Zainul Maarif: Temui Presiden Israel, Kami tidak Dapat Duit dari Situ
Jakarta — 1miliarsantri.net : Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Zainul Maarif, yang baru saja dipecat dari PWNU DKI Jakarta karena pergi ke Israel, menegaskan, dia tidak menerima keuntungan finansial setelah bertemu dengan Presiden Isaac Herzog pada 3 Juli 2024 lalu. Zainul menegaskan hal tersebut untuk menjawab dugaan bahwa ia mendapatkan keuntungan besar atas kunjungannya ke Israel.
“Secara finansial tidak sama sekali. Justru, awalnya itu kan harus ada asuransi, harus ada visa, toh. Itu awalnya malah disuruh bayar itu visa sama asuransi,” terang Zainul saat ditemui 1miliarsantri.net di Jakarta Timur, Sabtu (20/7/2024).
Meski demikian, Zainul kemudian menyampaikan bahwa kunjungannya ke Israel justru berisiko tinggi. Akhirnya, dia pun tidak dikenakan biaya asuransi dan visa.
“Risikonya tinggi kok malah kami disuruh beli asuransi? Maka kemudian, alhamdulillah itu, asuransi dan visa kami bebas. Nah, tapi kemudian tidak ada take home pay, tidak ada, kami tidak dapat duit dari situ,” ungkapnya.
Jika berisiko tinggi mengapa Zainul Maarif tetap berkunjung ke Israel? Dia mengaku berkunjung ke Israel karena sangat ingin pergi ke Masjidil Aqsa. Selain itu, dia sangat ingin melakukan penelitian langsung ke Israel.
“Saya punya gairah spiritual untuk datang ke Masjidil Aqsa, kemudian gairah intelektual untuk mengetahui kondisi di sana secara riil, tidak hanya membaca, tapi melihat,” jelas Zainul.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


