Kecemburuan Permaisuri Majapahit Terhadap Ibunda Raden Patah

Dengarkan Artikel Ini

“Selir yang dalam keadaan hamil itu dihadiahkan kepada putra sulungnya (putra Prabu Brawijaya), Arya Damar yang menjadi Raja Palembang”. Raden Patah lahir di Palembang. Pendiri Kerajaan Demak itu pertama kali mengenal ajaran Islam dari ibunya.

Untuk pengetahuan ilmu pemerintahan ia banyak belajar dari Arya Damar yang saat itu masih mengikuti keyakinan lama. Dalam Serat Kandaning Ringgit Purwa disebutkan Raden Patah dengan Arya Damar sempat berselisih paham.

Tumbuh sebagai remaja gagah yang haus pengetahuan, Raden Patah dan Raden Kusen, yakni putra Arya Damar, memutuskan mengembara untuk menuntut ilmu.

Keduanya berlayar ke Jawa. Setiba di Jawa keduanya bertemu dengan Sunan Ampel dan memutuskan berguru di Ampeldenta Surabaya. Raden Patah kemudian menikahi putri Sunan Ampel, yakni Dewi Murtoshimah. Sedangkan Raden Kusen yang kelak diangkat sebagai Adipati Terung oleh Raja Majapahit, menikah dengan Nyai Wilis, cucu Sunan Ampel.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca