Kisah 3 Syuhada yang Ditangisi Rasulullah SAW

Dengarkan Artikel Ini

Setelah Zaid gugur, bendera Nabi diambil oleh Jafar. Jafar yang masih berusia 30 tahun, kemenakan Rasulullah SAW dan kakak Ali bin Thalib juga memberikan perlawanan dahsyat sehingga kedua tangannya putus, dan baru gugur setelah badannya terbelah.

Abdullah bin Rawahah lantas memegang bendera panji Rasulullah SAW itu. Akan tetapi, dirinya pun terus diberondong senjata musuh. Jumlah pasukan lawan itu lebih banyak. Maka, Abdullah pun gugur secara heroik, mengikuti dua sahabatnya yang telah berpulang ke rahmatullah itu.

Saat pertempuran itu sedang berkecamuk denga, di Madinah Rasulullah SAW tengah berkumpul dengan para sahabat dalam suatu majelis di Masjid Nabawi.

Tiba-tiba, Rasulullah SAW terdiam dan air mata menetes di pipinya. Rasulullah SAW memandang para jamaah lalu berkata,”Panji perang dipegang oleh Zaid bin Haritsah, ia bertempur bersamanya hingga gugur sebagai syahid. Kemudian diambil alih oleh Ja’far, ia bertempur dan syahid juga. Kemudian panji itu dipegang oleh Abdullah bin Rawahah dan ia bertempur, lalu gugur sebagai syahid.”

Beliau kemudian terdiam sebentar, sementara matanya masih berkaca-kaca. Rasulullah SAW lalu bersabda, “Mereka bertiga diangkatkan ke tempatku di surga.” (jeha)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca