Zakat Goes to Campus Bertujuan Sebagai Instrumen Penting Pembangunan Nasional
Senada, Ketua Baznas Provinsi DIY, Hj. Puji Astuti, menyampaikan, zakat sangat berpotensi menyelesaikan permasalahan kemiskinan, serta mewujudkan SDGs.
“Ada dua macam bantuan yaitu yang bersifat konsumtif dan produktif. Baznas sudah membantu dalam bentuk logistik dan dalam bentuk uang per 3 bulan sekali,” bebernya.
Hal ini turut diamini Ketua Forum Zakat Wilayah DIY, Warnitis. Dia mengatakan, zakat bila dikelola dengan baik bisa berdampak besar, implementasi dana zakat di komunitas bisa merubah pola pikir, seorang ibu rumah tangga bisa menjadi memiliki peran lebih karena diberdayakan oleh program zakat.
“Dalam perjalanannya pasti ada kendala, keterbukaan peta dan data miskin bisa digarap bersama bisa jadi daya dukung untuk pembangunan masyarakat,” jelasnya.
Zakat goes to Campus chapter Yogyakarta berlangsung selama hari, Selasa-Rabu (26-27/09/2023) di Masjid UGM, dengan diikuti oleh lembaga anggota Forum Zakat wilayah DIY, dan ratusan mahasiswa di wilayah Yogyakarta. (mif)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


