Zakat Goes to Campus Bertujuan Sebagai Instrumen Penting Pembangunan Nasional
Senada, Ketua Baznas Provinsi DIY, Hj. Puji Astuti, menyampaikan, zakat sangat berpotensi menyelesaikan permasalahan kemiskinan, serta mewujudkan SDGs.
“Ada dua macam bantuan yaitu yang bersifat konsumtif dan produktif. Baznas sudah membantu dalam bentuk logistik dan dalam bentuk uang per 3 bulan sekali,” bebernya.
Hal ini turut diamini Ketua Forum Zakat Wilayah DIY, Warnitis. Dia mengatakan, zakat bila dikelola dengan baik bisa berdampak besar, implementasi dana zakat di komunitas bisa merubah pola pikir, seorang ibu rumah tangga bisa menjadi memiliki peran lebih karena diberdayakan oleh program zakat.
“Dalam perjalanannya pasti ada kendala, keterbukaan peta dan data miskin bisa digarap bersama bisa jadi daya dukung untuk pembangunan masyarakat,” jelasnya.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


