Prabowo Evaluasi Bantuan Asing untuk Program Makan Gratis Anak Indonesia

Jakarta — 1miliarsantri.net : Indonesia tengah menyoroti kebijakan bantuan internasional untuk program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Kepala Badan Gizi Nasional mengungkapkan adanya evaluasi mendalam terkait skema pendanaan Program Makan Bergizi Gratis yang berpotensi menyasar 82,9 juta anak Indonesia. Program ambisius bernilai Rp400 triliun per tahun ini mendapat sorotan setelah munculnya tawaran bantuan dari berbagai negara maju. Namun, pemerintah menegaskan akan selektif dalam menerima bantuan asing tersebut. “Jika dalam bentuk hibah, tentu kita terima. Namun kalau bentuknya loan, sepertinya Pak Presiden akan mempertimbangkan lebih dalam,” terang Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana di Jakarta, Ahad (30/11/2024). Dadan menekankan status terkini bantuan luar negeri masih dalam tahap awal. Belum ada negara yang secara resmi mengucurkan bantuan untuk program ini. “Sejauh ini bantuan dari luar negeri masih sebatas komitmen. Ke depannya, Prabowo akan melakukan pengkajian ulang terhadap bantuan-bantuan tersebut,” ungkapnya. Beberapa negara adidaya telah menyatakan dukungannya terhadap program ini. Dimulai dari kunjungan kenegaraan Prabowo ke Tiongkok, di mana Presiden Xi Jinping menyampaikan kesediaannya membantu. Amerika Serikat melalui Presiden Joe Biden juga turut menawarkan dukungan, diikuti komitmen serupa dari Brazil, Prancis, dan Inggris. Sikap kehati-hatian pemerintah dalam menerima bantuan luar negeri mencerminkan komitmen untuk menjaga kemandirian program. Meskipun tawaran bantuan terus mengalir, aspek keberlanjutan finansial tetap menjadi pertimbangan utama. Program Makan Bergizi Gratis merupakan terobosan kebijakan yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia. Dengan cakupan penerima manfaat mencapai puluhan juta anak, program ini membutuhkan perencanaan pendanaan yang matang dan berkelanjutan. (wink) Baca juga :

Read More

Kasus Siswa SMKN 4, ‘Kalau Tawuran, Seharusnya Polisi tak Membabi Buta’

Semarang — 1miliarsantri.net : Aksi keprihatinan atas peristiwa kematian GRO, siswa SMKN 4 Semarang, Jawa Tengah, yang diduga ditembak oknum polisi digelar di depan gerbang sekolah tersebut, Jumat (29/11/2024). Sejumlah orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Anak dan Perempuan Kota Semarang memasang karangan bunga berisi keprihatinan atas siswa kelas XI tersebut. Koordinator aksi Aliansi Masyarakat Peduli Anak dan Perempuan Kota Semarang, Ani Kusrini, menyampaikan keprihatinan terhadap peristiwa yang melibatkan oknum polisi tersebut. “Kalau memang itu tawuran, seharusnya tidak menembak membabi buta seperti itu,” ungkap Ani. Ani juga meminta kepolisian mengusut tuntas peristiwa tersebut. Sementara salah seorang teman korban, Fajar Septian menyebut GRO sebagai anak yang baik. Fajar juga meyakini teman seangkatannya itu tidak terlibat dalam gangster. Penyataan serupa juga disampaikan Kepala SMKN 4 Semarang, Agus Riswantini. Menurut dia, GRO yang tergabung dalam Paskibra SMKN 4 tersebut anak baik dan tidak mungkin terlibat dalam kelompok-kelompok yang melakukan tawuran. “Sebagai anggota Paskibra tentunya merupakan anak-anak pilihan,” lanjutnya. Polrestabes Semarang pada Selasa menggelar pra-rekonstruksi kasus dugaan penembakan yang menewaskan GRO, siswa SMKN 4 Semarang, di lokasi sekitar Manyaran hingga Ngaliyan. Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto di sela pra-rekonstruksi, mengatakan, setidaknya terdapat tiga lokasi kejadian yang disebut bermula dari tawuran antarkelompok tersebut “Kurang lebih ada tiga lokasi. Lokasi awal mereka berkumpul, adu fisik, hingga ke lokasi saling kejar,” sambungnya. Menurut dia, empat pelaku yang terlibat tawuran dihadirkan dalam pra-rekonstruksi tersebut. Sementara lokasi penembakan, kata dia, berada di wilayah Candi Penataran Raya, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Artanto menuturkan oknum polisi berinisial R yang diduga sebagai pelaku penembakan sedang dalam pemeriksaan di Paminal. Ia menjelaskan pendalaman terhadap oknum polisi dalam kasus tersebut. “Anggota yang melakukan upaya tindakan kepolisian harus dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya,” imbuhnya. Menurut dia, pertanggungjawaban berupa penggunaan alat apakah sudah sesuai prosedur standar operasional. Sebelumnya, seorang siswa kelas XI SMKN 4 Kota Semarang, berinisial GRO, dilaporkan meninggal dunia diduga akibat luka tembak senjata api di tubuhnya. Warga Kembangarum, Kota Semarang, tersebut telah dimakamkan oleh keluarganya di Sragen pada Ahad (24/11/2024) siang. Polisi menduga korban merupakan pelaku tawuran antargangster yang terjadi di sekitar wilayah Simongan, Semarang Barat pada Ahad dini hari. Polisi yang berusaha melerai peristiwa tawuran antargangster tersebut disebut terpaksa membela diri dengan menembakkan senjata api. (hud) Baca juga :

Read More

Berburu Kuliner Lontong Kupang Khas Sidoarjo

Surabaya — 1miliarsantri.net : Jika Anda berkunjung ke Surabaya, jangan lupa untuk mencicipi kuliner Lontong Kupang yang berasal dari Kota Sidoarjo. Rasanya yang manis dan gurih dijamin masih membekas dan ingin nambah lagi. Secara estetika memang kurang menarik karena kerang kupang yang bentuknya kecil berada dalam piring bersama lontong dan kuah berwarna agak hitam karena bercampur petis. Namun kuliner tradisional ini sangatlah sedap dan lezat. Kuliner ini memang sulit ditemui di daerah lain selain di Jawa Timur. Hal ini disebabkan karena bahan bakunya yang susah, khususnya kerang kupang yang hanya ada di Jawa Timur. Hewan ini mudah ditemukan di pinggir pantai atau lumpur berair asin. Melansir dari buku Kupang dan Produk Olahannya, hewan ini memiliki beberapa kandungan yang baik bagi tubuh seperti Fe (zat besi) dan Zn (zinc/seng). Zat besi diperlukan tubuh untuk pembentukan sel-sel darah merah. Sedangkan zinc merupakan komponen penting beberapa enzim untuk sistem metabolisme tubuh. Selain itu, kupang mengandung asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan tubuh untuk membantu metabolisme kolesterol. Kandungan proteinnya juga cukup tinggi sehingga bisa menjadi alternatif sumber protein hewani. Meski dibilang sudah ada sejak lama, namun awal mulanya susah ditelusuri. Menurut catatam dari buku Sejarah dan Keberlanjutan Kupang Lontong di Kabupaten Sidoarjo di Jurnal Tata Boga Vol. 5, No. 3, 2017 kuliner ini berasal dari Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo yang diwariskan secara turun temurun dan kemudian menjajakan hingga ke Surabaya, Gresik, Malang dan sekitarnya. Lontong kupang disajikan dengan lentho (campuran singkong parut, kacang tolo, kelapa parut, dan bumbu (bawang putih, ketumbar, garam, dan gula). Kemudian diberi kuah yang terbuat dari air rebusan kerang kupang yang ditambah dengan petis kupang, cabe, bawang putih dan jeruk lalu diberi potongan lontong. Lauk tambahannya berupa sate kerang, terkadang ada juga beberapa lauk tambahan. Setiap penjual lontong kupang selalu menjajakan es kelapa muda, selain segar juga sebagai antisipasi apabila pembeli mengalami alergi terhadap kerang kupang. Lantas dimana lokasi tempat makan lontong kupang yang enak di Sidoarjo? Berikut tempat yang wajib Anda kunjungi; 5.. Lontong Kupang Cak SlametLokasi: Jl. Raya Pasar Suko No.6, RT.001/RW.001, Suko, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. (jos) Baca juga :

Read More

Bersalaman usai sholat menjadi perkara khilafiyah di kalangan umat Islam

Surabaya — 1miliarsantri.net : Hukum bersalaman setelah sholat menjadi salah satu perkara khilafiyah yang sering diperbincangkan di kalangan umat Islam. Para ulama memiliki beragam pandangan, mulai dari yang melarang secara mutlak, membolehkan dengan syarat, hingga yang mensunnahkan dijelaskan dalam buku Bersalaman Sesudah Sholat karya Muhammad Aqil Haedar,LC. Para ulama seperti Ibnu Taimiyah (w. 728H) berfatwa di dalam kitab Majmu’ Fatawa : وسئل عن المصافحة عقيب الصلاة: هل هي سنة أم لا ؟ فأجاب: الحمد لله ، المصافحة عقيب الصلاة ليست مسنونة، بل هي بدعة. والله أعلم Beliau ditanya tentang bersalaman sesudah shalat, apakah dia sunah atau bukan? Beliau menjawab: “Alhamdulillah, bersalaman sesudah shalat tidak disunahkan, bahkan itu adalah bid’ah.” Wallahu A’lam Para ulama lainnya, Syeikh Bin Baz, dan Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menganggap bersalaman setelah shalat sebagai bid’ah. Dalam pandangan ini, tidak ada contoh dari Rasulullah SAW maupun sahabat terkait kebiasaan tersebut. Dalil utama yang digunakan adalah hadis tentang larangan menambahkan hal baru dalam agama yang tidak diajarkan Rasulullah SAW. Selain itu, mereka khawatir kebiasaan ini akan dianggap sebagai bagian dari ritual ibadah yang wajib dilakukan. Sebagian ulama seperti Imam Al-Izz bin Abdussalam, Imam An-Nawawi, dan Syaikh Athiyah Shaqr membolehkan bersalaman setelah shalat, bahkan dalam beberapa kasus menghukuminya sunnah. Mereka berpendapat bahwa selama bersalaman ini tidak dimaksudkan sebagai ritual ibadah dan hanya untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, maka hukumnya boleh. Dalilnya merujuk pada keutamaan bersalaman secara umum, seperti hadis yang menyebutkan bahwa dua Muslim yang bersalaman akan diampuni dosa-dosanya sebelum berpisah. Ulama lain yang membolehkan bersalaman selepas shalat adalah Imam Syihabuddin Ar Ramli Asy Syafi’i (w. 957 H). Dalam kitab Fatawa-nya tertulis: “Sesungguhnya apa yang dilakukan manusia berupa bersalaman setelah shalat tidaklah ada dasarnya, tetapi itu tidak mengapa.” Ada pula ulama yang mensunahkan bersalaman selepas shalat, seperti Imam Abdurrahman Syaikhi Zaadah Al-Hanafi. Menurut mereka, bersalaman adalah bagian dari sunah pertemuan yang juga berlaku setelah ibadah, selama tidak diyakini sebagai kewajiban. Ulama sepakat bahwa jika bersalaman dianggap sebagai bagian dari ritual ibadah shalat, maka itu adalah bid’ah yang tidak dianjurkan. Namun, jika dilakukan dengan niat mempererat hubungan dan tidak diyakini sebagai ibadah khusus, pendapat yang membolehkan dan mensunnahkan memiliki dasar yang kuat. Perdebatan ini seharusnya tidak menjadi sumber konflik di tengah umat Islam. Syeikh Athiyah Shaqr, misalnya, mengingatkan agar khilafiyah seperti ini tidak terus menerus diributkan. “Selama itu dilakukan dalam semangat persaudaraan, maka tidak ada alasan untuk melarangnya,” katanya. Dengan demikian, bersalaman setelah shalat dapat dipahami sesuai dengan konteks dan niat pelakunya, tanpa memaksakan salah satu pendapat kepada orang lain. (yat) Baca juga :

Read More

Imam Malik menolak Tiga Permintaan Khalifah Harun Ar Rasyid

Baghdad — 1miliarsantri.net : Imam Malik adalah salah seorang ulama besar terkemuka dalam dunia Islam. Dia merupakan peletak dasar ajaran Mazhab Maliki. Imam Malik pernah hidup sezaman dengan Khalifah Harun Ar-Rasyid, khalifah kelima dari kekhalifahan Dinasti Abbasiyah. Imam Malik tinggal di Kota Madinah (Arab Saudi saat ini) sementara Harun Ar-Rasyid tinggal di pusat pemerintahan di Baghdad (Irak saat ini). Suatu ketika, Harun Ar-Rasyid mengunjungi Kota Madinah. Syekh Abdul Aziz Asy-Syinawi, penulis buku Biografi Empat Imam Mazhab terbitan Beirut Publishing, menuliskan kisah pertemuan Imam Malik dan Harun Ar-Rasyid tersebut. Dalam sebuah pertemuan itu, Harun Ar-Rasyid mengajukan tiga keinginannya kepada Imam Malik. Berikut tulisannya: Imam Malik berkata, “Amirul Mukminin Harun Ar-Rasyid bermusyawarah denganku dalam tiga perkara; Beliau ingin menggantungkan kitab Al-Muwattha (kitab karangan Imam Malik) di Ka’bah dan menganjurkan manusia untuk mengamalkan isi kitab tersebtu, membongkar mimbar Nabi Muhammad SAW lalu membangunnya dari permata, emas, dan perak. Kemudian, beliau mengajukan Nafi’ bin Abi Nu’aim sebagai Imam di Masjid Nabawi.” Lantas, aku katakan kepada Khalifah Harun Ar-Rasyid, “Wahai Amirul Mukminin, adapun menggantungkan kitab Al-Muwattha, maka sesunguhnya para sahabat telah ber-ikhtilaf (berbeda pendapat) dalam masalah furu’ dan mereka telah menyebar (di berbagai negeri) dan masing-masing mereka telah benar menurut ijtihad mereka. Adapun membongkar Masjid Rasulullah (Masjid Nabawi di Madinah) lalu membangunnnya kembali dari permata, emas, dan perak maka saya berpandangan agar anda tidak menghalangi manusia dari peninggalan Rasulullah SAW. Sedangkan keinginan anda mengajukan Nafi’ sebagai imam Masjid Nabawi, maka sesungguhnya Nafi’ adalah imam di dalam qira’ah, dikhawatirkan muncul darinya sesuatu yang di luar kebiasaan maka hendaklah engkau mengantisipasinya.” (nov) Baca juga :

Read More

Biden: Hizbullah-Lebanon Sepakati Gencatan Senjata

Washington — 1miliarsantri.net : Presiden AS Joe Biden menyatakan Hizbullah Lebanon dan Israel telah menyetujui kesepakatan gencatan senjata. Genjatan senjata itu dimediasi oleh AS. “Saat kesepakatan itu berlaku, pertempuran akan berakhir. Ini dirancang untuk menjadi penghentian permusuhan secara permanen,” terang Biden, Kamis (28/11/2024). Ia menegaskan kembali bahwa warga sipil di kedua belah pihak akan segera dapat kembali dengan aman ke komunitas mereka. AS, bersama Prancis dan sekutunya, telah berjanji untuk bekerja sama dengan Israel dan Lebanon untuk memastikan kesepakatan itu sepenuhnya dilaksanakan. Biden juga memastikan bahwa tidak ada pasukan AS yang akan terlibat. Tentang Gaza, Biden mengatakan orang-orang di sana juga berhak untuk mengakhiri pertempuran. “Orang-orang Gaza telah melalui neraka. Dunia mereka telah hancur.” Biden menekankan pemerintahannya akan terus mendorong gencatan senjata di Gaza juga. Gencatan senjata Lebanon-Israel efektif mulai pukul 02:00 GMT (04:00 waktu setempat) Rabu dini hari. Ia menyatakan bahwa selama 60 hari ke depan, Israel akan secara bertahap menarik pasukannya yang tersisa. Orang-orang di Lebanon dan Israel akan segera dapat kembali dengan aman ke komunitas mereka dan mulai membangun kembali kehidupan mereka, kata Biden. Ia menambahkan bahwa jika Hizbullah melanggar perjanjian, Israel memiliki hak untuk membela diri sesuai dengan hukum internasional. (ris) Baca juga :

Read More

Kemenag Makin Kreatif, Bikin Kepustakaan Islam Award

Jakarta — 1miliarsantri.net : Kementerian Agama benar benar makin kreatif. Kali ini Kemenag menggelar ajang perdana Kepustakaan Islam Award (KIA) di Jakarta pada 22-24 November 2024. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengapresiasi kontribusi penulis ASN, pegiat literasi, penulis masyarakat, dan perpustakaan masjid dalam pengembangan literasi keagamaan Islam. Selain itu, juga mendukung terciptanya karya-karya literasi keagamaan Islam yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin menyebut, literasi sangat merefleksikan kualitas peradaban sebuah bangsa. Menurutnya, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, peningkatan literasi menjadi salah satu syarat penting yang harus dipenuhi. “Jika negara kita ingin maju, kita harus melihat tingkat literasi masyarakatnya. Literasi ini menjadi cermin dari peradaban suatu bangsa,” ujar Kamaruddin dalam malam Penganugerahan Kepustakaan Islam Award di Jakarta, Rabu (27/11/2024). Kamaruddin berharap, seluruh stakeholder dapat membudayakan membaca, bukan hanya sekadar membaca pesan WhatsApp, tetapi juga buku-buku yang dapat memperkaya wawasan. Menurutnya, meskipun banyak orang Indonesia rajin membaca, namun daya tahan membaca masyarakat Indonesia masih kalah dibandingkan dengan masyarakat Eropa. Saat ini, Kemenag juga terus berupaya mendongkrak posisi Indonesia di tingkat literasi global, yang saat ini berada di peringkat ke-100 dari 208 negara menurut UNESCO. Dikatakan Kamaruddin, literasi keagamaan Islam bukan sekadar tentang teks keagamaan, tetapi juga mencakup isu pembangunan, pengetahuan, dan pemecahan masalah kontemporer. Ia juga mengingatkan bahwa peradaban Islam yang gemilang di masa lalu lahir dari tradisi literasi yang kuat. “Karenanya, menghidupkan kembali semangat literasi di kalangan umat Islam sangat penting untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu menggerakkan kemajuan peradaban,” ungkapnya. Sementara itu, Plt Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Ahmad Zayadi menjelaskan, KIA 2024 memberi penghargaan kepada penggiat literasi dalam empat kategori, yaitu Penulis ASN, Penulis Masyarakat, Pegiat Literasi, dan Perpustakaan Masjid. Zayadi menyebut, sebanyak 437 peserta telah mendaftar dalam berbagai kategori. Seleksi tahap I dilakukan pada 11 Oktober lalu, sedangkan seleksi tahap II yang dimulai pada 20 Oktober menghasilkan tiga nomine teratas dari setiap kategori. Grand Final yang digelar hari ini melibatkan wawancara dan presentasi para nominator di hadapan dewan juri yang terdiri dari pejabat kementerian, Guru Besar Perguruan Tinggi Islam, Kepala Perpustakaan Nasional, Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), dan Pengurus Pusat Forum Taman Baca Masyarakat. Finalis terbaik menerima uang pembinaan senilai Rp25 juta. Finalis lainnya juga mendapat uang pembinaan, sertifikat, dan trofi,” paparnya. Berikut daftar pemenangkategori penghargaan Kepustakaan Islam Award 2024; Penulis ASN Kemenag Penulis Masyarakat Pegiat Literasi Perpustakaan Masjid Untuk mendukung perkembangan literasi, imbuhnya, Kemenag menargetkan peningkatan jumlah peserta hingga 600 orang pada edisi KIA berikutnya, serta mengembangkan platform digital untuk memfasilitasi pengelolaan literasi dan perpustakaan masjid secara profesional. Selain itu, kategori Perpustakaan Masjid rencananya akan dipecah berdasarkan tipologi masjid, seperti Masjid Raya, Masjid Agung, Masjid Jami’, sehingga lebih adil dan relevan. “Dua kategori baru, ‘Penerbit Buku’ dan ‘Book of The Year’, juga akan ditambahkan untuk memperluas penghargaan dalam literasi keagamaan Islam,” tandas Zayadi. (Iin) Baca juga :

Read More

Kemenag Galakkan Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah

Bogor — 1miliarsantri.net : Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag) akan menggalakkan Gerakan Ayo Mengaji di sekolah. Terobosan ini diharapkan menjadi jawaban atas problem keterbatasan literasi tuntas buta aksara Al-Qur’an. Inisiatif ini dibahas bersama dalam giat Literasi Al-Qur’an di Sekolah “Gerakan Ayo Mengaji” yang digelar Direktorat PAI di Bogor, 20 – 22 November 2024. Hadir para Kepala Seksi PAI Kantor Kementerian Agama Kab/Kota, Guru PAI seluruh jenjang dan Pengawas PAI jenjang Dasar dan Menengah. Kemenag mencatat, ada sekitar 40 juta siswa muslim di sekolah pada seluruh jenjang pendidikan. Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, berharap gerakan Ayo Mengaji membentuk gelombang-gelombang kecil yang terus membesar dalam konteks Tuntas Baca Al-Qur’an. “Kita semua sedang berjihad fisabilillah. Barangsiapa yang mengajarkan agama dan Al-Qur’an adalah berjihad. Siap atau tidak Bapak dan Ibu sekalian memberikan pengajaran kepada sekitar 40 juta peserta didik beragama Islam di seluruh jenjang pendidikan?.” tanya M. Munir. “Tanggungjawab besar menuntaskan buta aksara Al-Qur’an ini akan menjadi sebuah ladang pahala bagi guru-guru PAI yang juga memiliki kewajiban mendidik anak bangsa dalam rangka meningkatkan literasi pendidikan agama,” sambungnya. Program Tuntas Baca Al-Qur’an yang dicanangkan ini menjadi bagian dari Peta Jalan Pendidikan Agama Islam 2024-2029. Imisiatif ini didorong agar dapat menjadi program prioritas pemerintah. “Kepala Badan Moderasi Beragama & Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam mendukung agar program tuntas baca Qur’an ini menjadi Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah,” papar Munir. Literasi ini membahas tiga sub-tema, yakni: Standar Pembelajaran Membaca Al-Qur’an, Regulasi Pusat dan Daerah tentang Gerakan Mengaji, dan Best Practice atas Permasalahan dan Solusi Tuntas Baca Qur’an. “Giat ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat dalam proses penyusunan pengambilan kebijakan ke depannya,” tukas alumnus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini. “Mohon dibahas secara akurat seluruh aspek program literasi tuntas buta aksara Al-Qur’an ini termasuk di dalamnya agar gerakan ayo mengaji ini masuk ke dalam intrakurikuler dengan pelaksanaan belajar di jam NOL, di luar jam pelajaran formal PAI di kelas,” sambungnya. Munir juga menyoroti pentingnya pelatihan Guru PAI agar benar-benar mampu mengajarkan Al-Qur’an. Menurutnya, harus ada standar kompetensi guru PAI layak mengajarkan baca Al-Qur’an. Direktorat PAI pernah menyusun program serupa beberapa tahun lalu. Konsep ini akan disempurnakan. “Standar kemampuan literasinya harus jelas, jika memungkinkan menggunakan teknologi, maka proses pembelajaran baca Qur’an dan penilaiannya dapat menggunakan artificial intelligence atau teknologi pembelajaran lainnya,” tegasnya. “Semoga program ini mendapat dukungan bapak ibu guru sekalian dalam menuntaskan buta aksara Al-Qur’an. Insya Allah menjadi amal jariyah bapak ibu dalam mencetak sejarah masa depan anak-anak Indonesia,” tutup Munir. (gus) Baca juga :

Read More

Banyak Warman Jadi Raja di Indonesia Dulu

Yogyakarta — 1miliarsantri.net : Beberapa toh jaman kerajaan dahulu terdapat nama Warman dan menjadi raja di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan. Hanya Warman di Sriwijaya yang tidak terkenal. Di Melayupura ada Adityawarman yang terkenal. Namanya sempat diusulkan oleh Muh Yamin sebagai nama universitas di Padang, tetapi kalah dengan nama Andalas. Di Kutai ada Mulawarman yang sangat terkenal, namanya diabadikan menjadi Universitas Mulawarman di Samarinda. Di Tarumanegara ada Purnawarman yang terkenal, tetapi namanya hanya diabadikan sebagai nama jalan di Bandung. Justru Adityawarman yang pernah dipakai sebagai nama institute, yaitu Institit Teknologi Adityawarman, sekarang menjadi Universitas Kebangsaan. DI Sriwijaya, raya yang terkenal adalah Dapunta Hyang Sri Jayanasa sebagai pendiri Sriwijaya, Samaratungga (abad ke-8), dan Balaputradewa (abad ke-9). Sosok Warman ada menjadi raja Sriwijaya kedua pada awal abad ke-8) yaitu Indrawarman, tetapi tidak masyhur. Setelah Balaputradewa ada lagi raja bernama Warman, yaitu Sri Udayadityawarman (abad ke-10). Kemudian Sri Marawijayatunggawarman (awal abad ke-11), dan Sri Sanggrama Wijayatunggawarman (abad ke-11). Marawijayatunggawarman dikenal hanya melanjutkan kebesaran yang dicapai sebelum-sebelumnya. Sedangkan Sri Sanggrama Wijayatunggawarman dikenal karena pada masanyalah Sriwijaya mengalami kemunduran. Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur memiliki 20 raja. Tetapi hanya 12 raja yang bernama Warman. Pendiri Kutai namanya Kudungga, disebut oleh Paul Michel Munoz di buku Kerajaan-Kerajaan Awal Kepulauan Indonesia dan Semenanjung Malaysia bukan berasal dari Hindustan. Oleh anaknya, Aswawarman, Kudungga diberi nama Warman juga. Sehingga ada 13 Warman yang menjadi raja Kutai. Kudungga sebagai pendiri Kutai, yang kemudian diberi nama Dewawarman, digantikan oleh Aswawarman. Mulawarman yang menggantikan Aswawarman menjadi raja Kutai yang paling terkenal, karena di masa Mulawarmanlah Kutai mencapai masa kejayaan. Setelah Mulawarman, berturut-turut ada Marawijayawarman, Gajayanawarman, Tunggawarman, Jayanagawarman, Nalasingawarman, Gadinggawarman Dewa, Indrawarman Dewa, Sanggawarman Dewa, dan Candrawarman. Raja ke-13 dan ke-14 bukan Warman. Raja ke-15 bernama warman lagi, yaitu Wijayawarman. Raja ke-16 hingga ke-20 bukan Warman lagi. Di Tarumanegara ada 12 raja, semua bernama Warman. Raja pertama bernama Jayasingawarman, lalu diganti oleh Dharmayawarman, dan kemudian Purnawarman, raja ketiga yang paling terkenal. Setelah Purnawarman ada Wisnuwarman, Indrawarman, Candrawarman, Suryawarman, Kertawarman, Sudhawarman, Hariwangsawarman, Nagajayawarman, dan terakhir: Linggawarman. Di antara mereka ada yang memiliki nama yang sama dengan raja Kutai. Pada masa Purnawarman, Tarumanegara berhasil memiliki ibu kota pemerintahan yang disebut Sundapura. Purnawarman adalah raja ketiga Tarumanegara yang bernama Warman. Pada masa Purnawarman pula digali sungai sepanjang 12 kilometer untuk melancarkan perdagangan dengan kerajan-kerajaan lain. Prasastr-prasasti peninggalan Tarumanegara menjadi catatan sejarah tentang Indonesia zaman dulu. Di Melayupura, Adityawarman menjadi raja yang terkenal. Dua raja sebelum dia tidak menggunakan nama Warman. Tetapi raja ketiga yang kemudian digantikan oleh Adityawarman bernama Akarendrawarman. Anak Adityawarman, Ananggawarman mengagntikannya, lalu memindahkan ibu kota Kerajaan Melayupura ke Pagaruyung. Ia digantikan oleh Wijayawarman. Setelah Wijayawarman, kerajaan sepenuhnya menganut tradisi Islam, dan raja menggunakan gelar sultan. Menurut Paul Michel Munoz, warman atau varman berasal dari bahasa Sanskerta. Artinya pelindung. Asal mula kata menunjukkan bahwa mereka berasal dari India. Bermigrasi ke Nusantara lalu menjadi raja. Migrasi orang India ke Nusantara dilakukan oleh kaum Saka, yang namanya diabadikan sebagai nama tahun Saka. Mereka datang baik sebagai biarawan maupun sebagai pedagang. Ada pula bangsawan. (jeha) Baca juga :

Read More

Netanyahu Jadi Buronan ICC, Masa Depan Israel Terancam

Tell Aviv — 1miliarsantri.net : Ancaman hukum semakin mengelilingi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, situasi ini bisa berdampak pada perang yang sedang berlangsung. Para analis dan pejabat menyatakan kondisi ini mengarah pada masa depan yang bergejolak bagi pemimpin Israel tersebut dan dapat mempengaruhi perang di Gaza dan Lebanon. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengejutkan Israel pada Kamis lalu dengan mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan kepala pertahanannya Yoav Gallant. Mereka dituduh melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam konflik Gaza yang telah berlangsung selama 13 bulan. Kabar mengejutkan ini muncul kurang dari dua minggu sebelum Netanyahu dijadwalkan memberikan kesaksian dalam sidang korupsi yang telah menghantuinya selama bertahun-tahun. Jika terbukti bersalah, karirnya di dunia politik bisa berakhir. Netanyahu sendiri membantah semua tuduhan tersebut. Meski kasus suap domestik telah memecah belah opini publik, perdana menteri justru mendapat dukungan luas dari berbagai spektrum politik setelah keputusan ICC. Hal ini memberikan dorongan baginya di masa-masa sulit. Netanyahu mengecam keputusan pengadilan sebagai tindakan antisemit dan membantah tuduhan bahwa dia dan Gallant menargetkan warga sipil Gaza dan sengaja membuat mereka kelaparan. “Warga Israel sangat kesal jika mereka merasa dunia menentang mereka dan berkumpul mendukung pemimpin mereka, bahkan jika dia menghadapi banyak kritik,” kata Yonatan Freeman, pakar hubungan internasional dari Universitas Hebrew Yerusalem. Dia menambahkan, siapa pun yang berharap keputusan ICC akan mengakhiri pemerintahan ini, dan apa yang mereka lihat sebagai kebijakan perang yang cacat, akan mendapatkan hal sebaliknya. Seorang diplomat senior mengatakan salah satu dampak awalnya adalah Israel mungkin akan lebih sulit mencapai gencatan senjata dengan Hezbollah di Lebanon atau mengamankan kesepakatan untuk membebaskan sandera yang masih ditahan Hamas di Gaza. “Keputusan buruk ini telah sangat merusak peluang kesepakatan di Lebanon dan negosiasi masa depan tentang masalah sandera. Kerusakan besar telah terjadi karena organisasi-organisasi seperti Hezbollah dan Hamas telah menerima dukungan dari ICC dan dengan demikian mereka kemungkinan akan menaikkan harga karena mereka mendapat dukungan ICC,” kata Ofir Akunis, konsul jenderal Israel di New York. Sementara Hamas menyambut baik keputusan ICC, tidak ada indikasi bahwa Hamas atau Hezbollah melihat ini sebagai kesempatan untuk menekan Israel, yang telah menimbulkan kerugian besar pada kedua kelompok tersebut selama setahun terakhir, serta pada penduduk sipil. Surat perintah ICC menyoroti perbedaan cara pandang perang antara Israel dan dunia internasional, dengan warga Israel fokus pada kerugian mereka sendiri dan yakin bahwa tentara mereka berusaha meminimalkan korban sipil. Michael Oren, mantan duta besar Israel untuk Amerika Serikat, mengatakan langkah ICC kemungkinan akan memperkuat tekad dan memberi kabinet perang izin untuk menyerang Gaza dan Lebanon lebih keras lagi. “Ada pandangan kuat Israel yang mengakar dalam, yang mengatakan ‘jika kita dikecam atas apa yang kita lakukan, kita mungkin juga akan melakukannya dengan lebih keras’,” tegasnya. Meski Netanyahu mendapat dukungan luas di dalam negeri terkait tindakan ICC, hal yang sama tidak berlaku untuk kasus korupsi domestik, di mana dia dituduh melakukan suap, pelanggaran kepercayaan, dan penipuan. Persidangan dimulai pada 2020 dan Netanyahu akhirnya dijadwalkan memberikan kesaksian bulan depan setelah pengadilan menolak permintaan terbarunya untuk menunda kesaksian dengan alasan dia terlalu sibuk mengawasi perang untuk mempersiapkan pembelaannya. Dia seharusnya memberikan kesaksian tahun lalu tetapi tanggalnya ditunda karena perang. Para kritikus menuduhnya memperpanjang konflik Gaza untuk menunda hari penghakiman dan tetap berkuasa, yang dia bantah. Sebagai tokoh yang selalu kontroversial di Israel, kepercayaan publik terhadap Netanyahu menurun tajam setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan memperlihatkan ketidaksiapan pemerintahannya. Kampanye Israel selanjutnya telah menewaskan lebih dari 44.000 orang dan mengungsi hampir seluruh penduduk Gaza setidaknya sekali, memicu bencana kemanusiaan, menurut pejabat Gaza. Perdana menteri telah menolak saran dari jaksa agung negara untuk membentuk komisi independen untuk menyelidiki apa yang salah dan perilaku Israel selanjutnya dalam perang. Sebaliknya, dia berencana membentuk penyelidikan yang hanya terdiri dari politisi, yang menurut kritikus tidak akan memberikan akuntabilitas seperti yang dituntut oleh ICC. Surat kabar populer Israel Yedioth Ahronoth mengatakan kegagalan untuk memerintahkan investigasi independen telah mendorong ICC untuk bertindak. “Netanyahu lebih memilih mengambil risiko surat perintah penangkapan, asalkan dia tidak harus membentuk komisi semacam itu,” tulis surat kabar tersebut pada hari Jumat. Perdana menteri menghadapi masa depan yang sulit hidup di bawah bayang-bayang surat perintah ICC, bergabung dengan segelintir pemimpin yang pernah mengalami penghinaan serupa, termasuk Muammar Gaddafi dari Libya dan Slobodan Milosevic dari Serbia. Ini juga berarti dia berisiko ditangkap jika bepergian ke negara-negara anggota pengadilan yang berjumlah 124 negara, termasuk sebagian besar Eropa. Salah satu tempat yang aman dikunjungi adalah Amerika Serikat, yang bukan anggota ICC, dan para pemimpin Israel berharap Presiden terpilih Donald Trump akan memberikan tekanan dengan menjatuhkan sanksi pada pejabat ICC. Mike Waltz, calon penasihat keamanan nasional Trump, telah menjanjikan tindakan tegas: “Anda bisa mengharapkan respons kuat terhadap bias antisemit ICC & PBB mulai Januari,” tulisnya di X pada hari Jumat. Sementara itu, pejabat Israel sedang berbicara dengan rekan mereka di ibukota-ibukota Barat, mendesak mereka untuk mengabaikan surat perintah penangkapan, seperti yang telah dijanjikan Hongaria. Namun, tuduhan-tuduhan tersebut tidak akan hilang dalam waktu dekat, jika pun hilang, yang berarti para pemimpin lain akan semakin enggan berhubungan dengan Netanyahu, kata Yuval Shany, seorang peneliti senior di Institut Demokrasi Israel. “Dalam arti yang sangat langsung, akan ada lebih banyak isolasi bagi negara Israel ke depan,” pungkasnya. (wan) Baca juga :

Read More