Kisah Asal Usul Telaga Sarangan Magetan, Jawa Timur
Akhirnya Ki pasir mengajak istrinya yang sudah berwujud naga itu untuk menenggelamkan Gunung Lawu dengan cara membuat pusaran air yang besar hingga menyebabkan tanah di sekitar sumber air itu longsor semakin besar dan semakin dalam dan jika dibiarkan maka Gunung Lawu akan segera mengamuk hebat.
Seketika itu Joko Lelung yang pulang dari semedinya mengetahui jika bencana yang sedang terjadi sekarang disebabkan oleh kedua orang tuanya yang telah berubah menjadi naga.
Maka segeralah Joko lelung bersila dan memanjatkan doa, dia berdoa agar alam semesta menundukkan kedua ular naga raksasa itu.
Tiba-tiba kedua naga perwujudan dari ki Pasir dan Nyi Pasir itu bercahaya dan menjadi lebih tenang.
Akhirnya kedua naga itu pun moksa di dalam perairan tersebut. Joko Lelung pun merasa sedih ditinggal kedua orang tuanya.
Bekas dari amukan kedua naga raksasa itu membentuk seperti sebuah Telaga dengan pulau kecil di tengahnya.
Untuk mengenang kebaikan kedua orang tuanya tempat itu akhirnya diberikan nama yaitu Telaga pasir atau sekarang disebut dengan Telaga sarangan. (tri)
Baca juga :
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


