Cara Menjaga Lidah Kita Agar Terhindar dari Keburukan

Dengarkan Artikel Ini

Surabaya — 1miliarsantri.net : Lidah adalah berkah dari Allah sebagai alat komunikasi yang hebat. Hewan tidak dapat berbicara, sedangkan manusia bisa. Lalu, bagaimana cara menunjukkan rasa syukur atas lidah Anda? Yakni dengan menggunakan lidah dengan cara yang benar.

Sahl bin Sa’ad meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang menjaga apa yang ada di antara dua rahangnya, maka aku akan menjamin surga baginya.” (HR. Bukhari).

Lidah memang anugerah besar bagi manusia. Namun, banyak manusia terjerumus ke dalam keburukan karena salah menggunakan lidah untuk berbicara. Khawlah b. Yahya, pendiri SISTERS’ PROJECT dan penulis buku How to Live by the Names of Allah, mencontohkan satu dosa besar yang dihasilan oleh kejahatan lidah, yakni menggunjing.

Nabi Muhammad pernah bertanya kepada para sahabatnya: “Tahukah kalian apa itu menggunjing?” Mereka menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.” Beliau bersabda: “Menyebutkan tentang saudaramu apa yang ia benci.”

Mereka berkata: “Bagaimana jika apa yang kami katakan tentang saudara kami itu benar?” Beliau bersabda:

Jika ada pada dirinya apa yang kalian katakan tentangnya, maka itu adalah ghibah (menggunjing), dan jika kalian mengatakan tentangnya apa yang tidak benar, maka kalian telah memfitnahnya. (HR. Muslim)

Allah berfirman dalam Al-Quran: “Janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik.” (QS Al hujurat: 12)

4 Tips Bagaimana Mengatasi Kebiasaan Buruk Menggunjing
Khawlah membagikan empat tips cara mengatasi kebiasaan menggunjing. Pertama, ingatlah hukuman Allah dan renungkanlah ayat-ayat Al-Quran yang berbicara tentang perkataan buruk.

Kedua, takutlah bahwa kesalahan Anda akan terungkap. Rasulullah bersabda:

“Wahai orang-orang yang beriman dengan lidah kalian, namun keimanan belum masuk ke dalam hati kalian. Janganlah kalian menggunjingkan kaum Muslimin, dan janganlah kalian mengikuti aib-aib mereka. Karena barangsiapa yang mengikuti aib orang lain, maka Allah akan membuka aibnya, dan barangsiapa yang dibukakan aibnya oleh Allah, maka Allah akan mempermalukannya di dalam rumahnya sendiri.” (HR. Abu Dawud)

Ketiga, ketahuilah bahwa Anda memberikan pahala kepada orang lain jika Anda menggunjingkan mereka. Seorang pria datang kepada Hasan al-Bashri dan mengatakan bahwa ia telah mendengar bahwa Hasan al-Bashri telah menggunjingnya. Mendengar hal ini, ia berkata:

“Siapakah kamu sehingga aku memberikan pahala kepadamu?”

Dikatakan pula: “Seandainya aku menggunjing, aku akan menggunjing kedua orang tuaku, karena mereka yang paling berhak mendapatkan pahala dariku!”


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca