya.

Read More

Rencana Konferensi Ulama se-Asia Tenggara Direspons Positif Pemerintah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pemerintah memberikan apresiasi terhadap rencana Konferensi Ulama Asia Tenggara yang digagas Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI). Acara ini dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 26-28 Juli 2024, bertepatan dengan peringatan 49 tahun berdirinya MUI. Hal ini disampaikan Ketua Komisi Dakwah MUI KH Ahmad Zubaidi, Jumat (19/7/2024), dimana dia mengatakan, sebagai bentuk apresiasi, pada 26 Juli 2024, para peserta Konferensi Ulama se-Asia Tenggara akan diterima oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin di Istana Wakil Presiden RI. “Pada Jumat 26 Juli 2024 kita akan diterima oleh Wakil Presiden di Istana Wapres untuk seluruh peserta Konferensi Ulama se-Asia Tenggara yang berjumlah 105 orang,” terang Kiai Zubaidi. Diberitakan sebelumnya, Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menginisiasi pembentukan dai se-Asia Tenggara untuk mengikat persaudaraan. Pembentukan asosiasi tersebut ditargetkan terbentuk melalui forum Konferensi Ulama se-Asia Tenggara yang akan dihelat pada 26-28 Juli 2024 di Jakarta sebagai rangkaian agenda Milad ke-49 MUI. Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis menyampaikan, pembentukan asosiasi dai se-Asia Tenggara itu juga sebagai upaya penguatan dakwah dan keulamaan di Asia Tenggara. “Tentu kita akan mempertemukan para ulama dan dai, mengikat persaudaraan dengan kuat. Kita membincangkan penguatan dakwah dan keulamaan di ASEAN sekaligus kita membuat wadah atau asosiasi dakwah se-ASEAN,” kata dia dalam keterangan resmi, Sabtu (13/7/2024). Kiai Cholil menekankan, pembentukan Asosiasi Dai se-Asia Tenggara itu juga untuk memperkuat ikatan keulamaan dan gerakan keumatan menjadi satu. Hal itu juga dalam rangka memperkuat regional, ekonomi, ketahanan, dan pemikiran. Kiai Cholil menuturkan, para peserta yang telah mengkonfirmasi telah ada dari 10 negara. Sementara, satu lagi negara ASEAN yang hingga kini belum memberikan konfirmasi hanya Timor Leste. Kiai Cholil menyampaikan, MUI ingin menyatukan para dai se-Asia Tenggara bisa bersatu di tengah keberagaman. Sebab, umat Muslim di Asia Tenggara ada yang menjadi mayoritas dan minoritas. “Umat Muslim di Asia Tenggara sangat beragam karena ada yang mayoritas, bahkan ada negara Islam seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. Tapi ada Muslim yang minoritas seperti di Thailand, Kamboja, dan Vietnam,” ungkapnya.

Read More

Mahasiswa Indonesia dipercaya Jadi relawan pembagian takjil Masjid Al-Azhar Kairo

Kairo — 1miliarsantri.net : Masjid Al-Azhar Al-Sharif Kairo menggelar Ifthar Jama’i (buka puasa) seluruh Wafidin (Mahasiswa/mahasiswi asing dalam rangka puasa Asyura’ 10 Muharram 1446 Hijriyah. Kegiaran ini digelar di Pelataran Masjid Al-Azhar Al-Sharif pada Selasa,( 16/7/2024.) Dalam kegiatan ini, mahasiswa dan mahasiswi Indonesia dipercaya menjadi relawan untuk membantu membagikan 5000-6000 takjil gratis dari pihak Masjid Al-Azhar Al-Sharif. Ini merupakan salah satu Bagi mahasiswa Indonesia, kepercayaan yang diberikan pihak Al-Azhar Al-Sharif menjadi relawan sangat membanggakan, karena tidak semua mahasiswa asing memperoleh kepercayaan. Ada alasan mengapa mahasiswa dan mahasiswi Indonesia yang terpilih, menurut penuturan Dr. Ali Hammam, selaku penanggung jawab dari seluruh kegiatan di Masjid Al-Azhar Al-Sharif, karena “Mahasiswa dan mahasiswi Indonesia memiliki akhlak yang baik, tutur kata yang lembut, ikhlas membantu dan memiliki etos kerja yang baik.” Menteri Koordinator 1 PPMI Mesir Ahmad Hadziq Akmal, selaku penanggung jawab dari kegiatan pembagian takjil yang ditunjuk oleh PPMI Mesir memgucapkan “Alhamdulillah, kami PPMI Mesir selalu dipercaya oleh pihak Masjid Al-Azhar untuk membantu acara buka puasa bersama antar mahasiswa asing di Masjid Al-Azhar. Dimulai dari Bulan Ramadhan, hari Arafah, kemudian sekarang buka puasa bersama hari Asyura. Harapannya semoga bisa menjaga nama baik Indonesia dan senantiasa menyambung silaturahmi dengan pihak Al-Azhar Al-Sharif” . (rif)

Read More

Gencarkan Sertifikasi Halal, PW ISNU Minta Dukungan Ketua DPD RI

Surabaya — 1miliarsantri.net : Produk halal merupakan kebutuhan yang harus terus dijaga kalangan muslim di Indonesia. Hanya saja, masih banyak pelaku usaha yang belum bersertifikat halal. Menggencarkan pentingnya sertifikasi halal, Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nadlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Timur meminta dukungan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Ketua Lembaga Solusi Halal (LSH) PW ISNU Jawa Timur, Siti Nur Husnul Yusmiati menjelaskan, lembaga ini berdiri sejak 26 Januari 2022. “Ada lima program yang kami dorong yaitu, pelatihan pendampingan Proses Produk Halal (PPH), penguatan pendamping PPH, monitoring dan evaluasi Pendamping Proses Produk Halal (P3H), maintanance P3H dan Bimtek sertifikasi halal reguler,” terang Husnul, Jumat (19/7/2024). Dikatakannya, sebagai lembaga solusi halal, PW ISNU Jawa Timur memiliki 33 trainer PPH profesional yang tersebar hampir di setiap kabupaten/kota se-Jawa Timur. Lembaganya juga sukses melaksanakan pelatihan P3H di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur. “Kami memiliki pendamping PPH profesional sebanyak 2.600 orang yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur,” tutur Husnul. Dia menjelaskan jika lembaganya juga menerima dua penghargaan dan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai mitra Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang memiliki pendamping PPH terbanyak dan mitra BPJPH yang melakukan penerbitan sertifikat halal terbanyak serentak. “Secara keseluruhan ada 6.446 pendaftar. Namun yang lolos pelatihan sebanyak 2.654 pelaku usaha. Sisanya sebanyak 1.232 pelaku usaha tak lulus pelatihan, 735 pelaku usaha tak mengikuti pelatihan meski sudah mendaftar,” ujar Husnul. Pada kesempatan itu, Husnul merekomendasikan empat hal agar dapat ditindaklanjuti Ketua DPD RI. Pertama, masih perlu sosialisasi pentingnya sertifikasi halal dan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) ke masyarakat, terutama pelaku usaha. Kedua, perlu dukungan pemerintah daerah yang lebih optimal, tidak ada blokade-blokade khusus untuk pendamping tertentu. “Ketiga, perlu dukungan pendanaan untuk program aktivasi pendamping lebih massif,” tambah Husnul.

Read More

Sekjen PBB Sebut Kebijakan Israel di Tepi Barat Mengancam Solusi Dua Negara

Gaza — 1miliarsantri.net : Kebijakan Israel terhadap Tepi Barat mengancam prospek solusi dua negara dengan Palestina. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Rabu. Menurutnya, kekerasan dan penangkapan meningkat tajam di wilayah pendudukan Israel sejak pecahnya perang Gaza akibat serangan Hamas pada 7 Oktober. Melalui langkah-langkah administratif dan hukum, Israel sedang mengubah geografi Tepi Barat, kata Guterres dalam pernyataan yang dibacakan oleh kepala stafnya, Courtenay Rattray, selama pertemuan Dewan Keamanan. Ekspansi pemukiman diperkirakan akan semakin cepat karena penyitaan lahan besar-besaran di daerah-daerah strategis dan perubahan dalam perencanaan, pengelolaan lahan, dan tata kelola, tambah Guterres. “Perkembangan terbaru ini seperti menancapkan pasak ke jantung prospek solusi dua negara,” terang kepala PBB tersebut. Dia mengatakan Israel sedang mengambil langkah-langkah untuk memperluas kedaulatannya atas Tepi Barat. Guterres mengatakan Israel telah mengambil langkah-langkah hukuman terhadap Otoritas Palestina dan melegalkan lima pos terdepan Israel di Tepi Barat. Israel telah membangun pos-pos semacam itu sebagai bagian dari pendudukannya di Tepi Barat sejak 1967. “Kita harus mengubah arah. Semua aktivitas pemukiman harus segera dihentikan,” tegas Guterres. Dia mengatakan pemukiman Israel merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan hambatan bagi perdamaian dengan Palestina.

Read More

Presiden MBZ Sambut Langsung Jokowi untuk Kunjungan Kenegaraan di Abu Dhabi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Presiden Joko Widodo disambut langsung oleh Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) saat tiba di Bandara Internasional Zayed, Abu Dhabi, PEA, Selasa (16/7/2024) petang waktu setempat. Berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa malam, Presiden Joko Widodo tiba di Abu Dhabi usai menempuh perjalanan sekitar 8,5 jam dari Indonesia. Di bawah tangga Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Jokowi dan rombongan, Presiden MBZ langsung menyalami Presiden Jokowi. Tampak juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Energi dan Infrastruktur PEA Suhail Al Mazrouei, Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis, Duta Besar PEA untuk RI Abdulla Salem Al Daheri, serta Atase Pertahanan RI di Abu Dhabi Brigadir Jenderal Muhammad Irawadi turut menyambut Presiden Jokowi. Dari Bandara Internasional Zayed, Presiden bersama rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju hotel tempatnya bermalam selama kunjungan di Abu Dhabi. Sepanjang perjalanan dari bandara menuju hotel, jalanan Abu Dhabi dimeriahkan dengan kehadiran umbul-umbul bendera Indonesia dan PEA. Setibanya di hotel, Presiden Jokowo disambut oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir yang sudah tiba terlebih dahulu untuk mempersiapkan kunjungan Presiden Jokowi. Dalam kunjungan kenegaraan ke PEA, Presiden Joko Widodo diagendakan untuk mengadakan pertemuan dengan Presiden MBZ di Qasr Al Watan, Abu Dhabi, Rabu (17/7). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama kedua negara, utamanya dalam bidang ekonomi dan investasi. Dalam keterangan persnya di Jakarta sebelum berangkat, Presiden Jokowi menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dengan PEA telah berkembang pesat dalam satu dekade terakhir. Hubungan kedua negara yang erat itu juga tercermin dari penyambutan langsung oleh Presiden MBZ di bandara.

Read More

Kisah Sahabat Nabi, Abu Dzar al-Ghifari Memeluk Islam

Jakarta — 1miliarsantri.net : Jundub bin Junadah al-Ghifari adalah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW. Namanya lebih populer dengan sebutan Abu Dzar al-Ghifari. Seperti tampak pada gelarnya, lelaki berkulit sawo matang ini berasal dari Kabilah Ghifar, yang menghuni daerah antara Makkah dan Madinah—dahulu bernama Yastrib. Seluruh Jazirah Arab mengenai suku ini dengan predikat yang buruk. Pada zaman pra-Islam, orang-orang Ghifar gemar merampok kafilah dagang yang melewati lembah perbukitan. Mereka merampas harta benda atau bahkan membahayakan nyawa banyak pedagang dan musafir. Sebelum mengenal Islam, Jundub alias Abu Dzar pun mencari penghidupan dari jalan merampok. Yang luar biasa, ia tidak segan-segan membegal sendirian para targetnya. Alih-alih ikut dalam rombongan perampok, lelaki berjanggut tebal ini dengan percaya diri membekap mangsanya dan merebut sebanyak-banyaknya harta dari korbannya. Bagaimanapun, Abu Dzar percaya adanya Tuhan. Ia kerap merenung di kala malam, menatap luasnya langit dan ratusan bintang gemintang. Hatinya meyakini dengan sungguh-sungguh, tidak mungkin alam semesta ini ada tanpa Sang Maha Pencipta. Karena itu, sebelum mendengar dakwah Rasulullah SAW, di termasuk yang beriman kepada Allah SWT. Tidak pernah kepalanya sujud menyembah kepada berhala. Kisahnya dalam memeluk Islam disampaikan riwayat dari Ibnu Abbas. Abu Dzar berkata, “Sampai kabar kepada kami (Bani Ghifar) bahwa ada seorang lelaki di Makkah mengaku sebagai nabi. Aku pun menyuruh saudaraku, ‘Temuilah orang itu. Kabarkan padaku tentang dia!’ Saudaraku itu segera berangkat. Lantas, ia kembali dan menyampaikan, ‘Demi Allah, aku melihat seseorang yang mengajak kepada kebaikan dan melarang kemungkaran’.” Berita yang dibawa saudaranya itu ternyata tidak memuaskannya. Abu Dzar pun segera bertolak menuju Makkah dengan bekal seadanya. Padahal, saat itu dia belum mengetahui dengan pasti siapa sosok yang mengaku sebagai utusan Allah itu, apatah lagi tempat tinggalnya. Sesampainya di Makkah, ia berpapasan dengan Ali bin Abi Thalib. Sepupu Nabi Muhammad SAW itu lantas mencegatnya dan berkata, “Sepertinya kau ini orang asing?” “Benar,” jawab Abu Dzar. Ali lantas mengajaknya ke rumah untuk singgah dan menikmati jamuan. Abu Dzar pun menginap satu malam di kediaman Ali. Selama di sana, tidak pernah dirinya menceritakan maksud dan tujuan untuk menyambangi Makkah. Menjelang waktu subuh tiba, ia melihat sang tuan rumah bersiap-siap ke masjid. Abu Dzar pun membuntutinya. Sepulang dari masjid, Ali bertanya kepada tamunya itu, “Apakah kau sudah memutuskan untuk tinggal di mana?” “Belum.” “Kalau begitu, tinggal lagi di sini bersamaku,” kata Ali menawarkan. Melihat tamunya itu mengangguk, Ali kembali bertanya, “Sebenarnya, apa keperluanmu untuk datang ke Makkah?”

Read More

Wisata Kota Lama Surabaya, Potensi Gaet Wisatawan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Destinasi wisata Kota Lama Surabaya berpotensi menggaet wisatawan lokal dan internasional. Hal ini disampaikan Ketua DPD RI, AA LaNyalla mahmud Mattalitti saat mengunjungi Kota Lama yang sedang dalam tahap revitalisasi. Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPD RI didampingi Sekda Kota Surabaya, Ikhsan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata, Hidayat Syah dan Ketua KADIN Kota Surabaya, HM Ali Affandi LNM. Mengelilingi wilayah yang sempat menjadi pusat pemerintahan di masa Kolonial, LaNyalla terpukau keindahan Kota Surabaya tempo dulu. “Saya kira revitalisasi ini memang sangat penting, karena jejak peradaban Indonesia, khususnya Kota Surabaya, bisa kita lihat di sini. Tentu saja Kota Lama ini akan menjadi ikon baru bagi Surabaya, khususnya dalam konteks kepariwisataan,” tutur LaNyalla yang berkunjung dalam kegiatan Kunjungan Daerah Pemilihan atau Kundapil, Selasa (16/7/2024). Senator asal Jawa Timur itu berharap wisata Kota Lama dapat menarik minat wisatawan, baik bagi mereka yang suka dengan sejarah, infrastruktur bangunan klasik, maupun minat wisata pendidikan. “Saya optimistis wisata Kota Lama akan menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Surabaya. Sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM yang memang diberdayakan oleh Pemkot Surabaya. Jadi, konsep tricle down effect terjadi di sini,” kata LaNyalla. Saat memberikan penjelasan kepada Ketua DPD RI, Sekda Kota Surabaya, Ikhsan menjelaskan jika revitalisasi Kota Lama ini masih terus berlangsung. Anggaran yang digunakan diambil dari APBD maupun CSR.

Read More

PBNU Meminta Maaf atas Kunjungan 5 Nahdliyin ke Israel

Jakarta — 1miliarsantri.net : Lima anggota organisasi Islam terbesar di Indonesia (NU) mendapat kecaman karena mengunjungi Israel dan bertemu dengan presiden Israel Isaac Herzog ketika perang di Gaza berkecamuk. Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan vokal mengutuk serangan Israel di Gaza, sekaligus memberikan bantuan kepada Palestina. Pemerintah Indonesia menjauhkan diri dari kunjungan lima aktivis Nahdlatul Ulama (NU) tersebut karena dianggap tidak mencerminkan sikap resmi pemerintah. “Kementerian Luar Negeri tidak dalam posisi untuk mengomentari kunjungan tersebut, yang sama sekali tidak terkait dengan posisi resmi pemerintah Indonesia,” kata juru bicara kementerian Roy Soemirat. Kunjungan tersebut terungkap setelah seorang peserta, ulama NU Zainul Maarif, berbagi foto grup dengan Herzog di Instagram pada tanggal 7 Juli, yang memicu gelombang kecaman yang memaksanya untuk menonaktifkan bagian komentar di akunnya. Selain Pak Zainul yang merupakan dosen filsafat Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), empat aktivis lain yang ditemui Pak Herzog adalah Pak Munawir Aziz, Ibu Nurul Bahrul Ulum, Pak Syukron Makmun, dan Ibu Izza Annafisah Dania. Belum diketahui kapan pertemuan itu terjadi, namun dalam caption Instagram-nya, Pak Zainul mengatakan mereka berbicara tentang konflik Hamas-Israel dan hubungan Indonesia-Israel. “Saya bukan demonstran, tapi filosof agama. Daripada berdemonstrasi di jalan dan memboikot, saya lebih memilih berdiskusi dan mengutarakan gagasan,” tulisnya. Menurut ulama NU Nadirsyah Hosen, program kunjungan ulama Indonesia ke Israel sudah berjalan bertahun-tahun namun cenderung menimbulkan kontroversi setiap kali perjalanannya diketahui publik. Pada tahun 2018, misalnya, tokoh NU Yahya Cholil Staquf dikritik karena bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dia adalah Ketua Umum NU saat ini setelah terpilih pada tahun 2021. Kunjungan terakhir kelima aktivis tersebut dikatakan dalam kapasitas pribadi mereka, namun para pemimpin NU dan Islam di Indonesia mengatakan mereka seharusnya tahu lebih baik. Meskipun mereka diundang secara pribadi melalui jaringan alumni Harvard untuk tujuan akademis dan startup, menurut Dr Nadirsyah, afiliasi mereka dengan NU akan menjadi alasan utama mereka diundang. “Kalau mereka hanya ‘aktivis dan cendekiawan’, saya yakin mereka tidak akan diundang bertemu presiden. Justru karena mereka anggota NU maka mereka diundang,” tulis Dr Nadirsyah yang juga merupakan associate professor di Melbourne Law School, di akun Instagram miliknya. Para pemimpin dan anggota NU harus menolak undangan tersebut selama konflik di Gaza masih berlanjut, katanya.

Read More

Sejak Ramai dihujat pada 2021 Israel Gencarkan Mesin Propagandanya

Tell Aviv — 1miliarsantri.net : Bukan rahasia lagi, propaganda sudah jadi senjata Israel sejak awal gerakan Zionis. Kerap kali ia jadi upaya membungkam kritik dunia di saat-saat negara itu melakukan kejahatan di Palestina seperti sembilan bulan belakangan. Namanya mesin perang, biayanya tentu tak sedikit. Laman berita Israel-Palestina, +972 Magazine melansir, kritik meluas atas serangan Israel ke Gaza pada 2021, jadi salah satu alasan gelontoran dana terkini. Merujuk investigasi the Seventh Eye pada Januari 2022, Kabinet Israel menyetujui sebuah proyek yang dapat menyuntikkan dana hingga 100 juta shekel untuk mendanai propaganda pemerintah secara diam-diam di Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. Angka itu setara 30 juta dolar AS atau setara Rp 485 miliar dengan kurs terkini. Dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Yair Lapid, inisiatif ini untuk menghidupkan kembali rencana Kementerian Urusan Strategis Israel, yang sempat ditutup pada tahun 2021. Rencananya adalah untuk mentransfer uang secara tidak langsung ke organisasi asing yang akan menyebarkan propaganda Israel di negara tempat mereka beroperasi, sambil menyembunyikan fakta bahwa mereka didukung oleh pemerintah Israel. Proyek yang awalnya didirikan dengan nama “Solomon’s Sling” dan sekarang dikenal dengan nama “Concert” ini menjadi ujung tombak Kementerian Urusan Strategis dan mengubah wacana global tentang Israel, khususnya secara online. Misi Solomon’s Sling secara samar-samar digambarkan sebagai perjuangan melawan “delegitimasi” negara melalui “aktivitas kesadaran massa.” Dalam rencana awal, yang terungkap dalam serangkaian investigasi the Seventh Eye, Solomon’s Sling mendapat anggaran yang sangat besar sebesar 256 juta shekel atau 80 juta dolar AS. Setengah dari jumlah tersebut seharusnya berasal dari anggaran negara, dan setengahnya lagi dari individu kaya dan organisasi asing, terutama di Amerika Serikat. Prinsip yang mendasari penggunaan Solomon’s Sling, dan secara umum ketergantungan industri hasbara pada badan-badan sipil untuk menyebarkan pesan-pesan pemerintah, adalah bahwa hasbara yang kuno tidak lagi berfungsi. Ketika seorang diplomat atau juru bicara resmi ditempatkan di depan kamera dan diminta untuk menyampaikan daftar pokok pembicaraan pemerintah kepada pemirsa, pemirsa akan mengenali orang tersebut sebagai perwakilan dari pihak yang berkuasa, sehingga menyebabkan mereka tidak tertarik lagi. Dinamika yang sama terjadi ketika perwakilan negara menggunakan media sosial. Pada tahun 2015, pemerintah memutuskan untuk membangun kembali Kementerian Urusan Strategis, yang tadinya hampir kosong, menjadi badan serbaguna dan inovatif yang akan mengoordinasikan kegiatan hasbara tidak resmi Israel. Di bawah kepemimpinan Gilad Erdan, yang kini menjadi duta besar Israel untuk PBB, kementerian tersebut membangun jaringan organisasi, media, dan aktivis yang menyebarkan pesan-pesan politik atas nama pemerintahan Netanyahu dan lembaga keamanan. Ada yang melakukan hal tersebut dengan mengorbankan anggaran pemerintah, ada pula yang hanya karena alasan ideologis.

Read More