Mengenal Perbedaan Bercanda, Kekerasan dan Bullying di Lingkungan Sekolah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Data dan fakta tentang perundungan atau biasa dikenal dengan istilah bullying, menunjukkan sekitar 25% anak perempuan dan 30% anak laki-laki melaporkan menjadi korban tindakan bullying, setidaknya beberapa kali. Serta 26,9% peserta didik atau 1 dari 4 anak berpotensi mengalami hukuman fisik, dan 36.51% peserta didik atau 1 dari 3 anak berpotensi mengalami perudungan. Data tersebut berdasarkan Assesment Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan 2022. Ada perbedaan yang jelas mengenai bentuk kekerasan fisik, psikis dan perudungan. Seperti dikatakan Siti Jenab, Penelaah Teknis Kebijakan Tim Pencegahan Perundungan Pusat Penguatan Karakter Kemdikbud dalam seminar Sekolah Surya Bangsa, Kamis (18/7/2024) lalu. Definisi yang jelas untuk membedakan bentuk kekerasan fisik, psikis, dan perundungan: “Seperti pelaku memukul atau menendang korban secara langsung. Kalau pakai alat bantu misalnya ada anak murid yang menusuk-nusuk temannya pakai pensil atau memukul pakai penggaris,” ujar Jenab.Bentuk lain yakni penganiayaan, perkelahian, eksploitasi ekonomi dan sebagainya. Biasanya pelaku mengucapkan hal-hal yang kasar tentang fisik korban, keluarga korban, atau apa yang dikenakan si korban. Bentuk lain yakni pengucilan, penghinaan, pengabaian, pemerasan, panggilan yang menyakiti, intimidasi, dan perbuatan mempermalukan di depan umum. “Contohnya tindakan kasar atau buruk antara senior ke junior, satu grup menyerang satu orang, ketua ke anggotanya, dan guru ke murid. Tapi kalau murid ke guru itu bukan termasuk perundungan melainkan kekerasan,” jelas Jenab. Di lingkungan satuan pendidikan maupun masyarakat, terdapat beberapa perundungan yang sering terjadi. Yaitu: Seringkali di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat ada istilah “jangan baper (terbawa perasaan)”.Ini merujuk pada kondisi dimana dua orang atau lebih mengucapkan kalimat yang tidak baik kepada satu orang atau kelompok, dengan maksud bergurau atau bercanda. Namun apa yang ditangkap oleh orang atau kelompok yang dituju justru sebaliknya.

Read More

Zainul Maarif Mundur Sebagai Dosen Unusia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Setelah diberhentikan atau dipecat dari pengurus Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU DKI Jakarta, Zainul Maarif, mundur sebagai dosen Unusia. Pernyataan mundur ini disampaikan secara tertulis olehnya Jumat (19/7/2024) kemarin. Mahkamah Etik Pegawai Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) juga telah menggelar sidang etik pada 17 Juli 2024 terhadap Zainul Maarif. Zainul telah terbukti melakukan pelanggaran etik. “Sidang memutuskan bahwa yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran etik dan menyatakan mundur sebagai pegawai Unusia,” terang Kepala Biro Hubungan Masyarakat Unusia, Dwi Putri dalam siaran pers yang diterima 1miliarsantri.net, Ahad (21/7/2024). Dalam proses klarifikasi, menurut dia, Zainul Maarif telah mengkonfirmasi beberapa pertanyaan yang diajukan oleh Mahkamah Etik tentang seluruh aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan di Israel. Mulai dari pemberangkatan, selama di sana, sampai setelah pulang dari Israel. Berdasarkan hasil klarifikasi, Mahkamah Etik Pegawai menyimpulkan bahwa aktivitas Zainul Maarif ke Israel merupakan undangan pribadi dan tidak memiliki sangkut paut sama sekali dengan Unusia, namun yang bersangkutan menggunakan atribut Unusia tanpa meminta dan mendapat persetujuan Pimpinan Unusia. “Tindakan dan perbuatan yang bersangkutan ke Israel tidak mewakili sikap Unusia dan justru bertolak belakang. Serta berdampak negatif terhadap Unusia sebagai institusi pendidikan tempat yang bersangkutan bekerja,” ucap Dwi. Dwi mengatakan, tindakan dan perbuatan yang bersangkutan merupakan bagian dari ekspresi kebebasan berpendapat pribadinya sebagai warga negara. Menurut, Mahkamah Etik menilai tindakan dan perbuatan berupa kunjungan, pertemuan-pertemuan, dan mengunggah foto serta video beserta caption di media sosial, menunjukkan tidak adanya kepekaan dan sensibilitas terhadap kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.

Read More

Hadist Rasulullah SAW Tentang Kiamat, 5 Hal yang Sudah Terjadi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Rasulullah SAW telah membeberkan tanda-tanda terjadinya kiamat dalam berbagai riwayat. Salah satu riwayat berikut ini mengungkapkan tanda kiamat. Sebagiannya sudah terjadi. حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَقْتَتِلَ فِئَتَانِ عَظِيمَتَانِ يَكُونُ بَيْنَهُمَا مَقْتَلَةٌ عَظِيمَةٌ دَعْوَتُهُمَا وَاحِدَةٌ وَحَتَّى يُبْعَثَ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ قَرِيبٌ مِنْ ثَلَاثِينَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ رَسُولُ اللَّهِ وَحَتَّى يُقْبَضَ الْعِلْمُ وَتَكْثُرَ الزَّلَازِلُ وَيَتَقَارَبَ الزَّمَانُ وَتَظْهَرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْهَرْجُ وَهُوَ الْقَتْلُ وَحَتَّى يَكْثُرَ فِيكُمْ الْمَالُ فَيَفِيضَ حَتَّى يُهِمَّ رَبَّ الْمَالِ مَنْ يَقْبَلُ صَدَقَتَهُ وَحَتَّى يَعْرِضَهُ عَلَيْهِ فَيَقُولَ الَّذِي يَعْرِضُهُ عَلَيْهِ لَا أَرَبَ لِي بِهِ وَحَتَّى يَتَطَاوَلَ النَّاسُ فِي الْبُنْيَانِ وَحَتَّى يَمُرَّ الرَّجُلُ بِقَبْرِ الرَّجُلِ فَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي مَكَانَهُ وَحَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا فَإِذَا طَلَعَتْ وَرَآهَا النَّاسُ يَعْنِي آمَنُوا أَجْمَعُونَ فَذَلِكَ حِينَ { لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيمَانِهَا خَيْرًا } وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ نَشَرَ الرَّجُلَانِ ثَوْبَهُمَا بَيْنَهُمَا فَلَا يَتَبَايَعَانِهِ وَلَا يَطْوِيَانِهِ وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ انْصَرَفَ الرَّجُلُ بِلَبَنِ لِقْحَتِهِ فَلَا يَطْعَمُهُ وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَهُوَ يُلِيطُ حَوْضَهُ فَلَا يَسْقِي فِيهِ وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ رَفَعَ أُكْلَتَهُ إِلَى فِيهِ فَلَا يَطْعَمُهَا Telah menceritakan kepada kami [Abul Yaman] Telah mengabarkan kepada kami [Syu’aib] telah menceritakan kepada kami [Abu Az Zanad] dari [‘Abdurrahman] dari [Abu Hurairah], bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Hari kiamat tidak akan terjadi sehingga dua kelompok besar terjadi pembunuhan besar-besaran padahal ajakan keduanya satu, hingga muncul para pendusta yang kurang lebihnya tiga puluh, kesemuanya mengaku ia utusan Allah, hingga ilmu diangkat, banyak keguncangan, zaman terasa singkat, fitnah muncul dimana-mana, dan banyak alharaj, yaitu pembunuhan, hingga di tengah-tengah kalian harta melimpah ruah dan berlebihan, sehingga pemilik harta mencari-cari orang yang mau menerima sedekahnya, sampai ia menawar-nawarkan sedekahnya, namun orang yang ditawari mengelak seraya mengatakan ‘ Aku tak butuh sedekahmu’, sehingga manusia berlomba-lomba meninggikan bangunan, sehingga seseorang melewati kuburan seseorang dan mengatakan; ‘Aduhai sekiranya aku menggantikannya’, hingga matahari terbit dari sebelah barat, padahal jika matahari telah terbit dari sebelah barat dan manusia melihatnya, mereka semua beriman, pada saat itulah sebagaimana ayat; ‘Ketika itu tidak bermanfaat lagi bagi seseorang keimanannya, yang ia belum beriman sebelumnya atau belum mengerjakan kebaikan dengan keimanannya.” (QS. Al an’am 158), Dan hari kiamat terjadi ketika dua orang telah menyerahkan kedua bajunya tetapi keduanya tidak jadi melakukan jual beli, keduanya tidak jadi melipatnya, dan hari kiamat terjadi sedang seseorang telah pulang membawa susu sapinya tetapi tidak jadi ia meminumnya, dan hari kiamat terjadi ketika seseorang memperbaiki kolam (tempat minum) nya tetapi dia tak jadi meminumnya, dan hari kiamat terjadi sedang seseorang telah mengangkat suapannya tetapi dia tidak jadi menyantapnya.” (HR Bukhari) Jika membaca hadits ini dan mengaktualkannya dengan kondisi saat ini, setidaknya ada beberapa tanda yang sudah terjadi yaitu sebagai berikut: Pertama, perang besar-besaran antara sesama Muslim. Hal ini misalnya bisa kita tengok dengan konflik di sejumlah dunia Islam yang melibatkan sesama orang beriman. Di Irak misalnya, ISIS yang memporak-porandakan Irak hingga membuat perang saudara pecah. Di Suriah juga demikian, konflik besar selama bertahun-tahun terjadi antarorang yang beriman. Termasuk juga menengok apa yang terjadi di Libya. Kedua, aktu yang bergulir begitu cepat. Pernahkah Anda merasa bahwa waktu bergulir begitu cepat. Tiba-tiba saja sudah berganti jam, hari, bulan, dan tahun. Dan ternyata, fenomena ini merupakan satu dari sekian tanda kiamat.

Read More

Sejarah Parfum: Mesir Kuno Hingga Persia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Memakai wangi-wangian adalah hal yang dianjurkan menurut ajaran Islam. Salah satu bentuk wewangian yang populer digunakan adalah parfum. Bangsa Mesopotamia yang menghuni daerah aliran Sungai Eufrat dan Tigris–kini Irak–diyakini sebagai pembuat parfum pertama, yakni pada masa sekira tiga ribu tahun sebelum Masehi (SM). Dari sana, pengetahuan tentang pembuatan wewangian ini terus menyebar, termasuk ke Mesir Kuno. Semula, parfum hanya dikenal dalam bentuk padat, bukan cairan. Wujudnya menyerupai dupa dan dipakai hanya untuk melengkapi ritual-ritual keagamaan. Namun, sejak penemuan kaca pada 1500 SM, parfum hadir sebagai cairan, bukan lagi padatan. Itu pun menjadi barang incaran individual, bukan hanya monopoli kaum pendeta. Wewangian lama kelamaan menjadi kebutuhan kaum bangsawan Mesir Kuno. Para raja dan ratu Mesir seperti berlomba-lomba mendapatkan parfum terbaik dengan wangi yang memanjakan hidung. Cairan beraroma itu lantas disimpan dalam wadah-wadah kaca, yang kadangkala dihargai lebih tinggi ketimbang permata. Para tetua adat Mesir Kuno memiliki pengetahuan mendasar tentang wewangian sebagai pelengkap ritual. Mereka terbiasa merendam kayu gaharu ke dalam air atau minyak. Aroma yang dihasilkan lantas ditambahi dengan madu atau bunga-bunga untuk meningkatkan keharuman. Air atau minyak itu lantas dioleskan ke dinding-dinding kuil atau proses pembalseman mumi. Kaum elite Mesir Kuno lantas mengadopsi tradisi ini. Bedanya, mereka menuangkan air atau minyak hasil rendaman kayu, bunga, dan bahan-bahan lain itu ke dalam bak mandi. Di sanalah, mereka berendam dan membersihkan badan. Untuk melindungi kulit dari terik matahari, krim pelembab pun dibuat dari bahan yang sama. Orang-orang Yunani dan Romawi Kuno juga menyenangi wewangian. Tak jauh berbeda dengan bangsa Mesir, mereka mengenal parfum. Kebanyakan pewangi itu dalam bentuk padat atau dupa, meskipun ada pula yang cairan. Khusus yang berupa minyak, masyarakat tersebut juga menyimpannya dalam botol-botol kaca. Bahkan, bangsa Yunani Kuno diyakini boros dalam menggunakan minyak wangi. Para pemikir setempat membuat beragam hipotesis mengenai indra penciuman. Seorang di antaranya, Theophrastus (371-287 SM), secara khusus meneliti berbagai aspek tentang parfum. Ia mengaitkan efeknya terhadap suasana hati dan proses berpikir manusia. Masyarakat Romawi, khususnya yang berasal dari kalangan elite, mencintai wewangian. Mereka biasa memakai minyak wangi minimal tiga kali sehari. Di pemandian-pemandian umum, biasanya terdapat ruangan yang disebut sebagai unctuarium. Di sana, para pengunjung dapat memanjakan diri dengan pelbagai minyak esensial dan aromatik sebelum mereka pulang. Kecintaan bangsa Romawi terhadap parfum, itulah antara lain yang menghubungkannya dengan dunia Islam. Kelak ketika Perang Salib berlangsung, para pemeluk Kristen itu mendapati bahwa Muslimin pun memakai parfum dan bahkan mengembangkan dengan amat baik industri minyak wangi.

Read More

Menlu AS Yakin Gencatan Senjata Gaza Hampir Tercapai

Washington — 1miliarsantri.net : Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyatakan pada hari Jumat (19/7/2024) lalu bahwa gencatan senjata yang lama dinantikan antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas sudah di ambang pintu, mengatakan bahwa para negosiator sedang “menuju tahap akhir.” Amerika Serikat telah bekerja sama dengan Qatar dan Mesir untuk mencoba mengatur gencatan senjata dalam konflik Gaza guna membebaskan sandera yang ditahan sejak 7 Oktober dan mendapatkan lebih banyak bantuan kemanusiaan ke dalam wilayah tersebut. Blinken mengatakan kepada Forum Keamanan Aspen di Colorado bahwa Hamas dan Israel telah menyetujui kerangka gencatan senjata yang diuraikan oleh Presiden AS Joe Biden pada Mei lalu setelah banyak dorongan dan diplomasi, tetapi mengatakan bahwa beberapa masalah perlu diselesaikan. “Saya yakin kita sudah sangat dekat dan sedang menuju tahap akhir dalam mencapai kesepakatan yang akan menghasilkan gencatan senjata, memulangkan para sandera, dan menempatkan kita di jalur yang lebih baik untuk membangun perdamaian dan stabilitas yang berkelanjutan. Masih ada beberapa masalah yang perlu diselesaikan, yang perlu dinegosiasikan. Kami sedang dalam proses melakukan hal itu,” ungkap Blinken. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan akan berkunjung ke Washington minggu depan dan berpidato di depan sidang gabungan Kongres AS pada 24 Juli. Biden berharap untuk bertemu dengannya, tergantung pada pemulihan presiden dari COVID-19, kata Gedung Putih pada hari Kamis.

Read More

Siapa Niruban Balachandran Diduga Kuat Broker Pertemuan 5 Nahdliyin-Presiden Israel?

Jakarta — 1miliarsantri.net : Lawatan liar yang dilakukan lima Nahdliyin ke Israel hingga bertemu dengan Presiden negara Zionis itu, Isaac Herzog, menuai kontroversi di tengah gempuran mematikan terhadap puluhan ribu warga Gaza, Palestina. Sumber kuat menyebutkan sebelum isu ini mencuat ke permukaan, kunjungan tersebut tidak terlepas dari sosok Niruban Balachandran. Menurut sumber tersebut, Niruban lah yang diduga kuat menjadi broker keberangkatan lima intelektual Nahdliyin itu. Dikutip dari laman resmi Itrek dan sejumlah sumber, berikut ini sejumlah fakta seputar Niruban dan keterikatannya dengan Indonesia: Lantas siapa Niruban Balachandran? Pertama, Niruban adalah sosok penting di balik dialog dan pemahaman antara warga Israel dan Indonesia. Pakar kebijakan luar negeri dan praktisi perdamaian. Niruban telah aktif dalam mendukung dan mempromosikan hubungan antara Israel dan Indonesia selama bertahun-tahun. Untuk memperkuat hubungan antara warga Israel dan Indonesia. Kedua, sebelum bergabung dengan East-West Center, Niruban memimpin portofolio pemberian dana hibah lingkungan global Charles Stewart Mott Foundation di Flint, Michigan. Ketiga, Niruban membentuk kemitraan dan kolaborasi dengan organisasi-organisasi seperti Pabrik Perdamaian, Nas Daily Global, dan sejumlah lembaga di Indonesia, memperluas jangkauan dan dukungan untuk memajukan dialog lintas agama dengan umat Islam Indonesia. Keempat, Niruban adalah seorang pembuat perubahan yang diakui dalam gerakan pembangunan perdamaian global, dengan afiliasi di U.S. Institute of Peace, Varieties of Peace Network, dan Harvard Divinity School’s Religions & the Practice of Peace Alumni Leadership Network. Kelima, dia adalah Truman Security Fellow dan dinobatkan sebagai Pemimpin Generasi Penerus Keamanan Nasional oleh New America Foundation. Tulisannya telah dipublikasikan di Yale Global, The Jerusalem Post, Tablet, dan The Jakarta Post, di antara media-media bergengsi lainnya. Keenam, Niruban Balachandran adalah Petugas Pemantau Proyek di Bank Dunia, di mana portofolionya mencakup program-program sosial, perkotaan, pedesaan, dan ketahanan bencana di Indonesia. Dia bekerja di Bank Dunia di Indonesia selama 7 tahun, memimpin program-program pembangunan desa, tata kelola pemerintahan, dan perlindungan lingkungan. Ketujuh, sebagai warga negara Amerika Serikat yang lahir dan dibesarkan di Los Angeles, kariernya telah berlangsung selama lebih dari satu dekade di bidang pengembangan kapasitas, penelitian ilmu sosial, kebijakan luar negeri, dan pembangunan internasional di Cina dan Asia Tenggara. Kedelapan, Balachandran adalah pemenang Innovation Challenge dari Bank Dunia dan The International Society for Human Ethology’s Linda Mealey Award. Beliau banyak dipublikasikan di jurnal ilmiah dan media di seluruh dunia, dan fasih berbahasa Inggris, Indonesia, Mandarin, dan Prancis. Beliau mengenyam pendidikan di Amerika Serikat dan Inggris, dan pernah menempuh pendidikan di Rutgers dan LSE. Sebelumnya, foto lima aktivis atau intelektual nuda NU bersama Presiden Israel, Isaac Herzog viral di media sosial. Kelima orang tersebut berasal dari sejumlah lembaga di bawah naungan PBNU, seperti Fatayat NU, Pengurus Pusat (PP) Pagar Nusa NU, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten.

Read More

Zainul Maarif: Temui Presiden Israel, Kami tidak Dapat Duit dari Situ

Jakarta — 1miliarsantri.net : Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Zainul Maarif, yang baru saja dipecat dari PWNU DKI Jakarta karena pergi ke Israel, menegaskan, dia tidak menerima keuntungan finansial setelah bertemu dengan Presiden Isaac Herzog pada 3 Juli 2024 lalu. Zainul menegaskan hal tersebut untuk menjawab dugaan bahwa ia mendapatkan keuntungan besar atas kunjungannya ke Israel. “Secara finansial tidak sama sekali. Justru, awalnya itu kan harus ada asuransi, harus ada visa, toh. Itu awalnya malah disuruh bayar itu visa sama asuransi,” terang Zainul saat ditemui 1miliarsantri.net di Jakarta Timur, Sabtu (20/7/2024). Meski demikian, Zainul kemudian menyampaikan bahwa kunjungannya ke Israel justru berisiko tinggi. Akhirnya, dia pun tidak dikenakan biaya asuransi dan visa. “Risikonya tinggi kok malah kami disuruh beli asuransi? Maka kemudian, alhamdulillah itu, asuransi dan visa kami bebas. Nah, tapi kemudian tidak ada take home pay, tidak ada, kami tidak dapat duit dari situ,” ungkapnya. Jika berisiko tinggi mengapa Zainul Maarif tetap berkunjung ke Israel? Dia mengaku berkunjung ke Israel karena sangat ingin pergi ke Masjidil Aqsa. Selain itu, dia sangat ingin melakukan penelitian langsung ke Israel. “Saya punya gairah spiritual untuk datang ke Masjidil Aqsa, kemudian gairah intelektual untuk mengetahui kondisi di sana secara riil, tidak hanya membaca, tapi melihat,” jelas Zainul.

Read More

Anggaran Makan Gratis Rp 7.500, Airlangga: Setiap Daerah Berbeda-beda

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons soal anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipangkas menjadi Rp7.500 per anak, dengan mengatakan besaran anggaran tersebut akan berbeda setiap daerah. “Tentu setiap daerah berbeda dan teknis (program) akan dibahas ke depan,” ucap Airlangga pada 1miliarsantri.net, Sabtu (20/7/2024). Ia juga menegaskan bahwa anggaran program Makan Bergizi Gratis sudah ditetapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 sebesar Rp71 triliun. Untuk teknis implementasinya, pemerintah akan membahas lebih lanjut. “Pertama program makan gratis sudah dianggarkan dalam RAPBN sebesar Rp 71 triliun. Teknisnya akan dibahas lebih detail lagi,” lanjutnya. Pada kesempatan lain, Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka menyebut belum ada kepastian soal pemangkasan anggaran Makan Bergizi Gratis yang menjadi programnya dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto ke depan. “Kata siapa, tunggu kepastiannya dulu,” kata Gibran saat ditanya soal pemangkasan anggaran program makan bergizi di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (20/7/2024). Ia juga meminta media massa untuk tidak memberitakan hal yang belum pasti.

Read More

Shabana Mahmood, Wanita Muslim Pertama di Pengadilan Kerajaan Inggris

Jakarta — 1miliarsantri.net : Anggota Parlemen Inggris, Shabana Mahmood dilantik sebagai Lord Chancellor wanita Muslim pertama di Pengadilan Kerajaan Inggris. Secara hukum, Lord Chancellor adalah menteri luar negeri untuk urusan kehakiman dan menteri Kerajaan yang bertanggung jawab atas administrasi pengadilan dan bantuan hukum di Inggris dan Wales. Sambil mengucapkan sumpah dengan Al-Qur’an, Mahmood mengungkapkan rasa terima kasih dan komitmennya. Ia merefleksikan awal perjalanannya dari seorang gadis muda di Small Heath, Birmingham, yang bekerja di toko pojok milik orang tuanya hingga perannya saat ini. “Menjadi yang ‘pertama’ adalah sebuah keistimewaan sekaligus beban. Melakukan hal ini dengan benar dapat membuka pintu bagi generasi mendatang, menunjukkan bahwa hak kepemilikan tanah yang paling tua sekalipun dapat dijangkau oleh kita semua,” kata Mahmood, dikutip Dawn, Sabtu (20/7/2024). Memimpin upacara tersebut, Dame Sue Carr, Ketua Hakim perempuan pertama, menyoroti berbagai elemen bersejarah dalam acara tersebut. “Hari ini menandai ‘tiga kali pertama’: Lord Chancellor pertama yang mengambil sumpah berdasarkan Al-Quran, Lord Chancellor wanita pertama, dan pertama kalinya Ketua Mahkamah Agung wanita mengambil sumpah Lord Chancellor. Tonggak sejarah ini mewakili evolusi berkelanjutan dari konstitusi kita untuk mencerminkan masyarakat yang dilayaninya.” kata Dame Sue Carr. Mahmood dikenal publik karena advokasinya yang cerdas dan pengetahuannya yang mendalam tentang etika profesional. Ia juga tercatat sebagai Lord Chancellor pertama yang bisa berbicara bahasa Urdu. Dalam upacara pelantikan tersebut, Mahmood berjanji akan terus membela supremasi hukum internasional dan menegakkan hak asasi manusia.

Read More

Salah Satu Amalan ini Yang Dianggap Bid’ah Kaum Salafi

Surabaya — 1miliarsantri.net : Salah satu amalan yang diperdebatkan adalah ngalap berkah (tabarruk). Di kalangan salafi, amalan seperti ini adalah bidah. Sementara di kalangan mayoritas Sunni, amalan semacam ini bukan termasuk bidah. Berkah (idiartikan dengan tambahnya kebaikan (ziyadah al-khair). Sedangkan tabarruk bermakna mencari tambahnya kebaikan atau ngalap barokah (thalab ziyadah al-khair). Demikian para ulama menjelaskan. Masyarakat kita seringkali mendatangi orang-orang saleh dan para ulama sepuh dengan tujuan tabarruk. Para ulama dan orang saleh memang ada barokahnya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: اَلْبَرَكَةُ مَعَ أَكَابِرِكُمْ “ Dari Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Berkah Allah bersama orang-orang besar di antara kamu.” (HR Ibn Hibban (1912), Abu Nu’aim dalam al-Hilyah (8/172), al-Hakim dalam al- Mustadrak (1/62) dan al-Dhiya’ dalam al-Mukhtarah (64/35/2). Al-Hakim berkata, hadits ini sahih sesuai kriteria al-Bukhari, dan al-Dzahabi menyetujuinya.) Mengutip Buku Pintar Berdebat dengan Wahabi, karangan LBM NU Jember, Al-Imam al-Munawi menjelaskan dalam Faidh al-Qadir, bahwa hadits tersebut mendorong kita mencari berkah Allah subhanahu wa ta’ala dari orang-orang besar dengan memuliakan dan mengagungkan mereka. Orang besar di sini bisa dalam artian besar ilmunya seperti para ulama, atau kesalehannya seperti orang- orang saleh. Bisa pula, besar dalam segi usia, seperti orang-orang yang lebih tua. Dalam sebuah diskusi di Masjid At-Taqwa, Denpasar Bali, ada peserta yang bertanya, “Bagaimana Islam menanggapi orang-orang yang melakukan ziarah ke makam para wali dengan tujuan mencari berkah?” Di antara amal yang dapat mendekatkan seseorang kepada Allah subhanahu wa ta’ala adalah ziarah makam para nabi atau para wali. Baik ziarah tersebut dilakukan dengan tujuan mengucapkan salam kepada mereka atau karena tujuan tabarruk (ngalap barokah) dengan berziarah ke makam mereka. Maksud tabarruk di sini adalah mencari barokah dari Allah subhanahu wa ta’ala dengan cara berziarah ke makam para wali. Orang yang berziarah ke makam para wali dengan tujuan tabarruk, maka ziarah tersebut dapat mendekatkannya kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan tidak menjauhkannya dari Allah subhanahu wa ta’ala. Orang yang berpendapat bahwa ziarah wali dengan tujuan tabarruk itu syirik, jelas keliru. Ia tidak punya dalil, baik dari Alquran maupun dari hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Al-Hafizh Waliyyuddin al-’Iraqi berkata ketika menguraikan maksud hadits: “Sesungguhnya Nabi Musa berkata, “Ya Allah, dekatkanlah aku kepada tanah suci sejauh satu lemparan dengan batu.” Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Demi Allah, seandainya aku ada disampingnya, tentu aku beritahu kalian letak makam Musa, yaitu di tepi jalan di sebelah bukit pasir merah.” Ketika menjelaskan maksud hadits tersebut, al-Hafizh al-’Iraqi berkata: “Hadits tersebut menjelaskan anjuran mengetahui makam orang-orang saleh untuk dizarahi dan dipenuhi haknya. Nabi shallallahu alaihi wa sallam telah menyebutkan tanda-tanda makam Nabi Musa yaitu pada makam yang sekarang dikenal masyarakat sebagai makam beliau. Yang jelas, tempat tersebut adalah makam yang ditunjukkan Nabi shallallahu alaihi wa sallam.” (Tharh al-Tatsrib, [3/303]). Pada dasarnya ziarah kubur itu sunnah dan ada pahalanya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا “Dulu aku melarang kamu ziarah kubur. Sekarang ziarahlah.” (HR Muslim). Dalam satu riwayat: كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ أَلَا فَزُورُوهَا، فَإِنَّهُ يُرِقُّ الْقَلْبَ، وَتُدْمِعُ الْعَيْنَ، وَتُذَكِّرُ الْآخِرَةَ، وَلَا تَقُولُوا هُجْرً

Read More