Kisah Surat Rasulullah SAW Menjamin Keberadaan Kristen Armenia

Dengarkan Artikel Ini

Pada 1517, Sultan Ottoman Selim menduduki Yerusalem dan mengeluarkan dekritnya yang menegaskan hak istimewa yang diberikan kepada Patriarkat Armenia di Yerusalem oleh Nabi Muhammad, Khalifah Umar, dan Salahuddin. Penerus Sultan Selim, Sultan Suleiman, mengeluarkan dekritnya sendiri yang menegaskan kembali hak-hak Armenia di Yerusalem. Sultan-sultan berikutnya juga mengeluarkan dekrit, seperti Mehmed IV pada tahun 1659, Sultan Mahmud I pada tahun 1735, dan Sultan Abdulmejid I pada tahun 1853.

Gayane Mkrtumyan dari Fakultas Studi Oriental, Universitas Negeri Yerevan di Armenia menuliskan bahwa banyak salinan dari surat perlindungan Rasulullah SAW maupun dari penguasa Muslim tersimpan di berbagai gereja Armenia. Mereka tak hanya dalam bahasa Arab, tetapi juga bahasa Turki dan bahasa Persia.

Mkrtumyan yang menelaah arsip-arsip kuno itu menemukan ada kesamaan makna. “Konsistensi ini menyiratkan bahwa mereka berakar pada beberapa teks asli Arab yang disalin dan disebarluaskan ke berbagai komunitas Kristen yang hidup di bawah pemerintahan Muslim.” (jeha)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca