Banyak Warman Jadi Raja di Indonesia Dulu
Setelah Purnawarman ada Wisnuwarman, Indrawarman, Candrawarman, Suryawarman, Kertawarman, Sudhawarman, Hariwangsawarman, Nagajayawarman, dan terakhir: Linggawarman. Di antara mereka ada yang memiliki nama yang sama dengan raja Kutai.
Pada masa Purnawarman, Tarumanegara berhasil memiliki ibu kota pemerintahan yang disebut Sundapura. Purnawarman adalah raja ketiga Tarumanegara yang bernama Warman.
Pada masa Purnawarman pula digali sungai sepanjang 12 kilometer untuk melancarkan perdagangan dengan kerajan-kerajaan lain. Prasastr-prasasti peninggalan Tarumanegara menjadi catatan sejarah tentang Indonesia zaman dulu.
Di Melayupura, Adityawarman menjadi raja yang terkenal. Dua raja sebelum dia tidak menggunakan nama Warman. Tetapi raja ketiga yang kemudian digantikan oleh Adityawarman bernama Akarendrawarman.
Anak Adityawarman, Ananggawarman mengagntikannya, lalu memindahkan ibu kota Kerajaan Melayupura ke Pagaruyung. Ia digantikan oleh Wijayawarman. Setelah Wijayawarman, kerajaan sepenuhnya menganut tradisi Islam, dan raja menggunakan gelar sultan.
Menurut Paul Michel Munoz, warman atau varman berasal dari bahasa Sanskerta. Artinya pelindung.
Asal mula kata menunjukkan bahwa mereka berasal dari India. Bermigrasi ke Nusantara lalu menjadi raja.
Migrasi orang India ke Nusantara dilakukan oleh kaum Saka, yang namanya diabadikan sebagai nama tahun Saka. Mereka datang baik sebagai biarawan maupun sebagai pedagang. Ada pula bangsawan. (jeha)
Baca juga :
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
- Peluang Emas! Pendaftaran Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Resmi Dibuka, Kuota 2.500 Orang
- RESPALDA Al Huda Rawasapi Bawa Pulang Dua Prestasi dari LKBB PION XV SMAN 5 Bekasi
- Update Gempa Susulan Flores M7,7: Tembus 10.232 Kejadian, Pola Mulai Menurun
- Banjarnegara Diguncang Gempa Darat M2.5, Tidak Berpotensi Taunami
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


