Kurma Park Pasuruan Menjadi Daya Tarik Wisata Ramah Muslim

Pasuruan — 1miliarsantri.net : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi kehadiran “Kurma Park” di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, sebagai daya tarik wisata ramah Muslim. Hadir mendampingi Menparekraf, Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Ario Prawiseso; dan Plt. Direktur Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE), Itok Parikesit. Kurma Park ini dapat mendukung pengembangan wisata halal di Indonesia sehingga berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sandiaga mengungkapkan tanaman kurma yang tumbuh subur di tanah Pasuruan menjadi destinasi wisata edukasi agrowisata dengan sentuhan kearifan lokal. Hal ini diharapkan bisa menarik lebih banyak wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. “Ini bisa kita kembangkan dengan produk olahan yang nanti bisa ditawarkan sebagai destinasi wisata halal,” terang Sandiaga. Menurut Sandiaga, pengembangan wisata halal atau ramah Muslim di Indonesia mempunyai peluang yang cukup besar. Potensi ini dapat dilihat dari besarnya pasar Muslim di Indonesia. Berdasarkan data BPS saat ini ada lebih dari 207 juta Muslim di Indonesia atau sekitar 87,2 persen. Indonesia sendiri telah menempati posisi pertama sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia menurut Global Muslim Travel Index (GMTI) dalam dua tahun berturut-turut. “Ini sudah kita pertahankan dua tahun. Tapi kita harus lengkapi terus (salah satunya dengan kehadiran Kurma Park),” ungkap Sandiaga. Menurut Sandiaga, wisata halal bukanlah zonasi (yang hanya diperuntukkan bagi wisatawan Muslim) melainkan merupakan tambahan layanan yang dapat dinikmati oleh wisatawan dari berbagai kalangan. Sebab definisi halal itu sendiri terletak pada fasilitas pelayanan yang diberikan, mulai dari penyedian makanan halal, ibadah, toilet ramah wisatawan Muslim, hingga rekreasi keluarga ramah Muslim.

Read More

Ismail Haniyeh Terbunuh di Teheran

Teheran — 1miliarsantri.net : Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kan’ani bereaksi keras atas kematian Kepala Politik Biro Hamas Ismail Haniyeh yang terbunuh di Teheran, pada Rabu (31/7/2024). Dalam pernyataannya pada Rabu pagi, dikutip Mehr News, Kan’ani mengungkapkan duka cita atas kematian Haniyeh kepada rakyat Palestina, Hamas, dan semua kelompok pejuang Palestina. Menurutnya, investigasi atas detail insiden oleh institusi relevan di Republik Islam Iran sedang berjalan. Kan’ani menegaskan, kematian Haniyeh akan mengungatkan ikatan mendalam antara Iran dan rakyat Palestina. “Dengan rasa duka cita atas kepada bangsa heroik Palestina dan bangsa Islam dan kombatan Front Pejuang dan bangsa Iran, pagi ini (Rabu) kediaman Dr. Ismail Haniyeh, kepala politik Hamas di Teheran, dibom, dan menyusul insiden, dia dan pengalamannya menjadi martir,” demikian pernyataan IRGC. Hamas pun telah mengonfirmasi syahidnya pemimpin biro politik mereka Ismail Haniyeh. “Saudara pemimpin, syahid, mujahid Ismail Haniyeh pemimpin gerakan tersebut, meninggal akibat serangan berbahaya Zionis di kediamannya di Teheran, setelah berpartisipasi dalam upacara pelantikan presiden baru Iran,” bunyi pernyataan resmi Hamas kepada seluruh media. Dalam pernyataan tersebut, Hamas menyertakan kutipan Alquran surah Ali Imran ayat 169. “Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah adalah orang yang mati, melainkan mereka masih hidup dan diberi rezeki oleh Tuhannya.”

Read More

Serentaun Kasepuhan Adat Ciptamulya Jadi Daya Tarik Wisata Selatan Sukabumi

Sukabumi — 1miliarsantri.net : Acara adat serentaun di Kasepuhan Adat Ciptamulya di Desa Sirna Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat kembali digelar, Ahad (28/7/2024). Upacara tersebut mampu menarik perhatian warga khususnya wisatawan untuk berkunjung dan menyaksikan acara adat. Momen ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi yang masih bisa dilakukan. Kegiatan yang digelar setiap tahun ini menyedot perhatian warga baik lokal Sukabumi maupun dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Acara adat itu diperlihatkan warga membawa hasil panen yang dibawa ke Leuit (Lumbung) Si Jimat di komplek Kasepuhan Adat Ciptamulya. Serentaun di lakukan di kasepuhan adat yang berada di selatan Sukabumi yang merupakan bagian dari Kesatuan Masyarakat Adat Banten Kidul. Rangkaian kegiatan serentaun tahun ini dilakukan sejak Kamis (25/7/2024) dan mencapai puncaknya pada Ahad. Dalam acara itu digelar pementasan kesenian gondang buhun dan wayang golek. Puncaknya pada Ahad digelar upacara adat seren taun, warga membawa hasil panen untuk disimpan di lumbung padi Leuit Sijimat dan nantinya padi yang disimpan ini nantinya akan digunakan oleh warga sebagai benih untuk musim tanam berikutnya. ”Kegiatan serentaun di kasepuhan ini untuk mensyukuri hasil menanam padi dari tahun ke tahun. Kegiatan ini sebagai upaya menjaga nilai budaya yang menjadi kearifan lokal,’’ terang Pimpinan Kasepuhan Adat Ciptamulya E Suhendri Wijaya atau sering disebut Abah Hendrik. Terutama dalam menanam padi, baik di ladang maupun sawah. Abah Hendrik menambahkan, serentaun merupakan sarana puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena selama ini warga telah diberikan kenikmatan dan kebarokahan. ‘’Tanah subur makmur dan menghasilkan panen yang dirasakan masyarakat. Sehingga kegiatan cocok tanam berjalan dengan lancar dan tidak ada gangguan. Selain seren taun, ada acara lainnya sebelum puncak seren taun yakni menanam padi atau ngaseuk yang artinya padi tumbu satu minggu,’’ ujar Abah Hendrik.

Read More

Kedahsyatan Surat Al Ikhlas

Jakarta — 1miliarsantri.net : Surat Al-Ikhlas berada di urutan ke-112 dalam Alquran. Berada setelah setelah Surat Al Lahab dan berada sebelum surat Al-Falaq. Apa rahasianya? Surat Al-Ikhlas berada setelah surat al-Masad (al-Lahab), dalam surat ini Allah SWT menyebutkan tentang kisah Abu Lahab dan istrinya yang memerangi dakwah tauhid dengan segala cara dan muslihat yang mereka lakukan. Keduanya tetap syirik menyembah berhala dan patung. Keduanya penghuni neraka. Datanglah surat Al-Ikhlas untuk memerintahkan manusia bertauhid dan menjauhi syirik kepada Allah SWT. Allah SWT tidak ada bandingan dan kembarannya. Tauhid inilah jalan keselamatan dari neraka. Dalam al-Itqan fi Ulum al-Quran, Imam as-Suyuthi mengungkapkan, kedua surat ini mempunyai rima yang sama. Akhir surat al-Lahab adalah qalqalah, demikian pula awal surat Al-Ikhlas diakhir dengan qalqalah. Lantas mengapa setelah surat al-Ikhlas, disusul dengan surat al-Falaq? Setelah Surat Al-Ikhlas menjelaskan tentang sifat-sifat Allah SWT yang tak ada tandingannya, maka datanglah surat al-Falaq untuk mengajarkan berlindung kepada Tuhan pemilik waktu Subuh, yaitu dari keburukan waktu subuh ketika cahaya sudah mulai terang dan dari keburukan malam dan gelap litanya, serta dari gelapnya makhluk seluruhnya, kerana hanya Dialah yang mampu mendatangkan manfaat dan mencegah kemudharatan, Tuhan satu-satunya, yang tiada bandingannya. Al-Ikhlas termasuk surat pendek favorit ketika sholat. Ternyata, hal ini pernah dilakukan pula sahabat Rasulullah SAW. Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Imam al-Bukhari, dalam kitab Shahih-nya, dari Anas bin Malik RA: عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، كَانَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ يَؤُمُّهُمْ فِي مَسْجِدِ قُبَاءٍ ، وَكَانَ كُلَّمَا افْتَتَحَ سُورَةً يَقْرَأُ بِهَا لَهُمْ فِي الصَّلاَةِ مِمَّا يَقْرَأُ بِهِ افْتَتَحَ : بِقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ حَتَّى يَفْرُغَ مِنْهَا ، ثُمَّ يَقْرَأُ سُورَةً أُخْرَى مَعَهَا ، وَكَانَ يَصْنَعُ ذَلِكَ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ ، فَكَلَّمَهُ أَصْحَابُهُ ، فَقَالُوا : إِنَّكَ تَفْتَتِحُ بِهَذِهِ السُّورَةِ ، ثُمَّ لاَ تَرَى أَنَّهَا تُجْزِئُكَ حَتَّى تَقْرَأَ بِأُخْرَى ، فَإِمَّا تَقْرَأُ بِهَا وَإِمَّا أَنْ تَدَعَهَا ، وَتَقْرَأَ بِأُخْرَى فَقَالَ : مَا أَنَا بِتَارِكِهَا ، إِنْ أَحْبَبْتُمْ أَنْ أَؤُمَّكُمْ بِذَلِكَ فَعَلْتُ ، وَإِنْ كَرِهْتُمْ تَرَكْتُكُمْ ، وَكَانُوا يَرَوْنَ أَنَّهُ مِنْ أَفْضَلِهِمْ ، وَكَرِهُوا أَنْ يَؤُمَّهُمْ غَيْرُهُ ، فَلَمَّا أَتَاهُمُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرُوهُ الخَبَرَ ، فَقَالَ : يَا فُلاَنُ ، مَا يَمْنَعُكَ أَنْ تَفْعَلَ مَا يَأْمُرُكَ بِهِ أَصْحَابُكَ ، وَمَا يَحْمِلُكَ عَلَى لُزُومِ هَذِهِ السُّورَةِ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ فَقَالَ : إِنِّي أُحِبُّهَا ، فَقَالَ : حُبُّكَ إِيَّاهَا أَدْخَلَكَ الجَنَّةَ Pernah Seorang sahabat Anshar menjadi imam di Masjid Quba. Setiap kali hendak membaca surat untuk mereka ia mengawalinya dengan membaca surat “qul huwallaahu Ahad” hingga selesai, kemudian baru ia membaca surat yang lain. la melakukan hal ini pada setiap rakaat. Sahabat-sahabatnya berkata kepadanya, “Sesungguhnya Engkau selalu mengawali dengan surat al-lkhlas, dan Engkau tidak merasa cukup dengannya tanpa membaca surat yang lain setelahnya. Sekarang silakan pilih, engkau membaca surat al-lkhlas saja, atau engkau meninggalkannya dan membaca surat yang lain saja”. Ia menjawab: “Aku tidak akan meninggalkan surat itu. Jika kalian suka aku mengimami kalian seperti itu, maka aku akan melakukannya. Jika kalian tidak suka, aku akan meninggalkan kalian.” Sedang mereka menganggap ia adalah orang yang terbaik di antara mereka, dan mereka tidak suka orang lain yang mengimami mereka sholat. Ketika Rasulullah SAW datang mengunjungi mereka, mereka menceritakannya kepada beliau. Lalu beliau bersabda, “Wahai fulan! Mengapa kamu menolak apa yang diperintahkan teman-temanmu kepadamu? Apa yang membuatmu selalu membaca surat itu setiap rakaat?” la menjawab: “Saya menyukai surat itu”. Beliau bersabda: حُبُّكَ إِيَّاهَا أَدْخَلَكَ الْجَنَّةَ “Kecintaanmu pada surat itu akan memasukkanmu ke dalam surga.” Dan ternyata, surat Surat Al-Ikhlas juga mempunyai sejumlah keutamaan. Keutamaan tersebut banyak disebutkan dalam berbagai riwayat. Pertama, salah satunya adalah menyelamatkan saat berada di dalam kubur. Sebagaimana disebutkan dalam satu riwayat bahwa orang yang membaca surat Al Ikhlas akan terbebas dari fitnah dan impitan kubur. ذكر أبو نعيم من حديث أبي العلاء يزيد بن عبد الله بن الشخير عن أبيه قال: قال رسول الله ﷺ: من قرأ : قل هو الله أحد. من مرضه الذي يموت فيه لم يفتن في قبره ، وأمن من ضغطة القبر ، وحملته الملائكة يوم القيامة بأكفها حتى تجيزه من الصراط إلى الجنة ، قال: هذا حديث غريب Artinya: Abu Nu’aim meriwayatkan hadits dari Abi al ‘Ala Yazid bin Abdullah bin Syukhair dari ayahnya, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa membaca Qul Huwallahu ahad, saat sakit yang membuatnya mati maka dia tidak akan terkena fitnah di dalam kubur dan selamat dari impitan kubur, dan para malaikat akan membawanya pada hari kiamat dengan tangannya hingga melewati shirat sampai ke surga. Dia berkata hadits ini Gharib. (Lihat Imam Qurthubi dalam kitab At Tadzkirah halaman 330 yang diterbitkan Maktabah Darul Minhaj). Sebab berdasarkan beberapa keterangan menyebutkan bahwa kubur akan menyempit dan menghimpit penghuninya.

Read More

Tentara Israel Ceritakan Kebiadaban IDF Selama Berada di Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Tiga tentara cadangan yang ikut serta dalam kampanye genosida Israel di Gaza memberi kesaksian tentang aktivitas mereka selama berada di kantong yang terkepung itu. Mereka memasuki rumah-rumah tanpa alasan militer. Mereka bahkan menyaksikan tentara mencuri dan membakarnya. Mereka pun mengakui telah menyebabkan lebih banyak pembunuhan, penembakan anak-anak, dan bahkan membunuh tawanan mereka sendiri. Tindakan-tindakan ini, menurut kesaksian mereka, telah membuat mereka meninggalkan dinas militer Israel. Tentara Israel secara terbuka mengakui bahwa mereka menembak untuk membunuh dan menghancurkan semua yang menghalangi. Di tengah-tengah genosida yang sedang berlangsung, kekejaman ini terjadi secara langsung dan tak henti-hentinya. Israel telah menyebabkan banyak korban jiwa -berkisar antara 39.000 hingga 186.000 warga Palestina, terutama anak-anak dan perempuan. Ribuan orang lainnya diyakini terkubur di bawah reruntuhan, dengan sedikitnya 90.000 orang terluka, dan sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi secara paksa. Sementara itu, para pengamat khawatir bahwa “Israel” akan melancarkan agresi besar-besaran terhadap Lebanon. Awal bulan ini, enam tentara Israel memberikan kesaksian yang mengerikan ketika bercerita bagaimana rekan-rekan mereka sesama tentara, rutin mengeksekusi warga sipil Palestina. Eksekusi itu dilakukan untuk melepaskan rasa frustrasi terpendam atau demi mengurangi kebosanan. Bagi paramedis militer Israel, Yuval Green, perintah untuk membakar sebuah rumah adalah titik kritis yang membuatnya mengakhiri tugas cadangannya. Awal tahun ini, Green menghabiskan 50 hari di Khan Younis, sebuah kota di selatan Gaza, bersama unit penerjun payungnya. Mereka tidur di sebuah rumah yang hanya diterangi oleh lampu bertenaga baterai di tengah reruntuhan dan kehancuran. Green mulai mempertanyakan misi unitnya beberapa bulan sebelumnya. Ketika itu, dia mengetahui tentang penolakan Israel untuk memenuhi tuntutan Hamas mengakhiri perang dan membebaskan para tawanan. Green adalah satu dari tiga tentara cadangan Israel yang mengatakan kepada The Observer bahwa mereka tidak akan kembali jika dipanggil untuk dinas militer di Gaza. Ketiganya sebelumnya telah menyelesaikan wajib militer di Pasukan Pendudukan Israel (IDF), yang merupakan bagian utama dari komunitas pemukim Israel. Perilaku merusak yang disaksikan Green dari para tentara lain hanya menambah keraguan yang dibawanya ke Gaza. Dia menyaksikan siklus kekerasan tak berkesudahan yang disaksikannya. Ia mengaku tetap tinggal karena rasa tanggung jawab untuk merawat mereka yang ada di unitnya. Dia tinggal demi mereka yang ia kenal sejak menjalani wajib militer. “Saya melihat tentara mencoret-coret rumah atau mencuri sepanjang waktu. Mereka akan masuk ke sebuah rumah untuk alasan militer, mencari senjata, tetapi lebih menyenangkan untuk mencari cinderamata – mereka menyukai kalung dengan tulisan Arab yang mereka kumpulkan,” kata Green kepada The Observer. Pada awal tahun ini, dia berkata, “Kami diberi perintah. Kami berada di dalam sebuah rumah dan komandan kami memerintahkan untuk membakarnya.” Ketika ia menyampaikan masalah ini kepada komandan kompinya, ia menambahkan, “Jawaban yang ia berikan kepada saya tidak cukup baik. Saya berkata: ‘Jika kita melakukan semua ini tanpa alasan, saya tidak akan berpartisipasi. Saya pergi keesokan harinya.” Dua orang tentara cadangan menyebutkan bahwa mereka mungkin akan dipaksa untuk kembali bertugas jika pertukaran serangan pesawat tak berawak, serangan udara, dan tembakan artileri yang terjadi hampir setiap hari antara “Israel” dan Lebanon meningkat menjadi perang penuh.

Read More

Sebanyak 1.562 Peserta Lulus Uji Kompetensi Calon Mahasiswa Al Azhar Mesir 2024 

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama telah mengumumkan hasil akhir Uji Kompetensi (Ikhtibar Tashfiyah atau Tahdid Mustawa) Calon Mahasiswa Universitas Al Azhar Mesir 2024. Total ada lebih 1.500 calon mahasiswa yang dinyatakan lulus pada uji kompetensi tahun ini. Uji Kompetensi dilaksanakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Markaz Syekh Zayed li Ta’lim al-Lughah al-‘Arabiyyah li Ghayr an-Nathigin Biha. Prosesnya difasilitasi oleh Markaz Al-Azhar Indonesia atau OIAA Indonesia. “Hari ini kami umumkan 1.562 peserta lulus Uji Kompetensi Calon Mahasiswa Universitas Al Azhar Mesir 2024. Ada 20 orang sebagai calon penerima beasiswa Al-Azhar 2024/2025, dan 1.542 orang sebagai calon mahasiswa non beasiswa atau mandiri,” terang Plt Dirjen Pendidikan Islam Abu Rokhmad di Jakarta, Senin (29/7/2024). Berdasarkan pengumuman tersebut, lanjut Prof Abu Rokhmad, peserta yang dinyatakan lulus uji kompetensi berhak mendapatkan rekomendasi studi dari Kementerian Agama. Tujuannya, untuk memperlancar proses pengurusan dokumen pendaftaran ke Universitas Al-Azhar. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi merinci bahwa ada sejumlah tahapan lanjutan yang harus diikuti peserta. Bagi calon mahasiswa baru yang tidak memiliki ijazah muadalah (disetarakan dengan SLTA Al-Azhar), atau pernah memiliki ijazah muadalah namun berakhir masa berlakunya, atau memiliki ijazah sebelum TA 2020/2021, harus mengikuti: a) Program penyiapan kompetensi (i’dad ta’hili), yaitu kelas persiapan mengikuti uji kompetensi penyetaraan (muadalah) b) Ujian penyetaraan (ikhtibar muadalah), sebagai syarat mendaftar di Universitas Al-Azhar c) Uji kompetensi level bahasa Arab (placement test/tahdid mustawa)

Read More

Kemenag, BWI dan REI Banten Jajaki Sinergi Pemanfaatan Tanah Wakaf

Jakarta — 1miliarsantri.net : Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama menerima kunjungan Real Estate Indonesia (REI) Banten, Kamis (25/7/2024). Kunjungan tersebut bertujuan menjajaki peluang kerja sama pemanfaatan tanah wakaf di Indonesia. Hadir pula Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerjasama Zakat dan Wakaf, Muhibuddin; Kasubdit Pengamanan Aset Wakaf, Jaja Zarkasi; dan Anggota Divisi Pengembangan dan Transportasi Digital Badan Wakaf Indonesia, Shalahuddin Ahmad. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono menjelaskan, pertemuan membahas peluang REI Banten untuk melakukan investasi di bidang properti di atas tanah wakaf. Ia menekankan, sebelum aset-aset wakaf diolah, Kemenag dan BWI harus memastikan bahwa tanah wakaf sudah jelas nazirnya, serta memiliki sertifikat yang clean and clear???????. “Jangan sampai menjadi masalah di kemudian hari,” tegasnya. Menurut Waryono, Kemenag memiliki data tanah wakaf yang dapat diproduktifkan. Kerja sama ini nantinya melibatkan Kemenag, BWI, nazir, dan REI Banten. “Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan MoU, serta pengawasan dan pembinaan oleh Kemenag dan BWI,” ujarnya. Waryono mengapresiasi niat REI Banten dalam kerja sama pemanfaatan tanah wakaf. “Luas tanah wakaf di Indonesia melebihi negara Singapura. Jika dimanfaatkan dengan baik, maksimal, dan akuntabel, manfaatnya bisa dirasakan oleh umat,” katanya. Perwakilan BWI, Shalahuddin, menambahkan, BWI adalah lembaga independen yang bertugas mengembangkan wakaf di Indonesia.

Read More

Perlunya Pendidikan Sholat Kepada Anak Sejak Dini

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dalam mendidik generasi penerus, menanamkan kebiasaan ibadah sejak dini adalah hal yang sangat penting. Ajaran agama Islam menekankan perlunya membiasakan ibadah kepada anak-anak, sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah: “Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” (QS Luqman [31]: 17). Ayat ini menekankan pentingnya shalat dan akhlak yang baik sebagai fondasi moral bagi anak-anak. Rasulullah Muhammad SAW juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya membiasakan anak-anak untuk beribadah, terutama dalam menjalankan shalat. Beliau bersabda: “Perintahkanlah anak-anak kalian untuk shalat ketika anak tersebut berumur tujuh tahun, dan pukullah mereka (dengan pukulan yang mendidik dan tidak menyakiti) ketika umur mereka sepuluh tahun. Pisahkan tempat tidur mereka” (HR Abu Dawud, no. 495). Hadis ini menggarisbawahi betapa pentingnya memulai pembelajaran shalat sejak dini dan memberikan bimbingan yang konsisten kepada anak-anak. Dengan membiasakan anak-anak untuk beribadah, kita tidak hanya memenuhi kewajiban agama tetapi juga membentuk karakter dan moral yang kuat pada mereka. Ibadah yang dilakukan secara rutin dapat menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan ketekunan.

Read More

Surat Curhatan Para Tenaga Medis di Gaza Untuk Presiden Amerika

Gaza –1miliarsantri.net : Sejak Oktober tahun 2023 lalu, Gaza berubah, dari kawasan kecil yang padat menjadi reruntuhan bangunan. Ditambah lagi, dari satu sudut ke lainnya pasti ada kesedihan. Ada yang menuangkannya dalam vandalisme bertuliskan nama-nama siapa saja yang pernah tinggal di reruntuhan itu. Lainnya, masih ada yang memaksakan diri tinggal di bawah puing-puing. Hancur sudah bangunan dan infrastruktur yang ada di sana. Banyak sudah mayat bergelimpangan. Manusia di sana tidak diperlakukan secara wajar. Pasukan IDF di sana membabi buta menyerang siapa saja yang mereka curigai tanpa ada kejelasan bukti pelanggaran hukum. Banyak anak-anak menjadi sasaran pemboman militer Israel, pasukan khusus yang kini terkenal sebagai pembunuh anak-anak tak berdosa. Mereka yang masih hidup ada yang mengalami luka hebat. Mereka bertahan, meski orang tua mereka sudah lebih disayang Allah nun jauh di Arasy. Sekitar 45 dokter dan perawat yang menjadi relawan di Gaza telah menulis surat yang ditujukan kepada pemerintahan Biden, yang tiba pada hari Kamis, yang menyatakan bahwa “Israel” telah merenggut nyawa lebih dari 90.000 warga Palestina selama genosida yang sedang berlangsung di Jalur tersebut dan menyoroti kejahatan perang pendudukan dan pelanggaran hukum humaniter internasional. “Presiden Biden dan Wakil Presiden Harris, solusi apa pun untuk masalah ini harus dimulai dengan gencatan senjata segera dan permanen,” kata surat setebal delapan halaman itu, menuntut Amerika Serikat untuk memberlakukan embargo senjata terhadap rezim pendudukan, serta menarik dukungan diplomatik, ekonomi, dan militernya hingga gencatan senjata dilaksanakan. “Jumlah korban tewas akibat konflik ini sudah lebih dari 92.000 orang, atau 4,2 persen dari total populasi Gaza,” tulis para petugas medis, sambil mengklaim jumlah korban tewas sebenarnya jauh lebih tinggi daripada angka yang disebutkan Kementerian Kesehatan Palestina, yang menunjukkan lebih dari 39.000 orang telah tewas . “Dengan hanya beberapa pengecualian yang sangat kecil, semua orang di Gaza sakit, terluka, atau keduanya,” kata para petugas medis, mengacu pada pekerja bantuan nasional, relawan internasional, dan warga sipil. Penembak jitu penjajah Israel sengaja menargetkan warga sipil, kata relawan kesehatan kepada The Guardian, menekankan dalam surat mereka bahwa mayoritas warga Palestina adalah wanita dan anak-anak . “Kami tidak dapat melupakan pemandangan kekejaman tak tertahankan yang ditujukan kepada wanita dan anak-anak yang kami saksikan sendiri,” imbuh mereka dalam surat tersebut. Pelanggaran hukum internasional oleh “Israel” juga digambarkan dalam surat tersebut, yang memperingatkan bahwa wabah sedang melanda Gaza akibat pemindahan paksa warga sipil yang sakit, kekurangan gizi akibat ulah penjajah Israel, dan kurangnya air bersih serta sanitasi. Para penanda tangan bantuan kesehatan menggambarkan rekan-rekan Palestina mereka sebagai “salah satu orang yang paling trauma di Gaza, dan mungkin di seluruh dunia,” karena komitmen mereka untuk terus bekerja meskipun kehilangan anggota keluarga dan rumah, dan menyoroti bahwa mereka sering bekerja berjam-jam tanpa bayaran sementara kekurangan gizi.

Read More

Dubes RI Tunisia Apresiasi Dukungan Universitas Zaitunah bagi Mahasiswa

Jakarta — 1miliarsantri.net : Duta Besar Republik Indonesia di Tunis, Tunisia, Zuhairi Misrawi mengapresiasi dukungan Universitas Zaitunah kepada mahasiswa Indonesia yang belajar di negara itu. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara apresiasi Rektor Universitas Zaitunah atas kelulusan para mahasiswa Indonesia di Fakultas Peradaban Islam, Universitas Zaitunah, Kamis (25/7/2024) lalu. Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Zaitunah, Abdul Latif Bouazizi, dan beberapa dosen lainnya. Dalam kesempatan itu, Zuhairi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor Universitas Zaitunah dan para dosen yang telah memberikan perhatian kepada para mahasiswa. “Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Rektor Universitas Zaitunah dan para dosen yang telah memberikan perhatian dan kasih-sayang tidak terbatas kepada para mahasiswa Indonesia,” tukas Zuhairi. Zuhairi mengaku bangga atas prestasi dan kelulusan mahasiswa Indonesia dalam setahun terakhir yang mengalami peningkatan signifikan, baik pada jenjang S1, S2, maupun S3. Hal itu, lanjutnya, dapat dicapai berkat perhatian para dosen Universitas Zaitunah kepada para mahasiswa dengan mendorong peningkatan kemampuan akademis mereka. “Sungguh, para mahasiswa Indonesia sangat beruntung karena mendapatkan bimbingan dan pembelajaran langsung dari para dosen yang mumpuni,” sambungnya.

Read More