Gencatan Senjata antara Israel dan Hamas kembali batal
Pada Ahad lalu, pejabat senior dari Israel bergabung dalam pembicaraan untuk membahas masalah-masalah yang belum terselesaikan dengan dukungan para mediator, kata pejabat senior AS tersebut tetapi tidak memberikan penilaian pasti mengenai apakah ada terobosan.
Hamas mengatakan Israel telah menarik kembali komitmen untuk menarik pasukan dari koridor tersebut dan mengajukan persyaratan baru lainnya, termasuk penyaringan warga Palestina yang mengungsi saat mereka kembali ke wilayah utara yang lebih padat penduduknya saat gencatan senjata dimulai.
“Kami tidak akan menerima diskusi tentang penarikan kembali dari apa yang kami sepakati pada tanggal 2 Juli atau persyaratan baru,” kata pejabat Hamas Osama Hamdan kepada TV Al-Aqsa milik kelompok tersebut pada Ahad.
Pada bulan Juli, Hamas menerima usulan AS untuk memulai perundingan tentang pembebasan sandera Israel, termasuk tentara dan orang-orang, 16 hari setelah tahap pertama perjanjian yang bertujuan untuk mengakhiri perang Gaza, kata seorang sumber senior Hamas kepada Reuters.
Delegasi Hamas meninggalkan Kairo pada Ahad setelah mengadakan pembicaraan dengan para mediator, kata pejabat senior Izzat El-Reshiq, seraya menambahkan kelompok itu telah menegaskan kembali tuntutannya bahwa setiap perjanjian harus menetapkan gencatan senjata permanen dan penarikan penuh Israel dari Gaza, Palestina. (zul/AP)
Baca juga :
- RTO/RTQ Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani: ‘Selamat Atas Diselenggarakannya SPU LPPTKA BKPRMI’
- LPPTKA BKPRMI Kabupaten Bekasi Gelar Silaturahmi Pembinaan Unit (SPU)
- Gaido Group dan Yayasan Masjid Pantai Nusantara Sepakati Kolaborasi Ekonomi Syariah, Dorong Lahirnya 1 Juta Pengusaha
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


