MUI Makassar Mendorong Masyarakat Pahami Wakaf Tunai dan Produktif

Makassar — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar, Sulawesi Selatan mendorong masyarakat untuk memahami dengan baik perbedaan wakaf tunai dan wakaf produktif. Hal tersebut dijelaskan Sekretaris MUI Kota Makassar KH Maskur Yusuf dalam kegiatan seminar “Pemberdayaan Ekonomi Umat” beberapa waktu lalu. “Wakaf ini sudah sangat lazim di masyarakat, namun masih banyak orang yang belum begitu paham tentang makna sesungguhnya. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa wakaf serupa dengan hibah lahan,” ungkapnya. Banyak wakaf berbentuk tanah sering dibebaskan untuk pemanfaatan sosial terkait dengan aktivitas keagamaan, seperti pembangunan masjid dan madrasah. Padahal wakaf terdiri atas beragam jenis yang memiliki manfaat kebaikan dalam skala luas. Ia memberikan penjelasan tentang makna wakaf tunai dan wakaf produktif yang untuk membangun kemajuan umat. “Potensi wakaf di Indonesia yang nilainya cukup besar tapi karena belum dikelola dengan baik oleh wakaf Indonesia dan lembaga wakaf-wakaf lainnya. Apalagi belum masifnya edukasi kepada masyarakat sehingga hasilnya belum maksimal, MUI Makassar berharap kiranya seluruh peserta dapat memahami dan wakaf tunai pun bisa berkembang di Kota Makassar,” lanjutnya. GM Penghimpunan dan Literasi Wakaf Dompet Dhuafa Pusat Ali Bustomi menjelaskan konteks wakaf di Dompet Dhuafa yaitu terkait dengan akuisisi terhadap bisnis dan cara seorang Muslim dapat mengakuisisi lahan bisnis non-Muslim. Menurut dia, wakaf sebagai kekuatan ekonomi dan literasi wakaf di masyarakat perlu digaungkan di berbagai kalangan usia. Melalui peningkatan literasi tersebut, diharapkan kepercayaan masyarakat untuk berwakaf dapat terbangun secara berkelanjutan. “Ini karena kepercayaan masyarakat terhadap para nazhir adalah dasar utama dalam mendorong berjalannya ekosistem wakaf produktif tersebut,” sambungnya.

Read More

Paspor Baru Indonesia Akan Diluncurkan 17 Agustus 2025

Jakarta — 1miliarsantri.net : Tepat pada HUT Kemerdekaan RI ke-79, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) meluncurkan desain paspor Republik Indonesia dengan nuansa merah putih. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Silmy Karim. Dia menjelaskan bahwa desain baru paspor RI bukan hanya terbatas pada perubahan warna sampul saja. Paspor dengan desain baru itu juga dilengkapi dengan fitur pengaman yang disesuaikan dengan perkembangan terbaru. Dalam aspek keamanan, terdapat peningkatan keamanan untuk mengikuti aturan yang diatur oleh The International Civil Aviation Organisation (ICAO). Pada ICAO Annex 9 tentang Facilitation Bab 3, Subbab C disebutkan bahwa setiap negara harus secara berkala memperbarui teknik dan fitur pengamanan paspor sesuai dengan perkembangan terbaru. Hal ini dilakukan untuk menghindari upaya pemalsuan, replikasi, penggantian/penghapusan data dan modus operandi pemalsuan paspor lainnya. “Perubahan dan peningkatan desain paspor tersebut dilakukan sebagai respon dan adaptasi dengan perubahan lingkungan strategis keimigrasian yang meliputi aspek politik, hukum, sosial, budaya, dan keamanan,” terang Silmy Karim dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/8/2024). Kombinasi fitur pengaman yang disematkan pada desain baru paspor RI antara lain cover yang kuat panas, fleksibel dan mampu melindungi chip. Halaman biodata paspor terbuat dari beberapa lapis polikarbonat dan diberikan coating untuk melindungi permukaannya. Selain itu, kertas buku paspor juga berpengaman dan sensitif terhadap kimia. Tinta yang digunakan meliputi tinta kasat mata dan tinta tidak kasat mata (fluorescent ink dan infra red ink) yang berpendar di bawah sinar ultraviolet. Teknologi tinta tersebut juga diterapkan pada benang jahitan buku paspor yang terbuat dari tiga warna. “Dari sisi tampilan, desain lembar paspor menggunakan motif kain khas setiap daerah di Indonesia, dan motif tersebut akan berubah bentuk apabila dilihat dengan sinar UV,” lanjut Silmy. Untuk mewakili kekayaan budaya Indonesia, paspor baru ini mengusung 33 motif kain tradisional Indonesia. Masing-masing halaman memiliki corak yang berbeda.

Read More

NU Care-LAZISNU Salurkan Paket Nutrisi Anak ke Gaza dan Tepi Barat

Jakarta — 1miliarsantri.net : NU Care-LAZISNU kembali menyalurkan bantuan bagi warga Palestina berupa paket nutrisi bagi anak-anak di Gaza dan Tepi Barat. Direktur NU Care-LAZISNU Qohari Cholil mengatakan bantuan ini disampaikan oleh mitra penyalur NU Care-LAZISNU yang berada di Palestina. “Adapun jumlah bantuan sebanyak 100 paket atau untuk 100 keluarga. Pada setiap keluarga berisi rata-rata 7 anak sehingga bantuan ini menyasar total sekitar 700 orang,” terang Qohari. Qohari menyebut penyaluran kali ini memanfaatkan hasil kerja sama dengan Yayasan Baitul Maal Perusahaan Listrik Negara (YBM PLN). Karena itu pihaknya menyampaikan terima kasih kepada YBM PLN. “Terima kasih kepada YBM PLN yang telah mempercayakan penyaluran bantuan untuk rakyat Palestina melalui NU Care-LAZISNU. Terima kasih juga kepada relawan NU Care-LAZISNU yang menyalurkan secara langsung kepada anak-anak Palestina yang sangat membutuhkan bantuan,” lanjut Qohari. Pihaknya kembali menegaskan, bantuan tersebut sebagai wujud komitmen kepedulian NU kepada rakyat Palestina yang menjadi korban genosida Israel. “Dari laporan relawan NU Care-LAZISNU di Palestina juga foto-foto yang kami terima, anak-anak itu tinggal di tenda-tenda darurat dan pengungsian yang sangat sederhana,” ungkap Qohari. Bantuan nutrisi kepada anak ini melengkapi bantuan sebelumnya yang disalurkan pada 31 Juli 2024. Kala itu bantuan yang diberikan adalah Paket Air Bersih sebanyak 50.000 liter menyasar warga di Gaza dan Tepi Barat.

Read More

Syeikh Afeefuddin Al Jailani: Indonesia Contoh Bangsa Paling Harmonis

Surabaya — 1miliarsantri.net : Ulama besar asal Baghdad, Irak, Maulana Al-Sheikh Afeefuddin Bin Abdul Qadir Mansoor Al Jailani menyebut Indonesia merupakan contoh bangsa paling harmonis yang mampu menjaga hubungan baik dengan bangsa lain. “Kalian merayakan kemerdekaan (HUT Ke-79 Kemerdekaan RI) di negeri yang menjadi contoh bangsa paling harmonis dan lembut di dunia, semoga Allah tetap menjaga kebaikan bangsa ini, bangsa yang harmonis dengan pendatang,” tutur dalam Kajian Akhlak dan Sholawat di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), beberapa waktu lalu. Dia menjelaskan Indonesia adalah negara yang terbesar muslimnya, tapi juga terbesar mengamalkan akhlak. “Tema akhlak adalah inti ajaran agama. Allah tak menyebut Rasulullah sebagai ahli sholat/ibadah, tapi ahli akhlak yg baik. Kalau ibadah itu hanya hubungan dengan Allah, kalau muamalah (hubungan antarmanusia) itu akhlak dengan sesama yang diberi pahala oleh Allah,” imbuhnya. Pemegang Utama Mutawalli Masjid dan Maqam Sultanul Awlia Al Sheikh Abdul Qadir Al-Jailani di Baghdad-Irak itu mencontohkan percakapan orang saleh dengan anaknya dalam tiga hal yakni makanan terbaik, tidur terbaik, dan tempat tinggal yang terbaik. “Makanan terbaik atau makanan paling enak itu kalau kita sedang lapar, apakah nasi mandi, nasgor, dan makanan atau minuman apa saja, seperti orang puasa yang akan enak untuk makanan atau minuman apa saja,” lanjut Cicit dari Syeikh Abdul Qadir Al Jailani (sufi terkenal abad ke-12). Untuk tidur paling enak adalah datang dari tempat kerja yang capek, seperti jamaah yang mabit haji pun bisa tidur sambil berdiri hingga mimpi bertemu Rasulullah, sedangkan tempat tinggak paling enak adalah kalau kita berbuat baik, sehingga orang akan baik dan lingkungan tempat tinggal pun enak serasa paling mewah di dunia. “Jadi, kita nggak akan ditanya punya berapa rumah, tapi punya berapa kebaikan. Kalau lapar, capek, dan baik/harmonis/lembut, maka kita sudah mendapatkan inti yang diajarkan Rasulullah,” sambungnya. Terkait pentingnya akhlak/kebaikan itu, cicit dari Syeikh Abdul Qadir Al Jailani itu juga menceritakan Sultonul Muhammad Alfatih yang membangun masjid dan sempat ada perempuan meletakkan cangkir di masjidnya. “Di akhirat, ternyata Allah membangunkan istana bagi Sultonul Muhammad Alfatih tapi juga ada istana kecil di dekatnya yang dibangun Allah untuk perempuan yang meletakkan cangkir di masjid, jadi Allah pasti membalas kebaikan, meski sebiji atom, termasuk keburukan,” ungkapnya.

Read More

Banyak Mahasiswa Program Dokter Spesialis Ingin Bunuh Diri

Semarang — 1miliarsantri.net : Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa banyak peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang ingin melakukan bunuh diri. Budi menyoroti praktik perundungan di lingkungan PPDS. “Kita juga pernah kan melakukan skrining mental terhadap para PPDS ini dan banyak kan memang yang ingin bunuh diri. Jadi, ini sudah fenomena yang besar yang terjadi,” ungkap Menkes kepada 1miliarsantri.net, Rabu (21/8/2024). Menkes merespons kasus kematian seorang peserta PPDS Fakultas Kedokteran Undip Semarang yang diduga bunuh diri akibat mengalami perundungan. Oleh karena itu, Menkes meminta semua pihak agar menghentikan praktik perundungan, termasuk pada profesi dokter. Menurutnya, perundungan dapat mengakibatkan hidup seseorang jadi tertekan. “Di sini saya mengajak sebenarnya semua sektor agar kita hentikan, kita putuskan kebiasaan ini. Karena ini adalah kebiasaan buruk berdampak buruk di profesi yang sangat mulia kedokteran. Bayangkan kalau dokter-dokter ini sejak muda sudah dididik seperti itu, hidupnya ditekan,” sambungnya. Menkes pun membandingkan kasus perundungan yang terjadi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) beberapa waktu lalu dengan kasus perundungan yang terjadi terhadap peserta PPDS saat ini. Menurutnya, kasus di IPDN lebih kepada tekanan fisik, sedangkan yang dialami peserta PPDS itu lebih kepada tekanan mental. “Teman-teman dengar IPDN kan? Dulu ada yang sampai meninggal kan? Terjadi di sana kan? Ya ini mirip. Kalau disana mungkin lebih ke tekanan fisik, ini ke tekanan mental,” kata Menkes. Ia mengatakan masih banyak cara yang jauh lebih mendidik untuk menciptakan tenaga kerja yang Tangguh tanpa harus melakukan perundungan. “Jadi, kita kan banyak profesornya nih, banyak guru besarnya. Harusnya banyak kok cara-cara mendidik untuk menciptakan manusia-manusia tangguh, bukan hanya kedokteran di TNI, di Polri, Pilot ada banyak profesi yang diminta memiliki ketangguhan mental yang berbeda tanpa buli, tanpa menyebabkan orang depresi, tanpa menyebabkan orang ke-trigger untuk bunuh diri,” papar Menkes. Untuk diketahui, Kementerian Kesehatan menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia guna mengusut kasus tersebut. “Kita kali ini sedang mengirim audit karena ini sudah ada kematian, juga kita juga bekerja sama dengan kepolisian setempat untuk melakukan pemeriksaan terhadap dokter yang bunuh diri ini,” lanjut Menkes. Sebelumnya, seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Undip Semarang meninggal dunia diduga bunuh diri di tempat indekosnya di Jalan Lempongsari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kematian korban berinisial AR yang ditemukan pada Senin (12/8/2024) lalu tersebut diduga berkaitan dengan perundungan di tempatnya menempuh pendidikan. Polrestabes Semarang mendalami dugaan perundungan yang dialami AR, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang meninggal dunia akibat bunuh diri. Kasat Reskrim Polrestabes Semarang Kompol Andika Dharma Sena di Semarang mengatakan, polisi menjadwalkan pemanggilan rekan kerja korban untuk dimintai keterangan. Selain itu, lanjut dia, polisi juga akan berkoordinasi dengan internal Undip Semarang dalam pengungkapan kasus tersebut. Berkaitan dengan buku harian korban yang berisi tentang kondisinya selama menempuh pendidikan dokter spesialis, ia menyebut buku tersebut tidak bisa diasumsikan berkaitan dengan dugaan perundungan.

Read More

Refleksi Kemerdekaan RI, 6 Tokoh Lintas Agama Berkumpul

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan RI, para tokoh lintas agama dari 6 agama berkumpul untuk refleksi kemerdekaan, Kamis (15/8/2024) lalu. Acara ini dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. M. Cholil Nafis. Para tokoh agama mengungkapkan pentingnya bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas karunia-Nya terhadap bangsa Indonesia. “Kita bersyukur sebagai bangsa Indonesia telah diberikan tanah air yang subur, air yang mencukupi, dan tanaman-tanaman pangan serta ternak yang berlimpah di atas bumi pertiwi ini,” kata Kyai Cholil mengawali pernyataannya. Ditambahkan nya, seluruh rakyat bersyukur diberikan hidup di sebuah negeri bernama Indonesia yang diberi kedamaian, penuh kegotongroyongan, kebersamaan dan saling pengertian, di tengah kenyataan bangsa ini bangsa yang majemuk dan penuh dengan keragaman. Menurutnya, dengan bersyukur, Insya Allah nikmat yang dirasakan ini akan semakin bertambah. Sebaliknya, kalau tidak mau bersyukur, dengan terus bertengkar, mempersoalkan hal-hal yang tidak prinsip, serta membesar-besarka perbedaan sebagai suatu masalah, maka akan terjerumus ke dalam kehidupan yang tidak menyenangkan, tidak damai. Kiai Cholil mengajak mengedepankan persatuan dan kesatuan sebagai implementasi rasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Read More

Muhammadiyah Dorong Agrobisnis dan Kewirausahaan Santri

Jakarta — 1miliarsantri.net : Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) PP Muhammadiyah mengadakan workshop tiga hari di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Acara ini berfokus pada penyusunan panduan Pesantren Agrobisnis dan Entrepreneur, serta modul Risalah Islam Berkemajuan. Workshop juga bertujuan memperkuat program pengembangan ekonomi dan pendidikan di pesantren Muhammadiyah. Dalam pembukaan acara, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas, M. Djohar, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, diadakan nya workshop ini bertujuan untuk mengembangkan model pesantren Muhammadiyah yang berkemajuan serta memperkuat ekonomi pesantren melalui panduan agrobisnis dan kewirausahaan. “Kegiatan ini adalah sebuah inovasi baru, terutama di tengah berkembangnya pesantren Muhammadiyah di Jawa Tengah. Semoga workshop ini dapat menjadi arah baru menuju pesantren yang mandiri dan berkemajuan,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima 1miliarsantri.net, Senin (19/8/2024). Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) PP Muhammadiyah, Masykuri, juga menyampaikan terima kasih kepada pihak UMP atas dukungannya. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari MoU yang telah disepakati dengan UMP, yang mencakup dua aspek: Pengembangan SDM Pesantren dan Pengembangan Pesantren Modern. “Workshop ini adalah bagian dari upaya pengembangan pesantren modern, dengan harapan agar panduan yang disusun dapat memperkuat kemandirian ekonomi pesantren Muhammadiyah,” tuturnya. Wakil Rektor III UMP, Ikhsan Mujahid, yang mewakili Rektor UMP, menyatakan kebanggaannya atas kerjasama yang terjalin. Ia juga berharap agar program pengembangan SDM di pesantren Muhammadiyah dapat segera dilaksanakan, termasuk program Training of Trainers (ToT) untuk ustadz-ustadzah dan calon mudir pesantren.

Read More

Sebanyak 834 Santri Lolos Seleksi Beasiswa Dana Abadi Pesantren

Jakarta — 1miliarsantri.net : Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2024 sudah diumumkan. Sebanyak 834 santri lolos seleksi dan berhak atas beasiswa kuliah dari Dana Abadi Pesantren. Mereka terpilih dari 8.000 santri yang mendaftar dari berbagai pesantren di Indonesia. Hasil seleksi PBSB ini diumumkan pada 12 Agustus 2024, melalui akun masing-masing pendaftar.PBSB berlangsung sejak 2005. Program ini menjadi salah satu andalan program Ditjen Pendidikan Islam dalam mengembangkan potensi santri di seluruh Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di berbagai perguruan tinggi terkemuka. Sejak 2023, PBSB bersumber dari Dana Abadi Pesantren. “PBSB adalah salah satu bentuk investasi Dana Abadi Pesantren bagi peningkatan SDM negeri, khususnya bagi kalangan santri,” terang Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Sabtu (17/8/2024). PBSB memberi kesempatan kepada para santri untuk kuliah di berbagai program studi pada perguruan tinggi favorit. Melalui PBSB, banyak santri yang menjadi dokter, insinyur di berbagai bidang teknik, ahli komputer, psikolog, guru, dosen, dan keahlian lainnya. Melalui PBSB, Kemenag telah melahirkan ribuan sarjana santri, yang tidak hanya memahami keagamaan secara moderat, tapi juga ahli dalam berbagai bidang,” sebutnya. Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Muhammad Ali Ramdhani. Menurutnya, PBSB terus berkembang dari awalnya dibiayai melalui anggaran Kementerian Agama, kini dengan dukungan dari Dana Abadi Pesantren yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). “Dengan skema ini, kita dapat memberikan lebih banyak peluang kepada santri untuk meraih pendidikan tinggi. Melalui PBSB, kami memastikan bahwa para santri mendapatkan akses ke pendidikan terbaik di berbagai bidang yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, serta mampu berkembang baik di dalam maupun luar kampus,” tegasnya. Dengan dukungan Dana Abadi Pesantren, Dirjen Pendidikan Islam Abu Rokhmad berharap Kementerian dapat terus memberikan beasiswa kepada santri-santri terbaik di Indonesia. Abu Rokhmad juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Agama atas dukungannya terhadap pengelolaan Dana Abadi Pesantren. Dana ini akan dimanfaatkan sebagai investasi jangka panjang guna mencetak generasi santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen untuk membangun Indonesia. “Melalui program beasiswa, para santri diharapkan dapat mencapai potensi maksimal mereka dan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi bangsa. Ini adalah langkah besar bagi pendidikan di pesantren dan bagi masa depan bangsa. Kami yakin bahwa para santri ini akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang membawa perubahan positif bagi Indonesia,” harapnya. Penetapan kelulusan para santri dilakukan melalui Rapat Koordinasi Penentuan Kelulusan Calon Mahasantri PBSB yang diselenggarakan di Jakarta pada 5 – 7 Agustus 2024. Rapat dihadiri perwakilan dari seluruh perguruan tinggi mitra PBSB yang kemudian menilai dan menentukan para calon mahasantri pada perguruan tingginya masing-masing.

Read More

Muhammadiyah Soroti Kebijakan Politik yang Tak Berpihak ke Petani

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengajak berbagai stakeholder untuk bersatu mengentaskan masalah petani dan dunia pertanian di Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi alam melimpah, namun petani sebagai soko guru bangsa nasibnya masih memprihatinkan. Ketika panen mereka kerap dikepung oleh produk pangan impor. Menurut Haedar, Muhammadiyah sebagai gerakan keagamaan, namun juga ikut merasakan dan proaktif dalam memberdayakan masyarakat petani. Melalui ini Muhammadiyah diharapkan tidak hanya dikenal sebagai produsen fatwa keagamaan, atau gerakan pendidikan dan kesehatan saja. Dalam mengusahakan keberdayaan petani Muhammadiyah mengajak gerak secara kolaboratif atau membangun kebersamaan. Kolaborasi itu dijalin secara pentahelix, yang melibatkan institusi pendidikan, masyarakat, swasta atau pemodal, dan ormas keagamaan yang dalam hal ini adalah Muhammadiyah. Tak lain gerakan kolaboratif ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, yang menurut Haedar sampai sekarang mereka masih jauh panggung dari api. Petani sebagai penyedia pangan, tapi tak jarang anak-anak dan keluarga mengalami kesusahan makan. Haedar memandang, selain gerakan yang dilakukan secara kolaboratif juga dibutuhkan pendorong lahirnya produk kebijakan yang berpihak kepada para petani. Mulai dari kebijakan yang mempermudah akses untuk pupuk, sampai kebijakan impor pangan di saat para petani sedang panen atau produk pangan dalam negeri jumlahnya melimpah. “Inikan di politik urusannya. Jadikan pokitik itu akarnya partai dan kekuatan masyarakat. Nanti kita bisa desakkan urusan ini pada pemerintahan baru. Karena sekuat-kuat kita saja itu kalau politik kebijakannya tidak sungguh-sungguh itu, kita ini kaya menabrak tembok terus,” sambungnya.

Read More

Indonesia-Uruguay Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pemerintah Indonesia dan Uruguay menjalin perjanjian kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) Jaminan Produk Halal (JPH). MoU ini ditandatangani Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Muhammad Aqil Irham dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Uruguay untuk Indonesia Cristina Gonzales. “Atas nama BPJPH saya bersyukur atas ditandatanganinya MoU Kerja sama Jaminan Produk Halal antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Uruguay yang telah dilaksanakan Senin (12/8/2024)” terang Muhammad Aqil Irham di Kantor BPJPH. MoU ini merupakan tindak lanjut dari proses pembicaraan bilateral kedua negara yang dimulai sejak awal tahun 2024 lalu, yang dilanjutkan dengan pembahasan finalisasi draft MoU. “Kami harapkan kerja sama ini menjadi sinergi sukses dan produktif yang sangat penting untuk perkembangan masa depan, khususnya dalam memanfaatkan potensi pasar halal global dan menghadapi tantangan industri halal global. Sinergi ini tentu juga akan membawa implikasi positif bagi penguatan ekosistem halal masing-masing negara, sekaligus memperkuat peranan sektor produk halal dalam meningkatkan nilai ekonomi kedua negara,” lanjut Aqil. Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Uruguay untuk Indonesia Cristina Gonzales mengatakan bahwa perjanjian kerja sama tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi ekonomi kedua negara.

Read More