Ahmad Murtaja Pemuda Gaza Gunakan Tulisan Satir Guna Hadapi Kematian

Dengarkan Artikel Ini

Gaza — 1miliarsantri.net : Ahmad Murtaja, seorang pemuda berusia 28 tahun, menggunakan tulisan satir sebagai senjata untuk menghadapi kematian di Jalur Gaza.

“Saya menulis dengan satir karena kita tidak boleh menganggap serius dunia ini. Apakah yang terjadi pada kami nyata?” ungkap Ahmad Murtaja, Jumat (29/12/2023).

Dalam pembantaian yang dilakukan teroris Israel di Jalur Gaza selama tiga bulan berturut-turut, Ahmad melihatnya sebagai “situasi konyol” yang dihadapi oleh semua orang di seluruh dunia.

Ahmad mengatakan, situasi sekitar membuatnya terprovokasi untuk melakukan sesuatu. Rasa ketidakberdayaan di hadapan semua yang terjadi sangat sulit dan menyakitkan, bahkan, jika tidak mengalami penderitaan fisik seperti korban oleh hujan peluru yang terus menerus menimpa wilayah kecil ini, baik di darat, udara, maupun laut.

“Saya bukan seorang penulis, saya hanya orang yang terprovokasi oleh kenyataan, jadi saya menulis dengan satir karena kita tidak boleh menganggap serius dunia ini,” sambungnya.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca