Program Beasiswa Santri Berprestasi 2024 Diikuti 8.000 Pelajar

Jakarta — 1miliarsantri.net : Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2024 banjir peminat. Total ada 8.000 santri ikut mendaftar selama periode 3 – 13 Juli 2024. Mereka berasal dari berbagai pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada tahap awal, panitia melakukan seleksi administrasi. Berkas pendaftaran yang diunggah para santri melalui website diverifikasi. Proses ini untuk memastikan seluruh berkas yang dikirimkan memenuhi syarat dan valid. Plt Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghafur mengatakan, seleksi administrasi ini sangat penting untuk menjamin para peserta yang melanjutkan ke tahap berikutnya benar-benar memiliki dokumen yang lengkap dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. “Hasil seleksi administrasi diumumkan pada 17 Juli 2024 melalui akun masing-masing santri. Para santri yang dinyatakan lolos tahap administrasi, mereka diundang untuk mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis sebagai persiapan untuk tes tahap kedua, yaitu Tes Berbasis Elektronik (TBE),” terang Waryono. Waryono menambahkan, sosialisasi telah dilaksanakan pada 18 Juli 2024, di mana para peserta diberikan informasi detail mengenai pelaksanaan TBE. Tes Berbasis Elektronik digelar pada 20 Juli 2024. Hasilnya diumumkan pada 24 Juli 2024. Peserta yang lolos, berhak ikut tahap tes wawancara yang diadakan secara online pada 28-31 Juli 2024. “Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan kitab kuning, wawasan kebangsaan, kemampuan akademik, dan hafalan yang meliputi Qur’an, Alfiyah, dan hadis Arbain,” sebut Waryono.

Read More

Membaca Tujuh Tanda Kedatangan Al-Masih Si Pendusta, Mesiah yang Dinantikan Bangsa Yahudi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Israel memang bukan ‘negara’ biasa. Dia merupakan sebuah pertanda, terutama bagi penganut Islam, Kristen, dan Yahudi. Seperti ditulis pakar eskatologi Islam, Imran Hosein, dalam bukunya, Jerusalem in the Qur’an, Yahudi meyakini restorasi Israel setelah dua ribu tahun Kerajaan Israel dihancurkan merupakan satu dari tujuh tanda kehadiran Mahsiah, atau Moshiah, atau Mashiach, atau Moshiach. Itu adalah bahasa Ibrani dari al-Masih atau Messiah. Tapi, al-Masih yang mereka tunggu bukanlah kedatangan Nabi Isa al-Masih, sebagaimana keyakinan Islam dan Kristen. Mereka menunggu Messiah yang lain. Meski sedang berlangsung, restorasi Israel tersebut belumlah sempurna. Yang dimaksud restorasi Israel bukanlah sekadar pendirian negara Israel, tapi juga negara dengan luas seperti pada era Nabi Daud, yang merupakan era keemasan Bani Israil. Bahkan, gerakan Zionis saat ini menambahkannya dengan gagasan Israel Raya (Eretz Yisrael), yang membentang dari Delta Nil (yang kini masih dikuasai Mesir) hingga ke Sungai Eufrat (yang kini masih dikuasai oleh Irak), seperti yang tertulis di Kitab Genesis, bahkan lebih luas lagi. Tanda kedua, dari kehadiran Messiah versi Yahudi, ini, adalah kembalinya orang-orang Yahudi yang semula terpencar (diaspora) ke Tanah Suci (Yerusalem). Tanda kedua ini telah lama berlangsung, dan masih berlangsung sampai saat ini. Terus mengalirnya orang-orang Yahudi dari berbagai penjuru dunia ke Israel, membutuhkan tempat tinggal. Dan, persoalan inilah yang sampai saat ini terus menerus memicu persoalan, karena Israel terus mem bangun pemukiman baru, dan mengusir orang Arab. Tanda ketiga, adalah pembebasan Tanah Suci (Yeru salem) dari tangan goyim (sebutan untuk semua orang non-Yahudi). Tanda ketiga ini pun sudah terjadi, tapi juga belum sepenuhnya sempurna. Pada 1948, saat Israel diproklamasikan, mereka telah menguasai Yerusalem Barat. Setahun kemudian, Israel menobatkan Yerusalem sebagai ibu kota. Bahkan, saat itu, parlemen Israel (Knesset) yang semula di Tel Aviv, telah diboyong ke sana. Namun, saat itu, Yerusalem Timur yang meru pakan lokasi Kota Tua Yerusalem, dan merupakan tempat berdirinya situs penting tiga agama, termasuk Masjid al-Aqsa— masih dikuasai bangsa Arab (Yordania). Yerusalem Timur dicaplok Israel, setelah Perang Enam Hari pada 1967. Meski Israel secara sempurna telah menguasai Yerusalem, dan mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota abadi Israel, namun sampai saat ini prosesnya masih tarik-ulur. Pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel itu kerap muncul dalam kampanye presiden Amerika Serikat, terutama Donald Trump. Tanda keempat, adalah kembali dibangunnya Kuil Sulaiman (Haykal Sulaiman atau Masjid Sulaiman). Tanda ini pun belum terpenuhi. Kendati Kota Tua Yerusalem telah berada di bawah pendudukan Israel, namun Masjid al-Aqsa dan Masjid Kubah Batu (the Dome of Rock) masih berdiri. Kompleks Haram al-Sharif ini, berdiri di atas reruntuhan Haikal Sulaiman yang dihancurkan Romawi. Kompleks ini, sampai saat ini masih dikelola Yayasan Wakaf di bawah pemerintahan Palestina dan Yordania. Tapi, skenario penghancuran Masjid al-Aqsa itu, hanyalah menunggu waktu. Di atas kompleks itulah di rencanakan akan dibangun Kuil Sulaiman. Ini merupakan kuil ketiga. Kuil pertama dibangun Nabi Sulaiman, sebelum akhirnya dihancurkan Nebukadnezar. Kuil kedua dibangun Cyrus Agung, dan kemudian dihancur kan Romawi. Sedangkan kuil ketiga, menurut keyakinan Yahudi, akan dibangun di masa mendatang, yang menjadi pertanda era messiah (the messianic age).

Read More

Terdapat 41 Nama Lain Kiamat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Selain kata kiamat, ditemukan sekitar 41 nama yang mengisyaratkan tentang kiamat dalam Alquran. Sebagian nama terkait dengan proses kehancuran alam (kiamat), sebagian lainnya mengisyaratkan pada keadaan manusia sesudah terjadinya kiamat, seperti yaumul-mahsyar (hari tempat berkumpul), yaumul-jam‘i (hari pengumpulan seluruh makhluk), yaumul-hisab (hari perhitungan), dan yaumul-jaza’ (hari pembalasan). Secara umum, istilah Alquran yang menunjuk pada makna kiamat dapat dikelompokkan menjadi tiga. Yaitu pertama, nama yang menggambarkan karakteristiknya. Kedua, julukan yang menggambarkan keadaan hari dan manusia pada saat itu. Ketiga, julukan yang menggambarkan sifat-sifatnya. Berikut ini nama-nama kiamat dalam Alquran 27, Yaumul-Jidal (hari berbantah). Saat itu semua manusia akan membela diri dengan membantah semua dakwaan yang ditujukan kepadanya.

Read More

Kementerian Kesehatan Nyatakan Gaza Jadi Daerah Epidemi Polio

Gaza — 1miliarsantri.net : Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menyatakan, daerah terkepung yang berstatus sebagai daerah epidemi polio. Status epidemi dikeluarkan mengingat kondisi menyedihkan penduduk jalur Gaza sebagai akibat dari agresi brutal yang terus dilakukan oleh Israel. Penjajah telah merampas air yang dapat digunakan oleh penduduk, menghancurkan infrastruktur sanitasi, menyebabkan penumpukan ribuan ton sampah, kerawanan pangan, dan kepadatan penduduk di daerah pengungsian paksa. “Serta dengan ditemukannya keberadaan virus polio jenis CVPV2 di air limbah di Gubernuran Khan Younis dan Gubernuran Tengah,” terang Kementerian Kesehatan Palestina lewat keterangan tertulis kepada sejumlah media. Menurut Kementerian Kesehatan, status epidemi Gaza menjadi ancaman kesehatan bagi penduduk jalur Gaza dan negara-negara tetangga serta kemunduran bagi program pemberantasan polio global. Kementerian Kesehatan memperingatkan bahwa program untuk memerangi epidemi yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan dalam kemitraan dengan lembaga-lembaga internasional yang relevan, terutama UNICEF dan Organisasi Kesehatan Dunia, tidak akan cukup. Terkecuali ada intervensi segera untuk mengakhiri agresi dan menemukan solusi radikal untuk masalah kurangnya air minum dan sarana kebersihan pribadi seperti deterjen dan desinfektan, memperbaiki jaringan pembuangan kotoran, dan mengangkut berton-ton sampah dan limbah padat. Anak-anak Palestina dievakuasi dari lokasi yang terkena pemboman di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Sabtu (13/7/2024). Menurut pejabat kesehatan setempat bahwa serangan udara Israel tersebut telah menewaskan setidaknya 90 warga Palestina di zona pengungsi camp kemanusiaan. Israel mengklaim serangan itu dilakukan untuk menargetkan panglima militer Hamas Mohammed Deif. Kementerian Kesehatan juga mencatat, ada sebanyak 1.737.524 kasus penyakit menular telah tercatat sejak awal agresi. Sementara itu, rumah sakit dan pusat perawatan primer mencatat sejumlah besar penyakit kulit di antara para pengungsi, terutama anak-anak, sebagai akibat dari kepadatan penduduk dan kondisi kehidupan yang buruk. Kondisi ini masih diperparah oleh pasukan pendudukan dengan mengevakuasi daerah pemukiman di Khan Yunis dan gubernuran pusat hari demi hari. Semua pusat perawatan kesehatan primer masih tidak berfungsi di Gubernuran Khan Yunis sebagai akibat dari penjajah yang memperluas agresinya di gubernuran dan memaksa warga untuk memindahkan mereka secara paksa. Risiko perluasan area pengungsian semakin meningkat, yang dapat meluas ke sekitar Rumah Sakit Nasser. Rumah sakit ini merupakan satu-satunya rumah sakit yang masih beroperasi meskipun menghadapi tantangan. Percepatan yang signifikan dalam memburuknya kondisi kesehatan dan penyebaran epidemi di antara warga dan pengungsi karena sulitnya mengakses air bersih dan langkanya makanan yang cukup, yang meningkatkan risiko epidemi yang meluas dan menambah beban sistem kesehatan. Krisis kekurangan bahan bakar terus berlanjut, mengancam kelangsungan operasi rumah sakit dan pusat kesehatan untuk menyediakan layanan medis bagi warga.

Read More

Konferensi Parlemen Indonesia-Pasifik Sepakati Komitmen dan Kerjasama Berkelanjutan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah merampungkan perhelatan Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) ke-2, 25-26 Juli 2024 di Hotel Fairmont, Jakarta. Pertemuan yang diikuti 12 negara Pasifik tersebut berhasil mengadopsi Chair’s Summary atau Kesimpulan Keketuaan Indonesia. Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Fadli Zon, didaulat menyampaikan kesimpulan tersebut. “IPPP ini bertujuan untuk meningkatkan peran parlemen dalam membina kemitraan dan kerja sama antara Indonesia dan negara-negara Kepulauan Pasifik berdasarkan pada komitmen bersama meningkatkan konektivitas regional dan pembangunan inklusif untuk mengatasi tantangan regional dan global yang beraneka ragam dan belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Fadli saat membacakan pembukaan dokumen Summary tersebut. Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR 2014-2019 tersebut menyampaikan sejumlah hal strategis yang terangkum dalam Chair’s Summary, sebagai bentuk komitmen penuh institusi DPR dan parlemen-parlemen Kepulauan Pasifik dan penegasan kesamaan pandangan dalam melihat dinamika yang terjadi di Pasifik. Summary yang disepakati secara konsensus itu memuat sejumlah hal. Pertama, penegasan kembali komitmen meningkatkan konektivitas ekonomi, politik, dan sosial di kawasan, dengan visi menjadikan Pasifik sebagai kawasan terintegrasi, saling terhubung erat untuk mencapai kesejahteraan kolektif. Kedua, komitmen teguh menjaga perdamaian dan keamanan regional, membangun ketahanan, dan menciptakan kesejahteraan bagi semua berdasarkan prinsip saling percaya dan menghormati kedaulatan serta integritas teritorial setiap negara melalui trek diplomasi parlemen. Ketiga, penegasan cara pandang lautan samudera sebagai perekat, bukan pemisah, dengan menghormati keragaman budaya, peningkatan keterlibatan diplomatik dan politik sebagai elemen pemersatu dalam kerangka mempererat kerja sama dan saling pengertian yang lebih berkelanjutan. Keempat, menekankan perhatian bersama terhadap isu ketidakpastian ekonomi, dampak nyata perubahan iklim, degradasi laut, dan bencana alam, ancaman ketahanan pangan, dan keamanan maritim. Kelima, urgensi peningkatan kolaborasi, kemitraan, dan konektivitas berdasarkan prinsip-prinsip saling menghormati integritas dan kedaulatan teritorial untuk membangun landasan bagi perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan regional. Keenam, urgensi diplomasi parlemen untuk menciptakan masa depan yang lebih adil, tangguh, dan sejahtera bagi semua. Ketujuh, keprihatinan terhadap degradasi lingkungan laut, samudra, dan keanekaragaman hayati laut akibat sampah laut, polusi air, plastik, dan eksploitasi yang tidak berkelanjutan, yang semua tersebut berdampak negatif terhadap kesehatan manusia, ketahanan pangan, kemajuan ekonomi, dan pembangunan inklusif.

Read More

Tembus Gaza Utara, Relawan Mer-C Tiba di RS Indonesia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Relawan Indonesia masih terus berjuang di Gaza untuk membantu korban di wilayah konflik tersebut. Relawan Liaison Officer Emergency Medical Team (EMT) Mer-C Indonesia, Marissa Noriti, bersama konvoi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (24/7/2024) pekan lalu, telah mencapai Lokasi Rumah Sakit Indonesia di Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina. Ini adalah untuk pertama kalinya tim Mer-C dapat mencapai Gaza Utara Kembali sejak evakuasi paksa yang dilakukan militer Israel terhadap seluruh penghuni Rumah Sakit Indonesia termasuk tiga relawan Mer-C saat itu pada November 2023 lalu. “Saat ini kami berada di Rumah Sakit Indonesia dengan konvoi PBB dan staf NGO internasional lainnya. Kami akan berkoordinasi dengan Direktur RS Indonesia, dr. Marwan Al-Sultan,” terang Marissa saat tiba di RS Indonesia. Kedatangan konvoi PBB disambut oleh Direktur RS Indonesia, dr Marwan Al-Sultan. Dalam kesempatan kunjungan ini, Mer-C mewakili rakyat Indonesia sebagai pihak yang membangun Rumah Sakit Indonesia melakukan assessment awal kondisi rumah sakit dan berkoordinasi dengan Direktur RS Indonesia untuk penugasan Tim EMT Mer-C serta penyaluran bantuan medis lainnya untuk RS Indonesia. Mer-C juga menyampaikan komitmennya untuk membangun kembali Rumah Sakit Indonesia jika situasi sudah memungkinkan. Konvoi PBB ke Gaza Utara pada Rabu kemarin terdiri dari 10 kendaraan, termasuk dua truk yang mengangkut bantuan bahan bakar untuk operasional beberapa rumah sakit di Gaza Utara, termasuk Rumah Sakit Indonesia. Sepanjang perjalanan menuju Gaza Utara yang terlihat adalah kehancuran dan puing-puing reruntuhan bangunan. Memasuki Bayt Lahiya, bangunan Rumah Sakit Indonesia mulai terlihat dan tampak masih berdiri kokoh meski mengalami banyak kerusakan akibat penyerangan dan pembakaran. Pelayanan medis di RS Indonesia juga masih terus berjalan meski masih sangat minimal dan mengalami kesulitan bahan bakar.

Read More

Beberapa Buah Yang Disukai Rasulullah SAW

Jakarta — 1miliarsantri.net : Rasulullah SAW, dalam konteks sebagai manusia biasa, mempunyai sifat jaiz, yaitu sifat yang boleh dimiliki sebagai manusia, yaitu makan dan minum.Dalam banyak riwayat dijelaskan buah-buahan yang kerap dikonsumsi Rasulullah SAW. Berikut ini sejumlah buah-buahan yang dimakan Rasulullah SAW secara bersamaan dan dipaket beserta rahasianya menurut ulama: Pertama, mentimun dan kurma عَنْ عَبْدِاللهِ بنِ جعفر رضي الله عنه، قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَأْكُلُ الْقِثَّاءَ بِالرُّطَبِ‏ Dari Abdullah bin Jafar radhiyallahu anhu dia berkata, “Saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam makan mentimun dengan kurma basah.” (HR Ibnu Majah). Mengapa Rasulullah SAW memakan mentimun dipadu dengan kurma? Rupanya, rahasianya adalah, dua buah-buahan ini mempunyai karakter yang berbeda. Mentimun sifatnya adalah penuh cairan dan dingin, sementara kurma sifatnya panas. Keduanya saling melengkapi dan menjadi penyeimbang, terutama untuk metabolisme pencernaan. Kedua, semangka dan kurma عَنْ عَائِشَةَ‏ رضي الله عنها:‏ ((أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم، كَانَ يَأْكُلُ الْبِطِّيخَ بِالرُّطَبِ‏))؛ [رواه أبو داود، والترمذي، والنسائي]. Dari Aisyah RA, dia berkata, “Sesungguhnya Nabi SAW memakan semangka dengan kurma.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasai). Mengapa semangka dipadukan dengan kurma? Karena tabiat dari semangka itu membuat rileks tubuh sementara kurma penuh nutrisi dan menjadikan tubuh aktif kembali. Ketiga, melon dan kurma

Read More

Kisah Bahtera Nabi Nuh dalam Al-Qur’an

Jakarta — 1miliarsantri.net : Nabi adalah utusan Allah yang datang dari waktu ke waktu untuk membimbing umat manusia ke jalan Allah, jalan kebenaran. Di antara sekian banyak orang yang datang sebagai pembimbing dan pemberi peringatan kepada manusia, Nabi Nuh (Alaihisalam) [1] adalah salah satunya. Beliau hidup jauh sebelum zaman Nabi Muhammad (Salallahu alaihi wasalam), nabi terakhir. [2] Allah mengangkat Nuh sebagai nabi bagi umatnya, agar dapat membimbing mereka ke jalan yang benar dan menjauhkan mereka dari jalan yang jahat. Al-Qur’an menceritakan kisah Nabi Nuh dan kaumnya dalam beberapa surah[3], yaitu surah 71 (Nuh), surah 11 (Hud), dan surah 23 (al-Mu’minun), dan masih banyak lagi. ayat-ayat [4] di dalamnya. Kisah ini menceritakan kepada kita tentang keimanan yang kuat yang dimiliki Nabi kepada Tuhan Yang Maha Esa dan tentang kebinasaan terakhir bagi mereka yang mengabaikan Pesan Ilahi. Memerintahkan Nabi Nuh untuk memperingatkan umatnya, Allah berfirman: “Peringatkanlah umatmu sebelum mereka mendapat hukuman yang pedih.” — Al-Qur’an, 71:1 Menaati perintah Allah, Nabi Nuh mendatangi kaumnya dan berkata: “Aku datang kepadamu dengan peringatan yang jelas bahwa kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku takut kepadamu siksa hari yang celaka.” — Al-Qur’an, 11:25-26 Para pemimpin yang khawatir akan kehilangan kekuasaan dan wibawa mereka atas rakyat yang mereka pimpin, tidak menyetujui apa yang dikhotbahkan Nabi Nuh dan berusaha menyesatkan rakyat dari Jalan yang Benar. Mereka berdebat dengan Nabi yang bersabda: “Kami tidak melihat sesuatu yang istimewa dalam dirimu kecuali sebagai manusia seperti kami. Kami juga tidak melihat orang-orang yang mengikuti Anda, melainkan orang-orang yang paling hina di antara kami dan tidak dewasa dalam menilai. Kami juga tidak melihatmu lebih unggul dari kami; sebenarnya kami pikir kamu pembohong.” — Al-Qur’an, 11:27 Nabi Nuh tidak terganggu oleh komentar-komentar menghina mereka dan melanjutkan misi ilahinya dengan sengaja. Dia menyerukan kepada umatnya dengan cara yang sangat sopan dan penuh kasih untuk memperbaiki cara hidup mereka. Ia juga memperingatkan mereka akan akibat buruk yang akan terjadi jika mereka terus menyembah dewa-dewa palsu dan menjalani kehidupan yang amoral. Meyakinkan mereka bahwa dia tidak mencari kekayaan atau kekuasaan atau bantuan apa pun dari mereka, dia berkata: “Dan hai umatku! Aku tidak meminta kepadamu imbalan harta, pahalaku hanya dari Allah.” — Al-Qur’an, 11:29 Namun para pemimpin terus menghalangi Nabi Nuh dalam misinya dengan menimbulkan keraguan terhadap Nuh. Mereka berkata kepada orang-orang: “Dia tidak lebih dari pria sepertimu. Keinginannya adalah untuk menegaskan superioritas atas Anda. Seandainya Allah menghendaki (mengirimkan rasul), Dia bisa saja menurunkan Malaikat. Kami belum pernah mendengar hal seperti itu (seperti yang dikatakannya), di kalangan nenek moyang kami dahulu kala.” — Al-Qur’an, 23:24. [5] Para kepala suku kemudian menjadi marah terhadap Nabi dan menantangnya dengan arogan: “Wahai Nuh! Sesungguhnya kamu telah berselisih dengan kami dan kamu telah memperpanjang perselisihan itu: sekarang bawakan kepada kami apa yang telah kamu ancam kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang jujur.” — Al-Qur’an, 11:32 Nabi Nuh kemudian mengingatkan mereka bahwa bukanlah kekuasaannya melainkan kekuasaan Allah untuk menghukum mereka karena perbuatan jahat mereka. “Sesungguhnya Allah akan menimpakannya kepadamu jika Dia menghendakinya, — dan kemudian, kamu tidak akan dapat menggagalkannya.” — Al-Qur’an, 11:33 Namun semua peringatannya, nasehat dan nasehatnya yang baik sepertinya tidak didengarkan. Kecuali segelintir orang yang mengikuti petunjuknya, sebagian lainnya terus memuja berhala batu dengan nama berbeda sebagaimana dibuktikan dalam ayat berikut: “Dan mereka berkata (satu sama lain) ‘Jangan tinggalkan tuhan-tuhanmu: jangan tinggalkan Wadd, Suwa, Yaguth, Yauq, atau Nasr. — Al-Qur’an, 71:23 Nabi Nuh kembali melipatgandakan usahanya namun semuanya sia-sia. Dia kemudian berseru kepada Tuhannya: “Ya Tuhanku! Aku telah menyeru umatku di siang dan malam hari, namun seruanku hanya (meningkatkan) pelarian mereka (dari Jalan yang Benar). Dan setiap kali Aku berseru kepada mereka, agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan jari-jari mereka ke dalam telinga mereka, menutupi diri mereka dengan pakaian mereka, menjadi keras kepala dan menyerahkan diri kepada kesombongan. Maka aku telah menyeru mereka dengan lantang: selanjutnya aku telah berbicara kepada mereka di muka umum dan secara diam-diam secara sembunyi-sembunyi.” — Al-Qur’an, 71:5-9 Ketika masyarakat menjadi lebih keras kepala dan menolak menerima pesan Tuhan yang menuduh Nabi Nuh melakukan kebohongan, Tuhan memutuskan untuk menjatuhkan hukuman-Nya kepada orang-orang kafir. Kepada Nabi Nuh, Allah memerintahkan:

Read More

Pasukan Israel Maju ke Gaza Selatan

Gaza — 1miliarsantri.net : Pasukan zinois Israel terus menggempur wilayah Gaza dan mengirim tank lebih dalam ke wilayah Jalur Gaza selatan pada hari Minggu saat pertempuran dengan militan pimpinan Hamas. Pejabat kesehatan Gaza melaporkan serangan militer Israel telah menewaskan 66 warga Palestina di seluruh wilayah dalam 24 jam terakhir. Tank-tank Israel bergerak lebih jauh ke tiga kota di timur Khan Younis, Gaza selatan, yaitu Al-Karara, Al-Zanna, dan Bani Suhaila. Para petugas medis menyatakan setidaknya sembilan warga Palestina tewas akibat serangan militer Israel di wilayah tersebut pada Minggu pagi. Penduduk setempat mengatakan pertempuran sengit terdengar di wilayah timur Khan Younis tempat operasi militer Israel berlangsung. Penyerbuan baru ini menyebabkan ribuan keluarga meninggalkan rumah mereka dan menuju ke daerah padat penduduk di Al-Mawasi di barat, dan ke utara menuju Deir Al-Balah. Kemudian pada hari Minggu, dua serangan udara Israel terpisah di Khan Younis menewaskan setidaknya 15 warga Palestina, menurut petugas medis. Satu serangan udara di area tenda di distrik Al-Mawasi menewaskan lima orang termasuk seorang bayi perempuan berusia empat bulan bernama Maria Abu Ziada. Al-Mawasi di Khan Younis barat adalah area yang ditetapkan sebagai zona kemanusiaan dimana militer Israel memerintahkan warga Palestina dari tempat lain untuk mengungsi ke sana. Militer Israel mengatakan mereka sedang memeriksa laporan tersebut. Serangan udara lainnya pada sebuah rumah di pusat kota Khan Younis menewaskan 10 orang, menurut pejabat kesehatan. Selama beberapa hari terakhir, militer Israel menyatakan serangan di Khan Younis timur dilakukan sebagai respons atas serangan yang diperbarui, termasuk penembakan roket, dari wilayah tersebut dan untuk mencegah Hamas menyusun kekuatan kembali. Mereka mengatakan pasukan telah menewaskan puluhan militan di daerah itu dan menghancurkan infrastruktur militer. Sementara itu, di Rafah, dekat perbatasan dengan Mesir, pasukan Israel maju lebih dalam ke bagian utara kota, dimana mereka belum sepenuhnya menguasai wilayah tersebut. Tank-tank juga menembaki beberapa daerah di Jalur Gaza tengah termasuk kamp Bureij, kamp Nuseirat dan desa Juhr El-Deek. Di pinggiran Tel Al-Hawa, Gaza City, dimana sayap bersenjata Hamas mengatakan para pejuang bertempur melawan pasukan Israel yang beroperasi di sana, sebuah serangan udara Israel menewaskan empat warga Palestina, menurut petugas medis.

Read More

Muhammadiyah Akhirnya Menerima Tawaran Tambamg Pemerintah

Jakarta — 1miliarsantri.net : Persyarikatan yang didirikan KH Amad Dahlan ini, secara tegas dan tanpa keraguan menerima tawaran pemerintah untuk mengelola Ijin Usaha Pertambangan(IUP) akhirnya tidak ada lagi kontroversi tentang iya atau tidaknya Muhammadiyah mengelola tambang yang ditawarkan pemerintah. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dilakukan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogya, Ahad (28/7/2024). Unsur kehati hatian PP Muhammadiyah menerima IUP dari pemerintah memang dilakukan dengan menggelar rapat konsolidasi nasional dari 27-28 Juli di Universitas Aisiyah Muhammadiyah Yogya. Meskipun disertai unsur kehati hatian, namun di internal Muhammadiyah juga masih ada yang tidak sependapat. Ketidaksetujuan itu diwujudkan dalam demo di luar acara konsolidasi di Universitas Aisiyah Muhammadiyah. Anak anak muda Muhammadiyah menyindir dengan spanduk bertuliskan; NU-Muhammadiyah dibedakan dengan qunut, tetapi disatukan dengan tambang. Tapi, demo itu toh tidak bisa mengganggu keputusan PP Muhammadiyah yang sudah final menerima IUP dari pemerintah. Meskipun demo anak anak muda Muhammadiyah tidak merubah keputusan final penerimaan pengelolaan tambang, namun di level publik yang paham Muhammadiyah masih tetap mempertanyakan; Kenapa sih Muhammadiyah mau? Apa karena ditekan? Atau karena Muhammadiyah sudah tidak mau ribut atau berseberangan dengan pemerintah? Itulah letupan letupan pertanyaan dari pihak yang tidak sepaham. Dalam konferensi pers yang disampaikan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti menjelaskan Muhammadiyah mengungkap alasan menerima konsesi izin usaha pertambangan atau izin tambang yang ditawarkan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Prof Mu’ti menyebut Muhammadiyah berkomitmen memperluas dan memperkuat dakwah dalam ekonomi. Hal ini termasuk dalam pengelolaan tambang. “Yang sesuai dengan ajaran Islam, konstitusi, dan tata kelola yang profesional, amanah, penuh tanggung jawab, seksama, berorientasi pada kesejahteraan sosial,” katanya. Prof Mu’ti menambahkan penerimaan IUP itu juga disertai komitmen menjaga kelestarian alam secara seimbang, dan melibatkan sumberdaya insani yang handal dan berintegritas tinggi. Ia juga menuturkan keputusan menerima izin tambang diambil setelah melakukan pengkajian dan menerima masukan yang komprehensif dari para ahli pertambangan, ahli hukum, dan majelis/lembaga di lingkungan PP Muhammadiyah. PP Muhammadiyah juga menerima masukan dari pengelola/pengusaha tambang, ahli lingkungan hidup, perguruan tinggi, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Read More