Menelusuri Jejak Sanad Keilmuan KH Hasyim Asy’ari di Maroko
Sanad ini sampai kepada pembuka sanad Shahih al-Bukhari, yaitu al-Syaikh ‘Abdurrahman bin Muhammad al-Daudi, yang mendapatkannya dari al-Syaikh ‘Abdullah bin Ahmad al-Mursi.
Beliau menerimanya dari al-Syaikh Muhammad Yusuf al-Ghuraizi, yang sanadnya sampai kepada Amirul Mukminin dalam hadis, al-Basyir al-Nadzir, junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, melalui jalur Imam al-Bukhari al-Ju‘fi, pengarang kitab Shahih al-Bukhari….
Menurut Kyai Bahrun ‘Amiq Mudir Ma’had Aly Al Hasaniyyah Tuban, sosok Syaikh Muhammad Syu‘aib bin ‘Abdurrahman al-Dukkali al-Maghribi ini masih agak asing dalam pandangan para pelajar pesantren di Indonesia.
“Oleh sebab itu, dengan ziarah dan penelusuran sanad keilmuan ini oleh para Mudir Ma’had Aly Indonesia, kita berharap jejak Sanad keilmuan ini dapat terus tersambung di zaman ini melalui studi-studi yang mungkin dilakukan terhadap sosok Syaikh Muhammad Syu‘aib bin ‘Abdurrahman al-Dukkali al-Maghribi ini,” harapnya.
“Kedatangan para Mudir Ma’had Aly Indonesia untuk berziarah ini disambut secara baik oleh pengurus masjid dan penjaga makam. Syaikh penjaga makam mempersilahkan kami masuk ke bagian dalam makam dan menunggu sampai kami selesai berziarah dan berdo’a,” lanjutnya.
Ikut dalam ziarah ini, para Mudir Ma’had Aly lainnya dari kelompok tiga, yaitu: Kyai Muhammad Qodri (Mudir Ma’had Aly Syaikh Ibrahim Al Jambi), Kyai Haji Bahrun ‘Amiq (Mudir Ma’had Aly Al Hasaniyyah Tuban Jawa Tengah), Kyai Muhammad Yusuf Al Faruq (Mudir Ma’had Aly Amsilati Jepara Jawa Tengah),
Tgk. Hasbullah (Mudir Ma’had Aly Malikussaleh Aceh Utara), Tgk Najmuddin (Wakil Mudir Ma’had Aly Darul Munawarah Pidie Jaya Aceh) serta Kyai Ibnu Muzakki (Wakil Mudir Ma’had Aly Al Hikamussalafiyah Babakan Ciwaringin Jawa Barat).
Keberadaan sebanyak 30 Mudir dan wakil Ma’had Aly di Maroko selama sebulan dalam rangka belajar Sanad Keilmuan dan Manajemen di Institut Darul Hadist Al Hasaniyyah, Cabang dari Universitas Qarawiyiin di Rabath Maroko dalam program beasiswa non gelar kerja sama Kementerian Agama Republik Indonesia dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Para Mudir dan wakil Mudir ini terpilih ke Maroko setelah melewati serangkaian seleksi yang dilakukan Kemenag bekerjasama dengan LPDP. (nul)
Baca juga :
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


