Debat Kiai Imaduddin Versus Rabithah akan Berlangsung

Dengarkan Artikel Ini

Rabithah pun sudah merilis informasi berupa tata tertib yang harus dipatuhi oleh semua pihak dalam acara debat pada 9 September.

  1. Rasulullah mengajarkan untuk memuliakan tamu, tentu kenyamanan dan keamanan para tamu undangan menjadi prioritas panitia penyelenggara kegiatan akan diselenggarakan dengan penuh kekeluargaan.
  2. Asas keadilan dalam sebuah diskusi adalah keharusan di dalam forum Rabithah Alawiyah. Ketidakadilan seperti saling memotong pembicaraan orang lain justru tidak baik bagi citra Rabithah Alawiyah selaku penyelenggara.
  3. Rabithah Alawiyah menyiarkan seluruh kegiatan ini live Streaming. Dan dapat disaksikan via Youtube Nabawi TV. Tidak benar kika dikatakan acara tertutup dalam arti tidak bisa disaksikan masyarakat.
  4. Tidak diperkenankan bagi pihak manapun yang tidak diundang untuk hadir ke tempat acara untuk hadir ke tempat acara. Hal ini demi membatasi jumlah hadirin sesuai kapasitas tempat acara juga demi khidmatnya acara dengan tidak adanya sorak sorai suara penonton sepanjang diskusi berlangsung.
  5. Tidak benar lika dikatakan Rabithah Alawiyah diundang lima kali dan tidak hadir. Setiap undangan resmi pasti akan dijawab secara resmi oleh lembaga, sedangkan undangan tersebut tidak pernah ada dan kami meminta bukti tanda terima atas seluruh undungan tersebut.
  6. Rabithah Alawiyah memiliki kantar terbuka dan terbiasa menerima kunjungan peneliti nasab yang datan dengen mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk memenuhi kebutuhan penelitiannya baik dalam dan luar negeri.
  7. Kami memberikan kesempatan saudara H. Imaduddin untuk menyempurnakan penelitiannya langsung di lokasi yang terkait dengan objek penelitian beliau, Maktab Daimi Rabithah Alawiyah.
  8. Pertemuan pada tanggal 7 akan turut dihadiri Ketua Maktab Daimi Habib Syaikhon bin Abdulqodir Assegaf dan perwakilan pengurus RA lainnya.
  9. Moderator akan memimpin diskusi dan tidak diperkenankan pihak manapun untuk memotong pembicaraan pihak lain selama hak maktu yang diberikan, moderator break menghentikan pembicaraan pihak manapun yang melanggar aturan.
  10. Durasi diskusi dengan sdr H Imaduddin dimulai pukul 09.00 dan direncanakan usai di pukul 15.00. tetapi modaretor berhak memperpanjang durasi tersebut atas permintaan para pihak hingga waktu yang tidak ditentukan jika dirasa ada hal-hal yang perlu dibahas selama debat dengan memperhatikan waktu istirahat sholat.
  11. Saudara H Imaduddin berhak mengajukan nama untuk mendampingi beliau dalam diskusi tersebut. Rabithah Alawiyah tidak ingin secara sepihak menentukan siapa pendamping yang cocok.
  12. Kenapa RA tidak mengundang saudara Anhar Gonggong atua saudara Mahfud MD? Karena forum ini fokus membahas isu nasab dengan kaidah ilmu nasab. Sehingga tidak ada kaitannya dengan kepakaran dua tokoh tersebut. Itu sejarah dibahas pada forum khusus ilmu sejarah.
  13. Seluruh pihak yang diundang berhak membawa satu kamera dan merekam seluruh kegiatan yang ada sedangkan saran live hanya dilakukan oleh Nabawi TV. (wink)

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca