Sholawat Barjanji Menjadi Tradisi disaat Maulid Nabi
Jakarta — 1miliarsantri.net : Bulan Rabiul Awal telah datang. Salah satu momentum keagamaan yang ditunggu-tunggu umat Islam adalah perayaan hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW yang lazim dsebut sebagai maulid nabi.
Salah satu kitab yang kerap dibaca dalam perayaan maulid yakni Kitab Berzanji. Kitab ini menjadi salah satu karya sastra Islam yang terkenal dalam tradisi Melayu dan Indonesia. Kitab ini sebagian besar berisi syair-syair atau puisi-puisi yang memuji dan mengagungkan Nabi Muhammad SAW, dan juga beberapa cerita tentang kehidupan beliau.
Kitab Berzanji sangat populer di dunia Islam dan telah dihafalkan dan dibaca oleh banyak orang Muslim di seluruh dunia. Syair-syair dalam kitab ini menggambarkan keindahan dan keutamaan Nabi Muhammad SAW, serta berbagai kejadian luar biasa yang terjadi selama hidupnya.
Dalam buku “Maulid Berzanji” karya Ustadz M Syukron Maksum dijelaskan, Maulid Berzanji merupakan bentuk doa-doa, puji-pujian, dan menceritakan riwayat nabi Muhammad yang biasa dilantunkan dengan irama atau nada.
Warga muslim mengikuti barzanji dengan melantunkan shalawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW diiringi rebana saat digelarnya seni Gembrung di Kedondong, Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (28/9/2023). Pagelaran seni Gembrung di wilayah tersebut merupakan tradisi untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kitab ini sebenarnya berjudul “Iqd Al Jawhar fi Mawlid An-Nabiy Al Azhar”, namun lebih terkenal dengan Maulid Barzanji sesuai nama penyusunnya, yaitu Syekh Ja’far bin Hasan bin Abdul Karim bin Muhammad Al-Barzanji.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


