Kisah Asal Usul Telaga Sarangan Magetan, Jawa Timur

Dengarkan Artikel Ini

Tak diangka-sangka dalam semedinya Ki pasir mendapatkan sebuah wangsit. Dalam wangsit itu Ki pasir menemukan sebuah telur yang sangat besar dalam waktu tersebut ia diberitahu harus memakan telur tersebut agar keinginannya untuk hidup abadi tercapai.

Ki Pasir mencari arti dari wangsit itu hingga tubuhnya semakin rental sampai-sampai dia lupa dengan wangsit yang pernah dia dapat dahulu.

Suatu ketika sepulang dari ladang dia tak sengaja melihat sebuah benda bulat di bawah pohon tua benda itu seperti telur namun memiliki ukuran yang lebih besar daripada telur biasanya.

Ki pasir kemudian kembali teringat dengan wangsit yang pernah ia dapatkan. Ki pasir terlihat sangat bahagia dan berniat memakan telur itu setibanya di rumah nanti.

Keesokan harinya Ki pasir memasak telur itu menggantikan istrinya yang sudah lebih dulu berangkat ke hutan untuk mencari kayu bakar.

Ki pasir kemudian membagi telur itu menjadi dua bagian setengahnya untuknya dan setengahnya lagi untuk istrinya Nyi pasir. Usai Ki pasir merasa kenyang setelah menyantap telur berangkatlah Ki pasir menuju ladangnya.

Suasana begitu cerah Ki pasir sangat bahagia, dia merasa dapat menyatu dengan alam. Alam pun seakan melukiskan keindahannya yang tak terbatas untuk di pasir.

Ki pasir juga merasa tubuhnya semakin segar dan kuat bahkan terasa puluhan tahun lebih muda dari umur yang sebenarnya saat ini.

Tiba-tiba kepala Ki Pasir terasa sangat pening dan sekujur tubuh mulai gatal-gatal. Semakin Ki pasir menggaruk semakin mengelupas pula kulitnya dan dari bekas luka itu mengeluarkan uap yang panas.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca