Bagaimana Mencegah dan Mencari Solusi Perundungan ya g Terjadi di Pesantren
Menurut Muhammad Bagus Wicaksono, perundungan di pesantren terjadi dikarenakan perbedaan latar pendidikan santri. Dia tidak memungkiri bahwa kebiasaan yang berbeda masih melekat pada tiap-tiap santri.
“Sejauh ini, ada beberapa kasus perundungan yang terjadi di pondok. Hal ini terjadi karena latar belakang pendidikan yang berbeda-beda, dari setiap santri di pondok, sehingga kebiasaan tersebut masih melekat di beberapa anak,” jelasnya.
Terjadinya perundungan di pesantren bukan menjadi penghalang bagi para pengurus untuk selalu mencegah dan meminimalisir terjadinya kasus-kasus lain. Pengurus pesantren menjamin bahwa proses belajar dan kedisiplinan yang dilakukan di pesantren dapat mencegah anak-anak menjadi pelaku bullying.
“Proses pembelajaran dan disiplin yang terdapat di pondok, menjadi penjamin bagi anak-anak untuk terbebas dari bullying, karena salah satu faktor terjadinya bullying adalah kendornya disiplin dan lingkungan pergaulan. Ketika anak berada di pondok pesantren maka insyaallah mereka akan terjaga dari aspek lingkungan dan disiplin,” pungkasnya. (Iin)
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


