Kadaker Minta Jamaah Calon Haji Agar Selalu Memakai Gelang

Dengarkan Artikel Ini

“Sandal atau sepatu yang dibawa itu jangan ditinggal, jangan dititipkan di loker-loker penitipan di area Masjidil Haram karena masuknya dan keluarnya akan berbeda. Masuknya dari pintu King Fahd nanti keluarnya akan berbeda. Oleh karena itu, saran saya jika menggunakan sandal pasukan sandal dalam kantong plastik, masukkan tas dan dibawa, jangan ditinggal kemudian,” tandas Khalilurrahman.

Yang tidak kalah penting, dia juga mengimbau kepada calhaj Indonesia agar selalu waspada ketika beribadah ke Masjidil Haram, serta tidak membawa perhiasan.

“Jangan membawa perhiasan khawatir ada tindakan kriminal atau pencopetan yang terjadi di area Masjidil Haram,” ucapnya.

Ketika akan beribadah ke Masjidil Haram, Khalilurrahman juga menyarankan kepada calhaj Indonesia untuk tidak berangkat sendirian, melainkan berkelompok.

“Ketika mereka berangkat 10 orang, maka pulang pun harus 10 orang. Ketika mereka berkelompok lima orang, pulang pun 5 orang, jangan sendiri-sendiri. Pastikan mereka berangkat bareng, pulang pun bareng,” tegasnya.

Setelah calhaj Indonesia sampai ke hotel, tambah dia, calhaj Indonesia juga tidak boleh memasak dengan alat yang bisa berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Jadi kalau seandainya memasak, itu supaya alat masak air itu yang otomatis. Dan pastikan ketika mereka akan sholat ke Masjidil Haram, semua alat masak tersebut agar dipastikan mati dulu, sehingga tidak terjadi kebakaran seperti tahun-tahun yang lalu. Karena lalai ditinggal untuk sholat, kemudian magicom-nya meledak kebakaran,” pungkasnya. (dul)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca