Rencana Israel Bisa Hancurkan Ekonomi Palestina

Dengarkan Artikel Ini

“Tujuan kami adalah untuk memperjelas bahwa perilaku semacam itu tidak hanya mengancam stabilitas di Tepi Barat tetapi juga mengancam keamanan Israel,” kata pejabat tersebut.

Beberapa minggu lalu, diadakan pertemuan menteri keuangan negara-negara G7, di mana AS menyampaikan kekhawatirannya tentang Smotrich dan bank-bank Palestina. Seorang pejabat senior dari salah satu negara G7 mengatakan bahwa AS memperingatkan bahwa: “Jika bank-bank Palestina terputus dari bank-bank Israel, hal itu bisa secara signifikan menggoyahkan Tepi Barat dan menciptakan eskalasi kekerasan yang akan merembet ke Israel.”

AS juga memperingatkan bahwa Tepi Barat bisa berubah menjadi “ekonomi tunai” dan menganggap bahwa hal itu bisa menguntungkan kelompok-kelompok teroris yang sangat bergantung pada uang tunai. Pejabat tersebut menambahkan bahwa jika bank-bank runtuh, pasukan keamanan PA akan semakin melemah, dan mereka tidak akan bisa memerangi terorisme. Hal ini akan mempengaruhi stabilitas masyarakat Palestina secara keseluruhan dan mengurangi akses warga sipil Palestina terhadap makanan dan layanan dasar.

Dalam minggu-minggu setelah pertemuan tersebut, pemerintahan Biden dan sekutu G7-nya menyampaikan kekhawatiran mereka kepada pemerintah Israel, menekankan risiko keamanan yang bisa ditimbulkan oleh runtuhnya bank-bank Palestina, termasuk risiko terhadap keamanan Israel sendiri.

Laporan tersebut mencatat bahwa AS dan sekutunya tidak terlibat langsung dengan Smotrich karena pandangannya yang ekstrem. Ditambahkan bahwa AS telah mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi kepada Smotrich atas tindakannya yang menggoyahkan stabilitas di Tepi Barat. Menurut sumber-sumber, pesan tersebut disampaikan kepada Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz, Menteri Urusan Strategis Ron Dermer, dan Netanyahu sendiri. (zul)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca