Pesan Buya Hamka, Berziarahlah ke Baitul Maqdis

Dengarkan Artikel Ini

Sesampainya di hadapan nisan kubur itu, ia tidak dapat menahan hatinya, lalu terloncat dari mulutnya dengan sikapnya yang angkuh karena mabuk kemenangan.

“Hai… Shalahuddin! Saya telah datang…! Apalah jawab tulang dalam kubur….!

Semua fakta itu memberikan bukti kepada kita bahwa semangat Perang Salib belum habis dari Dunia Eropa (Barat) sampai sekarang. Bahkan, inilah salah satu yang memperhebat revolusi rakyat Muslimin Aljazair sampai kepada saat ini.

“Moga-moga semangat Perang Salib itu janganlah kiranya di pindahkan oleh bangsa Eropa (barat) itu kepada pemeluk Kristen di negeri-negeri Timur, terutama di Tanah Air kita Indonesia yang kita cintai ini,” tulis Buya Hamka.

Sebab, ia mengatakan sejak dari zaman purbakala telah dikenal betapa toleransi kita pemeluk Islam di Indonesia ini terhadap teman sebangsa yang berlain agama sehingga Arnold Toynbee, ahli sejarah Inggris, setelah melawat ke Indonesia beberapa tahun lalu mengakui betapa (besar) toleransi kita, meskipun toleransi kita itu kadang toleransi paksaan dari bayonet penjajah Belanda. (yan)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca