India Akan Terkena Dampak Panas Berkepanjangan

New Delhi — 1miliarsantri.net : Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, jika perubahan iklim terus berlanjut, maka bumi akan menjadi sangat panas pada tahun 2100. Panas yang ekstrim ini dapat menyebabkan serangan jantung dan head stroke di daerah-daerah yang padat penduduknya seperti India dan lembah Indus. Jika dunia menjadi 2 derajat celcius lebih panas dari tingkat pra-industri, sekitar 2,2 miliar orang di Lembah Sungai Indus di India dan Pakistan mungkin harus berurusan dengan musim panas yang sangat panjang dan sangat panas yang mungkin terlalu berat untuk ditangani oleh manusia. Studi yang muncul dalam jurnal terkemuka bernama Proceedings of the National Academy of Sciences ini menunjukkan bahwa jika cuaca semakin panas, maka tempat-tempat di India utara, Pakistan timur, Cina timur, dan Afrika Sub-Sahara akan mengalami gelombang panas yang sangat lembab. “Kota-kota seperti Delhi, Kolkata, Shanghai, Multan, Nanjing dan Wuhan akan terkena dampak paling parah dari gelombang panas tahunan ini,” ungkap studi tersebut seperti dilansir Mashable, Kamis (12/10/2023). Gelombang panas dengan kelembaban yang lebih tinggi dapat menjadi sangat berbahaya karena udara tidak dapat menyerap kelembaban ekstra dengan baik. Hal ini membuat kita lebih sulit untuk mendinginkan diri dengan berkeringat, dan dapat mengacaukan kemampuan kita untuk mendinginkan diri. Tempat-tempat yang rentan itu sering kali ditempati orang kelompok masyarakat yang kurang mampu, sehingga mereka mungkin tidak memiliki cara yang baik untuk tetap sejuk atau mengatasi masalah kesehatan dari cuaca yang sangat panas.

Read More

Negara-negara Berperan Sebagai Mediator Palestina – Israel

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sebagian besar negara-negara Barat enggan menyerukan Israel untuk memperlambat respons militer brutalnya. Sementara lebih dari 700 warga Palestina di Gaza meninggal dalam pemboman hebat selama tiga hari. Sebanyak 2,4 juta warga Palestina yang tinggal di Gaza terkurung. Mereka tidak punya tempat tujuan untuk berlindung di tengah blokade darat, laut, dan udara Israel. Direktur Pusat Studi Teluk di Universitas Qatar, Profesor Mahjoob Zweiri mengatakan, masih terlalu dini untuk membicarakan mediasi antara Palestina dan Israel. “Saya pikir masih terlalu dini untuk membicarakan mediasi, karena (saat ini) Israel bereaksi berdasarkan kemarahan dan balas dendam,” ujar Zweiri kepada Aljazirah. Berikut ini adalah negara-negara dan organisasi internasional yang mungkin dapat berperan sebagai mediator antara Palestina dan Israel, dilansir Aljazirah, Selasa (10/10/2023). Liga ArabPara menteri luar negeri Liga Arab dijadwalkan bertemu pada Rabu (11/10/2023) dalam pertemuan puncak darurat. Sesi luar biasa tersebut diminta oleh delegasi Palestina. Sekretaris Jenderal Liga Arab, Hossam Zaki mengatakan, para menteri akan membahas upaya Arab untuk menghentikan agresi Israel di Gaza. Namun Profesor Zweiri mengatakan, Liga Arab tidak punya peran apa pun. “Ini merupakan cerminan dari pemerintahan Arab yang terfragmentasi. Ia tidak memiliki alat,” ujar Zweiri. Cina Beijing menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik dan menyerukan kepada Israel dan Palestina untuk menahan diri. Para pengamat bertanya-tanya apakah Cina akan mencoba mempromosikan dirinya sebagai pembawa perdamaian regional. Sebelumnya Cina berhasil menjadi perantara pemulihan hubungan antara Iran dan Arab Saudi. Pada April, Menteri Luar Negeri Cina saat itu, Qin Gang, mengatakan kepada para menteri luar negeri Israel dan Palestina bahwa Cina siap memfasilitasi upaya menuju perundingan perdamaian. Cina mendukung solusi dua negara terhadap konflik Israel-Palestina, berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967 dan dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina yang berdaulat. Cina juga mengadvokasi bantuan pembangunan internasional untuk Palestina. Mesir Kairo telah bertindak sebagai mediator antara Israel dan kelompok Palestina dalam konflik sebelumnya. Namun Mesir akan berusaha menjauhkan diri dari meningkatnya situasi di Gaza. “Mereka (Mesir) ingin menjauhkan diri dari apa yang terjadi karena Mesir akan mengadakan pemilu,” kata Profesor Zweiri. Eropa Para pemimpin banyak negara Eropa termasuk Perancis dan Jerman mengutuk serangan Hamas dan menunjukkan solidaritas dengan Israel. Para menteri luar negeri Uni Eropa dijadwalkan mengadakan pertemuan luar biasa pada Selasa (10/10/2023) sore untuk membahas perang tersebut. Tanggapan awal Uni Eropa terhadap konflik ini adalah dengan mengumumkan penangguhan bantuan pembangunan untuk Palestina. Namun tak lama kemudian mereka menarik pernyataan tersebut dan mengatakan akan meninjau bantuan untuk Palestina. Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albarez mengatakan, tindakan seperti itu tidak dapat diterima dan kerja sama harus dilanjutkan. “Kita tidak bisa menyamakan Hamas, yang masuk dalam daftar kelompok teroris Uni Eropa, dengan penduduk Palestina, Otoritas Palestina, atau organisasi-organisasi PBB yang hadir di lapangan,” kata Albarez kepada stasiun radio Spanyol Cadena SER pada Selasa pagi. Iran Kemungkinan peran Iran dalam mediasi masih belum diketahui. Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Hosseini Khamenei mengatakan bahwa Iran membela Palestina.

Read More

Beginilah Kehidupan Warga Muslim Kulit Hitam di Inggris

London — 1miliarsantri.net : Setiap kali Aisha-Asher Morgan bertemu seseorang untuk pertama kalinya, ia biasanya tahu apa yang mereka tanyakan. Dengan perpaduan khas antara kebingungan dan rasa ingin tahu, hanya sampai orang tersebut mengumpulkan keberanian untuk mengajukan pertanyaan. Pada saat itu, barulah Aisha-Asher Morgan dapat memuaskan rasa ingin tahu mereka. “Dari mana tepatnya Anda berasal?” Aisha-Asher Morgan cukup mengerti mengapa orang sulit mengetahui asal usulnya. Ia memiliki mata biru-abu-abu, kulit sawo matang, bibir penuh, dan hidung mancung. Selain itu, dia mengenakan jilbab. Jadi, tidak mungkin untuk mengetahui etnisitasnya dari tekstur rambutnya, kecuali jika menunjukkan foto tanpa jilbab. “Kamu berasal dari mana?” “Dari mana Anda berasal?” atau “Apa ras Anda?” adalah pertanyaan-pertanyaan yang secara praktis telah dia terima sepanjang hidupnya. Meskipun hal ini dulunya merupakan sumber frustrasi yang konstan ketika masih muda. Namun, sekarang telah berubah menjadi eksperimen sosial kecilnya sendiri. Aisha-Asher Morgan tidak pernah menjawab pertanyaan tersebut tanpa terlebih dahulu bertanya, “Menurut Anda, dari mana saya berasal?” Ia telah menerima begitu banyak jawaban yang berbeda selama bertahun-tahun, mulai dari Maroko, Aljazair, Pakistan, Somalia, dan Brasil. Namun, tidak pernah ada orang yang bisa menjawab identitasnya dengan tepat: Ia orang Jamaika, dan ya, ia berkulit hitam. Tanggapan awal yang biasanya ia dapatkan adalah keterkejutan. “Tidak mungkin!” “Serius?!” “Ya Tuhan!”, dan seterusnya. Bahkan, ia kerap dianggap berbohong terkait asal-usulnya itu. Sebagian besar orang tidak dapat memahami gagasan bahwa Muslim Jamaika itu ada. Terlepas dari kenyataan bahwa sebagian besar orang di Karibia (terutama mereka yang berasal dari keturunan Afrika dan Asia Selatan) memiliki garis keturunan dengan Islam, Muslim Karibia tidak dapat melepaskan diri dari stereotip bahwa kami adalah orang Kristen atau Rasta. Orang-orang tidak menyadari bahwa ada komunitas Muslim yang besar di seluruh Karibia, dan tentu saja tidak mengetahui bahwa banyak nenek moyang yang dibawa ke Karibia dari Afrika Barat/Tengah adalah Muslim (meskipun Aisha-Asher Morgan mengakui sistem spiritual mereka sebelum kedatangan Islam di Afrika).

Read More

Serangan Hamas ke wilayah Israel Berkaitan Dengan Ketidakadilan Selama 75 Tahun

Tepi Barat — 1miliarsantri.net : Hamas kembali telah melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ke Israel, dengan para militannya memasuki komunitas-komunitas di dekat Jalur Gaza, Sabtu pagi (07/10/2023) waktu setempat. Serangan yang dinamai “Operasi Badai Al Aqsa” ini meluncurkan lebih dari 5.000 roket ke arah Israel. Israel juga telah berulang kali menyerang Hamas dengan serangan udara yang menargetkan situs-situs militan di Gaza. Pemerintah Palestina mengatakan, alasan di balik serangan pasukan Hamas ke wilayah Israel yang tak lain berkaitan dengan ketidakadilan yang dialami rakyat Palestina selama 75 tahun. Selain itu, penolakan Israel terhadap perjanjian yang telah ditandatangani dan ketidakpatuhan mereka terhadap resolusi-resolusi internasional yang sah, telah menyebabkan terhentinya proses perdamaian. “Tidak adanya solusi terhadap permasalahan Palestina setelah 75 tahun penderitaan dan pengungsian, berlanjutnya kebijakan standar ganda, dan diamnya komunitas internasional mengenai praktik kriminal dan rasis yang dilakukan pasukan pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina, dan berlanjutnya ketidakadilan dan penindasan yang dialami rakyat Palestina adalah alasan di balik situasi yang meledak-ledak ini dan tidak adanya perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut,” tulis Kementerian Luar Negeri Palestina melalui akun media sosial X, Sabtu (07/10/2023). Serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 menandai eskalasi kedua pihak sejak mereka terlibat perang 11 hari pada tahun 2021. Lantas, apa pemicu Hamas menyerang Israel? Dilansir Al Jazeera, juru bicara Hamas Khaled Qadomi mengatakan serangan ini diklaim Hamas sebagai balasan atas serangkaian tindakan Israel di Yerusalem dan Tepi Barat.

Read More

Hamas Lancarkan Operasi Militer Badai Al Aqsa

GAZA — 1miliarsantri.net : Hamas kembali melancarkan operasi militer baru terhadap Israel. Operasi tersebut dinamai Operasi Badai Al Aqsa. Sekitar 5.000 roket telah ditembakkan hingga tembus ke Israel. Pemimpin sayap militer Hamas, Mohammed Deif pada Sabtu (07/10/2023) mendesak semua warga Palestina untuk menghadapi Israel. “Kami memutuskan untuk mengatakan cukup sudah,” kata Deif. Deif, yang selamat dari berbagai upaya pembunuhan Israel, tidak muncul di depan umum saat mendorong warga Palestina untuk berperang. Pesannya disampaikan dalam sebuah rekaman. Militan Palestina di Jalur Gaza pada Sabtu (07/10/2023) melakukan infiltrasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ke Israel selatan. Video amatir yang diunggah di media sosial menunjukkan orang-orang bersenjata berseragam di dalam kota perbatasan Israel, Sderot. Suara tembakan terdengar dalam video tersebut. Penyusupan tersebut terjadi ketika para militan di Jalur Gaza meluncurkan ratusan roket ke arah Israel pada Sabtu pagi. Suara roket yang meluncur di udara terdengar di Gaza dan sirene meraung hingga Tel Aviv dalam serangan dini hari yang berlangsung lebih dari 30 menit. Serangan ini meningkatkan kemungkinan terjadinya babak baru pertempuran sengit.

Read More

Dengan Menggunakan Sepeda, Pelajar Asal Guinea Berkeinginan Menuntut Ilmu ke Kairo

Kairo — 1miliarsantri.net : Apapun cara dilakukan untuk dapat menuntut ilmu. Itulah yang dilakukan pelajar asal Guinea, Afrika Barat, Mamadou Safaiou Barry. Diarela menempuh perjalanan ribuan kilometer dengan menggunakan sepeda angin untuk dapat berkuliah di Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir. Barry bertekad untuk belajar teologi Islam di sekolah terkemuka tersebut. Alih-alih membayar transportasi, Barry berangkat ke Kairo dengan mengayuh sepeda bekas dengan membawa peta Afrika yang digambarnya. Pria berusia 25 tahun ini hanya membawa bekal pakaian ganti, senter dan peralatan kecil untuk melintasi benua. Dengan sepedanya, Barry melewati hutan, gurun, bahkan daerah konflik. Perjalanan Barry memakan waktu selama empat bulan dengan melintasi tujuh negara. Tekad Barry pun berujung pada keberhasilan. Ia diterima di Universitas Al Azhar, salah satu pusat pembelajaran Muslim Sunni tertua dan paling dihormati di dunia, dengan mendapat beasiswa penuh. “Jika Anda mempunyai mimpi, pertahankan dan kuatkanlah. Tuhan akan membantumu,” ucap Barry, dikutip dari VOA, Sabtu (07/10/2023). Tak hanya Barry, ribuan warga Afrika Barat melakukan perjalanan berisiko melintasi gurun Sahara setiap tahunnya, mencari kehidupan yang lebih baik. Namun banyak yang tidak berhasil. Menurut data Organisasi Internasional untuk Migrasi, hampir 500 orang meninggal atau hilang di jalur migrasi Afrika Barat tahun lalu Barry memutuskan bahwa risikonya sepadan dengan imbalannya. “Saya harus berjuang,” kata Barry pada Agustus lalu di Chad. Barry menempuh jarak sekitar 100 kilometer setiap hari. Dia berkendara melalui Mali, Burkina Faso, Togo, Benin, dan Niger. Ia terpaksa singgah di N’Djamena, ibu kota Chad karena konflik yang sedang berlangsung di Sudan.

Read More

Pemerintah Saudi Perbaiki Layanan Perjalanan Jamaah Lewat Laut Merah

Riyadh — 1miliarsantri.net : Red Sea Global (RSG) merayakan penerbangan perdananya ke Bandara Internasional Laut Merah (RSI) yang baru diresmikan. Penerbangan maskapai SAUDIA, yang berangkat dari Bandara Internasional Raja Khalid (RUH) di Riyadh, menandai dimulainya layanan dua kali sepekan. Layanan penerbangan ini menghubungkan dua kota ramai di Arab Saudi dalam waktu kurang dari dua jam. Dilansir Saudi Gazette, Kamis (05/20/2023), dengan keberhasilan penerbangan perdana tersebut mendarat di landasan pacu RSI, Laut Merah bakal menjadi tempat untuk menikmati suasana kultural Saudi. “Kami berjanji menjadikan Laut Merah sebagai tempat di mana orang-orang dari seluruh dunia dapat menikmati budaya terbaik Saudi, keramahtamahan, dan alam. Kini, dengan penerbangan pertama yang mendarat di Bandara Internasional Laut Merah, dan resor pertama kami yang menerima pemesanan, posisi Arab Saudi di peta pariwisata global sudah aman,” kata CEO Grup Red Sea Global John Pagano. Selain itu, layanan kedua akan lepas landas dari Bandara Internasional Raja Khalid setiap hari Sabtu pukul 12.50, dengan penerbangan pulang dari RSI pada pukul 15.35. Terletak dalam radius penerbangan delapan jam dari 85 persen populasi dunia, RSI siap menyambut penerbangan internasional di tahun mendatang seiring pembukaan resor fase pertama. Pengoperasian Bandara Internasional Laut Merah dipercayakan kepada daa International, yang berperan penting dalam mendukung visi Red Sea Global sejak tahun 2020. Saat penerbangan komersial pertama menghiasi RSI, tugas operasional daa International resmi dimulai. Bersamaan dengan penerbangan bersejarah ini, RSG meluncurkan identitas merek untuk RSI, sebuah simbol keajaiban arsitektur bandara yang unik. Ikon tersebut, terinspirasi oleh pemandangan eksterior bandara dari udara, mewujudkan kreativitas, inovasi, dan kecanggihan yang mendefinisikan merek tersebut. Pengunjung dapat menemukan merek khas ini di berbagai titik kontak, mulai dari terminal bandara hingga seragam staf dan kendaraan mobilitas listrik yang memfasilitasi transisi mulus antara udara dan darat.

Read More

Masjid Rani Sipri India Dibangun Oleh Tokoh Hindu

Gujarat — 1miliarsantri.net : Masjid Rani Sipri atau Masjid-e-nagina merupakan sebuah masjid abad pertengahan di kota bertembok Ahmedabad, Gujarat, India. Masjid ini diresmikan pada 1514 oleh Ratu Sipri, istri Hindu dari Mahmud Begada, seorang sultan yang memerintah Gujarat. Mengutip The Great Mosque, Masjid ini juga dikenal sebagai Masjid-e-Nagina (Permata Masjid). Itu karena ukiran jali yang rumit di dinding masjid tersebut. Masjid ini dinamai sesuai dengan nama ratu Hindu Sultan Mahmud Begada, Rani Sipri. Sang ratu menugaskan pembangunan masjid ini pada 1514. Dia memerintahkan pembangunan tersebut saat suaminya mengeksekusi putranya karena suatu pelanggaran. Setelah kematiannya, ratu dimakamkan di masjid ini. Di dalamnya juga terdapat jenana, sebuah area terpisah untuk wanita beribadah. Masjid ini memiliki konstruksi yang indah, yang mewakili arsitektur kesultanan pada puncak pencapaiannya. Tetapi pada 2006, empat tahun setelah kerusuhan Godhra menghancurkan beberapa monumen kota, Perusahaan Kota Ahmedabad mengusulkan pembongkaran Masjid ini untuk memperluas jalan di sekitarnya.

Read More

Sultan Al-Jaber : Himbau Perusahaan Minyak dan Gas Jadi Solusi Perubahan Iklim

Abu Dhabi — 1miliarsantri.net : Presiden COP28 Sultan al-Jaber, mengimbau perusahaan-perusahaan minyak dan gas untuk menjadi pusat solusi bagi perubahan iklim. Hal itu diungkap dalam sebuah konferensi minyak dan gas di Abu Dhabi pada Ahad, jelang pertemuan COP28. “Kita harus melakukan hal ini, sekaligus memastikan kesejahteraan manusia dengan memenuhi kebutuhan energi dari populasi planet yang terus bertambah,” terang Jaber dalam konferensi tersebut seperti dilansir AP, Selasa (03/10/2023). Meskipun pernyataannya tampak pro-perubahan iklim, namun banyak aktivis yang curiga bahwa pernyataan itu hanya bualan semata. Karena saat ini, industri minyak dan gas sedang menggenjot produksinya demi menikmati kenaikan harga energi global. Apalagi Al-Jaber saat ini menjabat sebagai CEO Abu Dhabi Oil Co yang dikelola oleh pemerintah. Perusahaan ini memiliki kapasitas untuk memompa 4 juta barel minyak mentah per hari bahkan diharapkan bisa mencapai 5 juta barel per hari. Karenanya, pemilihan Jaber sebagai sebagai pemimpin konferensi iklim PBB sangat kontroversial, mengingat negaranya adalah anggota OPEC dan pengekspor minyak utama. Meskipun konferensi tahun ini akan berfokus pada upaya percepatan dekarbonisasi, acara ini terutama membahas tentang pengeboran, pemrosesan, dan penjualan bahan bakar penghasil karbon yang telah menyebabkan peristiwa ekstrim seperti badai, kekeringan, banjir, dan kebakaran hutan. Al-Jaber juga telah berulang kali mengatakan bahwa dunia harus bergantung pada minyak dan gas dalam waktu dekat untuk menjembatani kesenjangan tersebut. “Pengurangan bahan bakar fosil tidak dapat dihindari. Faktanya, ini sangat penting. Namun, hal ini harus menjadi bagian dari rencana transisi energi komprehensif yang adil, yang cepat, adil, teratur, merata, dan bertanggung jawab,” lanjutnya. Dari segi bisnis, industri minyak sedang mengalami pemulihan. Setelah harga sempat bergerak negatif selama pembatasan pandemi Covid-19, minyak mentah Brent kini diperdagangkan di kisaran 92 dolar AS per barel. Harga diesel juga diperkirakan akan naik karena Rusia telah berhenti ekspor bahan bakarnya, yang kemungkinan akan memperburuk inflasi global dengan meningkatkan harga transportasi yang akan dibebankan kepada konsumen. Gazprom, perusahaan gas alam milik negara yang merupakan pilar ekonomi Rusia, memiliki posisi penting dalam konferensi ini meskipun menghadapi sanksi-sanksi AS atas perang Moskow terhadap Ukraina.

Read More

Tun Juhar Mahiruddin : Persatuan Sangat Penting Karena Merupakan Faktor Utama Yang Menopang Keberlangsungan Negara

Kota Kinibalu — 1miliarsantri.net : Upaya membina persatuan umat memerlukan keikhlasan dan pengertian agar tetap terjaga. Sehingga kerukunan antar umat khususnya di Sabah dan Malaysia selalu terjaga. Yang Dipertua Negeri Sabah, Tun Juhar Mahiruddin mengatakan, persatuan sangat penting karena merupakan faktor utama yang menopang keberlangsungan negara dalam memetakan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Terkait hal tersebut, dia mengatakan, penguatan persaudaraan antar umat Islam dan persatuan umat beragama, suku, budaya, dan agama dalam berbangsa dan bernegara perlu terus diperkuat. “Persatuan menuntut keikhlasan dan pengertian dari kita semua dan upaya menabur persatuan perlu terus dilakukan, dengan berpedoman pada ajaran Nabi Muhammad SAW. Mari kita jalani hidup sesuai dengan tujuan hidup sebagai hamba Allah. Saya juga mengajak semua yang hadir di sini untuk mengungkapkan kecintaan kita kepada Nabi SAW,” terang Tun Juhar Mahiruddin, dilansir dari laman Bernama, Ahad (1/10/2023). Turut hadir Ketua Menteri Datuk Seri Hajiji Noor, Wakil Ketua III Datuk Shahelmey Yahya, Ketua Majelis Negara Sabah Datuk Seri Kadzim M Yahya dan Menteri Sains, Teknologi dan Inovasi Sabah Datuk Mohd Arifin Mohd Arif. Sebelumnya, Hajiji dalam pidatonya mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW mengingatkan umat akan pentingnya persatuan dalam masyarakat dan negara karena perselisihan hanya akan melemahkan dan merugikan, yang pada akhirnya berujung pada perpecahan dan kehancuran.

Read More