Kabar Palestina: Kecaman Dunia terhadap Aneksasi Israel di Tepi Barat, Ancaman bagi Solusi Dua Negara dan Stabilitas Timur Tengah

Langkah aneksasi Israel di Tepi Barat memicu kecaman komunitas internasional. PBB, OKI, dan Liga Arab menilai kebijakan ini melanggar hukum internasional dan mengancam solusi dua negara Palestina–Israel. Gaza, Palestina — 1miliarsantri.net: Langkah terbaru pemerintah Israel terkait perubahan status hukum dan administrasi tanah di Tepi Barat kembali menuai kritik tajam dari berbagai negara dan organisasi internasional. Kebijakan tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi aneksasi de facto terhadap wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967. Laporan dari Safa News Agency menyebutkan bahwa komunitas internasional memandang langkah ini sebagai tindakan sepihak yang berpotensi mengubah komposisi demografis serta realitas politik di lapangan. PBB dan Organisasi Internasional Angkat Bicara Perwakilan di United Nations (PBB) menegaskan bahwa setiap upaya aneksasi wilayah pendudukan bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan. Prinsip non-akuisisi wilayah melalui kekuatan militer menjadi landasan utama dalam hukum internasional modern. Selain itu, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) serta Liga Arab secara resmi mengecam kebijakan tersebut. Kedua organisasi ini menyatakan bahwa tindakan tersebut dapat menggagalkan prospek solusi dua negara yang selama ini didukung komunitas global. Dampak terhadap Palestina dan Prospek Perdamaian Bagi rakyat Palestina, kebijakan ini dinilai semakin mempersempit peluang terbentuknya negara merdeka yang berdaulat dan berkelanjutan secara geografis. Sejumlah kelompok hak asasi manusia, termasuk Al-Haq, menilai kebijakan tersebut sebagai eskalasi sistematis dalam memperluas kontrol administratif dan hukum atas wilayah pendudukan. Analis politik menilai bahwa langkah ini dapat: Sorotan Hukum Internasional

Read More

Muhammadiyah Terbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M, Link Lengkap Cek Di Sini

Muhammadiyah resmi menerbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M untuk seluruh kota di Indonesia. Yogyakarta — 1miliarsantri.net: Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Muhammadiyah melalui Suara Muhammadiyah telah menerbitkan jadwal imsakiyah lengkap yang bisa diunduh oleh umat Muslim di Indonesia. Jadwal ini dirancang sebagai panduan waktu sahur (imsak), waktu subuh, serta waktu berbuka puasa. Dasar Perhitungan Waktu Imsak dan Subuh Mengutip suaramuhammadiyah.com, Jadwal Imsakiyah disusun oleh Dr. Oman Fathurohman SW, M.Ag, Ketua Bidang Hisab dan Iptek Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Perhitungan waktu subuh dan imsak menggunakan kriteria hisab dengan posisi matahari minus 18 derajat, sesuai keputusan Munas Tarjih Muhammadiyah ke-31 tahun 2020. Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M Berbagai Kota Di Indonesia

Read More

Muhammadiyah Mulai Melaksanakan Puasa Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026: Penetapan, Metode dan Imbauan Sikap Bijak

Muhammadiyah resmi menentukan awal puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Artikel ini membahas dasar penetapan, perbedaan dengan pemerintah, serta ajakan sikap bijak umat. Jakarta — 1miliarsantri.net: Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia, Muhammadiyah, telah menetapkan awal ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriyah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 Masehi. Keputusan itu tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H. Penetapan tersebut juga telah diikuti pelaksanaan Salat Tarawih di sejumlah masjid di berbagai daerah pada Selasa malam (17/2/2026) sebagai malam pertama Ramadhan bagi warga Muhammadiyah. Dasar Penetapan: Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai dasar perhitungannya, menggantikan metode wujudul hilal yang sebelumnya digunakan. Metode ini memadukan tiga unsur utama yaitu prinsip, syarat, dan parameter (PSP) untuk menentukan awal bulan Hijriah secara global. Menurut KHGT, parameter tinggi hilal minimal 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat setelah ijtimak (konjungsi) harus terpenuhi di mana saja di permukaan bumi. Untuk awal Ramadhan 1447 H, ketentuan ini telah terpenuhi di wilayah Alaska, Amerika Serikat, sehingga Muhammadiyah memutuskan 18 Februari 2026 sebagai 1 Ramadhan. Pakar falak Muhammadiyah juga mencatat bahwa konjungsi jelang Ramadhan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12.01 UTC. Perbedaan dengan Pemerintah dan Saran Sikap Umat Berbeda dengan Muhammadiyah, pemerintah melalui sidang isbat yang melibatkan hisab dan rukyatul hilal menetapkan awal puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Hal ini didasarkan pada ketentuan rukyat di wilayah Indonesia yang belum terpenuhinya posisi hilal secara visual. Perbedaan penetapan ini mendapat perhatian publik. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak umat Islam bersikap bijaksana menanggapi perbedaan tersebut. Ia menekankan pentingnya saling menghormati pilihan ijtihad dan tidak saling menyalahkan, sebab tujuan puasa adalah untuk meningkatkan takwa. Makna Puasa dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah Islam mewajibkan puasa Ramadhan sebagaimana ditegaskan Allah SWT: Al-Qur’an menjelaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi sebuah ibadah yang melatih ketakwaan kepada Allah SWT.

Read More

Ramadhan 1447 H: Semarak Pawai Tarhib Ramadhan, Santri RTO/RTQ Opung Sambut Bulan Suci dengan Penuh Sukacita

RTO/RTQ Opung menggelar Pawai Tarhib Ramadhan 1447 H di Perumahan Jatimulya, diikuti ratusan santri dan orang tua. Kegiatan edukatif ini menjadi syiar menyambut Ramadhan tahun 2026. Bekasi — 1miliarsantri.net: Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, RTO/RTQ Opung menggelar Pawai Tarhib Ramadhan pada Selasa (17/2/2026) bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh semangat keislaman di lingkungan Perumahan Jatimulya. Sekitar 90 peserta didik dari Lembaga Pendidikan Opung, yang terdiri atas santri RTQ Opung dan siswa Bimba Opung ASA Kidz Station, turut ambil bagian. Selain itu, sekitar 40 orang pengurus, pengajar, serta orang tua santri dan siswa juga hadir memeriahkan kegiatan tersebut. Pawai Tarhib Ramadhan 1447 H dimulai pukul 08.00 WIB dari Gedung RTO di Jalan Rambutan Raya No. 5 dan menyusuri jalan-jalan sekitar Perumahan Jatimulya Kabupaten Bekasi sebelum kembali ke titik awal pada pukul 09.00 WIB. Para santri tampak membawa poster-poster kreatif bertema penyambutan Ramadhan. Bahkan, dua santri tampil mencuri perhatian dengan sepeda hias bernuansa Islami. Poster dan sepeda hias tersebut akan dilombakan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas santri. Syiar Ramadhan dan Penguatan Iman Kegiatan ditutup pada pukul 09.30 WIB dengan tausiyah pembina RTO, Hj. Zuraedah yang akrab disapa Bunda Hj. Ida. Dalam arahannya, beliau mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan memperkuat keimanan kepada Allah SWT. Beliau mencuplik kandungan Surat Al-Ikhlas sebagai penguatan tauhid: “Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa.” (QS. Al-Ikhlas: 1) Menurutnya, Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum memperteguh keyakinan bahwa hanya Allah SWT satu-satunya yang berhak disembah. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183) Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama puasa Ramadhan adalah membentuk pribadi bertakwa. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Read More

Soal Tambang, Ormas dan Kekeliruan Cara Berpikir

Bandung — 1miliarsantri.net : Ali Akbar Al-Buthoni menyoroti persoalan tambang yang melibatkan Ormas oleh karena kebijakan pemerintah, Kebijakan tambang untuk Ormas di Indonesia telah menimbulkan perdebatan yang cukup tajam. Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 25 Tahun 2024 yang memungkinkan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan untuk memperoleh izin usaha pertambangan. Namun, kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa ormas keagamaan tidak memiliki kapabilitas dalam mengelola tambang dan berpotensi merusak lingkungan. Selain itu, kebijakan ini juga dapat memicu konflik internal di dalam ormas dan memperburuk situasi. SOAL TAMBANG, ORMAS & KEKELIRUAN CARA BERPIKIR Ali Akbar Al-Buthoni | Hijrah Peradaban Channel Ramai belakangan ini pernyataan Pandji Pragiwaksono yang mengkritik ormas Islam karena mengelola tambang. Sebagian setuju, sebagian tersinggung. Tapi dari sudut pandang aqliyah Islamiyah, problem utamanya bukan pada setuju atau tidak setuju, melainkan cara berpikir yang dipakai. 1️⃣ MASALAHNYA BUKAN “ORMAS”, TAPI SISTEM Dalam Islam, tambang adalah kepemilikan umum (milkiyyah ‘ammah). Artinya:• tidak boleh dimonopoli individu,• tidak boleh diserahkan ke korporasi,• apalagi jadi alat tambal-bolong sistem ekonomi rusak. Ketika tambang diserahkan ke ormas, BUMN, atau swasta di bawah sistem kapitalisme, itu tetap salah secara prinsip, meski pelakunya berlabel “Islam”. Jadi keliru jika masalahnya dipersempit menjadi: “Ormas boleh atau tidak?” Padahal akar masalahnya: negara tidak menjalankan syariat pengelolaan harta umat. 2️⃣ KRITIK TANPA MEMBONGKAR SISTEM = KRITIK SETENGAH MATANG Mengkritik ormas tanpa menyentuh sistem kapitalisme sama seperti:• marah pada korban,• tapi membiarkan pelaku utama tetap berkuasa. Islam tidak mengajarkan berpikir parsial. Islam mengajarkan berpikir menyeluruh (syumuli):• siapa pemilik harta?• siapa pengelola sah?• untuk siapa hasilnya? Jika negara menyerahkan tambang kepada siapa pun selain negara sebagai pengelola amanah umat, itu pelanggaran konsep Islam, bukan sekadar pelanggaran etika. 3️⃣ AQLIYAH ISLAMIYAH TIDAK SIBUK PADA AKTOR, TAPI PADA HUKUM

Read More

Banjir Genangi Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta

Banjir akibat hujan deras kembali menggenangi sejumlah ruas jalan di Jakarta pada Senin (12/1/2026). BPBD DKI Jakarta mencatat puluhan ruas jalan dan wilayah RT terendam, berdampak pada arus lalu lintas dan aktivitas warga. Simak update terkini kondisi banjir dan respons instansi terkait. Jakarta — 1miliarsantri.net: Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak pagi hari pada Senin (12 Januari 2026), menyebabkan genangan air di banyak ruas jalan dan area pemukiman. Curah hujan yang turun sejak dini hari menyebabkan sistem drainase tidak mampu menampung volume air yang besar, sehingga permukaan jalan terlihat terendam di sejumlah titik ibu kota. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, hingga siang hari Senin tercatat 32 ruas jalan di Jakarta Utara masih terendam air akibat hujan deras sejak pagi. Selain itu, terdapat juga genangan air di wilayah rukun tetangga (RT) yang tersebar. Beberapa ruas jalan yang terdampak banjir meliputi: Jalan Taman Stasiun (Tanjung Priok) Jalan Sunter Indah Raya, Jalan Swasembada Raya RW 14, Jalan Kebon Bawang VI, Jalan Yos Sudarso depan Altira, Jalan RE Martadinata depan Stasiun Ancol dan beberapa jalan lainnya di wilayah Penjaringan serta Pademangan. Dampak Flooding terhadap Aktivitas Pemerintah dan Lalu Lintas Genangan air di ruas jalan utama tak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada pelayanan transportasi publik maupun aspek lain kehidupan kota. Hujan deras membuat sebagian ruas jalan tergenang sehingga kendaraan harus melaju pelan atau menghindari jalan tertentu. Akibatnya, terjadi gangguan pada arus lalu lintas di beberapa wilayah terdampak. Data Terbaru dari BPBD DKI Jakarta Gubernur DKI Jakarta, menyatakan bahwa penanganan banjir di Jakarta memerlukan koordinasi yang kuat antara instansi terkait dan kesiapan alat kerja seperti pompa air. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan puluhan pompa baik portable maupun mobile pump untuk mempercepat pengosongan genangan air. Prinsipnya, kondisi hujan ekstrem ini membutuhkan kesiapsiagaan ekstra demi menekan dampak negatif yang dirasakan masyarakat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa penanggulangan banjir di Jakarta tidak bisa dilakukan secara sporadis dan harus dipersiapkan secara menyeluruh sejak awal.

Read More

GPIB dan SMAN 11 Jakarta Gelar Penyuluhan Anti-Bullying dan Radikalisme Era Digital

Gerakan Pendidikan Indonesia Baru “GPIB” DPW DKI Jakarta bersama SMAN 11 Jakarta menggelar penyuluhan anti-bullying dan pencegahan radikalisme era digital untuk melindungi siswa dan membangun sekolah yang aman, ramah anak, dan berkeadaban. Jakarta –  1miliarsantri.net: Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) DPW DKI Jakarta bekerja sama dengan SMAN 11 Jakarta Timur menyelenggarakan acara penyuluhan Anti-Bullying dan Kekerasan dalam Lingkungan Sekolah (PABK), serta penyuluhan Pencegahan Radikalisme di Era Digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya keamanan dan harmoni di lingkungan sekolah, dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten. Penyuluhan anti-bullying dan kekerasan di sekolah, disampaikan oleh Yulina Dewi, SH, MH – salah satu pengurus GPIB DPW DKI Jakarta yang juga berprofesi sebagai jaksa di Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Tujuan Penyuluhan Giat penyuluhan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang perundungan, memberikan pemahaman akan dampak buruknya bagi korban dan pelaku, serta membangun lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan saling menghormati. Siswa juga diajarkan cara mencegah, melawan, dan melaporkan kasus bullying agar dapat tumbuh optimal secara fisik dan mental. Melalui penyuluhan, peserta dapat memahami definisi bullying, bentuk-bentuknya (fisik, verbal, siber), serta dampaknya (trauma, rendahnya rasa diri, gangguan mental). Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk: Acara penyuluhan berlangsung menarik ditandai dengan antusiasnya pasa siswa SMAN 11 Jakarta Timur mengikuti keseluruhan rangkaian acara, yang diselenggarakan pada Rabu, 7 Januari 2026. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SMAN 11 Jakarta Dra. Penina Sianmbela, Ketua Umum GPIB Ir. Agung Karang, Wakil Ketua GPIB DPW DKI Jakarta Dani Hendro, Ketua DPC GPIB Jakarta Timur Mohamad Amin, serta Handoko A dari Kesbangpol, Yudhi dari Kesbangpol, Devi Sarasaty dari Kesbangpol dan Rini Humas Komite Sekolah SMA 53 Jakarta. Turut hadir, Doli Arusdin Situmeang Guru SMAN 11 Jakarta Timur, Yosep Dian Sulistyo Guru SMAN 11 Jakarta Timur, Agung Bintang Karang Pengurus DPP GPIB, Yenti Sofia Pengurus GPIB DPW DKI Jakarta, Sekretaris DPW Nurhayati, Bendahara DPW Rahayu Desy Leni SE, Wakil Bendahara DPW Lina Herlina, Ketua OKK GPIB DPW DKI Jakarta Nani Wijaya, Suhana Pengurus GPIB DPW DKI Jakarta, dan Titik Suparti Humas DPW DKI Jakarta. Sambutan dan Harapan Kepala Sekolah SMAN 11 Jakarta Timur Dra. Penina Sinambela, M.Pd, Kepala Sekolah SMAN 11 Jakarta Timur, menyampaikan apresiasinya, “Terima kasih kepada tim GPIB yang telah mengedukasi anak-anak. Mudah-mudahan materi yang disampaikan bermanfaat.” Diapun melanjutkan,

Read More

Breaking News: Gempa 7.1 Magnitudo Di Kepulauan Talaud Tidak Berpotensi Tsunami

Melonguane, Talaud – 1miliarsantri.net: Gempa bumi dengan kekuatan 7.1 Magnitudo terjadi di laut, namun belum ada laporan resmi berpotensi tsunami. Informasi gempa disampaikan oleh BMKG melalui platform media sosial Telegram dan aplikasi resmi WRS-BMKG. Gempa tektonik terjadi malam ini, Sabtu 10 Januari 2026 pukul 21.58.25 WIB, terjadi di wilayah Pantai Timur Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,4. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,76° LU ; 126,95° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 40 km arah tenggara Melonguane, Sulawesi Utara. BMKG mengungkapkan, gempa terjadi pada kedalaman 31 km.Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar turun (oblique normal

Read More

Kilas Balik Palestina 2025: Tipu Daya Perdamaian, Pelanggaran Gencatan Senjata oleh Israel, dan Luka Kemanusiaan

Kilas balik konflik Palestina sepanjang 2025: pelanggaran gencatan senjata Israel, korban tewas dan luka, serta dampak pengungsian ratusan ribu warga Gaza. Mengapa solusi dua negara dan rencana perdamaian belum membawa keadilan hakiki. Gaza, Palestina – 1miliarsantri.net: Momentum pergantian tahun Masehi dari tahun 2025 dan mengawali tahun baru 2026, 1miliarsantri.net menyajikan ulasan tentang kondisi Palestina. Hingga saat ini zionis Israel terus melakukan pelanggaran gencatan senjata dan kejahatan kemanusiaan yang berdampak pada rakyat Palestina, dilakukan rezim Netanyahu dihadapan mata dunia dan PBB yang seolah-olah tak bernyali menghentikannya. Artikel ini memberikan gambaran komprehensif tentang dinamika konflik sepanjang 2025, termasuk pelanggaran gencatan senjata Israel, jumlah korban tewas, luka dan pengungsi, serta gambaran situasi kemanusiaan yang terus memburuk. Harapan yang Terus Menguap di Palestina Sepanjang 2025, harapan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan dan kehidupan manusiawi terus diuji. Alih-alih solusi damai yang adil, berbagai upaya penyelesaian justru membawa lebih banyak penderitaan. Konflik yang berlangsung telah menimbulkan dampak yang sangat besar terhadap penduduk sipil, terutama masyarakat di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Pelanggaran Gencatan Senjata oleh Israel Terus Meningkat Pada Oktober 2025, sebuah gencatan senjata di Gaza mulai diberlakukan sebagai bagian dari Comprehensive Plan yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump dan didukung beberapa negara termasuk Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab, serta mendapat perhatian dari negara-negara seperti Indonesia. Namun data dari Gaza Government Media Office menunjukkan bahwa gencatan senjata tersebut sering dilanggar oleh pasukan Israel. Sejak 10 Oktober 2025, setidaknya 875 pelanggaran dicatat, termasuk tembakan langsung ke warga sipil, serangan artileri, dan pembongkaran rumah-rumah warga. Laporan lain juga mencatat ratusan pelanggaran harian, dengan jumlah total pelanggaran yang dapat mencapai hampir 400 hingga lebih dari 900 kali dalam beberapa minggu setelah gencatan senjata. Data ini menunjukkan bahwa implementasi gencatan senjata sering kali hanya terjadi secara nominal, sementara di lapangan aksi militer terus berlangsung, menimbulkan ketidakamanan dan trauma mendalam bagi warga Gaza. Jumlah Korban: Kematian, Luka, dan Kehilangan 70.000 Syahid dan Ratusan Ribu Korban Luka-Luka Data resmi dari Kementerian Kesehatan Palestina dan badan statistik menunjukkan angka korban yang sangat tinggi: Selama gencatan senjata sejak Oktober 2025, puluhan hingga ratusan warga Gaza terus menjadi korban. Dalam beberapa laporan, setidaknya 411 warga tewas dan lebih dari 1.100 lainnya luka terluka akibat pelanggaran terhadap kesepakatan tersebut.

Read More

Ole Romeny: Striker Timnas Indonesia yang Sepak Bola Bukan Sekadar Pilihan, Tapi Pulang ke Asal

Perjalanan karier Ole Romeny dari naturalisasi, perjuangan cedera, dan bagaimana membela Timnas Indonesia adalah lebih dari pilihan profesional — ini adalah soal kembali ke asal dan kebanggaan tanah air. Jakarta – 1miliarsantri.net: Ole Romeny, striker berdarah Medan yang kini menjadi sorotan di Timnas Indonesia, bukan sekadar pemain naturalisasi biasa. Baginya, sepak bola adalah cerita tentang pilihan hidup, perjuangan, dan kembali ke akar keluarga yang membentuk identitasnya. Pemain kelahiran Belanda ini memilih membela Timnas Indonesia setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Februari 2025, mengucapkan sumpah di London sebelum debut internasionalnya di babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski besar di Eropa, Romeny merasa terhubung dengan tanah air neneknya dari Medan — sebuah alasan kuat yang membuatnya mantap mengenakan seragam Garuda. “Ini bukan hanya tentang pilihan. Ini tentang pulang ke asal dan membanggakan orang-orang yang percaya pada saya, termasuk keluarga saya di Indonesia,” tulis salah satu postingan di akun Facebook yang viral di kalangan suporter. (Sumber: Facebook/Share Post) Debut Internasional — Momen Tak Terlupakan Debut Romeny bersama Timnas Indonesia terjadi pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Australia, di mana ia mencetak gol meski tim kalah. Ia kemudian kembali jadi pahlawan saat Indonesia menang 1-0 atas Bahrain dan mencatatkan satu lagi gol penting melawan China. Keduanya menjadi momen penting yang menunjukkan bahwa keputusannya membela Indonesia bukan sekadar simbol, tetapi kontribusi nyata di level internasional. “Rasanya luar biasa bisa mencetak gol di jersey merah putih. Ini lebih dari sekadar angka di statistik — ini tentang mimpi yang jadi kenyataan,” ujar Ole dalam sebuah wawancara yang dibagikan lewat platform media sosialnya. (Sumber: Facebook/Share Post) Perjuangan di Luar Lapangan: Cedera & Dedikasi Tanpa Kompromi Romeny sempat mengalami cedera parah saat tur pra-musim di Indonesia, akibat tekel keras di sebuah laga Piala Presiden 2025. Cedera ini membuatnya menjalani operasi dan proses rehabilitasi panjang yang membuatnya absen di beberapa pertandingan penting Timnas. “Saya fokus penuh pada pemulihan. Ini bukan hanya tentang kembali ke lapangan, tapi tentang berada dalam kondisi terbaik untuk Indonesia, bukan sekadar klub.”

Read More