Sejarah dan Perkembangan Musik Dalam Peradaban Islam

Dengarkan Artikel Ini

Untuk membuktikan keterkaitan antara musik blues Amerika dengan tradisi kaum Muslim, penulis buku In Motion: The African-American Migration Experience (2005) itu menunjukkan dua rekaman kepada hadirin di sebuah seminar di Harvard University. Yang pertama adalah lantunan azan, sesuatu yang akrab di telinga orang Islam. Kemudian, Diouf memutar “Levee Camp Holler”, yakni lagu blues lawas yang pertama kali muncul di Delta Mississippi sekitar 100 tahun silam.

Lirik “Levee Camp Holler” itu terdengar seperti azan karena berisi tentang keagungan Tuhan. Seperti halnya lantunan panggilan shalat, lagu tersebut menekankan kata-kata yang terdengar bergetar. Menurut Diouf, langgam yang sengau dalam lagu genre blues itu dan kemiripan liriknya dengan azan adalah bukti pertautan antara blues dan umat Islam, khususnya dari Afrika barat.

Jadi, orang boleh saja berdebat soal halal-haram musik dalam Islam. Yang tak bisa disangkal, seni suara tersebut sudah sekian lama jadi latar suara jalan panjang peradaban Islam. (Iin)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca