Dua Dekade Terakhir, 737 Ribu Hektare Hutan Brasil Hilang Akibat Produksi Kopi
Sayangnya, menurut laporan tersebut, praktik agroforestri baru diterapkan di kurang dari 1% wilayah utama produksi kopi di Brasil. Coffee Watch menilai bahwa peningkatan praktik ramah lingkungan sangat penting agar produksi kopi tetap stabil tanpa harus mengorbankan hutan.
Tanggapan Asosiasi Eksportir Kopi
Meski begitu, laporan Coffee Watch mendapat tanggapan kritis dari Cecafe, asosiasi eksportir kopi Brasil. Mereka menilai temuan itu tidak sepenuhnya akurat karena hanya menggunakan data deforestasi tingkat munisipal tanpa memperhitungkan upaya pelestarian vegetasi asli di dalam area perkebunan kopi.
Cecafe mengutip hasil penelitian Universitas Federal Minas Gerais (UFMG) tahun 2023, yang menunjukkan bahwa 99% dari 115.000 lahan kopi yang terdaftar dalam sistem lingkungan pedesaan Brasil tidak mengalami deforestasi signifikan sejak 2008.
Meski terjadi perbedaan pandangan, para pengamat sepakat bahwa keberlanjutan industri kopi Brasil kini berada di persimpangan. Jika deforestasi terus dibiarkan, bukan hanya keanekaragaman hayati yang terancam, tetapi juga masa depan petani dan stabilitas ekonomi yang bergantung pada “emas hitam” dari biji kopi tersebut.
Baca juga: Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Jelang KTT APEC, Dunia Waspadai Ketegangan Baru di Asia Timur
Penulis: Satria S Pamungkas
Editor: Glancy Verona
Ilustrasi by AI
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


