Kisah Inspiraf: Hilangkan Stres Saat Merawat Orang Tua Sakit degan Cara Self Care Agar Lebih Tegar dan Optimis
5. Jaga Diri Sendiri, Karena Tubuh Juga Amanah
Di masa merawat bapak sakit, penulis sering lupa makan, tidur tak teratur, dan terlalu memaksakan diri. Padahal Rasulullah bersabda:
“Sesungguhnya tubuhmu memiliki hak atasmu.” (HR. Bukhari)
Kini aku belajar berhenti sejenak ketika lelah, berjalan pagi, atau sekadar mendengarkan musik yang menenangkan. Self-care bukan egois, tapi bentuk syukur karena kita menjaga amanah Allah atas tubuh dan jiwa sendiri.
Dalam dunia psikologi, merawat diri dikenal sebagai self-care, bentuk penghargaan terhadap diri agar tetap sehat secara mental dan fisik. Tidur cukup, makan bergizi, bernafas dalam-dalam, atau sekadar duduk menikmati udara pagi, semuanya adalah ibadah jika diniatkan untuk menjaga amanah Allah.
Merawat diri bukan egois, tapi bentuk syukur. Sebab bagaimana bisa seseorang menguatkan orang tua jika dirinya rapuh?
Baca juga: 8 Cara Seru Solo Traveling Halal yang Menyenangkan dan Tetap Jaga Iman
Merawat dengan Cinta, Bukan Sekadar Kewajiban
Merawat orang tua yang sakit memang melelahkan, tapi dibalik itu ada cinta yang menyembuhkan. Kita tidak hanya membantu mereka bertahan, tapi juga belajar arti hidup yang sebenarnya: sabar, ikhlas, dan mencintai tanpa syarat.
Allah tidak pernah salah memberi peran. Mungkin melalui peran sebagai caregiver, Allah sedang mengajarkan kita cara menjadi manusia yang lebih lembut dan penyayang. Dan kelak, setiap air mata dan peluh yang jatuh itu akan menjadi bukti cinta yang paling tulus di hadapan-Nya.
Penulis : Iftitah Rahmawati
Editor : Thamrin Humris dan Ainun Maghfiroh
Sumber foto: Ilustrasi
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


