Fungsi Pakaian Menutup Aurat

Dengarkan Artikel Ini

وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّمَّا خَلَقَ ظِلَٰلًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلْجِبَالِ أَكْنَٰنًا وَجَعَلَ لَكُمْ سَرَٰبِيلَ تَقِيكُمُ ٱلْحَرَّ وَسَرَٰبِيلَ تَقِيكُم بَأْسَكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ يُتِمُّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تُسْلِمُونَ

Artinya: “Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya atasmu agar kamu berserah diri.” (kepada-Nya).

Selain itu, tuturnya, ayat lain menjelaskan bahwa fungsi pakaian sebagai pembeda antara seseorang dengan yang lainnya dalam sifat dan profesinya. Sebagaimana dalam Firman Allah SWT dalam QS Al-Ahzab ayat 59:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya: “Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.”

“Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Mahapengampun, Mahapenyayang.”

Dari tiga ayat di atas, jelasnya, menemukan fungsi pakaian jasmani sebagaimana yang dikehendaki Allah SWT yakni pakaian sebagai penutup aurat dan pakaian sebagai hiasan.

“Yang sering kali menjadi masalah bagi sementara orang adalah memadukan antara fungsi pakaian sebagai hiasan dengan fungsinya sebagai penutup aurat,” paparnya.

Menurutnya, tidak jarang orang melakukan kesalahan, sehingga mengabaikan ketertutupan aurat demi sesuatu yang dinilainya keindahan dan hiasan.

Dia menjelaskan, agama Islam menghendaki agar kita berpakaian sesuai dengan fungsi-fungsi tersebut atau paling sedikit fungsinya yang terpenting yaitu menutup aurat.

Hal ini karena penampakan aurat dapat menimbulkan dampak negatif bagi yang menampakkannya dan bagi yang melihatnya. Dari sini lahir pembahasan tentang batas-batas aurat yang harus dipeliharapria maupun wanita.

Penekanan dalam fungsi ini (pakaian sebagai penutup aurat) menjadikan sementara umat Islam mengabaikan unsur keindahan dan pembeda tersebut.

“Padahal menjadi sangat ideal dan indah apabila kesemua fungsi yang disebutkan di atas dapat diterapkan,” tutupnya. (Iin)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca