Kisah 3 Syuhada yang Ditangisi Rasulullah SAW

Dengarkan Artikel Ini

Jakarta — 1miliarsantri.net : Waktu itu, bulan Jumadilawal tahun kedelapan Hijriyah. Rasulullah Muhammad SAW memerintahkan tiga ribu prajurit pilihan untuk melakukan ekspedisi ke Syam (Suriah). Misi ini dipimpin Zaid bin Haritsah dengan bertujuan agar Muslimin dapat memberi pelajaran kepada suku-suku Arab yang telah berkhianat. Kabilah-kabilah di perbatasan Jazirah Arab-Romawi itu tidak segan-segan menyerang juru dakwah Islam yang sedang melaksanakan tugasnya.

Rasulullah SAW juga berpesan, “Kalau Zaid gugur, maka Jafar yang akan memegang tampuk pimpinan pasukan. Bila Jafar gugur, maka Abdullah bin Rawahah menggantikannya.”

Kabar keberangkatan ekspedisi ini sampai pada kubu musuh di Syam. Negeri itu sedang dikuasai Romawi, yang dipimpin Heraklius. Ia lantas menyiapkan pasukan sekitar 100 ribu orang yang dikomandoi Panglima Theodurus, adik Kaisar Romawi. Mereka sudah siap menghadang pasukan Muslim.

Ketika Zaid menerima berita tentang pasukan musuh itu, ia pun mengadakan musyawarah. Ada yang mengusulkan, hal itu sebaiknya dilaporkan terlebih dahulu kepada Rasulullah SAW. Dengan begitu, pasukan Muslimin menunggu instruksi selanjutnya dari Madinah.

Namun, Abdullah bin Rawahah menyanggahnya.

“Yang kalian segani adalah hal yang justru kalian bertolak karena menginginkannya. Kita tidak pernah berperang karena mengandalkan bilangan dan kekuatan, tetapi berdasarkan kebenaran agama ini. Marilah kita maju! Karena kita hanya punya dua alternatif. Menang atau gugur sebagai syahid,” ujar Abdullah.

Maka, terjadilah peperangan dahsyat yang tidak seimbang di Mu’tah (kini wilayah Yordania). Bendera Nabi SAW dibawa oleh Zaid, yang melaju ke tengah-tengah musuh membabat siapa yang berani menghadangnya.

Zaid–anak angkat Rasulullah SAW ini yakin bahwa kematiannya tidak terelakkan lagi. Benar saja, ia pun mati syahid di jalan Allah.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca