Sikap Tawakal Menjadi Landasan Keberhasilan dan Ketenangan Hidup
- Ambil Semua Tindakan Pencegahan
Dalam Al-Quran, umat Islam diceritakan kisah Yaqub dan putranya Yusuf, di mana Yaqub, saat mengirim kedua anaknya ke Mesir, memberikan instruksi untuk masuk melalui pintu gerbang yang berbeda guna menghindari kecurigaan. Namun, ternyata Allah memiliki rencana-Nya sendiri.
Kisah ini mengajarkan bahwa Yaqub mengambil segala langkah yang mungkin untuk mengelakkan risiko. Penting untuk menghindari jebakan yang serupa.
“Terkadang, kita cenderung mengandalkan usaha kita sendiri dan melupakan tawakal kepada Allah. Atau bahkan, kita mungkin beranggapan telah mengandalkan Allah tanpa mengambil langkah-langkah praktis untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi,” ujar Mufti.
Dan dia (Yakub) berkata, “Wahai anak-anakku! Janganlah kamu masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berbeda; namun demikian aku tidak dapat mempertahankan kamu sedikit pun dari (takdir) Allah. Keputusan itu hanyalah bagi Allah. Kepada-Nya aku bertawakal dan kepada-Nya pula bertawakallah orang-orang yang bertawakal.” (QS Yusuf: 67)
Hikmah dari perkataan Nabi Ya’qub kepada putra-putra nya adalah bahwa mereka harus berusaha sepenuh hati dalam mengejar keinginannya. Namun, hal ini juga harus diikuti kesadaran penuh bahwa kendali semuanya itu ditangan Allah swt.
Sebagai bukti bahwa kita adalah hamba Allah yang beriman, kita harus pasrah dan menerima apapun keputusan-Nya kepada kita. Kita tidak boleh sakit hati dan merasa kesal meskipun mungkin yang terjadi tidak sesuai yang diinginkan. (yus)
Baca juga :
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


