Jamaah Haji Lansia Asal Jakarta Hilang di Makkah, Tanpa Identitas dan Alat Komunikasi
Dalam momentum ibadah haji yang sarat makna penghambaan dan persaudaraan sesama Muslim, keluarga berharap kepedulian dari seluruh jamaah Indonesia maupun masyarakat yang berada di sekitar Makkah. Setiap informasi sekecil apa pun dinilai sangat berarti untuk membantu menemukan Firdaus.
Pemerintah Indonesia melalui perwakilan di Arab Saudi juga telah mengetahui peristiwa tersebut. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah membenarkan adanya laporan jamaah haji Indonesia yang hilang. Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, menyampaikan bahwa penanganan kasus dilakukan oleh petugas kloter.
“Yang menangani petugas kloternya langsung. Saya belum dengar kabarnya,” ujarnya.
Doa dan Harapan Keluarga
Kini, di tengah lantunan talbiyah dan doa-doa para tamu Allah di Tanah Suci, keluarga hanya bisa berharap keajaiban dan uluran tangan sesama. Mereka memohon doa serta bantuan informasi dari siapa pun yang mungkin melihat atau mengetahui keberadaan Muhammad Firdaus Akhlan.
“Minta doanya ya semua. Kondisi abah linglung. Mohon doanya semoga segera ditemukan kembali dalam keadaan sehat walafiat, bisa melaksanakan haji sampai selesai dan pulang ke rumah dengan sehat dan selamat. Amin,” tutur Alwihaz penuh harap.
Kepada jamaah haji Indonesia yang berada di Makkah, khususnya di sekitar Sektor 9, apabila melihat seorang pria lansia mengenakan pakaian koko putih dan sarung, atau mengetahui informasi terkait keberadaan Muhammad Firdaus Akhlan, diharapkan segera melapor kepada petugas haji Indonesia terdekat. Di Tanah Suci, kepedulian kecil dapat menjadi jalan besar untuk mempertemukan kembali seorang ayah, suami, dan saudara dengan keluarganya.***
Penulis dan Editor: Thamrin Humris
Foto istimewa
Sumber: berbagai sumber
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


