Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim li an-Nisa’, Penjelasan Terlengkap tentang Wanita dalam Alquran
Sebelum datangnya Islam, hadirnya anak-anak berjenis kelamin perempuan di tengah keluarga bangsa Arab sempat dianggap sebagai hadirnya bencana atau kesialan. Anak-anak tersebut bahkan dikubur hidup-hidup di tengah pasir sahara. Namun, setelah Alquran datang, semua kejahatan kemanusiaan itu mendapat perlawanan sengit dan mendapat kecam an keras.
Kehadiran Islam telah menjungkalkan berbagai stigma negatif yang dilekatkan kepada perempuan. Pandangan-pandangan yang melecehkan juga berubah menjadi terhormat. Islam menganggap, pria dan perempuan dapat saling bekerja sama sebagai rekan yang setara dalam mengarungi hidup.
“Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka adalah menjadi penolong bagi sebagian yang lain.” Demikian arti dari surah at-Taubah ayat 71.
Problematika seputar wanita adalah hal yang sangat menarik untuk dibicarakan. Pasalnya, di era modern seperti saat ini banyak sekali kita jumpai wanita yang masih belum bisa menempatkan di rinya sesuai dengan syariat Islam.
Karena itu, kajian-kajian tentang wanita dalam Islam banyak menarik perhatian kalangan intelektual. Kajian tentang posisi mereka dalam Islam menjadi semakin serius di kalangan para pemikir Islam.
Di satu sisi, ada pemikiran yang mengampanyekan wanita supaya dibebaskan secara total. Kalangan ini, menurut Syekh Imad Zaki, dalam uraiannya, seperti terhipnotis nilai-nilai sekuler Barat yang menjadikan perempuan bukan lagi partner, tetapi pesaing bagi laki-laki.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


