Banjir Genangi Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta

Banjir akibat hujan deras kembali menggenangi sejumlah ruas jalan di Jakarta pada Senin (12/1/2026). BPBD DKI Jakarta mencatat puluhan ruas jalan dan wilayah RT terendam, berdampak pada arus lalu lintas dan aktivitas warga. Simak update terkini kondisi banjir dan respons instansi terkait. Jakarta — 1miliarsantri.net: Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak pagi hari pada Senin (12 Januari 2026), menyebabkan genangan air di banyak ruas jalan dan area pemukiman. Curah hujan yang turun sejak dini hari menyebabkan sistem drainase tidak mampu menampung volume air yang besar, sehingga permukaan jalan terlihat terendam di sejumlah titik ibu kota. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, hingga siang hari Senin tercatat 32 ruas jalan di Jakarta Utara masih terendam air akibat hujan deras sejak pagi. Selain itu, terdapat juga genangan air di wilayah rukun tetangga (RT) yang tersebar. Beberapa ruas jalan yang terdampak banjir meliputi: Jalan Taman Stasiun (Tanjung Priok) Jalan Sunter Indah Raya, Jalan Swasembada Raya RW 14, Jalan Kebon Bawang VI, Jalan Yos Sudarso depan Altira, Jalan RE Martadinata depan Stasiun Ancol dan beberapa jalan lainnya di wilayah Penjaringan serta Pademangan. Dampak Flooding terhadap Aktivitas Pemerintah dan Lalu Lintas Genangan air di ruas jalan utama tak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada pelayanan transportasi publik maupun aspek lain kehidupan kota. Hujan deras membuat sebagian ruas jalan tergenang sehingga kendaraan harus melaju pelan atau menghindari jalan tertentu. Akibatnya, terjadi gangguan pada arus lalu lintas di beberapa wilayah terdampak. Data Terbaru dari BPBD DKI Jakarta Gubernur DKI Jakarta, menyatakan bahwa penanganan banjir di Jakarta memerlukan koordinasi yang kuat antara instansi terkait dan kesiapan alat kerja seperti pompa air. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan puluhan pompa baik portable maupun mobile pump untuk mempercepat pengosongan genangan air. Prinsipnya, kondisi hujan ekstrem ini membutuhkan kesiapsiagaan ekstra demi menekan dampak negatif yang dirasakan masyarakat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa penanggulangan banjir di Jakarta tidak bisa dilakukan secara sporadis dan harus dipersiapkan secara menyeluruh sejak awal. “Memang, penanganan banjir di Jakarta tidak bisa sporadis,” kata Pramono di Rusunawa Pulogebang, Jakarta Timur, 12 Januari 2025. Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini siaga dengan total 1.200 pompa stasioner dan pompa bergerak untuk mengantisipasi genangan air dan banjir akibat curah hujan tinggi. “Yang terpenting sekarang adalah kami telah menyiapkan sekitar 600 pompa portabel, 600 pompa bergerak, dan jika melihat curah hujan saat ini seperti ini, pasti sudah banjir di mana-mana,” kata Pramono. Faktor Penyebab Banjir di Jakarta Banjir yang terjadi merupakan dampak dari kombinasi beberapa faktor, antara lain: Banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan di Jakarta pada hari ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan warga dan kebijakan penataan kota yang efektif. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan instansi teknis terus memantau kondisi dan berupaya mempercepat surutnya genangan agar dampak pada aktivitas warga dapat diminimalkan.*** Editor : Thamrin Humris & Toto Budiman Foto istimewa Sumber : berbagai sumber

Read More

Bersih Masjidku-Bersih Negeriku: Mengenang dan Meneruskan Jejak Almarhum KH Muhammad Jazir ASP

Gerakan Bersih-Bersih Masjid Jawa–Bali yang digagas oleh tokoh Jogokariyan, KH. Muhammad Jazir ASP bersama beberapa Masjid dan didukung oleh Marbot Aplikasi adalah sebuah ikhtiar kolektif untuk memuliakan rumah Allah dan negeri ini. Bali – 1miliarsantri: Kegiatan Safari Bersih-Bersih Masjid adalah simbolisasi dan implementasi sebuah gerakan membangun Indonesia agar bisa berubah lebih baik lagi, membersihkan hati, meminimalisir korupsi, merawat kebersamaan dan menjaga alam yang menjadi amanah kita sebagai Khalifah fil ard, pemimpin di muka bumi. Masjid bukan hanya tempat sujud, tetapi pusat kehidupan: tempat membangun kejujuran, kebersihan, keberanian, kemandirian, dan perlawanan terhadap segala bentuk ketidakadilan, termasuk korupsi, manipulasi, dan penyalahgunaan amanah. Bersih sebagai prinsip hidup Rasulullah SAW yang memancarkan kejujuran. Kebersihan masjid adalah cermin kebersihan pengelolanya. Masjid yang bersih diharapkan akan melahirkan jama’ah yang jujur. Pengelolaan yang bersih melahirkan kepercayaan. Dan, dari kepercayaan itulah peradaban dibangun. Gerakan yang dilakukan oleh ratusan orang ini tidak berhenti pada sapu dan kain pel, tetapi menjelma menjadi gerakan moral: membersihkan niat dari pamrih, membersihkan amanah dari pengkhianatan, membersihkan dakwah dari kepentingan sempit. Dari Masjid Jogokariyan, Masjid Al-Falah Sragen, menuju Masjid Pantai Bali Sebagaimana jejak dakwah Pak Kyai Jazir yang tak pernah mengenal batas geografis, gerakan ini bermula dari Masjid Jogokariyan Yogyakarta dan Masjid Al-Falah Sragen, lalu dipusatkan selama 3 hari di Masjid Pantai Bali, desa Cupel, kec. Negara, kab. Jembrana, provinsi Bali. Masjid Pantai Bali menjadi simbol bahwa nilai-nilai kemasjidan: amanah, kebersamaan, transparansi, pelayanan jamaah, dan keberpihakan pada umat (Muslim dan Non Muslim) dapat tumbuh dan bersemi secara harmonis di mana pun, bahkan di wilayah dengan tantangan sosial dan demografis yang besar. Melanjutkan, Bukan Sekadar Mengenang Pak Kyai Jazir Gerakan Bersih-Bersih Masjid ini bukan hanya dengan mengenang, do’a dan air mata, tetapi dengan melanjutkan kerja-kerja sunyi beliau: memakmurkan masjid,menguatkan jamaah,menjaga amanah tanpa kompromi, dan menjadikan masjid benteng moral bangsa. Melanjutkan Gerakan Bersih-Bersih Masjid ini adalah bentuk nyata bahwa api perjuangan itu tidak akan padam, dan estafet dakwah terus berjalan dari generasi ke generasi. Dari Masjid untuk Negeri Ketika masjid bersih, jamaah akan jujur.Ketika jamaah jujur, kepemimpinan akan lahir dengan integritas.Dan ketika integritas menjadi budaya, negeri akan bersih dari korupsi dan kebusukan moral. Inilah pesan yang diwariskan oleh Pak Kyai Jazir kepada kita semua:Jika ingin mengubah negeri, mulailah dari masjid. Semoga Allah SWT menerima amal jariyah almarhum Pak Kyai Jazir,melapangkan kuburnya, menerangkan jalannya,dan menjadikan kami penerus perjuangan beliaudalam memuliakan masjid dan membangun peradaban yang Rahmatan lil ‘Alamiin.Aamiin.*** Sumber : Firmansyah Dimmy-Masjid Pantai Foto istimewa Editor : Thamrin Humris

Read More

Bupati Bekasi Terjaring OTT KPK Bersama 9 Orang Lainnya, Ruang Kerja Ade Kuswara Disegel

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama 9 orang lainnya. Penyidik menyegel ruang kerja bupati di Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi dan membawa sejumlah berkas penting, sementara proses penyelidikan masih berlangsung. Cikarang, Kabupaten Bekasi – 1miliarsantri.net: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dalam lingkup pemberantasan korupsi, kali ini di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Operasi yang dipimpin tim penyidik lembaga antirasuah tersebut menjaring sejumlah pejabat dan pihak yang diduga terlibat dalam dugaan pelanggaran hukum. Kepastian adanya OTT di wilayah Bekasi ini disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat dini hari. “Benar, salah satunya adalah Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang,” ujar Budi, tanpa merinci secara penuh peran dan konteks perkara yang tengah ditangani. 10 Orang Diamankan oleh KPK Menurut pernyataan resmi yang dirilis KPK, tim penindakan telah mengamankan 10 orang yang diduga terkait dalam operasi tersebut. Hingga kini, penyidik masih menjalankan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dengan batas waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka. Penyegelan Ruang Kerja Bupati Langkah KPK di lapangan mencuri perhatian publik: ruang kerja Bupati Bekasi di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, disegel oleh tim penyidik. Dokumentasi dan laporan media menunjukkan bahwa tiga orang penyidik dengan identitas KPK memasang segel resmi pada pintu akses ruang kerja orang nomor satu di Kabupaten Bekasi tersebut pada Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB. Seorang petugas keamanan di lokasi menyatakan bahwa penyegel diberlakukan sebagai bagian dari proses pengamanan dan pengambilan barang bukti. Beberapa berkas penting ikut dibawa keluar oleh tim penyidik, namun belum ada rincian jelas mengenai jenis dokumen tersebut maupun relevansinya terhadap dugaan tindak pidana. Reaksi dan Dugaan Awal Kasus Hingga kini, pihak KPK belum merilis detail konstruksi perkara secara resmi kepada media massa. Spekulasi awal di publik menetapkan dugaan terkait gratifikasi, suap atau penyalahgunaan wewenang, namun semua itu masih dalam tahap penelusuran dan belum dikonfirmasi lembaga antirasuah. Kegiatan ini menjadi OTT ke-10 yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2025, menunjukkan intensitas penindakan KPK di berbagai daerah dan sektor pemerintahan. Dampak Politik dan Administrasi Kasus yang melibatkan kepala daerah tentu berdampak pada dinamika politik lokal Bekasi. Belum ada konfirmasi dari Pemkab Bekasi ataupun partai politik tempat bupati bernaung mengenai langkah administratif atau pernyataan resmi terkait penahanan dan dugaan operasi. Namun, sumber internal pemerintahan setempat menyebut suasana kantor pemerintahan sempat tegang saat penyegelan berlangsung. Sementara itu, publik dan pengamat hukum menunggu perkembangan status hukum Ade Kuswara Kunang dan pihak lain yang diamankan, yang diperkirakan akan diumumkan KPK dalam waktu dekat sesuai ketentuan KUHAP.*** Disclaimer : Artikel ini disusun berdasarkan rilis resmi KPK dan liputan media mainstream serta media lokal Bekasi untuk memastikan objektivitas, keakuratan fakta, sesuai standar jurnalistik nasional. Khalayak pembaca diimbau mengikuti perkembangan berita secara berkala untuk informasi terbaru. Foto : Tangkapan layar youtube Humas Pemkab Bekasi. Rapat koordinasi bersama Tim Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Republik Indonesia dalam upaya pencegahan korupsi dan penguatan tata kelola pemerintahan melalui Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP). Rapat berlangsung di Ruang KH. Raden Ma’mun Nawawi, Kompleks Pemkab Bekasi, Kecamatan Cikarang Pusat, pada Kamis, 27 November 2025. Penulis : Thamrin Humris Editor : Toto Budiman

Read More

Rp 4,5 Triliun Anggaran Kementerian Dikembalikan ke Menkeu Purbaya, Ini Sebabnya

Anggaran negara sebesar Rp 4,5 triliun dikembalikan oleh kementerian/lembaga kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa karena tidak terserap penuh. Simak penjelasan lengkap penyebab, data terbaru, hingga dampak terhadap realisasi APBN 2025. Jakarta — 1miliarsantri.net: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) pemerintah telah mengembalikan anggaran negara sekitar Rp 4,5 triliun kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelang akhir tahun anggaran 2025. Angka ini mengalami peningkatan dari jumlah sebelumnya yang dilaporkan sebesar sekitar Rp 3,5 triliun. Pengembalian ini menunjukan bahwa setiap tahun tidak ada satu pun kementerian (kinerja kementerian 2025) yang mampu menyerap 100 % anggarannya. Mengapa Anggaran Dikembalikan Purbaya memaparkan, pengembalian anggaran ini disebabkan utamanya oleh ketidakmampuan beberapa kementerian/lembaga membelanjakan pagu anggarannya secara optimal sampai batas akhir realisasi anggaran tahunan. Banyak program kerja yang tertunda atau tidak terlaksana karena proses administratif, teknis, hingga internal instansi yang berjalan lambat. Angka Pengembalian Terus Bertambah Jelang Penutupan APBN Hingga pertengahan Desember 2025, total anggaran yang dikembalikan ke kas negara telah mencapai sekitar Rp 4,5 triliun, dan angka ini diperkirakan masih bisa bertambah seiring proses rekapitulasi akhir realisasi anggaran yang belum selesai. Menteri Purbaya enggan merinci kementerian atau lembaga mana saja yang mengembalikan anggarannya, namun menegaskan bahwa fenomena seperti ini hampir selalu terjadi setiap akhir tahun anggaran. Dampak Terhadap Pengendalian APBN Pengembalian anggaran menjadi salah satu mekanisme pengendalian fiskal dan penataan belanja negara agar defisit APBN tetap pada batas aman sesuai aturan yang berlaku. Penyerapan anggaran yang lebih rendah dari target mengakibatkan sisa anggaran kembali ke kas negara, membantu menghindari risiko defisit yang melewati batas 3 % dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang ditetapkan dalam undang-undang. Cerminan Tantangan dalam Realisasi Belanja K/L Walaupun anggaran kembali ke kas negara, kondisi ini mencerminkan tantangan dalam realisasi belanja kementerian/lembaga, terutama pada kegiatan yang memerlukan persetujuan teknis dan administratif kompleks. Kemenkeu terus mendorong percepatan realisasi anggaran sehingga program strategis pemerintah dapat dilaksanakan lebih cepat dan berdampak nyata bagi masyarakat. Fenomena anggaran yang dikembalikan hingga mencapai Rp 4,5 triliun ini menjadi cerminan pentingnya efisiensi pengelolaan keuangan negara dan keterpaduan perencanaan-realisasi di tiap kementerian/lembaga. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya memperbaiki sistem penyerapan anggaran agar belanja negara berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan prioritas nasional.*** Penulis : Thamrin Humris Editor : Toto Budiman Sumber : Berbagai sumber Foto : Tangkapan layar youtube

Read More

Kuningan Bertasbih: Ribuan Jemaah Padati GOR Ewangga Bersama Mamah Dedeh

Ribuan jemaah menghadiri Tabligh Akbar “Kuningan Bertasbih, Bersama Meraih Berkah” di GOR Ewangga Kuningan. Acara yang digelar LKKS ini menghadirkan Ustadzah Mamah Dedeh dan menjadi momentum memperkuat spiritualitas serta kepedulian sosial masyarakat. Kuningan — 1miliarsantri.net: Ribuan jemaah memadati GOR Ewangga Kuningan pada Tabligh Akbar bertajuk “Kuningan Bertasbih, Bersama Meraih Berkah” yang digelar Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Minggu (14/12/2025). Kegiatan keagamaan tersebut menghadirkan penceramah nasional Ustadzah Hj. Mamah Dedeh. Ikhtiar Spiritual untuk Kebersamaan dan Kepedulian Sosial Ketua LKKS Kabupaten Kuningan Hj. Ela Helayati, SE, mengatakan Kuningan Bertasbih menjadi ikhtiar spiritual untuk memperkuat kebersamaan dan ketenangan batin masyarakat. Menurutnya, “Melalui Kuningan Bertasbih, kami ingin menyatukan zikir dan doa masyarakat kepada Allah SWT agar menurunkan rahmat dan keberkahan bagi Kabupaten Kuningan, sekaligus menumbuhkan semangat saling peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya. Bupati Kuningan: Pembangunan Harus Seimbang Lahir dan Batin Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, mengapresiasi LKKS dan seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Tabligh Akbar sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menekankan keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembentukan karakter masyarakat. “Pembangunan tidak cukup hanya fisik dan ekonomi. Pembangunan jiwa, akhlak, dan karakter harus berjalan seiring dengan visi Kuningan Melesat, menuju kabupaten baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” katanya. Menurut Bupati, tema Kuningan Bertasbih, Bersama Meraih Berkah mengandung pesan bahwa kemajuan daerah harus dilandasi zikir, kebersamaan, dan hati yang bersih. Ia juga menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat serta menyambut kehadiran Ustadzah Hj. Mamah Dedeh di Kabupaten Kuningan. Mamah Dedeh Ajak Jemaah Membiasakan Bertasbih Dalam tausiyahnya, Ustadzah Hj. Mamah Dedeh mengajak jemaah membiasakan bertasbih sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Ia mengutip Surah Al-Isra ayat 44 dan Surah At-Taghabun ayat 1 yang menjelaskan bahwa seluruh alam semesta senantiasa bertasbih kepada Allah SWT. “Kalau seluruh langit dan bumi bertasbih kepada Allah, maka manusia juga harus mau bertasbih,” ujarnya. Ia juga mengajak jemaah meningkatkan iman dan takwa sebagai jalan meraih keberkahan hidup, merujuk Surah Al-A’raf ayat 96 tentang janji Allah SWT membuka pintu keberkahan dari langit dan bumi bagi masyarakat yang beriman dan bertakwa. Panitia: Momentum Menjaga Harmoni Sosial Ketua panitia kegiatan, H. Apip Ropi’i, S.Kep., Ners., M.MKes, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. “Semoga Tabligh Akbar ini dapat memperkuat keimanan, menumbuhkan ketenangan batin, serta mendorong kita untuk terus menjaga harmoni sosial dan menebar kebaikan,” katanya. Tabligh Akbar turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, unsur Forkopimda, jajaran kepala perangkat daerah, Kementerian Agama, tokoh masyarakat, serta jemaah dari berbagai kecamatan. Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang mempererat ukhuwah dan spiritualitas masyarakat.** Kontributor : Erhan Herdiyanto Editor : Thamrin Humris Sumber : IKP/DISKOMINFO Foto istimewa

Read More

Bazar UMKM Bantargebang Meriahkan Keriyaan Warga Sumur Batu 2025, Hadirkan Layanan Publik dan Mancing Gratis

Bazar UMKM Bantargebang digelar 13–14 Desember 2025 di Situ Rawa Toke, Sumur Batu. Hadirkan layanan kesehatan gratis, adminduk, sembako murah, hiburan warga hingga mancing gratis. Kota Bekasi – 1miliarsantri.net: Karang Taruna Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang kembali menggelar kegiatan pemberdayaan ekonomi dan pelayanan masyarakat melalui Bazar UMKM Bantargebang Spesial Keriyaan Warga Sumur Batu 2025. Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Harris Bobihoe. membuka secara resmi acara yang akan berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 13–14 Desember 2025, pada pukul 09.00 WIB, bertempat di Situ Rawa Toke, Kelurahan Sumur Batu, Kota Bekasi. Wawali Bobihoe mengapresiasi pembukaan Situ Rawa Toke, dan mendukung kegiatan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Jilid 4 Keriyaan Warga Sumur Batu, yang mengusung semangat kebersamaan, penguatan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat wilayah. Sambutan Masyarakat Sumur Batu Dan Sekitarnya Acara yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Sumur Batu ini mendapat apresiasi dari Tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat Kelurahan Sumur Batu dan Bantargebang pada umumnya. Kiman Sumarwan, Aktivis Sosial dan tokoh masyarakat setempat mengatakan, “Kegiatan ini menghadirkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari wilayah.” “Ada juga pelayanan publik gratis dan perlombaan mancing terbesar, dengan peserta yang sangat banyak, dihari pertama,” lanjut Kiman, yang mendapatkan layanan kesehatan gratis. Dukung UMKM dan Layanan Publik Lengkap Tak hanya bazar, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan publik terpadu, di antaranya: Hiburan Keluarga dan Mancing Gratis Untuk menambah kemeriahan acara, panitia juga menyiapkan berbagai hiburan rakyat, seperti: Penampilan musik, Senam bersama, Baking demo, Mancing gratis di area Situ Rawa Toke Konsep acara yang ramah keluarga ini menjadikan bazar tidak hanya sebagai pusat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang rekreasi dan interaksi sosial bagi masyarakat. Didukung Pimpinan Daerah Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari jajaran Pemerintah Kota Bekasi, di antaranya Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi Dr. Harris Bobihoe.Dukungan juga datang dari Camat Bantargebang Sumpono Brama, S.STP., M.Si, bersama Sekretaris Camat Adventus Pardosi, S.E, serta didukung langsung oleh Lurah Sumur Batu Nani Nariah, S.Sos., M.A. Semangat pelayanan publik tercermin melalui nilai BerAKHLAK dan komitmen aparatur dalam melayani masyarakat dengan profesional dan humanis.*** Penulis : Thamrin Humris Editor : Thamrin Humris

Read More

Mobil MBG Tabrak Siswa dan Guru SDN 01 Kalibaru, 21 Korban Luka-Luka

Jakarta – 1miliarsantri.net: Insiden kecelakaan serius terjadi di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis pagi ketika sebuah mobil operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba melaju tak terkendali dan menabrak kerumunan siswa serta guru yang tengah beraktivitas di halaman sekolah. Sebanyak 21 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Kronologi Insiden Peristiwa berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB. Mobil operasional MBG yang dikemudikan AI (34) — sopir pengganti karena sopir utama sedang sakit — melaju menuju gerbang sekolah untuk mengantar makanan program MBG. Saat memasuki area menanjak di depan gerbang, AI mengaku salah menginjak pedal gas dan rem, menyebabkan kendaraan melonjak cepat, menerobos pagar sekolah yang tertutup, dan langsung menghantam kerumunan siswa dan guru yang sedang bersiap mengikuti kegiatan pagi. Rekaman CCTV memperlihatkan mobil melaju tanpa kendali sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak sejumlah orang di lapangan sekolah. Insiden itu memicu kepanikan karena beberapa siswa berada sangat dekat dengan lintasan mobil. Korban Luka-Luka Total terdapat 21 korban, terdiri dari siswa dan guru. Lima orang dirawat di RSUD Koja, termasuk satu korban yang sempat berada di ruang ICU. Sebanyak 16 korban lainnya menjalani perawatan di RSUD Cilincing. Pihak rumah sakit memastikan tidak ada korban meninggal dunia. Pemeriksaan Sopir dan Investigasi Kepolisian telah mengamankan AI dan seorang pendamping untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menyatakan sedang menyelidiki dua kemungkinan penyebab utama, yakni human error dari pihak pengemudi atau gangguan teknis pada kendaraan operasional MBG. Namun pada saat kejadian, mobil dikemudikan sopir pengganti dan masuk halaman sekolah dalam keadaan tidak bisa dikendalikan. Pernyataan Resmi Gubernur DKI Dalam keterangannya, Pramono menjelaskan bahwa kendaraan MBG sehari-hari memiliki rute rutin mengantar makanan ke sekolah. “Telah terjadi kejadian mobil MBG yang memang setiap hari mengantar makanan di tempat itu… karena sopirnya ganti, pintu gerbang sekolah tertutup, masuk dengan kecepatan tidak terkontrol dan menabrak murid dan guru yang ada di sana,” ujar Pramono. Ia menegaskan seluruh korban mendapat prioritas penanganan, dan pemerintah provinsi bertanggung jawab atas kebutuhan medis korban. Gubernur juga menyampaikan bahwa ia akan mengawasi langsung proses perawatan korban serta mendukung penuh penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian. Program MBG Tetap Berjalan Pihak Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan, namun evaluasi prosedur pengiriman dan operasional kendaraan akan dilakukan untuk meningkatkan standar keamanan. Penanganan Lanjutan Polisi masih melakukan olah TKP dan memeriksa kendaraan untuk menentukan faktor pemicu kecelakaan. Sementara itu, pihak sekolah, pemerintah kota, dan BGN berkoordinasi dalam pendampingan psikologis bagi siswa yang terdampak secara emosional akibat kejadian tersebut.*** Penulis : Thamrin Humris Editor : Thamrin Humris Sumber : Berbagai Sumber Foto : Tangkapan layar WAG

Read More

Update Bencana Sumatera: Tim Rumah Zakat Alami Kendala Menuju Titik Ke-2 Tanah Liek

Agam, Sumatera Barat – 1miliarsantri.net: Tim Rumah Zakat kembali melaksanakan giat penyaluran bantuan untuk terdampak bencana banjir dan longsor Sumatera. Saat ini Tim menuju Titik Penyaluran Ke-2 Tanah Liyek, Kec. Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sebelumnya Tim Rumah Zakat telah menyalurkan bantuan ke wilayah Koto Alam, Kec. Palembayan, Kabupaten Agam. Tim RZ mengalami hambatan di Silungkang karena kondisi jalan penuh lumpur akibat longsor dan banjir. Kendaraan yang membawa relawan dan paket bantuan terjebak di jalan yang rusak parah dan penuh lumpur akibat banjir dan longsor beberapa waktu lalu. Tim Rumah Zakat Menuju Tanah Liek Tim RZ yang terlibat dalam giat penyaluran bantuan menuju titik ke-2 berasal dari RZ Bekasi, Bandung, Jambi, Lampung dan Padang. Dengan rincian: Update Bencana Sumatera akan terus disajikan oleh redaksi 1miliarsantri.net dari berbagai sumber dan liputan lapangan kontributor @Thorr_17 (relawan Rumah Zakat Bekasi). Semoga kerja kemanusiaan yang melibatkan semua unsur untuk menangani dampak Bencana Banjir dan Longsor Sumatera di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara berjalan lancar, dan semua relawan senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan serta keselamatan dari Allah Subhanahuwata’ala.*** Sumber : Liputan Lapangan Muhammad Thoriq Fitrahtullah Humris Foto istimewa dokumentasi @Thorr_17 Editor : Thamrin Humris

Read More

Presiden Prabowo Kunjungi Tenda Pengungsi dan Perintahkan Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke tenda pengungsian di Kabupaten Bireuen, Aceh, dan memerintahkan percepatan perbaikan infrastruktur serta penyaluran pangan — langkah konkret Pemerintah memastikan pemulihan pasca-bencana berjalan cepat. Aceh – 1miliarsantri.net: Ditemani Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), Presiden Prabowo Subianto mengunjungi wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Di Kabupaten Bireuen, ia mendatangi tenda pengungsian, menemui korban, sekaligus meninjau langsung pengerjaan perbaikan infrastruktur vital. Presiden Prabowo dalam kunjungan tersebut menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat pemulihan akses dan kebutuhan dasar masyarakat. Kunjungan ke Tenda Pengungsian: Empati dan Pastikan Logistik Tersalur Sesampainya di lokasi, Prabowo disambut ratusan warga yang sudah menunggu sejak pagi. Tenda utama menampung sekitar 532 pengungsi dari Dusun Kayee Jato, lengkap dengan posko kesehatan, akses air bersih, dan dapur umum. Dalam suasana penuh haru, Presiden berjalan menyapa satu per satu warga, mendengarkan keluhan dan cerita warga yang kehilangan rumah akibat bencana. Beberapa warga bahkan menangis saat bertemu Kepala Negara. Menanggapi itu, Prabowo memberikan semangat, menepuk bahu para pengungsi sambil berujar “sabar ya, sabar.” Tak hanya bertemu warga — ia juga meninjau dapur umum dan logistik bantuan. Presiden bahkan mencicipi menu makan siang berupa nasi dan ikan tongkol, guna memastikan ketersediaan dan kecukupan pangan bagi pengungsi. Fokus Percepatan Pemulihan Infrastruktur: Jembatan & Akses Vital Setelah dari tenda pengungsian, Presiden Prabowo meninjau pengerjaan Jembatan Bailey Teupin Mane, ruas penting penghubung Bireuen–Takengon di Kabupaten Bireuen. Jembatan sementara sepanjang 30 meter ini menjadi “urat nadi” untuk memulihkan kembali akses darat yang terputus pasca-bencana. Di lokasi konstruksi, Presiden menyaksikan langsung operasi alat berat — ekskavator, loader — yang memperkuat pondasi dan membuat timbunan batu sebagai oprit jembatan. Pengerjaan berjalan intensif tanpa henti. Prabowo menyatakan optimisme bahwa jembatan sementara ini bisa dibuka dalam waktu satu minggu. Setelah itu, pemerintah akan langsung melanjutkan perbaikan terhadap tiga jembatan lainnya yang menuju ke Bener Meriah dan Takengon. Selain jembatan, laporan kerusakan terhadap bendungan dan area persawahan warga juga disampaikan — Pemerintah melalui instansi terkait akan segera memulihkan semuanya. Komitmen Pangan & Pemulihan: Upaya Terkoordinasi dari Negara Usai meninjau jembatan, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah terdampak. Suplai bahan pangan telah diantisipasi dan akan dikirim dari daerah lain, dengan cadangan cukup memadai. Bagi petani terdampak, pemerintah bahkan menyampaikan bahwa utang-utang KUR akan dihapus — menyikapi kondisi sebagai “force majeure”, bukan kelalaian. Dalam percepatan pemulihan infrastruktur, Kepala Staf Angkatan Darat — Maruli Simanjuntak — ditunjuk sebagai komandan percepatan perbaikan untuk mendukung tim teknis dari instansi sipil. Hal ini menunjukkan kesigapan pemerintah memobilisasi seluruh sumber daya untuk menangani krisis. Kehadiran Presiden Buktikan Kehadiran Negara di Tengah Krisis Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke tenda pengungsian sekaligus ke lokasi pemulihan infrastruktur di Aceh menjadi simbol bahwa negara hadir dan bergerak cepat saat bencana melanda. Dengan mendengarkan langsung pengungsi, memastikan logistik pangan, serta meninjau dan memerintahkan percepatan perbaikan akses vital — pemerintah menunjukkan komitmen nyata untuk membawa stabilitas dan harapan kembali pada masyarakat terdampak. Langkah ini penting tidak semata sebagai respons darurat, tetapi sebagai fondasi pemulihan jangka panjang, agar warga Aceh bisa kembali hidup normal secepat mungkin.*** Sumber : presiden.go.id Penulis : Thamrin Humris Editor : Toto Budiman

Read More

Bencana Sumatera: Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Penanganan Tanggap Darurat

Jakarta – 1miliarsantri.net: Bencana alam yang terjadi di 3 (tiga) provinsi di Pulau Sumatera mendapatkan perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Presiden Prabowo memerintahkan percepatan penanganan tanggap darurat sejak hari pertama terjadi bencana alam di tiga provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Seluruh Unsur Bergerak Cepat Mengutip presidenri.go.id, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah memastikan seluruh unsur bergerak cepat untuk menjamin keselamatan warga dari bencana yang dipicu oleh fenomena cuaca ekstrem yang berdampak luas di sejumlah wilayah. Pratikno menegaskan, “Jadi sejak hari pertama terjadinya bencana, Bapak Presiden sudah perintahkan kepada kami Tim BNPB langsung bergerak dibantu TNI–Polri, Pemda aktif, dan untuk tanggap darurat itu tenda-tenda pengungsian terus makanan segala kebutuhan sehari-hari sudah dikirim.” Menko PMK menambahkan, pengiriman bantuan mendesak kembali dilakukan atas arahan langsung Presiden Prabowo. Pemerintah menekankan pentingnya peralatan prioritas untuk mendukung efisiensi operasi tanggap darurat. Perintah Presiden Prabowo Presiden Prabowo menginstruksikan pengiriman kebutuhan mendesak sebagaimana disampaikan oleh Seskab seperti alat komunikasi, perahu karet, kemudian genset listrik, itu hal yang juga sangat diperlukan untuk supaya pekerjaan-pekerjaan tanggap darurat ini semakin efisien. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa pengiriman bantuan terbaru dilakukan pada pukul 07.30 WIB dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. “Jadi pagi ini sekitar pukul setengah delapan pagi, telah diberangkatkan, atas instruksi langsung Bapak Presiden tadi malam kepada seluruh jajaran terkait, untuk memberangkatkan pagi ini empat pesawat: tiga pesawat Hercules, kemudian satu pesawat A400 yang awal bulan ini tiba di Tanah Air untuk terbang ke tiga provinsi yang terdampak bencana,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan persnya kepada awak media usai pengiriman bantuan. Diapun menambahkan, Tim PU (Pekerjaan Umum) juga bergerak, karena beberapa lokasi titik itu putus, mulai dari tanah longsor, kemudian jalan yang tertimbun, dan lain-lain, itu juga sudah bergerak,” tutup Menko Pratikno.*** Penulis : Thamrin Humris Editor : Thamrin Humris Foto : PresidenRI.Go.Id

Read More