Beberapa Artis Senang dan Terharu Bisa Bertemu Langsung dengan Habib Umar

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ulama besar asal Hadramaut Yaman, Habib Umar bin Hafidz menggelar safari dakwah di beberapa kota di Indonesia. Diawali pada Ahad (20/08/2023) lalu, Habib Umar menggelar pengajian besar di Masjid Istiqlal, Jakarta. Kedatangan Habib Umar ke Indonesia cukup menarik perhatian masyarakat Indonesia, termasuk para selebritas Tanah Air. Sejumlah pesohor Tanah Air tak luput mengikuti kajian tersebut. Bahkan, beberapa di antaranya adalah mualaf. Berikut deretan artis Indonesia yang menghadiri kajian ilmu Habib Umar bin Hadifz di Jakarta. “MasyaAllah.. Kekaguman yang luar biasa.. Habib @habibomarcom. Pagi ini saya di hub Habib @husein_hadar dan Habib @alhabibjindan tuk bertemu beliau. Bahkan kami sempat ngobrol tentang acara LOGIN. Dan diberi semangat tuk melanjutkan guna menyebarkan kebaikan. ITS a blessed day…” tulis Deddy di akun Instagram pribadinya, @mastercorbuzier, dikutip Kamis (24/08/2023). “Ya Allah Terimakasih kau izinkan bertemu dg Ahlul Bait yg menjalankan ahlak Rasullullah SAW, membawa kedamaian dan mengajarkan Cinta kepada Rasullullah SAW yaitu al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz yg penuh dg karomah. Sungguh, cuma bisa mengucap Alhamdulillah semoga kami semua di kumpulkan bersama orang orang yg mendapat syafaat Rasullullah SAW,” ujarnya. “Alhamdulillah” tulis Dul dalam unggahannya di akun Instagram miliknya.

Read More

Kemenag Gandeng FOZ Menyusun Peta Jalan Zakat 2045

Jakarta — 1miliarsantri.net : Direktur Pemberdayaan Zakat & Wakaf Kemenag RI, Waryono, mengajak Forum Zakat (FOZ) untuk menyusun Peta Jalan Zakat sampai 2045. Menurutnya, hal ini menjadi ikhtiar dalam menutup peluang ketidaksesuaian peruntukan dana zakat, sekaligus memaksimalkan potensi dan dampak positif zakat terhadap umat Islam di Indonesia dan dunia. “Kita buat pemetaannya untuk zakat ini bagaimana harusnya, menuju tahun emas 100 tahun pada 2045 yang tentunya berdasarkan evaluasi-evaluasi lapangan,” ungkapnya dalam agenda silaturahmi pengurus FOZ di Kantor Kemenag RI, Jakarta, Rabu (23/08/2023) Menurut Waryono, lembaga berbasis masyarakat memiliki kekahasan tersendiri dalam mengelola dana zakat. Meski ada regulasi yang mengikat kekhasan tersebut. Maka itu, Kemenag mengajak FoZ sebagai representasi gerakan zakat di Indonesia terlibat dalam penyusunan peta zakat. “Kita menyadari bahwa lembaga berbasis masyarakat memiliki kekhasan tersendiri, yang meski dalam kerjanya diatur Undang-Undang (kekhasan tersebut, red) tidak bisa diganti. Maka, kita berharap FOZ sebagai representasi gerakan zakat terlibat dalam penyusunan pemetaan kerja-kerja zakat,” ucapnya. Lebih lanjut, Wakil Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta periode 2016-2020 ini berpesan agar FOZ sebagai asosiasi terus istiqomah menjadi wadah seluruh lembaga zakat demi menguatkan gerakan zakat. “Kedua, gerakan ini kan berbasis kepercayaan. Maka satu-satunya modal utama kita adalah menjaga kepercayaan publik. Ayo kuatkan kepercayaan yang terus menerus berkelanjutan,” katanya. Ketiga, pentingnya keterampilan lembaga dalam mengelola data yang dimiliki. Dia tidak ingin lembaga zakat dalam menjalan program tidak memiliki data, baik data penerima manfaat maupun data program. “Jangan sampai dalam menjalankan program, kita tidak punya data baik penerima manfaat sampai data programnya. Contohnya mahasiswa penerima beasiswa, setelah menjadi alumni, ajak mereka untuk jadi bagian dari gerakan ini. Untuk meneruskan pesan kebaikan agar disebarkan ke teman-temannya,” tuturnya. Dalam kesempatan tersebut, Waryono, juga mengapresiasi FOZ dalam menguatkan gerakan zakat melalui berbagai program. Salah satunya program pemagangan mahasiswa merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) dalam platform kampuszakat.com.

Read More

Al Chaidar : Pemerintah Harus Segera Ambil Alih Managemen Al Zaytun

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Pengamat terorisme Dr Al Chaidar berharap manajemen Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun agar segera diambil alih oleh Kementerian Agama RI, menyusul ditangkapnya Panji Gumilang atas dua tuduhan, yakni penistaan agama dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Menurut Al Chaidar, pengurus manajemen Ponpes Al Zaytun juga akan terkena imbas dari penangkapan Panji Gumilang. “Al Zaytun dari segi lembaga pendidikan masih bisa diselamatkan. Sebenarnya bisa diatasi oleh pemerintah dengan mengambilalih manajemen pesantren Al Zaytun kepada Kemenag,” urai Dr. Al Chaidar saat ditemui di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Selasa (22/08/23). Mantan anggota NII ini menuturkan bahwa pengelola ponpes tersebut banyak yang terlibat melakukan perbuatan penistaan agama yang sama parahnya dengan Panji Gumilang. Selain itu juga managemen ponpes Al Zaytun menikmati dana zakat infak dan shodaqoh (ZIS) dari jaringan jamaah NII KW9 untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, para pengurus Al Zaytun yang lainnya diyakini akan segera ikut tertangkap pihak berwajib. “Kasus ini bisa bergulir ke pengurus lainnya karena mereka menikmati kegiatan melawan hukum yaitu mengambil barang ataupun uang, memang harus ditangkap semua pengurusnya. Bahkan menteri dan gubernur Al Zaytun di berbagai wilayah juga harus ditangkap,” tambahnya. Kendati begitu, dia menilai tidak perlu ada deradikalisasi pada siswa atau santri di pesantren tersebut. Memang diakuinya ada ajaran sesat Isa Bugis yang diajarkan bagi santri kelas akhir madrasah aliyah yang akan direkrut. Namun, itu hanya sebagian kecil saja. “Jadi tidak perlu keseluruhan, mungkin hanya kecelakaan saja saat mempraktekan ajaran Isa Bugis, tapi tidak banyak kok ajaran Isa Bugis yg diajarkan di Al Zaytun. Makanya sebaiknya diambil secara keseluruhan, nggak bisa setengah-setengah, itu memang harus diserahkan ke negara atau kemenag,” tuturnya. Sementara itu, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki memastikan bahwa Kementerian Agama terus melakukan pembinaan terhadap pengelola Ponpes Al Zaytun pasca penetapan tersangka Panji Gumilang oleh Mabes Polri. “Kami terus melakukan pembinaan terutama kepada para pengelolanya hari ini, agar kembali kepada semangat mencerdaskan bangsa dan norma yang berlaku,” ujar Wamenag Saiful Rahmat di Jakarta, Selasa (22/08/2023) Dia mengatakan Kementerian Agama bertanggung jawab atas hak pendidikan para santri di Al Zaytun. Saiful menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar bagi masyarakat yang wajib dipenuhi Pemerintah.

Read More

Pengurus Masjid Salman Sesalkan Adanta Aktifitas Yang Membawa Pesan LGBT Dalam Kegiatan OSKM ITB

Bandung — 1miliarsantri.net : Berdasarkan laporan munculnya aktivitas-aktifitas yang membawa pesan gerakan LGBTQ, khususnya dalam kegiatan OSKM ITB 2023, Keluarga Besar Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB) menyatakan sangat menyesalkan dan menyatakan menolak setiap bentuk perilaku serta budaya LGBTQ dalam bentuk apapun. “Kami Keluarga Besar Masjid Salman ITB, yakni pembina, pengurus, dan jamaah, sangat menyesalkan munculnya aktivitas-aktivitas yang membawa pesan-pesan gerakan LGBTQ baik secara tersirat maupun tersurat, khususnya dalam kegiatan OSKM ITB 2023,” terang Dewan Pakar Salman ITB, M Salman AN, dalam konferensi Pers, Selasa (22/08/2023). Salman mengatakan, hal tersebut diduga terjadi karena kurangnya kesadaran dari semua pihak, terkait mengenai bahaya wacana maupun gerakan LGBTQ di dunia internasional. Menurutnya, wacana dan gerakan LGBTQ pada dasarnya berakar pada falsafah yang menolak adanya fitrah atau jati diri yang digariskan Sang Pencipta pada makhluk-makhluk ciptaan-Nya. “Falsafah ini memandang manusia berhak secara bebas tanpa batas mengubah atau memperlakukan dirinya sekehendaknya sendiri. Padahal manusia adalah hamba Allah SWT yang seharusnya menaati aturan yang telah ditetapkan Allah SWT,” lanjutnya. Salman menambahkan, Masjid Salman ITB menolak terhadap setiap bentuk perilaku serta budaya LGBTQ dalam bentuk apapun. Penolakan dalam bentuk apapun itu termasuk di dalam penggunaan simbol, identitas, kegiatan keorganisasian, maupun hal lainnya.

Read More

Habib Umar Berziarah ke Makam KH Hasyim Asy’ari

Jombang — 1miliarsantri.net : Ulama asal Tarim, Yaman, Habib Umar bin Hafidz melakukan ziarah ke makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari sekaligus dalam rangka menghadiri acara Mulataqa (Pertemuan) di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (22/08/2023). Habib Umar didampingi Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudh (Gus Kikin), Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Ampel, KH Taufiqurrohman Muchit, dan beberapa habib dan kiai yang turut menemani selama ziarah berlangsung. Dalam kegiatan ziarah ke makam KH. Hasyim Asy’ari tersebut Habib Umar membacakan beberapa ayat Al-Qur’an seperti sebagian surat Al-Baqarah, dilanjutkan dengan ayat kursi, hingga pembacaan doa secara bergantian. Ia bersama rombongan kemudian menuju Masjid Pondok Pesantren Tebuireng, tempat pusat Multaqa Ulama dikawal tim keamanan. Kedatangannya sesuai jadwal yang disusun panitia Mulataqa Ulama. Dalam unggahan informasi terkait acara ini, Habib Umar bin Hafidz memang dijadwalkan hadir di Pesantren Tebuireng di tengah jadwal rihlahnya di sejumlah Pesantren di Indonesia. “Pesantren Tebuireng mengadakan Multaqo Ulama bersama al-Habib Umar bin Hafidz, yang dilaksanakan Selasa, 05 Shafar 1445 H / pada 22 Agustus 2023,” ujar Gus Kikin. Dalam sambutannya, Gus Kikin mengaku sangat gembira menyambut Habib Umar bin Hafidz beserta rombongan di Pesantren Tebuireng. “Alhamdulillah pada sore hari ini kita bisa bersilaturahim dengan Habib Umar, sesuatu yang sangat-sangat membahagiakan khususnya bagi kami keluarga besar Pondok Pesantren Tebuireng,” tukasnya.

Read More

MUI Adakan Kegiatan Road Show ke Beberapa Ponpes Untuk Mengedukasi Segala Bentuk Kekerasan di Pesantren

Bekasi — 1miliarsantri.net : Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak semua pihak memerangi segala bentuk kekerasan di pondok pesantren (ponpes). Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) Prof Amany Lubis merasa sangat prihatin dengan adanya kejadian kekerasan tersebut. Dia mendorong semua pihak mencegah kekerasan. Kekerasan dalam bentuk apapun di pesantren sangat berbahaya. “Kita harus menjaga anak-anak santri kita, dan menjaga karakter pesantren yang saling mengajarkan perdamaian, memupuk saling asah asih asuh dan anti terhadap kekerasan dalam bentuk apapun,” terang Amany kepada 1miliarsantri.net, Senin (21/08/2023).. Amany mengatakan, MUI akan melakukan kegiatan Road Show ke beberapa Pondok Pesantren. Kegiatan ini sebagai bentuk kesungguhan KPRK MUI dalam upaya mencegah dan menanggulangi tindak kekerasan pada anak, termasuk kekerasan seksual yang sangat membahayakan ini sudah menyasar ke pondok-pondok pesantren. “Banyak diberitakan kasus kekerasan termasuk kekerasan seksual di pesantren. Kami ingin mendengar dan berdialog langsung dari para santri,” tegasnya. Selain itu, kata Amany, pihaknya melakukan Roadshow Pondok Pesantren ini untuk belajar dari para pengasuh dan pengelola pondok pesantren Mahasina tentang bagaimana menjaga para santrinya dari bahaya dan ancaman kekerasan. Amany mengutip pernyataan Wakil Presiden RI KH Maruf Amin saat membuka Roadshow Pondok Pesantren yang pertama di Pondok Pesantren Tanara, Serang, Banten.

Read More

Kemenag Berikan Pembekalan Kepada Para Guru Ponpes Al Zaytun

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama (Kemenag) RI memberikan pembekalan kepada para guru dan tenaga kependidikan madrasah Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Kegiatan yang dimotori Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam ini diikuti 40 guru MI, MTs, dan MA Al-Zaytun. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan sharing session yang dipandu perwakilan Densus 88. Hal ini bertujuan untuk mendengar pendapat para guru untuk menciptakan madrasah yang kondusif bagi peserta didik. Turut hadir, Kasubag Tata Usaha Direktorat GTK Madrasah dan Kasi Penmad Kabupaten Indramayu. Direktur GTK Madrasah Muhammad Zain dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya peran guru dalam membentuk pemahaman untuk memiliki sikap moderat sejak dini. “Guru madrasah memiliki peran penting untuk memberikan pemahaman yang toleran sejak dini kepada peserta didik. Guru madrasah harus berhati-hati dalam berbicara kepada siswa, karena apa yang diucapkan oleh guru bisa jadi kenyataan,” urai Zain kepada 1miliarsantri.net, Senin (21/08/2023). Zain menuturkan, madrasah yang kondusif penting bagi perkembangan peserta didik. Ini mengapa, para guru diharapkan salah satunya perlu memiliki kemampuan untuk memahami minat, bakat, dan kemampuan peserta didiknya. “Semisal ada murid yang suka matematika, sains, bahasa, melukis dan lain-lain. Guru harus bisa memfasilitasi itu. Dengan demikian Kecerdasan-kecerdasan siswa bisa terekspos dan dimaksimalkan,” terangnya.

Read More

Ustadz Jeje : Polri Harus Tangkap dan Proses Secara Hukum Pemilik Akun Sunnah Nabi

Jakarta — 1miliarsantri.net : Terkait beredarnya konten yang memvisualisasikan Nabi Muhammad SAW dalam bentuk animasi dan menghina Nabi, membuat Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam Ustadz Jeje Zaenudin turut merespons viralnya kanal Youtube Sunnah Nabi tersebut. Dia meminta kepada pihak kepolisian dan Kementerian Kominfo agar segera menyelidiki serta memproses secara hukum pemilik akun tersebut. “Jika ternyata ada unsur pidana atau diduga ada penistaan kepada Nabi Muhammad SAW dalam akun tersebut agar segera menangkap dan memproses secara hukum pemilik akun Sunnah Nabi,” terang Ustadz Jeje dalam keterangan tertulis yang diberikan kepada media, Ahad (20/08/2023). Ustadz Jeje menilai, akun Youtube Sunnah Nabi diduga telah melakukan pelecehan dan penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, channel youtube ini dibuat secara sengaja dengan misi penyesatan pemahaman terhadap beberapa aspek sejarah Nabi dan ajaran Islam. “Terutama bagi non muslim dan masyarakat muslim yang awam,” kata Ketua MUI Pusat ini. Terkait konten-konten yang disuguhkan, Ustaz Jeje mengimbau, agar kaum muslimin waspada dan selektif dalam menerima tontonan-tontonan di medsos yang dibuat para musuh dan pembenci Islam dengan menggunakan nama chanel media Islam.

Read More

Gus Falah: NU Siap Sumbang Tenaga Jika Tambang Rakyat Dilegalkan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan juga anggota Komisi VII DPR RI, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menanggapi usulan PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) agar tambang emas rakyat yang ilegal dapat memperoleh izin resmi. MIND ID mengusulkan hal tersebut, agar ketika usaha pertambangan rakyat dilegalkan, pasokan emasnya dapat diserap oleh holding BUMN pertambangan itu. Putra dari ulama NU Ponorogo, KH Amru Al Mu’tasyim ini menyatakan, ketika pertambangan rakyat dilegalkan, maka Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas Islam besar sekaligus bagian dari civil society siap untuk membantu negara di sektor pertambangan. “Ketika membuka Muktamar NU ke-34 di Lampung akhir 2021 lalu, Presiden Jokowi sudah menawarkan konsesi pertambangan minerba pada generasi muda NU. Dan tawaran ini diucapkan lagi oleh Menteri Investasi pak Bahlil Lahadalia, nah bila usulan MIND ID itu dikoneksikan dengan tawaran Presiden, NU sebagai bagian dari masyarakat sipil siap turut membantu negara dalam sektor pertambangan,” ungkap Gus Falah kepada 1miliarsantri.net, Minggu (20/08/2023). Dia berharap, jangan sampai izin usaha pertambangan (IUP) maupun Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dikuasai oleh kelompok tertentu, seperti pengusaha atau korporasi. Gus Falah menyatakan, legalisasi pertambangan rakyat bisa menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan penataan sektor pertambangan rakyat agar lebih berkeadilan. “Selain itu penataan pertambangan rakyat juga penting dilakukan, agar kegiatan pertambangan yang menerapkan kaidah penambangan yang baik seperti memelihara lingkungan dan menjamin keselamatan pekerja bisa diterapkan, sehingga insiden penambangan di Desa Pancurendang, Kabupaten Banyumas, beberapa waktu lalu tak terulang lagi,” imbuhnya.

Read More

Relawan Nusantara Bekasi Bersama Rumah Zakat Peringati HUT RI Ke-78 Gelar Program Kreatif Bakti Sosial

1miliarsantri.net – Bekasi : Dalam rangka memperingati dan menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Relawan Nusantara Bekasi bersama Rumah Zakat Bekasi mengadakan Program Kreatif Bakti Sosial, Kamis (17/8/2023). Program Kreatif Bakti Sosial merupakan kolaborasi Relawan Nusantara Bekasi dengan Rumah Zakat, melibatkan 12 relawan, yang berlangsung di RT 005/001, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi. Abdul Hakim Faqih Koordinator Relawan Nusantara Bekasi mengungkapkan, dalam momentum HUT RI tahun 2023 Relawan Nusantara Bekasi menyelenggarakan “Test Metabolik untuk 29 pengunjung, membuka Posko Segar, Jual Murah PLP (Pakaian Layak Pakai) dan memberikan doorprize untuk peserta lomba 17 Agustus”. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat di lingkungan RT. 005/001 Kelurahan Sepanjang Jaya, acara berlangsung dari jam 08.00 WIB dan berakhir pada jam 12.00 WIB, diikuti anak-anak, remaja serta orang tua. “Semuanya bergembira dan bersuka cita mengikuti aneka kegiatan dan lomba yang diselenggarakan oleh Relawan Nusantara,” tutur Abdul Hakim. Acaranya berlangsung meriah, dan kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan dari Relawan Nusantara.

Read More