Israel Menggunakan Taktik Memutar Audio Tangisan Bayi Lewat Drone

Dengarkan Artikel Ini

Peristiwa penting yang melibatkan penggunaan quadcopter terjadi selama “pembantaian tepung” pada 11 Januari, di jalan al-Rasheed dekat garis pantai Kota Gaza. Banyak saksi menceritakan quadcopter menembaki ratusan orang yang menunggu kedatangan truk bantuan.

Muhammad Abu Youssef, 19, mengatakan, bahwa sekitar jam dua pagi pada hari Senin dia mendengar tangisan bayi. Namun, karena orang-orang mengunggahnya di media sosial untuk meningkatkan kesadaran akan sumber suara-suara tersebut, dia memilih untuk tidak keluar rumah.

“Ada suara berbeda yang datang dari quadcopter. Mereka membuat keributan, beberapa rekaman dapat dipahami dan ada pula yang tidak. Aksi tersebut berlangsung sekitar 30 hingga 60 menit, kemudian quadcopter mulai melepaskan tembakan dan menembakkan bom di lingkungan sekitar,” kata Youssef.

Sebuah video yang direkam oleh seorang warga kamp pengungsi Nuseirat, dan beredar di media sosial, memperlihatkan suara tangisan bayi, sementara warga tersebut menjelaskan bahwa suara tersebut adalah rekaman suara yang diputar oleh quadcopter Israel.

“Kami tidak keluar, karena kami mengetahui bahwa ini hanyalah rekaman yang diputar oleh quadcopter untuk memikat kami agar keluar. Selama tiga hari terakhir, setidaknya ada 12 orang terluka akibat tembakan quadcopter. Pagi ini saja, kami menyelamatkan enam orang yang terluka di lingkungan sekitar. Luka-lukanya serius, beberapa ditembak langsung di kepala,” Youssef melanjutkan.

Menurut warga, rekaman audio tersebut juga mencakup lagu-lagu dalam bahasa Ibrani dan Arab. Termasuk lagu anak-anak, suara bentrokan dan tank yang bergerak, suara orang-orang bersenjata Palestina, dan suara penjual produk pembersih lokal yang berkeliaran di sekitar Gaza.

Selama lebih dari sepekan, tentara Israel telah melakukan serangan militer intensif di bagian barat laut Nuseirat, menargetkan individu, rumah dan lingkungan dengan artileri, tembakan udara dan laut, serta tembakan quadcopter. (zul/AP)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca