UAH : Terima Kasih Jokowi untuk Hari Santri

Jakarta — 1mikiarsantri.net : Ustadz Adi Hidayat atau yang biasa disebut UAH secara khusus menyampaikan pesan kepada Presiden ke-7 Republik Indonesia (RI) Joko Widodo setelah purna tugas menunaikan masa tugasnya dalam dua periode kepemimpinan. UAH menyampaikan ucapan terima kasih dan refleksi khusus bagi presiden yang telah menjabat selama 10 tahun tersebut. Dalam video yang ditujukan kepada Jokowi dan masyarakat Indonesia secara luas, Ustadz Adi Hidayat menyoroti perjalanan kepemimpinan Joko Widodo, pencapaian, dan tantangan yang telah dihadapi selama masa jabatannya. Ustadz Adi memulai dengan memuji kebesaran Allah SWT serta menyampaikan harapan, video ini menemui semua orang dalam keadaan sehat dan dimuliakan oleh Allah SWT. “Saya juga berharap agar setiap orang diberi kemampuan untuk menjalani aktivitas kehidupan dengan baik, serta dapat menghasilkan kreativitas yang bernilai dan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa,” ujar UAH lewat chennel YouTube Adi Hidayat Official, beberapa waktu lalu. Khusus kepada Jokowi, UAH menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang diberikan selama 10 tahun masa kepemimpinannya sebagai Presiden Indonesia. Dia menyoroti bahwa selama menjabat, Joko Widodo telah memberikan berbagai kontribusi penting bagi bangsa, salah satunya adalah penetapan Hari Santri. Hari Santri, yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, merupakan salah satu warisan yang ditinggalkan oleh Jokowi selama masa jabatannya. Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang menandai peringatan ini diresmikan pada 22 Oktober 2015, dan hingga hari ini, santri di seluruh pelosok negeri merayakan hari tersebut dengan penuh kebanggaan. Selain apresiasi, Ustadz Adi Hidayat juga mengakui bahwa setiap kepemimpinan pasti memiliki kekurangan. “Saya memohon maaf jika selama masa kepemimpinan Joko Widodo ada hal-hal dari masyarakat, termasuk dirinya, yang mungkin dirasa kurang pantas atau kurang layak dilakukan,” sambungnya. Ustadz Adi berharap Joko Widodo dapat memaafkan setiap kesalahan tersebut dan melapangkan hatinya. Dalam bagian refleksinya, Ustadz Adi Hidayat menyampaikan sebuah pesan penting yang mungkin jarang disampaikan kepada seorang mantan pemimpin, yaitu mengenai evaluasi diri setelah menjalankan amanah besar. Menurut Ustadz Adi, meski tugas sebagai presiden telah usai, namun tanggung jawab baru dimulai, yaitu persiapan untuk mempertanggungjawabkan segala hal di hadapan Allah SWT. UAH mengingatkan bahwa setiap manusia, baik pemimpin maupun rakyat biasa, akan menghadapi hisab atau pertanggungjawaban di akhirat. Oleh karena itu, ia mengajak Jokowi dan seluruh rakyat Indonesia untuk mempersiapkan diri dengan melakukan evaluasi dan memperbanyak permohonan ampun kepada Allah SWT. UAH juga mendoakan agar Joko Widodo dapat menjalani masa pasca-purnanya dengan lebih baik, mengisi hari-harinya dengan kontemplasi, dan menyiapkan diri untuk hisab di akhirat nanti. Menurut UAH, pesan ini tidak mudah disampaikan karena mungkin jarang disampaikan oleh orang-orang terdekat Jokowi, termasuk para agamawan atau kiai di sekitarnya.UAH merasa penting untuk mengingatkan bahwa jabatan presiden adalah amanah besar yang akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Sebagai penutup, UAH mengajak semua pihak untuk saling mendoakan dan saling mengingatkan agar dapat menjalani hidup dengan baik, sesuai dengan ajaran agama. Ia berharap agar seluruh umat Muslim bisa mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT dan meraih kebahagiaan ketika kembali kepada-Nya. Ia juga berdoa agar bangsa Indonesia selalu berada dalam lindungan Allah SWT, serta diberikan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang baik dan mendapatkan akhir yang baik, yakni Husnul Khatimah. Ucapan yang disampaikan Ustadz Adi Hidayat ini menggambarkan sikap yang rendah hati dan penuh penghormatan terhadap Joko Widodo. Di samping ucapan terima kasih dan pengakuan atas pencapaian-pencapaiannya, Ustadz Adi juga menekankan pentingnya evaluasi diri dan persiapan untuk menghadapi hisab di akhirat, sebagai wujud dari tanggung jawab spiritual setiap individu, tak terkecuali seorang mantan presiden. Pesan dari Ustadz Adi ini juga memberikan inspirasi kepada masyarakat Indonesia untuk tidak hanya menghargai hasil kerja yang telah dilakukan oleh para pemimpin, tetapi juga merenungkan tugas-tugas yang lebih besar di hadapan Allah SWT. Dalam semangat ini, Ustadz Adi mengajak semua orang untuk terus menjaga hubungan baik dengan Allah SWT, mempersiapkan diri untuk menghadapi akhirat, serta menjalani kehidupan dunia dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran spiritual. (yan) Baca juga :

Read More

Arsitektur Tradisional Rumah Perahu Tanah Periuk

Jakarta — 1miliarsantri.net : Arsitektur tradisional merupakan wujud pengetahuan dan teknologi yang dihasilkan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Lahirnya bentuk-bentuk arsitektur tradisional menjadi perwujudan aktif manusia terhadap tantangan dan adaptasinya dengan lingkungan. Salah satu bentuk arsitektur tradisional yang selalu berdampingan dengan kehidupan manusia adalah bangunan tempat tinggal. Kita dapat menemukan berbagai macam bentuk, gaya bangunan, konstruksi, tata ruang, ragam hias, dan makna filosofis bangunan di masing-masing wilayah. Pembangunannya berlangsung turun temurun. Keanekaragaman wujud bangunan tersebut membuktikan kekayaan produk budaya setempat. Misalnya bangunan tempat tinggal Melayu Jambi yang dibedakan dalam tiga spesifikasi, yakni Rumah Suku Kerinci, Orang Rimba, dan Suku Batin. Ketiga jenis bangunan memiliki perbedaan dari sisi bentuk, ragam hias, tata ruang, fungsi, dan makna filosofisnya. Arsitektur tradisional Rumah Perahu di Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, juga memiliki keunikan. Secara fisik bangunan menyerupai bentuk perahu. Oleh sebab itu masyarakat menyebutnya rumah perahu. Rumah Perahu di Tanah Periuk menggambarkan simbol kehidupan masyarakat yang dekat dengan lingkungan perairan. Sungai menjadi sumber kehidupan penting sebagai jalur transportasi, interaksi sosial, dan sumber ekonomi. Untuk pengejawantahannya adalah membangun simbol perahu pada rumah sebagai tempat interaksi sosial keluarga dan masyarakat. Rumah tidak hanya dipandang sebagai tempat istirahat tetapi juga memiliki fungsi penting dalam membangun hubungan sesama manusia, manusia dan lingkungan, serta manusia dan Tuhan. Oleh sebab itu, rumah memiliki fungsi ganda, sebagai tempat tinggal sehari-hari sekaligus penyelenggaraan acara adat. Tata ruangnya berubah fungsi sesuai dengan aturan adat yang berlaku. Jika diperhatikan dari bentuk, fungsi, dan tata ruang, Rumah Perahu Tanah Periuk memiliki tiga akar budaya, yakni religi, adat istiadat, dan lingkungan kehidupan sungai. Konstruksi bangunan tidak menggunakan paku melainkan pasak yang terbuat dari kayu. Bagian bangunan dibagi menjadi tiga, yakni di bagian bawah, tengah, dan atas. Pada bagian bawah terdapat pondasi menggunakan batu kali yang permukaannya rata untuk memudahkan tiang berdiri. Masyarakat sering juga menyebutnya dengan istilah sendi. Untuk menguatkan posisi batu supaya tidak bergerak, sebagian permukaan batu ditanam dalam tanah. Ruang bagian bawah juga difungsikan sebagai tempat menyimpan kayu bakar dan memasak pada saat ada acara pesta. Tiang bangunan yang bertumpu pada sendi berjumlah 24 batang. Salah satu dari tiang tersebut berfungsi sebagai tiang tuo. Posisinya berada pada tiang ke dua ruang penteh. Penempatan tiang tuo berada di lantai ruang penteh sebagai simbol bahwa ruang tersebut merupakan tempat duduknya para tokoh adat pada saat ada upacara adat. Tiang dibuat dalam bentuk persegi delapan dengan tinggi 1,5 meter dari dasar tanah hingga lantai. Bagian tengah bangunan terdapat lantai. Lantai terbuat dari dua tingkat, yaitu lantai ruang tengah, kamar, dan gaho dibuat sama tinggi. Ruang penteh dibuat lebih tinggi sekitar 30 cm. Lantainya dibangun melintangi lantai ruang tengah. Dinding bagian depan dibuat lebih rendah dengan tinggi sekitar 50 cm. Saat orang duduk, maka kelihatan separuh badan. Dinding tersebut dibuat rendah agar orang yang ada di atas rumah dapat berkomunikasi dengan orang yang ada di bawah. Hal ini sejalan dengan aturan adat yang tidak membolehkan seorang laki-laki bertamu ke atas rumah, jika orang yang ada di atas rumah hanya perempuan, kecuali ada hubungan kekerabatan. Dinding papan dipasang melintang, pada bagian inilah terdapat motif ukiran. Pada kedua ujung papan dibuat melengkung ke atas hingga menyerupai haluan dan buritan. Di bagian dinding ruang tengah terdapat tiga jendela besar dan satu di ruang penteh. Jendela tersebut memiliki daun pintu yang sama besar ruang jendela. Jika daun pintu jendela diturunkan, maka sekaligus berfungsi sebagai dinding. Pada bagian pintu masuk terdapat tangga naik yang terbuat dari kayu. Pintu masuk dibuat sedikit lebih rendah sehingga orang yang masuk ke rumah terpaksa menundukkan kepalanya. Memiliki filosofi bahwa setiap orang yang masuk ke dalam rumah harus tunduk dan menghargai pemilik rumah dengan menundukkan kepala. Lantai ruang tengah rumah terdapat sebatang kayu yang membelah menjadi dua ruangan. Kayu pembatas tersebut dinamakan bendul jati. Fungsinya pada saat ada kegiatan adat, bendul jati berguna sebagai pembatas ruang tempat duduk berdasarkan status orangnya. Bagian atas bangunan terdiri dari atap, kasau bentuk dan lisplang. Konstruksi atap dibuat sedikit melengkung ke atas. Ujung bagian atas lisplang terdapat tanduk kambing dibuat menyilang dan diberi motif ukiran. Pada ujung atap terdapat kasau (bambu) bentuk, yaitu atap yang berada di ujung atap bagian atas. Ujung kasau bentuk ditutup dengan lisplang sejajar atap kasau bentuk. Pada bagian ujung lisplang terdapat motif ukiran. Tata ruang rumah perahu terdiri dari ruang tengah, bendul jati, penteh (bagian atas), kamar tidur, dapur, dan gaho (bagian belakang). Masing-masing ruangan memiliki fungsi berbeda, baik sebagai rumah tinggal biasa maupun tempat berlangsungnya upacara adat. Adapun, ruang tengah berfungsi sebagai tempat berkumpulnya keluarga dan menerima tamu. Di ruang tengah terdapat bendul jati yang terbuat dari sebatang kayu memanjang sesuai dengan panjang ruang tengah. Membelah tepat di bagian tengah, sehingga ruang tengah seolah-olah menjadi dua bagian. Pada saat rumah difungsikan sebagai tempat pelaksanaan acara adat, bendul jati berfungsi sebagai pembatas ruang tengah untuk ditempati peserta atau undangan. Penempatan sesuai dengan status dan kedudukannya dalam tingkatan adat. Lantai pada ruang penteh adalah ditinggikan sekitar 30 cm dari lantai ruangan tengah. Saat ada acara adat ruangan tersebut ditempati oleh para tokoh adat, terdiri dari unsur ninik mamak, tuo tengganai, alim ulama dan cerdik pandai. Bagi orang biasa tidak boleh duduk di ruangan penteh. Ruangan penteh digunakan juga sebagai tempat pelaminan pada saat ada acara pengantin. Pada hari-hari biasa digunakan sebagai tempat tidur anak bujang. Kamar tidur terdiri dari kamar orangtua dan anak gadis. Dibatasi dengan dinding. Anak bujang tidak bisa sembarangan masuk ke kamar orangtua dan anak gadis. Begitu juga anak gadis tidak boleh sembarang masuk ke dalam kamar orang tua. Ruang dapur sebagai tempat memasak, menyiapkan, dan mengolah bahan masakan. Sebagai ruang tempat menyimpan bahan makanan dan peralatan dapur lainnya. Pada saat ada acara adat, tidak sembarang orang yang bisa masuk dalam ruang dapur kecuali orang yang sudah ditunjuk mengurusi penyiapan makanan. Ruang gaho berfungsi menyimpan barang keperluan sehari-hari, seperti bakul, alat pertanian dan perikanan. Tempat menyimpan persiapan dan stok bahan makanan dan minuman. Pada saat upacara adat, berfungsi sebagai tempat anak gadis dan ibu-ibu untuk mempersiapkan sajian makanan dan minuman bagi peserta upacara adat atau kegiatan lainnya yang melibatkan…

Read More

Beberapa Restoran Halal di Korea Selatan

Seoul — 1miliarsantri.net : Liburan ke Korea Selatan rasanya belum pas kalau tidak mencoba kulinernya. Terlebih selama ini kita dibuai lewat KDrama atau variety show yang menampilkan kelezatan makanannya. Sebagai muslim tentu sulit atau ragu apakah makanan tersebut halal atau tidak. Namun Anda tak perlu khawatir karena restoran berikut dijamin kehalalannya tanpa mengurangi keontentikan cita rasa masakan Korea. Berikut beberapa restoran halal dan ramah muslim yang wajib untuk dikunjungi. Baca juga :

Read More

Iran Siap Membalas Serangan Israel

Teheran — 1miliarsantri.net : Iran memperingatkan bahwa mereka akan membela diri setelah serangan udara Israel yang menewaskan sedikitnya dua tentara, semakin memperburuk ketakutan akan pecahnya perang besar di Timur Tengah. Israel mengancam Iran akan “membayar harga yang mahal” jika merespons serangan tersebut. Amerika Serikat, Jerman dan Inggris mendesak Tehran untuk tidak memperburuk konflik lebih jauh. Uni Eropa menyerukan semua pihak untuk menahan diri guna menghindari “eskalasi yang tidak terkendali” di Timur Tengah. Mereka memperingatkan: “Siklus serangan dan pembalasan yang berbahaya ini berisiko menyebabkan perluasan konflik regional.” Negara-negara lain, termasuk banyak tetangga Iran, mengecam serangan Israel. Rusia mendesak kedua belah pihak untuk menahan diri dan menghindari apa yang disebut Moskow sebagai “skenario bencana”. Iran menegaskan mereka memiliki “hak dan kewajiban” untuk membela diri. Sekutu Lebanon mereka, Hizbullah, mengklaim telah meluncurkan serangan roket ke lima area pemukiman di Israel utara. Militer Israel mengkonfirmasi serangan mereka setelah terdengar ledakan dan tembakan pertahanan udara di sekitar Tehran. Mereka menyerang pabrik rudal Iran dan fasilitas militer di beberapa wilayah. “Serangan balasan telah selesai dan misi terpenuhi,” kata juru bicara militer, menambahkan bahwa pesawat Israel “kembali dengan selamat”. Iran mengonfirmasi Israel telah menyerang situs militer di sekitar ibu kota dan wilayah lain negara tersebut. Mereka menyatakan serangan tersebut menyebabkan “kerusakan terbatas” namun menewaskan empat tentara. Israel telah bersumpah membalas setelah 1 Oktober, ketika Iran menembakkan sekitar 200 rudal dalam serangan langsung kedua terhadap musuh bebuyutannya. Sebagian besar rudal tersebut berhasil dicegat tetapi satu orang tewas. Serangan balasan Israel mendapat kecaman dari Irak, Pakistan, Suriah dan Arab Saudi, yang memperingatkan agar tidak ada eskalasi lebih lanjut. Yordania menyatakan jet Israel tidak menggunakan wilayah udara mereka. Turki menjadi salah satu pengkritik paling vokal, menyerukan penghentian “teror yang diciptakan Israel”. Israel saat ini terlibat pertempuran di dua front. Sejak September, Israel meningkatkan agresinya di Lebanon, melakukan serangan harian di selatan negara itu, Beirut dan wilayah lainnya. Israel kemudian menginvasi negara tersebut pada awal Oktober. Serangan tersebut telah menewaskan 2.653 orang hingga Jumat, dengan sekitar 1.580 tewas sejak 23 September. Israel telah melancarkan perang di Gaza selama lebih dari setahun yang telah menewaskan setidaknya 42.924 warga Palestina di wilayah padat penduduk tersebut. Kekejaman Israel di Jalur Gaza telah dilabelkan sebagai genosida oleh para ahli, badan PBB dan LSM. PBB memperingatkan “momen tergelap” dari konflik tersebut sedang berlangsung, dengan warga Palestina menghadapi krisis kemanusiaan yang mengerikan dan pemboman Israel setiap hari. Bersama dengan Hizbullah dan Hamas, kelompok-kelompok sekutu Iran di Yaman, Irak dan Suriah, telah melakukan serangan selama dampak dari perang Gaza. Pada waktu yang hampir bersamaan ketika Israel menyerang target di Iran, kantor berita negara Suriah SANA mengatakan serangan udara Israel menargetkan posisi militer di Suriah tengah dan selatan. Perlawanan Islam di Irak, jaringan longgar faksi pro-Iran, mengklaim bertanggung jawab atas serangan drone terhadap “target militer” di Israel utara sebelum fajar Sabtu. Hizbullah mengatakan mereka juga telah menembakkan roket ke arah tentara Israel di dekat desa Aita al-Shaab di Lebanon selatan dan meluncurkan drone ke pangkalan udara Israel di selatan Tel Aviv. Pada hari Sabtu, kementerian kesehatan Lebanon mengatakan serangan Israel telah menewaskan seorang medis yang berafiliasi dengan Hizbullah di Bazuriyeh di selatan negara itu. Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Sean Savett mengatakan respons Israel terhadap Iran adalah “tindakan membela diri”. Dia mendesak Iran untuk “menghentikan serangannya terhadap Israel sehingga siklus pertempuran ini dapat berakhir tanpa eskalasi lebih lanjut”. Namun, Israel adalah yang pertama menyerang Iran. Pada April, serangan Israel ke gedung konsulat Iran di ibu kota Suriah Damaskus menewaskan komandan Korps Garda Revolusi Islam. Israel dan Iran sejak saat itu terlibat dalam serangan sporadis timbal balik, dengan yang terakhir adalah peluncuran 200 rudal Tehran pada 1 Oktober yang mereka katakan sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh, yang tewas di Iran. Sebelum perang Israel di Gaza dan Lebanon, Iran dan Israel telah terlibat dalam perang proksi selama bertahun-tahun. (qud) Baca juga :

Read More

Muhammadiyah Apresiasi Wacana Perpres Pemutihan Utang Petani dan Nelayan

Jakarta — 1mikiarsantri.net : Presiden Prabowo Subianto akan menandatangani peraturan presiden (perpres) yang mengatur pemutihan kredit bagi nelayan, petani, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menanggapi wacana itu, Buya Anwar Abbas berharap, nasib mereka benar-benar bisa tertolong dengan akan keluarnya kebijakan dari Kepala Negara tersebut. Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang UMKM, Pemberdayaan Masyarakat, dan Lingkungan Hidup itu menjelaskan, pemutihan bukanlah hal yang baru. Menurut dia, semua utang tersebut sesungguhnya telah dihapusbukukan sejak lama dan diganti dengan asuransi perbankan. Namun, ada dampak yang muncul lantaran hak tagih dari bank terhadap jutaan petani dan nelayan tersebut masih belum dihapuskan. Misalnya, lanjut Buya Anwar, mereka hingga saat ini masih memiliki masalah pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Dengan adanya perpres tersebut, diharapkan akan bisa memulihkan akses penyaluran kredit atau pembiayaan kepada UMKM sehingga para petani dan nelayan serta usaha UMKM tersebut bisa kembali menggeliat,” terang Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini kepada 1miliarsantri.net Ahad (27/10/2024). Akses terhadap penyaluran kredit perbankan akan menghindarkan jutaan nelayan, petani, dan pelaku UMKM dari jebakan pinjaman online (pinjol) dan rentenir. Menurut Buya Anwar, dua hal tersebut akhir-akhir ini sangat mengusik kehidupan masyarakat. Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan akan menandatangani perpres yang mengatur pemutihan kredit bagi nelayan, petani, dan pelaku UMKM pada pekan depan. Informasi ini disampaikan oleh Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo, dalam acara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. “Ada utang 20 tahun lalu, utang dari krismon (krisis moneter) 1998, utang dari 2008 (krisis ekonomi), utang dari mana-mana, 5-6 juta petani dan nelayan,” ujar Hashim di Menara Kadin, Jakarta, Sabtu (26/10/2024). Ia melanjutkan, kondisi demikian menyebabkan para petani dan nelayan ini tidak dapat meminjam dana dari perbankan. “Setiap kali mereka masuk SLIK di OJK ditolak,” ujar Hashim. Utang-utang tersebut telah dihapusbukukan dan diganti dengan asuransi bank. Akan tetapi, hak tagih dari bank belum dihapus sehingga sekitar 5 hingga 6 juta petani dan nelayan itu kesulitan mengajukan kredit pinjaman untuk mengelola usaha. Akhirnya, banyak dari mereka yang jatuh ke jeratan pinjol dan rentenir. “Saat dengar, kaget saya. Waktu hal itu saya sampaikan ke Pak Prabowo, (katanya) ini harus diubah. Ini tahun lalu ya,” tutup Hashim. (wink) Baca juga :

Read More

Apa Makna Nasihat kepada Allah dan Rasul

Surabaya — 1miliarsantri.net : Dalam bahasa Arab, nasihat (nashihah) berarti ajaran, pelajaran, atau anjuran yang baik. An-nashaha juga bermakna `murni’. Para ulama mengibaratkan nasihat seperti menyaring madu agar terpisah dari lilinnya sehingga menghasilkan madu yang murni. Perumpamaan itu bermakna, seseorang memilih kata-kata yang tepat agar pesan kebaikan bisa sampai kepada pendengar atau pembaca dengan baik. عَنْ أَبِي رُقَيَّةَ تَمِيْم الدَّارِي رضي اللهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ . قُلْنَا لِمَنْ ؟ قَالَ : لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُوْلِهِ وَلأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ وَعَامَّتِهِمْ Dari Abu Ruqayyah Tamim ad-Dari radhiyallahu an’hu, sesungguhnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ad-diinu an-nashiihah. Artinya, Agama ini (Islam) adalah nasihat.” Lantas, para sahabat bertanya, “Untuk siapa?” Beliau menjelaskan, “Nasihat yang dimaksud adalah untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum Muslimin, dan manusia pada umumnya.” Hadis di atas sesungguhnya menyampaikan, nasihat merupakan tiang agama Islam. Dengan adanya pokok ajaran itu, Islam senantiasa dihayati oleh setiap mukmin. Apabila kaum Muslimin enggan memberi atau menerima nasihat, kekurangan akan menimpa mereka dalam setiap aspek kehidupan. Hadis tersebut juga menerangkan lima peruntukan nasihat. Adapun nasihat yang ditujukan kepada Allah SWT berarti mengikuti apa-apa yang Dia cintai. Seorang Muslim yang menyadari hal itu akan selalu berupaya melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya. Nasihat kepada Allah juga bermakna ikhlas, yakni seorang hamba meyakini bahwa Allah Maha-Esa. Tidak ada satu pun yang sebanding dengan- Nya. Tiada pula yang bisa menandingi-Nya. Selanjutnya, nasihat ditujukan kepada kitab Allah dan Rasul-Nya. Manifestasi hal itu ialah beriman kepada semua kitab yang diturunkan dari sisi Allah kepada para utusan- Nya. Alquran berlaku bagi seluruh manusia, sejak Nabi Muhammad SAW hingga hari akhir.Maka, inilah kitabullah yang wajib diyakini dan dijadikan pedoman. Adapun nasihat kepada Rasulullah SAW berarti membenarkan kenabiannya, menaati perintahnya, menjauhi larangannya, menghidupkan sunahnya, dan lain-lain. Begitu pula dengan mengikuti suri teladannya, berakhlak sesuai dengan contoh Rasul SAW. Dengan memuliakan Alquran dan Nabi SAW, hidup kaum Muslimin akan tenteram, baik di dunia maupun akhirat kelak. Selanjutnya, nasihat untuk para pemimpin umat. Dalam artian, mengingatkan mereka untuk selalu amanah dalam menjalankan tugasnya. Di samping itu, mencegahnya agar tidak melakukan perbuatan zalim. Seorang imam yang baik akan menerima nasihat dengan lapang dada. Pada akhirnya, nasihat untuk sesama manusia.Seorang Muslim hendaknya mengajak orang-orang untuk berbuat baik dan mengutamakan kemaslahatan umum. Allah SWT berfirman dalam Alquran surah al-‘Ashr: وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ “Demi masa. Sungguh, manusia dalam keadaan rugi, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, serta saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran.” (yat) Baca juga :

Read More

LP Ma’arif NU Bekasi Dorong Pemerintah Tingkatkan Pemberdayaan Pesantren

Bekasi – 1miliarsantri.net : Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Kabupaten Bekasi, Romdoni Sugianto Hasan menghadiri agenda Haul Syuhada Hizbullah yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi di Gedung Hizbullah, Cikarang Selatan, Senin (21/10/2024) lalu. Hadir dalam acara tersebut Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, KH Atok Romli Musthofa, H Tamam selaku Dzuriyah KH M Jamil Laskar Hizbullah, Iman dzuriyah (keturananan dari KH M Muslich. “Alhamdulillah, bersyukur sekali saat itu saya bisa berada di tengah-tengah para dzuriah keluarga pendiri Hizbullah ini merupakan nikmat yang luarbiasa buat saya,” terang Romdoni saat dikonfirmasi 1miliarsantri.net, Ahad (27/10/2024). Romdoni melanjutkan, perjuangan para syuhada Hizbullah ini harus kita terus ingat dan terus kita kobarkan semangat juangnya, menjadi tekad saya utnuk mendorong pemerintah daerah membuatkan buku saku untuk para anak-anak kita di sekolah agar mereka tahu, kita kabupaten Bekasi punya para pejuang untuk republik Indonesia. “Iya, anak-anak kita harus tahu, kita punya pejuang, kita punya idola, kita harus ingat agar menjadi semanagat cintah tanah air, dan turut ikut mendoakan para pejuang hizbullah dan pejuang lainnya yang ada di kabupaten Bekasi,” lanjut Romdoni Dalam momentum Hari Santri ini, LP Ma’arif NU Kabupaten Bekasi berharap santri terus berjuang dalam menempuh pendidikannya dan mendorong pemerintah untuk menjalankan amanat undang-undang nomor 18 Tahun 2019 tentang pesantren mengatur mengenai penyelenggaraan pesantren dalam fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat “Iya sesuai isi amanat undang-undang nomor 18 Tahun 2019 yaitu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah memberikan dukungan dan fasilitasi kepada pesantren dalam melaksanakan fungsi pemberdayaan masyarakat, dukungan pemerintah berupa bantuan keuangan, sarana dan prasarana, teknologi, dan/atau pelatihan keterampilan,” pungkasnya. (fat) Baca juga :

Read More

Berburu Kuliner Halal dan Ramah Muslim di Jepang

Tokyo — 1miliarsantri.net : Liburan ke Jepang tentu sangat menyenangkan. Anda bisa mempelajari hal baru baik dari kebudayaan serta atraksi yabg ditawarkan. Namun sebagai Muslim ada sedikit kekhawatiran dalam menikmati kuliner sana. Kini Anda tak perlu khawatir lagi karena di sana juga terdapat beberapa rrestoran halal yang ramah kepada Muslim dengan sajian kulimer yang lezat. Berikut beberapa restoran halal yang dilansir dari Japan Muslim Guide, mari kita telusuri. Popularitas Restoran Ramen Ouka terletak pada kelezatan rasa Ramen orisinil yang disajikan dalam mangkuk yang unik. Ramen Ouka dapat dicapai dengan berjalan kaki selama 3 menit dari Stasiun Shinjuku Gyoen-mae. Motsunabe yang disajikan oleh Restoran Kiwamiya memiliki kaldu yang penuh cita rasa dengan sedikit rasa pedas yang mengeluarkan rasa gurih dari setiap bahan masakan dalam Hot Pot. Rasanya bikin ketagihan. Restoran Matsuri juga menyajikan hidangan ramah vegetarian. Selain itu kangan lupa untuk mengecek pojok oleh-oleh ramah muslim yang dijual di dalam restoran. Selain sushi, Sushiken Asakusa juga menyajikan beragam menu makan siang lain seperti Shrimp Tempura Bowl hingga Teriyaki Chicken Bowl. Hmm menggoda sekali bukan? Kini tak perlu khawati lagi mencari restoran ramah Muslim di Jepang. (jes) Baca juga :

Read More

Serangan Drone Hezbollah Gemparkan Pangkalan Militer Israel di Perbatasan

Safad — 1miliarsantti.net : Kelompok Hezbollah Lebanon melancarkan serangan menggunakan drone pada Jumat, menargetkan pangkalan militer Israel di wilayah utara, dekat perbatasan kedua negara. Serangan ini terjadi setelah sebelumnya mereka mengklaim telah melakukan serangan roket di area yang sama. Para pejuang Hezbollah meluncurkan “serangan udara dengan menggunakan sekelompok drone bermuatan bahan peledak” ke pangkalan militer yang berlokasi di sebelah timur Safad, demikian pernyataan resmi kelompok tersebut. Pernyataan ini dirilis tak lama setelah mereka mengumumkan telah menembakkan “beberapa roket” ke arah kota tersebut. Dalam perkembangan terbaru, kelompok ini juga menyatakan bahwa pasukan mereka berhasil menghantam dua tank Israel di dekat sebuah desa di Lebanon selatan. Sebelumnya, mereka mengklaim telah menghancurkan tank lain di sepanjang perbatasan. Pejuang Hezbollah mengenai “dua tank Merkava di pinggiran Adaysseh dengan rudal kendali,” ungkap kelompok tersebut, setelah sebelumnya menyatakan pejuang mereka telah menghantam tank lainnya di dekat desa Marwahin. (mey) Baca juga :

Read More

UU Pesantren Diyakini Membuka Jalan Bagi Rekognisi dan Inovasi Nasional

Palu — 1miliarsantri.net : Setelah diberlakukannya Undang-Undang No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, pendidikan pesantren kini mendapatkan pijakan hukum yang kuat bagi pesantren sebagai institusi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Pesantren Al-Khairaat menjadi tuan rumah acara sosialisasi Undang-Undang No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, yang bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya rekognisi, afirmasi, dan fasilitas bagi pendidikan pesantren. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dan pemangku kepentingan yang tentunya memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan pesantren. Termasuk narasumber yang hadir yaitu Prof. Dr. Hj. Amrah Kasim, M.A, Dr. Abdul Waidl, M.Ud, dan H.S Ahmad Hadi Rumi, S.Pd.I. Abdul Waidl, sebagai Tenaga Ahli Majelis Masyayikh, menekankan pentingnya pengakuan formal terhadap pendidikan nonformal pesantren. “Melalui UU ini, santri dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja dengan ijazah yang diakui secara nasional,” kata dia. Ia juga menekankan bahwa pendidikan pesantren setara dengan pendidikan formal lainnya, baik dalam kualitas kurikulum maupun mutu lulusannya. “Pesantren tidak hanya sebagai penyelenggara pendidikan, tetapi juga sebagai satuan pendidikan yang memiliki mekanisme dan jenjang tersendiri, seperti ula, wusto, hingga ulya,” imbuhnya. Waidl juga menjelaskan pentingnya standar kurikulum yang disusun oleh pesantren, namun tetap memperhatikan empat pelajaran yang diminta oleh pemerintah, yakni Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA/IPS. “Ini bertujuan agar santri dapat beradaptasi dengan pendidikan formal, sehingga dapat melanjutkan ke SMP atau SMA tanpa kesulitan,” katanya. Amrah Kasim, Anggota Majelis Masyayikh, mengungkapkan latar belakang historis pesantren sebagai pusat perlawanan kolonialisme dan pemberdayaan sosial, yang kini telah berkembang menjadi lebih dari 40.000 lembaga di Indonesia. “Pesantren merupakan pondasi kuat dalam membentuk karakter bangsa. Namun, sistem pendidikan nasional sebelumnya belum sepenuhnya mewadahi pesantren. Melalui UU ini, kualitas dan kapasitas pesantren dapat ditingkatkan, dan negara diharapkan hadir untuk mendukung peran pesantren secara penuh,” ujar Amrah. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa UU ini memiliki tiga prinsip utama: rekognisi (pengakuan), afirmasi (penguatan), dan fasilitasi (dukungan). “Pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter bangsa. Namun, banyak realitas di lapangan yang menunjukkan bahwa ijazah pesantren sering kali tidak diakui oleh lembaga dan institusi,” tegasnya. Amrah melanjutkan, melalui UU ini, diharapkan lulusan pesantren mendapat pengakuan yang sama dengan lembaga formal lainnya. Majelis Masyayikh baru-baru ini meluncurkan Dokumen Standar Penjaminan Mutu (SPM) Pesantren, yang menjadi langkah penting dalam memastikan implementasi UU Pesantren. “Dokumen ini tidak hanya sekadar pedoman teknis, tetapi juga sebagai referensi operasional yang menjelaskan standar pendidikan pesantren secara kualitatif,” ungkap Amrah. Ia menambahkan bahwa pengembangan sistem penjaminan mutu ini akan berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan tenaga pengajar, dan asesmen kelembagaan. “Majelis Masyayikh bertanggung jawab memastikan bahwa mutu pendidikan pesantren tetap terjaga. Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa lulusan pesantren itu hebat dan memiliki sistem penjaminan mutu yang kuat.” kata Waidl. Ia juga menyoroti bahwa Dewan Masyayikh di tingkat pesantren akan menjadi penggerak utama dalam mengimplementasikan standar yang telah ditetapkan, dengan penilaian berkala oleh asesor yang ditunjuk. Amrah menggarisbawahi pentingnya komitmen pesantren dalam menghadapi tantangan sosial, seperti isu terorisme, kekerasan seksual, dan disintegrasi sosial. “Pengakuan pemerintah bukanlah untuk diabaikan, melainkan sebagai kesempatan untuk menunjukkan mutu pesantren sebagai lembaga pendidikan unggulan yang mencetak generasi berakhlak mulia dan moderat,” ujar dia. Acara ini ditutup dengan optimisme bahwa UU Pesantren dapat mengubah pendidikan pesantren menjadi lebih relevan dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. “Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat inovasi yang mencetak lulusan berdaya saing tinggi,” pungkas Waidl. (kim) Baca juga :

Read More