Yahudi dan Nasrani akan Masuk Islam saat Nabi Isa Turun ke Bumi?
Namun, keimanan mereka yang sedemikian itu tidak berguna lagi. Sebab, ia dinyatakan setelah nyawa mereka sampai di tenggorokan, setelah mereka melihat tanda-tanda di alam akhirat. Sebagaimana firman Allah SWT.
يَوْمَ يَأْتِيْ بَعْضُ اٰيٰتِ رَبِّكَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا اِيْمَانُهَا لَمْ تَكُنْ اٰمَنَتْ مِنْ قَبْلُ
“Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidak berguna lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu” (QS al-Anam: 158).
Kedua, ada pula sebagian ulama yang menafsirkan bahwa an-Nisa ayat ke-159 bermakna, semua orang Ahli Kitab akan beriman kepada Nabi Isa, dengan iman yang sebenarnya sebelum Nabi Isa wafat.
Turunnya Nabi Isa ketika Dajjal membuat kerusakan di muka bumi. Berdasar sejumlah hadis sahih Rasulullah SAW, putra Maryam itu akan membunuh Dajjal.
Selain itu, Isa AS juga memecahkan salib lambang umat Nasrani, memusnahkan babi, dan memberantas segala kekejian. Setelah itu, dunia akan mengalami kesuburan, keamanan, serta kesejahteraan yang adil dan merata.
Turunnya Nabi Isa ke dunia ini tak berarti membuat hukum baru. Yang tetap berlaku adalah syariat yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW pun tetap menjadi saksi atas keimanan atau kekafiran Ahli Kitab, seperti dijelaskan dalam firman Allah SWT.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

