Israel Siap Kerahkan Semua Kemampuan Militer nya Untuk Menyerang Hamas

Kepala Staf Israel Herzi Halevi, Sabtu (21/10/2023) lalu dalam pernyataan militer mengatakan bahwa pasukannya akan memasuki Gaza untuk melaksanakan “misi operasional dengan tujuan melenyapkan anggota Hamas”. Halevi menyatakan hal itu saat berpidato di depan para pemimpin Brigade Golan, salah satu pasukan elite Israel. “Kita akan memasuki Jalur Gaza. Kita akan terlibat dalam misi operasional untuk melenyapkan orang-orang yang berafiliasi dengan Hamas. Kita juga akan mengingat gambar dan kejadian saat orang-orang kehilangan nyawa mereka pada Sabtu dua pekan lalu,” tegas Halevi. Halevi mengungkapkan, Gaza adalah wilayah yang kompleks dan padat penduduknya, dan musuh (Hamas) sedang mempersiapkan banyak hal di dalamnya. “Meski begitu, kita juga sedang melakukan persiapan. Selama manuver darat, semua kemampuan militer Israel akan dikerahkan,” pungkasnya. (zul/AP)

Read More

Sedikitnya 26 Masjid Hancur Akibat Serangan Zionis Israel

Yerusalem — 1miliarsantri.net : Sedikitnya 26 masjid di Jalur Gaza hancur akibat diserang Israel sejak 7 Oktober, ungkap Kementerian Urusan Agama dan Wakaf Palestina yang berbasis di Gaza kepada media pada Sabtu (21/101/2023) waktu setempat. Kementerian itu mengungkapkan puluhan mesjid rusak parah akibat serangan udara Israel di sebagian besar wilayah kantong Palestina tersebut. Pesawat tempur Israel juga meluluhlantakkan kantor pusat kementerian ini, stasiun radio Quran milik kementerian itu dan sebuah gereja. Kementerian itu mendesak “organisasi-organisasi Islam dan internasional agar segera campur tangan menghentikan agresi di Gaza dan meminta pertanggungjawaban Israel atas kejahatan mereka terhadap warga sipil, mesjid dan gereja.” Konflik Jalur Gaza yang dibombardir dan diblokade Israel sejak 7 Oktober, bermula ketika kelompok perlawanan Palestina Hamas meluncurkan Operasi Banjir Al-Aqsa. Operasi militer ini merupakan serangan mendadak dengan menggunakan roket dan penyusupan anggota Hamas ke dalam wilayah Israel lewat jalur darat, laut dan udara. Hamas berdalih serangan ini sebagai balasan atas serbuan Israel terhadap Masjid Al Aqsa di wilayah pendudukan Yerusalem Timur dan kekerasan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina yang terus membesar. Militer Israel kemudian melancarkan “Operasi Pedang Besi” untuk menyerang Hamas di Jalur Gaza.

Read More

Israel Gunakan Bom Termobarik yang Kontroversial

Gaza — 1miliarsantri.net : Dalam peristiwa baru-baru ini yang terjadi di wilayah Gaza, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah menggunakan bom termobarik atau thermobaric bombs. Senjata ini sangat kontroversial dan sebelumnya tidak digunakan terhadap warga sipil. Dikutip dari financial express, bom termobarik juga dikenal sebagai bom vakum atau aerosol atau bahan peledak bahan bakar-udara. Senjata-senjata ini mengakibatkan luka bakar tingkat 4 dan menyebabkan kerugian besar bagi yang berada dalam radius ledakan. Senjata ini terdiri dari wadah bahan bakar yang menampung dua bahan peledak terpisah. Wadahnya dapat digunakan sebagai roket atau dijatuhkan dari pesawat sebagai bom. Ketika senjata itu mengenai sasarannya, bahan peledak pertama menyebarkan campuran bahan bakar secara luas sebagai awan. Bahan tersebut mampu menyusup ke setiap bukaan bangunan atau pertahanan yang tidak tertutup rapat. Kemudian muatan kedua menyulut awan, menghasilkan bola api besar, gelombang ledakan dahsyat, dan terciptanya ruang hampa yang menyerap semua oksigen di sekitarnya. Senjata ini mempunyai kemampuan untuk menghancurkan bangunan yang diperkuat, menghancurkan peralatan, dan menimbulkan kerugian atau korban jiwa bagi orang-orang yang berada dalam jangkauannya. Bom termobarik tersedia dalam berbagai ukuran, termasuk yang dirancang untuk masing-masing prajurit, seperti granat dan peluncur roket genggam. Versi besar yang diluncurkan dari udara telah dikembangkan secara khusus untuk menargetkan lokasi tersembunyi. Tidak ada undang-undang internasional yang secara tegas melarang penggunaan bom termobarik. Namun penerapan senjata ini untuk menargetkan penduduk sipil di daerah padat penduduk, lembaga pendidikan, atau fasilitas medis dapat mengakibatkan tuduhan kejahatan perang berdasarkan Konvensi Den Haag tahun 1899 dan 1907. Hukum kemanusiaan internasional dan Konvensi Jenewa 1949 mensyaratkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip kebutuhan dan proporsionalitas selama konflik. Sejarah amunisi termobarik ini dimulai pada Perang Dunia II yang pertama kali digunakan oleh tentara Jerman. Perkembangan luas baru terjadi pada 1960-an ketika Amerika Serikat (AS) terjun dalam Perang Vietnam. AS juga menggunakan bom termobarik di Afghanistan, pertama pada 2001 dalam upaya untuk melenyapkan pasukan Al Qaidah yang bersembunyi di pegunungan Tora Bora. Kemudian Washington kembali menggunakan pada 2017 melawan pasukan ISIS.

Read More

Israel Bombardir Wilayah Selatan Gaza

Khan Younis — 1miliarsantri.net : Israel mulai membombardir daerah-daerah di selatan di mana warga Palestina mencari keselamatan. Sementara Israel mulai mengevakuasi warganya di kota besar di utara dekat perbatasan Lebanon. Evakuasi ini merupakan tanda terbaru dari invasi darat Israel ke Gaza yang dapat memicu gejolak regional. Warga Palestina di Gaza melaporkan adanya serangan udara besar-besaran di Khan Younis di selatan. Mereka mengatakan ambulans membawa pria, wanita dan anak-anak ke Rumah Sakit Nasser di kota tersebut, rumah sakit terbesar kedua di Gaza yang sudah penuh dengan pasien dan orang yang mencari perlindungan. Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant memerintahkan pasukan darat untuk bersiap melihat Gaza “dari dalam.” Pernyataan ini mengisyaratkan serangan darat yang bertujuan untuk menghancurkan Hamas di Gaza dua pekan setelah serangan mendadak mereka ke Israel. Pejabat Israel belum memberikan jadwal untuk operasi semacam itu. Lebih dari satu juta orang mengungsi di Gaza, dan banyak di antara mereka yang mengindahkan perintah Israel untuk melakukan evakuasi ke wilayah utara wilayah pesisir yang tertutup. Rumah sakit-rumah sakit di Gaza yang kewalahan menjatah pasokan medis dan bahan bakar untuk generator yang semakin menipis. Sementara pihak berwenang menyiapkan logistik untuk pengiriman bantuan yang sangat dibutuhkan dari Mesir yang belum masuk. Para dokter di bangsal yang gelap di seluruh Gaza melakukan operasi dengan menggunakan cahaya ponsel dan menggunakan cuka untuk mengobati luka yang terinfeksi. Kesepakatan untuk mengirimkan bantuan ke Gaza melalui Rafah, satu-satunya jalur penyeberangan di wilayah tersebut yang tidak dikendalikan oleh Israel , masih rapuh. Israel mengatakan pasokan tersebut hanya dapat disalurkan kepada warga sipil dan akan “menggagalkan” pengalihan apa pun yang dilakukan Hamas. Lebih dari 200 truk dan sekitar 3.000 ton bantuan ditempatkan di atau dekat Rafah. Namun pekerjaan perbaikan jalan di sisi Gaza yang rusak akibat serangan udara belum dimulai. Israel mengevakuasi warganya yang tinggal di dekat Gaza dan Lebanon dan menempatkannya di hotel-hotel lain di negara itu dalam program yang didanai negara.

Read More

Banyaknya Kritikan Pedas Atas Serangan yang dilakukan Israel

Yerusalem — 1miliarsantri.net : Sejak Taufan Al-Aqsa pada 7 Oktober lalu, perhatian dunia terfokus pada rentetan rudal yang ditembakkan militer Israel ke Jalur Gaza. Demikian pula perlawanan yang dilakukan pejuang Gaza. Sedikit saja yang memperhatikan langkah politik zionis Israel yang menangkap siapa saja yang mengkritik serangan udara Israel ke Jalur Gaza. Penjajah juga menangkap para pendukung Hamas. Majalah Israel “972” melaporkan, semua warga Palestina dan sebagian orang Yahudi menentang tindakan militer Israel memblokade total dan menyerang Jalur Gaza melalui udara. Majalah tersebut menerbitkan sebuah artikel investigasi yang dilakukan jurnalis Ghosn Bsharat, Oren Ziv, dan Baker Zoabi. Mereka mengungkapkan, di tengah kesibukan dunia menyaksikan penghancuran Gaza, zionis Israel justru melancarkan penangkapan terhadap siapa saja yang mengkritik serangan tersebut. Zionis Israel bahkan mengintervensi para pengusaha untuk memecat karyawan yang mengkritik dan mendukung Hamas. Perkara postingan di laman facebook saja bisa berbuah penangkapan. Majalah itu mencontohkan sebuah surat kepada mahasiswa dari Fakultas Yahudi Israel di Central Israel College. Mahasiswa tersebut ditegur melalui surat resmi hanya karena mengubah foto profil dengan kometar “the Ghetto Gaza akan dibebaskan.” Surat tersebut berisi, “mengingat bahayanya, postingan Anda mengakibatkan Anda diskors sambil menunggu penyelidikan disipliner yang akan dilakukan terhadap Anda dalam beberapa hari mendatang.” Majalah tersebut menunjukkan, Kantor Kejaksaan Agung meminta para petinggi sebuah universitas karena mahasiswa menerbitkan sebuah tulisan yang mengecam tindakan Israel di Jalur Gaza dan memuji Hamas. Data nama-nama mahasiswa yang terlibat daam tulisan diminta pihak kepolisian untuk diselidiki pada tingkat pidana di luar hukuman disiplin dari universitas. Namun, meningkatnya penganiayaan dalam beberapa hari terakhir tidak hanya terbatas pada institusi akademis. Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadaan Darurat di Komunitas Arab melaporkan, setidaknya 30 warga Palestina di Israel telah dipecat dari pekerjaan, karena postingan media sosial yang dianggap mendukung Hamas. Polisi Israel mengungkapkan, sekitar 170 warga Palestina telah ditangkap atau diserahkan untuk diinterogasi. Kantor Kejaksaan Agung mengatakan bahwa mereka “tidak memberikan toleransi” terhadap mereka yang menyatakan “dukungan terhadap musuh,” dan bagi mereka yang ingin menyakiti tentara Israel “saat mereka melawan musuh yang mematikan.” .

Read More

Pemerintah Kerajaan Saudi Luncurkan Bus Menghubungkan 200 Kota

Riyadh — 1miliarsantri.net : Pemerintahan Arab Saudi menandai tonggak penting dalam sektor transportasi dan logistik dengan diresmikannya layanan bus antarkota. Bus antarkota ini nantinya akan menghubungkan 200 kota dan provinsi di seluruh wilayah kerajaan Saudi. Inisiatif ini, yang merupakan kolaborasi antara Arab Saudi dan mitra internasional, berupaya menawarkan layanan bus penumpang yang komprehensif. Tiga mitra global utama akan mempelopori operasi ini di wilayah konsesi yang ditentukan melalui 76 rute. Mereka siap melayani lebih dari enam juta penumpang setiap tahunnya dengan armada modern. Bus-bus dilengkapi dengan teknologi ramah lingkungan. Proyek ini terutama bertujuan memberikan pilihan transportasi yang beragam kepada para komuter, memfasilitasi transit antarkerajaan yang lebih lancar, mengurangi emisi karbon, meningkatkan langkah-langkah keselamatan, dan mengurangi lalu lintas jalan raya. Menteri Transportasi dan Logistik dan Ketua Dewan Direksi Otoritas Umum Transportasi (TGA) Saleh Al Jasser mengatakan potensi proyek ini menghasilkan lebih dari 35 ribu lapangan kerja langsung dan tidak langsung serta meningkatkan PDB sebesar 3,2 miliar riyal Saudi. “Sejak dimulainya Strategi Nasional Layanan Transportasi dan Logistik oleh Putra Mahkota Arab Saudi telah menyaksikan perkembangan besar di semua sektor transportasi dan logistik,” terang Al Jasser.

Read More

Kementerian Pariwisata Malaysia Lucurkan Paket Wisata Ramah Muslim

Kuala Lumpur — 1miliarsantri.net : Menteri Pariwisata Malaysia, Datuk Seri Tiong King Sing, menyebut pihaknya tengah mempersiapkan rencana baru terkait industri pariwisata. Kementerian Federal Pariwisata, Seni dan Budaya (Motac) saat ini sedang dalam proses menghadirkan paket mewah, dalam upaya menarik lebih banyak wisatawan Muslim dari Timur Tengah dan Cina. Menurut dia, Motac rencananya akan meluncurkan sebuah paket wisata ramah Muslim tersebut, pada awal bulan November nanti. “Mengingat besarnya populasi Muslim di Timur Tengah dan Tiongkok, Motac siap menjalin kerja sama dengan pemain lokal untuk mengembangkan paket wisata mewah yang kreatif dan menarik, khususnya di sektor golf, medis dan lainnya,” kata dia dikutip di Malay Mail, Selasa (17/10/2023). Sehubungan dengan rencana itu, Motac dan Islamic Tourism Center of Malaysia disebut akan menjalin kerja sama dengan Tourism Malaysia. Kedua pihak akan melakukan kegiatan promosi di Asia, Timur Tengah dan Eropa. Dalam unggahannya di akun Facebook miliknya, Tiong mengimbau kepada seluruh pihak terkait untuk segera melakukan kursus sertifikasi dan pelatihan. Hal ini memiliki manfaat dalam memberikan paparan kepada pelaku industri lokal, di pasar pariwisata Muslim. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa kursus dan pelatihan tersebut juga akan membantu pemain lokal merencanakan dan menghasilkan paket yang sesuai dan kompetitif. Masih dalam tulisannya tersebut, Tiong mengatakan bahwa ia telah bertemu dengan perwakilan dari asosiasi pariwisata di Malaysia. Mereka berdiskusi tentang cara mengintensifkan upaya promosi di tingkat internasional.

Read More

Israel Masih Menghambat Upaya Pengiriman Bantuan Kemanusiaan ke Jalur Gaza

Kairo — 1miliarsantri.net : Pemerintah Mesir mengungkapkan, jalur penyeberangan Rafah, yang menjadi pintu lalu lintas masuk utama ke Jalur Gaza, tidak ditutup secara resmi. Tapi truk-truk pengangkut bantuan kemanusiaan tak dapat melintas akibat terus berlanjutnya serangan udara Israel di sisi Gaza. Disisi lain Israel berupaya menghambat pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza “Ada kebutuhan mendesak untuk meringankan penderitaan warga sipil Palestina di Gaza. Sampai saat ini Pemerintah Israel belum mengizinkan untuk membuka penyeberangan Rafah dari sisi Gaza untuk memungkinkan masuknya bantuan dan keluarnya warga negara ketiga,” ungkap Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry kepada wartawan, Senin (16/10/2023), seraya menambahkan bahwa pembicaraan dengan Israel tidak membuahkan hasil. Shoukry menambahkan, Mesir menginginkan agar jalur penyeberangan Rafah dapat berfungsi seperti biasanya. Termasuk bagi warga Palestina yang mencari perawatan medis atau perjalanan normal. Sebelumnya dua sumber keamanan Mesir mengatakan kepada Reuters bahwa gencatan senjata di Gaza selatan yang berlangsung beberapa jam telah disepakati pada Senin pagi. Hal itu guna memfasilitasi proses pengiriman bantuan dan evakuasi di Rafah. Namun Israel kemudian membantah adanya kesepakatan semacam itu. “Saat ini tidak ada gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan di Gaza sebagai imbalan atas keluarnya orang asing,” kata sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Pejabat Hamas Izzat El-Reshiq menyampaikan hal yang sama kepada Reuters. Menurut laporan Al Arabiya, perbatasan Rafah ke Gaza dibuka pada Senin pagi waktu setempat. Namun, menurut laporan Lembaga nonpemerintah Mesir, Sinai Foundation for Human RightsKesepakatan pembukaan penyeberangan Rafah, yang dijadwalkan pada Senin pagi, terhenti. Terhentinya kesepakatan pembukaan penyeberangan Rafah ini dikarenakan adanya desakan dari pihak Israel untuk memeriksa seluruh truk bantuan kemanusiaan sebelum memasuki Jalur Gaza. Terdapat lebih dari 100 truk yang mengangkut bantuan kemanusiaan mengantre untuk memasuki Jalur Gaza. Menurut dua sumber dan seorang saksi di lokasi yang dikutip Reuters, truk-truk pengangkut ratusan ton bantuan dari LSM serta beberapa negara sedang menunggu di kota Al-Arish di Mesir untuk mendapatkan kondisi yang memungkinkan masuk ke Gaza. Secara terpisah, video Reuters menunjukkan truk bahan bakar berbendera PBB tampak meninggalkan Gaza menuju Mesir melalui penyeberangan Kerem Shalom yang dikuasai Israel.

Read More

Hamaz Himbau Penduduk Gaza Tetap Tinggal Dirumah

Gaza — 1miliarsantri.net : Pejabat Hamas mengatakan kepada penduduk Jalur Gaza untuk tetap tinggal di rumah pada Jumat (13/10/2023). Saran tersebut bertentangan dengan seruan militer Israel agar lebih dari satu juta warga sipil pindah ke selatan dalam waktu 24 jam. Permintaan itu disampikan melalui pengumuman di masjid. Masjid-masjid yang berada di Gaza menyiarkan pesan: “Pertahankan rumahmu. Pertahankan tanahmu.” Sebelum permintaan tersebut, Militer Israel memerintah warga sipil Kota Gaza untuk mengungsi ke selatan. “Teroris Hamas bersembunyi di Kota Gaza di dalam terowongan di bawah rumah dan di dalam bangunan yang dihuni warga sipil Gaza yang tidak bersalah,” ujarnya. Tapi, Hamas mendesak warga Palestina untuk mengabaikan seruan tersebut. Kelompok yang memimpin wilayah Gaza itu menggambarkannya sebagai disinformasi yang dirancang untuk menyebarkan kepanikan dan memfasilitasi rencana Israel untuk menyerang dan menghancurkan kelompok militan tersebut. Israel telah melancarkan serangan udara terberat di Gaza. Militer pun telah mengerahkan 300 ribu tentara cadangan dan mengumpulkan tank di dekat perbatasan sebagai respons terhadap serangan Hamas. Ancaman invasi darat telah memunculkan gambaran Nakba yang mengacu pada perang pada 1948 yang menyebabkan perampasan massal wilayah Palestina. Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan kepada Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Amman, bahwa dia juga menolak pemindahan paksa warga Palestina di Gaza. Dia mengatakan kejadian seperti itu akan menjadi Nakba kedua. Analis Gaza Talal Okal juga menggambarkan perintah relokasi Israel sebagai upaya untuk mendorong rakyat Palestina di Gaza ke dalam Nakba. “Seperti yang mereka lakukan pada 1948 ketika mereka mengusir orang-orang dari Palestina yang bersejarah dengan menjatuhkan barel bahan peledak ke kepala mereka, hari ini Israel mengulangi hal yang sama di depan mata dunia dan kamera langsung,” kata Okal. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Hamas Eyad Al-Bozom mendesak masyarakat Arab di mana pun dan terutama di negara-negara yang berbatasan dengan Israel untuk mendukung rakyat Gaza. “Kami memberi tahu masyarakat di Gaza utara dan Kota Gaza, tetap tinggal di rumah dan tempat Anda. Dengan melakukan pembantaian terhadap warga sipil, penjajah ingin sekali lagi mengusir kami dari tanah kami,” katanya. “Pemindahan 1948 tidak akan terjadi. Kami akan mati dan kami tidak akan pergi,” kata Bozom pada konferensi pers yang diadakan di rumah sakit Shifa di Kota Gaza. Badan Pengungsi Palestina PBB menggambarkan seruan militer tersebut sebagai hal yang mengerikan. UNRWA mengatakan, bahwa daerah kantong tersebut dengan cepat menjadi lubang neraka. “Ini hanya akan menyebabkan tingkat kesengsaraan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan semakin mendorong orang-orang untuk melakukan evakuasi. Gaza ke dalam jurang,” ujar Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini.

Read More

Beragam Kecaman Terhadap Israel dan Jutaan Doa Ditujukan Untuk Warga Palestina Menggema di Seantero Dunia

Gaza — 1miliarsantri.net : Komunitas Muslim di seluruh dunia, termasuk di Masjid Al Aqsa, berkumpul di masjid untuk melakukan shalat Jumat pertama sejak perang antara Hamas-Israel meletus. Beberapa negara memberikan perhatian pada khutbah Jumat menyoroti konflik tersebut. Polisi Israel hanya mengizinkan pria lanjut usia, perempuan, dan anak-anak untuk beribadah di kompleks Masjid Al Aqsa. Tindakan ini dilakukan dalam upaya untuk mencegah potensi kekerasan karena puluhan ribu orang hadir pada pelaksanaan shalat Jumat. “Kami tidak bisa hidup, kami tidak bisa bernapas, mereka membunuh segala sesuatu yang baik dalam diri kami,” ucap Ahmad Barbour, seorang petugas kebersihan berusia 57 tahun yang mengenakan pakaian thobe putih bersih, marah setelah polisi menghalanginya masuk untuk salat. Sedangkan di ibu kota Irak, Baghdad, puluhan ribu orang berkumpul di Lapangan Tahrir untuk melakukan protes yang diserukan oleh ulama Syiah berpengaruh dan pemimpin politik Muqtada al-Sadr. “Semoga demonstrasi ini… menakuti kejahatan besar, Amerika, yang mendukung terorisme Zionis terhadap orang-orang yang kita cintai di Palestina,” tegas al-Sadr dalam pernyataan daring. Di seluruh Iran, yang merupakan pendukung Hamas dan musuh bebuyutan regional Israel, para demonstran melakukan protes. Di Teheran, mereka membakar bendera Israel dan Amerika sambil meneriakkan: “Matilah Israel”, “Matilah Amerika”, “Israel akan hancur”, dan “Palestina akan menjadi penakluk.” “Rakyat Palestina sudah muak, sekarang ide Anda adalah menghancurkan Gaza, rumah-rumah rakyat. Orang-orang di dunia dan Palestina akan menimbulkan masalah bagi Anda,” tegas Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam pidatonya di provinsi Fars di selatan negara itu. Sedangkan di ibu kota Pakistan, Islamabad, seorang ulama di Masjid Merah memohon kepada Allah untuk mengirimkan bantuan khusus kepada warga Palestina. “Ya Allah hancurkan Israel! Pisahkanlah menjadi beberapa bagian,” tegas Abdul Aziz dalam khutbah yang penuh emosi di sebuah masjid yang penuh sesak, tempat sekitar 900 jamaah berkumpul untuk shalat Jumat. Dalam doa dan khutbah khusus, Aziz memohon agar Allah membantu semua orang yang ingin mengikuti jihad atau perang melawan Israel di wilayah Palestina. “Ya Allah mudahkan mereka untuk sampai ke sana, dan berkahi kami dengan wafatnya seorang syahid,” ujar Abdul Aziz dengan suara bergema melalui pengeras suara masjid. Khutbah serupa juga diadakan di masjid-masjid di seluruh negeri, termasuk di pusat kota besar Karachi dan Lahore. Partai-partai Islam mengadakan demonstrasi anti-Israel setelah shalat Jumat. Orang-orang berdoa untuk kemenangan Palestina dan para ulama menggunakan khutbah untuk memotivasi para jamaah agar tetap mendoakan orang-orang Palestina. Doa ini dihantarakan sebagai penguat dan penolong meskipun mereka tidak dapat ikut berperang melawan Israel. Sedangkan di Sanaa Yaman yang dikuasai oleh Houthi yang didukungan Iran menampilkan demonstrasi mellaui tayangan langsung di televisi. Para demonstran berkerumun di jalan-jalan dan mengibarkan bendera Yaman dan Palestina.

Read More