Selat Malaka Jalur Minyak Dunia Terpadat: Fakta Cekpoint Global Terungkap, AS Lirik Sumatra?
Sementara itu, Selat Bosphorus dan Selat Dardanella menangani sekitar 3,7 juta barel, serta Terusan Panama dengan 2,3 juta barel per hari. Total aliran minyak global diperkirakan mencapai 80 juta barel per hari.
Dominasi Selat Malaka sebagai Jalur Utama dan Tercepat
Dominasi Selat Malaka sebagai jalur utama bukan tanpa alasan. Letaknya yang berada di antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura menjadikannya jalur tercepat pengiriman energi dari Timur Tengah menuju Asia Timur, termasuk ke China, Jepang, dan Korea Selatan. Media internasional seperti Reuters dan Bloomberg menyoroti bahwa gangguan kecil saja di jalur ini bisa memicu lonjakan harga minyak global secara signifikan.
Di sinilah posisi Indonesia menjadi sangat strategis. Wilayah Sumatra yang mengapit Selat Malaka praktis berada di “jantung” distribusi energi dunia. Tak heran jika Amerika Serikat memberikan perhatian besar terhadap kawasan ini, terutama dalam konteks stabilitas keamanan maritim dan persaingan geopolitik dengan China.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


