Kisah Inspiraf: Hilangkan Stres Saat Merawat Orang Tua Sakit degan Cara Self Care Agar Lebih Tegar dan Optimis
Dari quality time itu penulis menemukan makna bahwa tidak ada waktu yang sia-saia ketika membersamai orang tua yang sakit. Sebagaimana firman Allah:
وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu…” (QS. Al-Isra: 23)
Merawat orang tua bukan beban, tapi ladang pahala. Saat lelah datang, ingatlah, Mungkin di dunia, tangan kita yang menyuapi mereka, tapi di akhirat tangan merekalah yang akan menarik kita menuju rahmat Allah/surga.
Dalam Islam, ibadah keluarga seperti doa bersama, zikir, dan tilawah menjadi ladang pahala. Secara psikologis, kegiatan ini membangun shared meaning, makna bersama yang menumbuhkan optimisme.
Selain itu psikologi menyebut kegiatan spiritual bersama orang yang kita cintai dapat meningkatkan bonding dan hormon oksitosin dimana hormon kasih sayang yang menenangkan jiwa. Ketika membaca Al-Qur’an bersama orang tua, hati kita tidak hanya tenang, tapi juga saling menguatkan dalam iman.
Baca juga: Jangan Panik! Ini Cara Nabung di Tengah Inflasi Biar Tetap Untung
3. Mengeluh dengan Ibu, Mendapatkan Arti Sabar
Dinamika merawat orang tua sakit adalah terbatasnya mobilitas termasuk ketika mudik tidak bisa bersama-sama bahkan mau pergi untuk healing saja merasa bersalah karena kepikiran bapak yang terbaring dirumah.
Saat itu penulis merasa jenuh merawat bapak, sebelum tidur biasanya deep talk sama ibu. Suatu kali penulis bertanya pada ibu, “Kenapa keluarga kita diuji dengan bapak sakit bertahun-tahun, mau liburan nggak bisa, harus hemat juga, kenapa kok berat ujian ini bu?”
Beliau menjawab lembut,
“Nak, dibalik ujian itu ada tanda Allah sayang sama hambanya, dengan ujian Allah ingin hambanya naik kelas/derajatnya naik lebih mulia. Dan percayalah nak setiap puasa ada hari raya, setiap hujan ada pelangi, setiap ujian pasti ada hikmah.”
Kalimat itu menampar sekaligus memeluk. Penulis akhirnya belajar bahwa sabar bukan berarti tidak lelah, tapi tetap memilih bersyukur meski keadaan tak berubah.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


