Segala Keinginan Harus lah Diserahkan Kepada Allah
“Ini adalah proses kematangan jiwa yang perlu ditekuni. Proses untuk menuju ke keadaan hati yang seperti ini memang membutuhkan waktu. Setiap saat kita membaca ‘Hanya kepada-Mu kami menghamba’. Namun, apakah kita sudah demikian? Bisa jadi kita masih menghamba kepada harta, posisi, orang lain dan bukan kepada Allah,” tutur Ustadz Fauzi.
Ustadz Fauzi menegaskan, orang yang tidak mendekat kepada Allah dengan halusnya kebaikan yang Dia berikan, maka ia akan diseret (supaya mendekat) dengan rantai cobaan. Ujian seseorang sebenarnya cara Allah memanggil hamba-Nya untuk mendekat.
“Jiwa yang buruk tidak kembali kepada Allah kecuali dengan ujian dan bala. Kehendak Allah dari hamba-Nya ini adalah agar hamba ini kembali kepada Allah dengan senang hati atau terpaksa. Hamba yang diingatkan dengan ujian ini sebenarnya diberikan kebaikan oleh Allah karena tidak dibiarkan terlunta-lunta untuk mengurus hidupnya sendiri. Ia dipaksa untuk kembali kepada Allah,” pungkasnya. (mif)
Baca juga :
- RUU Pengaturan Reforma Agraria Resmi Jadi UU, Pemerintah Dorong Keadilan Penguasaan Tanah
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


