Pesan Buya Hamka, Berziarahlah ke Baitul Maqdis
Sesampainya di hadapan nisan kubur itu, ia tidak dapat menahan hatinya, lalu terloncat dari mulutnya dengan sikapnya yang angkuh karena mabuk kemenangan.
“Hai… Shalahuddin! Saya telah datang…! Apalah jawab tulang dalam kubur….!
Semua fakta itu memberikan bukti kepada kita bahwa semangat Perang Salib belum habis dari Dunia Eropa (Barat) sampai sekarang. Bahkan, inilah salah satu yang memperhebat revolusi rakyat Muslimin Aljazair sampai kepada saat ini.
“Moga-moga semangat Perang Salib itu janganlah kiranya di pindahkan oleh bangsa Eropa (barat) itu kepada pemeluk Kristen di negeri-negeri Timur, terutama di Tanah Air kita Indonesia yang kita cintai ini,” tulis Buya Hamka.
Sebab, ia mengatakan sejak dari zaman purbakala telah dikenal betapa toleransi kita pemeluk Islam di Indonesia ini terhadap teman sebangsa yang berlain agama sehingga Arnold Toynbee, ahli sejarah Inggris, setelah melawat ke Indonesia beberapa tahun lalu mengakui betapa (besar) toleransi kita, meskipun toleransi kita itu kadang toleransi paksaan dari bayonet penjajah Belanda. (yan)
Baca juga :
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
- Formasi Drone “Ubur-Ubur” Iran Diduga Lumpuhkan F-15 Amerika, Pengakuan Pilot Picu Kekhawatiran Baru soal Perang Drone
- Wisuda Bimba Opung ASA Kidz Station 2026: Momen Haru, Ceria, dan Penuh Kenangan dalam Pelepasan Generasi Hebat
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


