Meski Rajin Membaca Al Qur’an, Namun Golongan Inilah Yang Akan Ditentang Pada Hari Kiamat
“Kesucian itu separuh dari iman, (ucapan) Alhamdulillah (Segala puji hanya bagi Allah) memenuhi timbangan, (ucapannya) Subhanallah (Maha Suci Allah) dan Alhamdulillah (Segala Puji hanya bagi Allah) keduanya memenuhi apa yang ada di antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah burhan (bukti), sabar itu dhiya’ (cahaya yang disertai rasa panas). Alquran itu bisa menjadi hujjah bagimu atau melawanmu. Setiap orang berangkat di pagi hari sampai menjual dirinya sehingga dia membebaskannya atau membinasakannya.” (HR Muslim)
Dengan membaca Alquran dan mengamalkannya, maka Alquran akan menjadi hujjah bagi pembacanya di Hari Kiamat. Tetapi jika tidak diamalkan maka justru Alquran di Hari Kiamat berbalik melawan mereka yang senantiasa membaca Alquran selama di dunia.
Orang yang rajin membaca Alquran tetapi tidak mengamalkannya, dan tidak melakukan perbuatan sesuai apa yang diperintahkan Alquran, maka Alquran itu akan menjadi penentangnya di Hari Kiamat.
Alquran menjadi penentang bagi mereka yang rajin membacanya karena mereka tidak menjauhi apa yang dilarang, tidak mengharamkan apa yang telah ditetapkan keharamannya, tidak menghalalkan apa yang halal, tidak menetapkan keputusan atas dasar haram dan halal, tidak terima terhadap apa yang telah ditetapkan, tidak ingin mengkaji, merenungkan dan mengamalkan ayat-ayat Allah SWT.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


