Freedom Edge 2025 Jadi Sinyal Tandingan Blok Seoul–Tokyo–Washington
Makna Strategis Jangka Panjang

Freedom Edge 2025 berakar pada Deklarasi Camp David 2023, yang memperkuat mekanisme konsultasi keamanan reguler antara ketiga negara. Latihan ini bukan sekadar drill militer, melainkan bagian dari arsitektur keamanan baru Indo-Pasifik.
Bagi AS, latihan memperkuat posisinya menghadapi pengaruh Tiongkok. Bagi Korsel dan Jepang, latihan menegaskan payung pertahanan bersama termasuk dukungan aset strategis AS seperti bomber B-52 dan kapal induk.
- Menurut pengamat, latihan ini memberi tiga efek utama:
- Meningkatkan deterrence terhadap Korea Utara.
- Mengirim pesan ke Tiongkok soal kebebasan navigasi di Laut Cina Timur dan Selatan.
- Menguatkan aliansi pertahanan trilateral yang sebelumnya berbasis bilateral.
Namun, ada risiko spiral ketegangan. Pyongyang kemungkinan terus melihat latihan sebagai ancaman langsung. “Selama Korea Utara memandangnya sebagai rehearsal invasi, risiko eskalasi akan tetap ada,” jelas Dr. Shin Beom-chul dari Korea Research Institute for National Strategy.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


