Ketika Sultan Agung Buatkan Kelompok Orang Kalang Permukiman

Dengarkan Artikel Ini

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Di Jawa ada kelompok masyarakat yang disebut sebagai orang Kalang, dimana mereka hidup di tengah hutan yang berprofesi sebagai tukang kayu yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah undagi.

Kelompok masyarakat ini sudah ada sejak abad ini ke-8, pada masa Sultan Agung Mataram mereka dibuatkan permukiman. Tujuannya agar mereka tidak berpindah-pindah tinggal di hutan. Permukiman itu dibangun pada 1636. Lokasinya ada di dalam dan di luar ibu kota Mataram.

Selama abad ke-8 hungga ke-15, mereka tunggal berpindah-pindah di tengah hutan. Meski mengasingkan diri, mereka berknteraksi juga dengan masyarakat luar hutan.

Kemahiran mereka mengolah berbagai peralatan dari kayu dibutuhkan oleh masyarakat di luar kelompok mereka. Dalam perkembangannya, wilayah jelajah mereka mskin berkurang, setelah terjadi pembabatan hutan untuk berbagai keperluan.

Hutan di wilayah pesisir semakin terbuka setelah diperlukan banyak kayu untuk membuat kapal. Maka mereka yang pelan-pelan semakin masuk ke dalam hutan skhirnya ke luar hutan juga setelah hutan semakin berkurang.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca