Motif Di Balik Serangan Abrahah ke Ka’bah

Dengarkan Artikel Ini

وَّاَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا اَبَابِيْلَۙ ٣ تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيْلٍۙ ٤ فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُوْلٍ

Yang artinya, “Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar, sehingga Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).”

Dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan mengenai riwayat kisah burung ababil yang menjadi pasukan Allah SWT dalam melawan pasukan gajah. Burung ababil muncul dari laut dengan cepat laksana burung walet, paruh dan kedua cakar mereka berwarna hitam.

Kemudian Allah mengutus mereka untuk menghancurkan tentara gajah Abrahah. Setiap ekor burung membawa tiga buah batu, satu batu terletak pada paruhnya, dan dua lainnya dalam cengkeraman kakinya.

Burung-burung tersebut datang bersaf-saf. Mereka mengeluarkan suara dan menjatuhkan batu-batu yang ada di paruh dan kaki mereka. Setiap orang yang tertimpa batu itu akan binasa. Sehingga burung ini bukanlah burung biasa. (yat)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca